NovelToon NovelToon
My Wife, My Boss

My Wife, My Boss

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: RizkiTa

Senjata makan tuan, mungkin adalah istilah yang cocok untuk seorang laki-laki playboy bernama Satrya Tama Fadillah. Niat balas dendam kepada seniornya yang bernama Nabila Mariska Setyarini, malah menjadi boomerang untuknya. Laki-laki yang akrab di sapa Tama itu malah tergila-gila dan jatuh cinta pada Nabila. Bagaimana cara Tama mendapatkan hati Nabila?

Cerita ini hanyalah fiktif belaka, mohon maaf apabila terdapat kesamaan nama, wilayah dan profesi.

selamat membaca. 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RizkiTa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingin Belajar Masak

Keesokan harinya, Nabila bingung harus mulai dari mana mengatakan pada Mamanya bahwa ia sudah memulai suatu hubungan kembali dengan seorang pria. Pagi itu padahal hari libur, tapi Nabila bangun lebih awal tak seperti hari libur biasanya.

Nabila keluar dari kamarnya dan mencari-cari Mamanya dan ternyata berada di dapur sedang meracik bumbu untuk memasak hari ini.

"Ma...," panggilnya kemudian menghampiri Mamanya ke dapur.

"Hem..?" jawab Mamanya.

"Eh Mbak tumben hari libur bangun nya cepat, kebetulan nih bantuin aku jemurin pakaian dong," ucap Nayla sambil berjalan ke belakang.

"Aduh Nay kamu aja deh, Mbak ada urusan nih sama Mama,"

"urusan apa kamu pagi-pagi begini sama Mama?"

"Ma, Nabila mau belajar masak dong." ucapnya sambil memperhatikan Mamanya yang sedang menyiapkan sesuatu di dapur.

"Eh, nggak salah denger nih," Nayla terus saja menyambung pembicaraan antara Nabila dan Mamanya. tapi Nabila tak menghiraukan.

"tumben, ada apa gerangan?" mengerutkan dahi.

"oh, enggak Ma. Maksud Nabila tuh gini, Mama kan semakin tua, kan nggak mungkin Mama yang terus-terusan masak buat Nabila dan Nayla," Nabila mencari-cari alasan mengapa dirinya ingin belajar masak.

"Ciye yang mau nikah," Nayla.

"Nayla kamu bisa diam nggak sih?" Nabila mulai emosi.

"Kalau hanya itu alasan kamu, sepertinya nggak tepat, selagi Mama masih sehat, Mama akan selalu menyiapkan sesuatu yang enak buat kalian, lagian memasak kan memang hobi Mama,"

"Hem, begitu ya Ma. ya udah deh." Nabila menyerah.

"Ma...," panggilnya lagi dengan suara yang pelan.

"Iya, apalagi Nak?"

"Sebenarnya Nabila mulai menjalin hubungan lagi dengan seseorang," Ucapnya hati-hati agar tak di dengar oleh Nayla.

Mamanya tersenyum, "siapa laki-laki itu Nak? yang bisa meluluhkan hatimu?"

"Nabila rasa Mama sudah pernah ketemu dengan dia, tapi Nabila nggak yakin Mama masih ingat?"

"Masa sih, siapa ya?" Mamanya penasaran.

"Nanti malam dia kesini Ma, dia menjemput Nabila untuk makan malam dirumahnya, dan bertemu orang tuanya."

"Bertemu orang tuanya? secepat itu Nak?"

"Ya Nabila juga nggak ngerti Ma kenapa orang tuanya ingin bertemu dengan Nabila."

"Sudah berapa lama hubungan kalian?"

"Baru seminggu Ma, makanya Nabila bingung kenapa secepat ini," Nabila mengangkat bahunya.

"Ya udah nggak masalah, mungkin dia mau hubungan yang lebih serius sama kamu?"

"Masa sih Ma?"

"Bisa aja kan, yang penting sekarang jalani aja dulu,"

"Iya Ma,"

***

Sore hari, Nabila mulai bersiap-siap. ia memilih pakaian yang cocok untuk ia kenakan,

"Jangan sampai salah pilih, kesan pertama itu menentukan," ucapnya.

ceklek

Pintu kamar Nabila terbuka, Nabila menoleh "Ma, yang ini bagus nggak?" Nabila meminta saran pada Mamanya dan menempelkan sebuah dress selutut di badan nya.

"Terlalu terbuka,"

"Kalau yang ini?"

"Bagus, kamu terlihat anggun,"

Tiba-tiba Nayla nyelonong masuk, "Mbak mau kemana sih kok pilih-pilih baju? Mbak malam ini temenin aku nyari buku ya."

"Nggak bisa Nay aku ada janji," ucapnya Nabila.

"Mbak mu mau kondangan, kamu ajak Sarah aja."

sahut Mamanya.

