NovelToon NovelToon
Istri Cantik Sang CEO

Istri Cantik Sang CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Pembunuhan / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Yuan Pratama

Bertemu karena sebuah takdir.

Takdir mempertemukan mereka, meskipun mereka tidak saling mengenal satu sama lain, namun karena sebuah alasan mereka akhirnya memutuskan untuk bersama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuan Pratama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Malam hari pun tiba semua para tamu undangan sudah datang di acara resepsi pernikahan Ilona dan Felix, termasuk Banu.

Sedangkan Deon dan Dira baru saja datang dan hendak masuk ke dalam gedung. Dira terlihat sangat cantik dan berkelas memakai gaun itu. Bahkan aura Dira bak seperti seorang putri, begitu pula dengan Deon. Deon yang tampan dan juga gagah sangat serasi saat bersanding dengan Dira.

Namun semua orang yang melihat kecantikan dan keindahan gaun yang di kenakan Dira, tidak akan pernah menyangka atau pun terpikir jika di balik gaun yang indah itu ada sebuah senjata untuk menghabisi Banu.

Deon dan Dira pun kini akhirnya sampai di tempat acara resepsi Ilona dan Felix. Dan benar saja semua orang terkagum-kagum pada Deon mau pun Dira.

Semua orang benar benar mengatakan kalau Deon dan Dira seperti pengantin yang sesungguhnya di acara ini. Saat Deon dan Dira sampai Erina langsung menghampiri mereka agar Deon dan Dira segera menemui Banu.

"Akhirnya kalian sampai juga, ayo kita ke sana."Ucap Erina.

Deon dan Dira akhirnya mengikuti Erina berjalan mendekat pada Banu.

"Tuan Banu perkenalkan ini Deon dan istri nya."Ucap Erina.

"Selamat malam Tuan muda Deon."Ucap Banu sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Deon.

"Selamat malam juga Tuan Banu."Saut Deon yang mengulurkan tangannya untuk menyebut uluran tangan dari Banu.

"Apakah ini istri Tuan muda Deon?."Tanya Banu.

"Benar ini istri saya, Dira."Jawab Deon.

"Selamat malam Nona Dira."Ucap Banu.

"Selamat malam Tuan Banu, senang bisa bertemu dengan anda."Ucap Dira sambil tersenyum pada Banu.

"Tuan muda Deon sangat beruntung karena memiliki istri secantik Nona Dira."Ucap Banu.

"Ya memang saya sangat beruntung bisa memiliki istri secantik dan sesempurna Dira."Ucap Deon.

Felix yamg memang tak jauh dari mereka pun akhirnya mendengar ucapan Deon yang membanggakan Dira sebagai istrinya, Felix menatap Deon dengan tatapan yang tajam namun Deon tidak memperdulikan hal itu.

Tak lama Olivia dan kedua orang tuanya datang menghampiri mereka. Erina sangat senang saat melihat Olivia datang, Erina pun langsung memperkenalkan Olivia pada Banu.

"Tuan Banu perkenalkan ini Olivia, dia adalah calon istri Deon."Ucap Erina.

"Tante, jangan berbicara seperti itu lagi. Sekarang Deon sudah menikah dengan wanita lain."Ucap Olivia sambil tersenyum.

"Iya kamu benar, tapi Tante tidak bisa membohongi perasaan Tante kalau sebenarnya Tante masih berharap kamu dan Deon akan menikah." Saut Erina.

"Itu tidak masalah, bukankah laki laki bisa menikah lebih dari satu kali."Ucap Banu.

"Benar bukan Tuan muda Deon?."Sambung Banu yang bertanya pada Deon.

"Memang benar, tapi saya tidak tertarik untuk memiliki istri lagi selain istri saya Dira."Saut Deon sambil menggenggam tangan Dira.

"Tapi kalau istri mu tidak mempermasalahkan nya kenapa tidak Tuan muda Deon."Ucap Banu.

"Bagaimana Nona Dira apa anda keberatan jika suami mu menikah lagi?."Sambung Banu yang bertanya pada Dira.

"Kalau boleh jujur saya tidak suka jika pasangan saya memiliki wanita lain selain saya. Dan saya lebih memilih untuk membunuh mereka saat itu juga."Ucap Dira sambil tersenyum.

"Hahaha itu hanya perumpamaan."Sambung Dira.

Felix jatuh terduduk saat mendengar ucapan Dira. Felix kini benar benar tahu kalau saat itu Dira menginginkan dia mati.

"Berarti saat itu Dira benar benar ingin aku mati. Tapi dari mana Dira memiliki keberanian untuk membunuh orang?." Batin Felix.

"Felix kamu kenapa?."Tanya Ilona.

Semua orang melihat kearah Felix. Saat itu Dira meminta izin pada Deon untuk pergi ke kamar mandi.

"Sayang aku ke kamar mandi sebentar ya."Ucap Dira.

"Mau aku temani?."Tanya Deon.

"Tidak perlu."Jawab Dira.

"Baiklah kalau begitu hati hati."Ucap Deon.

Dira mengangguk lalu setelah itu Dira langsung pergi menuju kamar mandi. Dira pergi tidak sendiri karena anak buahnya yang ada di sana pun ikut pergi ke kamar mandi.

