NovelToon NovelToon
Pengasuh Tuan Muda

Pengasuh Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Contest / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:19.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Liska Oktaviani

"Pengasuh Tuan Muda"

Kimmy, gadis usia 22 tahun yang tak sengaja menabrak seorang pria di sebuah kantor saat hendak interview, gelas kopi yang dibawanya tumpah mengenai pakaian pria tampan, seorang pemimpin kantor di tempatnya melamar.

Pria dingin, sombong, dan arogan itu meminta Kimmy untuk bertanggung jawab atas perbuatannya dengan mengganti harga baju miliknya seharga 10 Miliyar.

Kimmy merasa tak mampu membayarnya, sedangkan untuk bertahan hidup saja sudah amat susah bagi Kimmy, apalagi mengganti uang sebanyak itu. Pikirnya.

Pria bernama Lucas itu memberikan Kimmy tawaran, sebagai gantinya, Kimmy harus menjadi pengasuh di rumah utama, apabila Kimmy menolak, Kimmy harus bersedia bertanggung jawab, dimasukan ke dalam penjara.

Dengan berat hati, Kimmy menerimanya.

Bagaimana kisah Kimmy selanjutnya? Yuk, cari tahu di novel ini!

________________________________
Instagram Author : @Oktavianii_Offc
©opyright Liska Oktaviani
Visual ada di part 18

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liska Oktaviani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengasuh Tuan Muda : Ch-24

Adam bersama dengan sang asisten pribadi menunggu di ruang tamu, ia sudah amat penasaran dengan wanita yang menjadi pengasuh putranya. Seperti apa wanita itu?

Sepertinya perempuan itu memiliki pengaruh besar untuk Lucas.

Kepala pelayan kini tengah berdiri di depan pintu kamar pribadi tuan muda, hendak membangunkan pria itu.

Tok-tok-tok!

Kim mendengar seperti ada yang mengetuk pintu, dengan perlahan-lahan wanita itu mengerjapkan matanya, ia merasakan sesuatu yang melingkar di bagian perutnya.

Kedua bola mata Kimmy membulat penuh saat tahu bahwa tuan muda tidur di sampingnya. Pikirannya berpikir keras, apakah mereka telah melakukan yang tidak-tidak?

Lucas yang ada di sampingnya terbangun, ia tahu Kimmy bergerak. Pria itu membungkam bibir Kim dengan tangannya.

“Pergilah ke kamar mandi sekarang!” titahnya pada Kim, ia tahu pelayan mengetuk pintu. Apa jadinya jika semua orang di rumah utama tahu bahwa ia tidur seranjang dengan Kim, bisa-bisa semua orang akan heboh.

Kim melirik ke arah pintu yang berbunyi, ia dengan cepat turun dari ranjang dan bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk mengumpet.

Lucas mengusap kasar wajahnya, ia segera bangkit dari ranjang hendak membuka pintu kamar. Pria itu terlihat gusar, saat baru bangun dari tidurnya.

Ia membuka pintu kamar dengan cepat, terlihat seorang wanita paruh baya di hadapannya.

“Ada apa, Bi?” tanyanya langsung.

“Anda kedatangan tamu, Tuan. Tamu Anda sedang menunggu di ruang tamu,” ujarnya dengan sopan pada tuan muda.

“Siapa?”

“Saya tidak tahu, Tuan. Tapi ia meminta Anda dan Nona Kim untuk bertemu dengannya,” ujar kepala pelayan berbohong. Ia yakin, tuan muda pasti tidak ingin menemui Tuan Besar jika tuan muda tahu siapa yang datang.

“Siapa dia? Mengapa dia juga ingin bertemu dengan Kim?” tanyanya sedikit mulai curiga.

Akankah Adam yang datang kemari?

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Lucas datang lebih dulu ke ruang tamu untuk menemui orang yang datang ke rumahnya. Ia meminta Kim untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum datang menemui tamu di ruang tamu.

Kini pria itu sampai di ruang tamu, kedua bola matanya membulat penuh seakan tak percaya jika Adam menginjakkan kedua kakinya di rumah pribadinya.