"Ah Mama, ini kan malam minggu. Sarah pasti pergi sama pacarnya lah." Nayla merebahkan tubuhnya di ranjang Nabila.

"Makanya kamu cari pacar sana, awas jangan ditimpa ini baju Mbak ntar kusut, ih Nayla!" sambil menarik tangan Nayla agar bangkit dari ranjangnya.

"Mbak, jangan risaukan aku. aku jomblo nggak apa-apa masih 20 tahun. Lah Mbak? wek." kemudian pergi dari kamar Nabila.

Mamanya hanya menggeleng melihat tingkah kedua putrinya yang jarang akur,

"Ya udah kamu siap-siap, mandi sana!"

"Iya Ma,"

***

--- Di rumah Tama ---

"Jam berapa kamu jemput Nabila?" Tanya Bu Irin Mamanya Tama.

"Jam tujuh Ma." Jawabnya.

"Papa benar-benar penasaran seperti apa keponakan nya si John itu,"

"Kalau Mama penasaran, seperti apa wanita yang bisa meluluhkan hatimu Nak,"

"Mama dan Papa bisa nilai sendiri nanti," Ucapnya sambil tersenyum.

***

Jam menunjukkan pukul 19.05, ponsel Nabila berdering, saat melihat siapa yang memanggil Nabila langsung menerimanya.

--- dalam panggilan ---

"Halo,"

"Sayang, udah siap? aku jalan sekarang ya?"

"Kira-kira perjalanan dari rumah kamu ke rumahku berapa lama?"

"Kurang lebih setengah jam,"

"Oh ya udah kamu jalan sekarang ya,"

"Oke sayang, hati-hati."

"Kenapa malah kamu yang bilang hati-hati, harusnya aku lah,"

"Oh iya ya, hahaha. oke aku jalan sekarang."

"Iya, hati-hati."

***

Nayla sedang duduk di teras rumah sambil memainkam ponselnya. Karena merasa bosan, sebenarnya ia ingin mencari beberapa buku untuk bahan kuliahnya, tapi ia terlalu malas jika harus pergi sendiri. Sementara teman-teman nya semua pada sibuk di malam minggu.

Tak lama kemudian, Tama sudah tiba di depan rumah Nabila.

"Siapa yang datang?" Nayla bertanya-tanya.

Kemudian saat melihat Tama yang turun dari mobil,

oh my God. itu kan mas ganteng yang waktu itu.

***

Bersambung....

1
juwita
mampir
Evi Nopianti
Selalu suka karya mu thor 😘😘😘
mrsdohkyungsoo
thankyouuu
mrsdohkyungsoo
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Fina Fitriani
nice....
Sartini Nickynina
Ceritanya bagus, simple, dan konfliknya juga enggak banyak
Nur Khikmah
Luar biasa
Nur Khikmah
tama plimplan
Ari_nurin
harusnya cari asisten cowok .. biar menjaga perasaan istri juga
dan ga timbul fitnah
Ari_nurin
aku sih sebenernya ga suka dg Tama jd ya aku jengkel aja. baru kali ini aku ga suka dg karakter tokoh utama nya ..
Ari_nurin
wah kecewa aku . gampang banget Nabila memaafkan Tama. ..
Ari_nurin
Halah gampang banget Nabila menerima Tama lagi. syarat kamu itu belum nikah aja Tama sdh tergoda dan gampang khilaf apalagi nanti. klu bosan pasti cari khilaf lagi
Ari_nurin
gpp .. Nabila Ama Leo aja ..
Ari_nurin
baru jg se minggu kamu sdh ga bs jaga kepercayaan Nabila .. Tama Tama .. katanya susah dapat nya tp kok gampang bgt tergelincir godaan spt ciuman. apalagi yg satu itu pasti lebih gampang lagi kamu tergoda .. haddeww 😏😏
Ari_nurin
udah Ama Abang arsitek aja Nabila ...ngapain Ama Tama laki laki plin plan gt
Ari_nurin
mampus loe Tama .. ayo Nabila cari laki laki lain yg bisa jaga perasaan pasangan dan tegas dg orang lain.geram bgt aku Ama Tama .. plin plan
Ari_nurin
aku benci Tama yg ga tegas .. Nabila ga usah ama Tama aja .. Eman Eman .. ga bs jaga perasaan pasangan dan jaga diri ..
Ari_nurin
aduh Tama harusnya kamu selesaikan dulu urusan mu dg cewek kamu itu. pasti runyam nanti klu Nabila tau
Ari_nurin
yg pertama kamu selesai kan dg urusan mu dg citra ...ga tanggung jawab bgt dh punya pacar mau mendekati Nabila .. yg ada nanti justru Nabila dituduh merusak hubungan kamu dh citra. dasar playboy cap rambak si Tama🤨😏
far~Hidayu❤️😘🇵🇸
kasihan Nabila gara2 ayah yg selingkuh sudah susah mau percaya Sama laki2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!