Setelah Dira masuk, anak buah Dira langsung mencegah orang lain masuk ke dalam kamar mandi. Sedangkan di dalam kamar mandi Dira kini sudah mengganti pakaiannya.

"Jalankan sekarang!."Ucap Dira.

Salah satu anak buah Dira yang bertugas untuk memancing Banu keluar pun langsung bergerak. Setelah Banu sudah berhasil di pancing keluar Dira langsung keluar dari kamar mandi.

Banu kini tengah berada di luar sambil melihat sekitar. Banu mencari orang yang ingin menemui nya.

"Siapa yang sedang kamu cari Tuan Banu?."Tanya Dira.

"Siapa kamu?."Tanya Banu sambil menengok ke arah belakang.

"Apa kamu tidak mengenal ku?."Tanya Dira.

Dira pun berjalan mendekat pada Banu. Banu memang tidak akan mengenali Dira yang saat ini sedang berada di hadapannya, karena Dira memakai pakaian dan jubah yang biasa dia gunakan saat menjalankan misi, tidak lupa dengan topeng kesayangannya.

"Siapa kamu dan mau apa?."Tanya Banu.

"Aku tidak ingin apa apa, hanya satu hal yang aku inginkan dari mu."Ucap Dira.

"Apa?."Tanya Banu.

"Aku hanya ingin nyawa mu Banu."Jawab Dira sambil tersenyum.

"Hahaha, kamu pikir kamu siapa ingin membunuh ku? Aku adalah Banu Abraham, pemimpin kelompok serigala merah tidak mudah untuk di kalahkan."Ucap Banu penuh percaya diri.

"Kalau begitu kita buktikan saja."Ucap Dira.

"Baik kita buktikan sekarang juga."Ucap Banu.

Banu mengeluarkan pistol yang dia bawa lalu mengarahkan pada Dira.

Sssrreeeekkk

Banu berdiri mematung sambil memegang pistolnya. Banu kini berdiri kaku dengan rasa sakit yang menjulur ke seluruh tubuhnya saat pisau Dira menggorok lehernya.

Banu tidak menyangka dengan apa yang terjadi pada dirinya saat ini. Banu terjatuh dan sudah tidak bisa melakukan apa apa lagi bahkan nyawanya kini sudah berada di ujung tanduk.

Dira berbalik menghadap Banu.

"Bagaimana sudah terbukti bukan siapa yang lebih hebat."Ucap Dira.

"Karena aku berbaik hati padamu dan agar kamu tidak mati penasaran aku akan memberi tahu kamu siapa aku sebenarnya."Sambung Dira.

Dira pun membuka topeng yang dia kenakan oleh nya. Banu membelalakkan matanya saat itu juga.

"Bagaimana, sudah puas melihatnya? Kalau begitu kita akhiri saja sampai di sini. Oh iya hampir saja aku lupa, ada salam dari adik ku Ardian untuk mu Taun Banu."Ucap Dira.

Dor

Dor

Dor

Dira menembak Banu tepat di jantungnya. Setelah itu beberapa orang keluar dari gedung saat mendengar suara tembakkan. Saat itu mereka langsung menghampiri Banu yang sudah terkapar tak sadarkan diri.

Sedangkan Dira sudah kembali ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.

Dan berita tentang pembunuhan Banu pun tersebar sampai ke para tamu undangan.

Deon yang mendengar berita itu langsung mencari keberadaan Dira, karena Deon takut terjadi apa apa dengan Dira.

1
Febri Ana
sama Raw aja gaby
Febri Ana
lanjuuttt
Febri Ana
lanjuuttt thor
Febri Ana
mampir thor
Anie Ramansyah
GOOD JOB
Anie Ramansyah
mampir lagi thoor, di th 2024.
Dulu baca waktu zaman puncak2nya COVID 19. Ingat waktu itu pas aku lagi sakit batuk kering di bulan dari bulan Juni ampe bulan Agustus 2021. Dimana banyak orang meninggal karena COVID.
Fira Putri Karyanti
sangat bagus
Muhammad Jain
Kecewa
Oniq Zha
Luar biasa
Rastika Wati
ceritanya seruuuu,,,amazing diraaa,,,kyanya Dira BKN orng sembrangan,,,,lanjuttt achh🤭😅
rizhal muhammad
Jadi rindu kampungku di sulawesi selatan
rizhal muhammad
Sepertinya mereka bedua bakalan sangat cocok.
dan Karakter Gaby juga pas untuk Raw begitu juga sebaliknya
rizhal muhammad
Emak2 Aku mau nanya nih, emang Visual baju yg di pakai Ga y yg pda gambat di atas itu adalah Daster?
tapi kok bagus banget model dan motifnya
rizhal muhammad
Saya curiganya Yasmin yg melakukannya.
rizhal muhammad
Langkah yg tepat 👍👍👍👍
rizhal muhammad
Lama2 tingkah Dira kocak juga yah,Liona dan Gaby pun sama kocaknya
rizhal muhammad
Hahaha jujur yah guys aku tuh jadi kasihan sama Olivia sebab dia bukanlah wanita tangguh yg sepadan dengan kekuatan Dira
rizhal muhammad
Jujur yah awalnya aku benci sama Olivia, namun karena Dira terlalu ober power aku malah kembali jadi kasian sam si olivia yg bakal bonyok terus 🤣
Nurul raa
👍🧸
Trianto
bagus ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!