Ia menutupi rasa terkejutnya di dalam diri, ia memasang wajah datarnya. Ia memilih duduk di hadapan Adam.

“Untuk apa kau datang kemari?” tanyanya langsung tanpa berbasa-basi.

“Aku dengar-dengar ada wanita di rumah ini ... Apa itu benar, Lucas?” tanya Adam, ia penasaran dengan wanita itu.

“Itu semua bukan urusanmu, untuk apa kau datang kemari menanyakan hal privasiku?” cemoohnya tidak suka.

“Sebagai ayahmu, tentu aku ingin tahu segalanya tentang putraku bukan?” kekeh Adam tertawa kecil.

Perubahan raut wajah Lucas terlihat jelas. “Penderitaanku setelah kau tinggalkan bertahun-tahun lamanya. Semudah itu kau mengatakan bahwa sebagai ayahku kau ingin tahu segalanya? Sekarang izinkan aku bertanya padamu, mengapa kala itu kau meninggalkanku dan mengatakan bahwa aku lah penyebab kematian ibuku?” sinis Lucas mulai emosi, ia teringat kembali kejadian beberapa tahun silam.

Adam terhenyak oleh kenyataan. Kesalahannya kembali diungkit oleh Lucas. “Maafkan aku, aku yang telah bersalah kala itu. Andai aku adalah pria yang tegas, mungkin aku tidak akan melukai perasaanmu. Ketika kau tahu kenyataan, apakah kau mampu berdamai dengan kenyataannya, putraku?” tanya Adam, ia merasa sedikit tergores mendengar ucapan dari putranya.

“Kenyataan apalagi yang harus aku terima? Bukankah sudah cukup aku menderita selama bertahun-tahun karenamu, Adam Argiantara? Sekarang, luka apalagi yang harus aku terima karena ulahmu?” keluh Lucas pada Adam.

Albert yang mendengar perkataan ayah dan anak itu merasa sedih. Mereka sama-sama saling menyakiti satu sama lain, andaikan Adam mempunyai sikap tegas mungkin Lucas tidak akan membencinya.

“Maafkan aku telah gagal menjadi ayah yang baik untukmu, Nak. Aku hanya ingin melihatmu, dan lebih dekat denganmu. Apakah aku tidak bisa merasa lebih dekat denganmu?” ujarnya lirih, tatapan Adam menatap ke arah Lucas penuh harap.

“Jika kau menginginkan itu, lantas mengapa dulu kau meninggalkan aku di sebuah panti? Mengapa kau meninggalkan banyak luka yang harus aku terima? Kau meninggalkanku tanpa berbicara apa-apa, hanya menorehkan luka sayatan di hatiku, dan kini kau memintaku untuk merasa lebih dekat denganmu?” geram Lucas, ia menatap Adam dengan sorot mata tajam. Kenyataan ini begitu pahit untuk ia terima.

Braak!

Kim yang mendengar percakapan itu menjadi sedikit bergidik ngeri hingga akhirnya wanita itu mundur beberapa langkah dan menabrak sebuah vas bunga dan terjatuh ke lantai hingga terdengar suara pecahan sedikit besar.

Semua pria yang ada di ruang tamu menghentikan pembicaraan mereka, Lucas menatap Kim dengan raut wajah terkejut. Apakah Kimmy mendengar semua yang mereka bicarakan?

Adam menatap seorang wanita cantik memakai dres bewarna kuning itu dengan sorot mata dalam, ia memperhatikan Kimmy dari atas hingga ke bawah.

“Mengapa dia sangat mirip dengan Alice?” ucapnya lirih.

“Kemarilah, Nona Kim!” perintah Lucas.

“Ba-baik.”

Kimmy berjalan dengan kaku menuju sofa di mana mereka berada. Ia mendudukan dirinya di samping Tuan Muda Lu.

Adam terus memperhatikan wanita itu, mengamati dengan jelas wajahnya. Apakah ini hanyalah sebuah halusinasi saja? Apakah ia benar-benar merindukan Alice hingga ia menatap wanita yang ada di hadapannya amat mirip dengan Alice?

“Mengapa kau terus memperhatikan wanitaku?” deham Lucas. Ia tidak suka saat Adam terus memperhatikan Kimmy.

“Albert, apakah mataku rabun? Apakah aku hanya halu? Mengapa wanita yang ada di hadapanku sangat mirip dengan Alice?” tanya Adam menatap ke arah Albert berada, kedua bola matanya berkaca-kaca tak dapat menahan kerinduan itu.

Albert menatap Kimmy dengan dalam, ia memperhatikan wajah Kim. “Sepertinya Anda tidak salah, Tuan. Wanita ini sangat mirip dengan Nyonya Alice.” jawab Albert ikut memperhatikan Kim.

Kim mengerutkan dahinya heran. “Siapa Alice?” tanyanya.

“Mengapa wajahmu, matamu, alismu, begitu mirip dengan Alice?” tanya Adam.

“Dia dilahirkan untukku, bukan untuk orang lain. Itulah mengapa dia sangat mirip dengan Nyonya Alice,” jawab Lucas merangkul pinggang Kimmy di hadapan Adam.

“Nona, siapa namamu?” tanya Adam pada Kimmy.

“Kimmy Jesyln,”

“Mengapa kau bisa bertemu dengan Lucas?” tanya Adam mengintrogasi Kimmy.

“Hal-hal privasi tidak perlu kau pertanyakan. Kau mengerti?” tukas Lucas mulai tidak suka.

Kimmy menatap netra mata pria di sampingnya, mengapa pria itu tidak bisa berkata dengan sopan dengan pria yang lebih tua darinya?

“Untuk hal itu sepertinya terdengar lucu, Tuan. Kami bertemu di kantor saat saya hendak melakukan interview di kantor miliknya. Tapi, dengan tidak sengaja, saya menabrak dan air di dalam gelas saya terkena bajunya dan dia meminta saya untuk mengganti uang sebanyak 10 miliar.” jelas Kimmy pada Adam. Wanita itu amat ramah.

Adam terkekeh, rumor yang didengarnya tentang wanita ini benar. Bahwa ia sangat ramah dan sopan. Wanita yang tepat untuk putranya.

1
Nur Syamsi
biarpun Shiren adalah ibu kandungnya ttp hukum tetap diberlakukan untuk menebus perbuatannya , walau sbntar baru dicarikan solusix tergantung dr Aslan bgamna kebijkannya
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭 andai Adam cpat menjelaskan pada Lucas yg sbnarnya Tdk ada penyesalan PD diri Lucas
Nur Syamsi
ya dijelaskan cepat Adam alasanmu mnitipkan Lucas di Panti, spya Tdk ada kesalah fahaman
Nur Syamsi
ap kematian sang bunda ada sangkut pautnya dg keberadaannya Lucas di panti
Nur Syamsi
sabar dan kuat Lukas
Nur Syamsi
terus terang saja Lucas PD Kimmy bahwa dianya mirif mommynya yg masih kecil jg ditinggal mommynya
Nur Syamsi
terus terang saja Lucas PD Kimmy bahwa dianya mirif mommynya yg masih kecil jg ditinggal mommynya
Siti Maskanah
hadehh thor mnghalunya terlalu deh masak harga 10 m .hehe ..q suka karakter kimmy ...
Misaza Sumiati
waduuh ada yah baju 10M😂
Ipunkjr4
Luar biasa
gempi
tuan tua gak ada
Likah kim
kimmmy mirip ibunya..jangan2 adiknya thor
ros
Luar biasa
Mamake Zahra
opo Lo Iki
Yenni Sa'u
😭😭😭😭😭
Susi Khayla
ga cocok thor klo lee ming ho yg jdi visualnya
Winsulistyowati
Sabar Bos..Ngalah sama Darren Dong..🥰🤭
Winsulistyowati
Mau..Mau...Mkasih🖐️👍
Winsulistyowati
Kim..Jodohmu Tuan Bos..💪😍
Winsulistyowati
Lucu y Critanya..kog Isa di Gendong..he he.. enak dong..!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!