NovelToon NovelToon
[REVISI]Love By Psychopath 2 : Kembalinya Si Psychopath Cinta

[REVISI]Love By Psychopath 2 : Kembalinya Si Psychopath Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:172.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yuriko Harumi

PERHATIAN! INI ADALAH KISAH LANJUTAN DARI KARYAKU LOVE BY PSYCHOPATH 1, JADI BUAT KALIAN YANG AKAN MEMBACA KARYA INI LEBIH BAIK MEMBACA YANG SEASON 1 AGAR DAPAT MEMAHAMI CERITANYA.
.
.
.
.
Kau mencoba berlari, tapi semakin berlari semakin aku menginginkanmu kembali. Jika kau lihat ke belakang sebuah kisah kita akan terulang. Suatu keberuntungan bisa melihat sang Dewi berhasil aku taklukkan.

-Darrel

Ini adalah kisah cinta psychopath yang selalu mencari cara bagaimana agar bisa menyembunyikan cintanya. Cerita ini menunjukkan bagaimana seorang psychopath mencintai seseorang dengan sudut pandang berbeda. Tapi apakah ada perbedaan antara posesif dan cinta, menurut Darrel sama saja. Jika bisa membuat cintanya si Dea Mahesa berada di pelukannya, itulah cara dia mengekspresikan cintanya.



HALLO SEMUANYA!! Makasih yang udh mampir ke cerita author. Semoga kalian menikmati cerita dari awal hingga akhir. Jangan lupa dukung author dengan tinggalkan jejak di setiap babnya. Dan author hanya terbit di noveltoon ataupun mangatoon ya, selain itu author tak menerbitkan di apk manapun. terimakasih!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuriko Harumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 24 •LBP2• : BUNGA

Aku mulai duduk di kursi penumpang, di sambil bersender dengan tenang di kursi kereta. Aku berangkat sekitar setengah delapan pagi, dimana aku sudah mempersiapkan baju dan uang untuk kembali.

Tidak lupa aku menelpon kak Reggy mengatakan bahkan aku akan kembali ke Bandung. Kak Reggy juga sedikit terkejut dengan keputusanku, di sedikit kaget dan memaksaku untuk tinggal di rumahnya beberapa hari.

Aku sudah lelah, sangat lelah. Bukan berarti aku lelah dengan kelahiran bayi Ellis, melainkan aku lelah dengan perasaanku yang kacau karena bertemu Darrel kembali.

Sambil duduk dan bersender di jendela kereta, aku terus mengingat perkataan yang Darrel katakan. Itu semua mungkin benar, aku juga tidak bisa memaksa Darrel untuk bersama ku lagi. Lagipula Darrel sudah memiliki keluarga yang harus diberi tanggung jawab. Ellis, Darrel, dan putri kecil mereka pasti akan menjadi keluarga yang baik nantinya.

Aku turun dan langsung menuju ke caffe milikku. Disana terdapat kamar, serta keperluan ku seperti dapur dan lainnya di lantai dua membuatku seperti di rumah sendiri.

"Nona... Selamat datang" ucap Miralda saat melihatku pulang dengan membawa beberapa tas.

"Halo Miralda, anggap aku tidak ada karena aku sangat lelah sekarang jadi aku akan tidur seharian" ucapku malas langsung pergi ke lantai dua.

Sampainya aku di lantai dua, langsung saja aku merebahkan tubuhku di kasur tanpa mandi atau mengganti pakaian terlebih dahulu. Seketika aku mulai memejamkan mata, dan mengistirahatkan perasaanku yang bahkan sangat kacau ini.

...***...

"Bangun kebo!" teriak seseorang yang langsung mengagetkanku saat tengah lelap tertidur.

Ternyata itu adalah Key yang membangunkan ku tanpa belas kasihan, ataupun perasaan. Akibatnya kepalaku jadi pening karena terbangun secara tiba-tiba.

"Key... Aku ingin mencekikmu" kataku pelan karena pening di kepalaku.

"Maafkan aku tapi setidaknya kamu tidak boleh pergi begitu saja Dea! Nanti jika si bedebah itu men-"

"Itu tidak akan terjadi karena Darrel sudah mempunyai keluarga sendiri" kataku dengan malas sambil pergi ke kamar mandi.

Terlihat pukul satu siang, tapi aku mandi karena rasa tidak enak menempel di tubuhku. Beberapa saat kemudian aku selesai mandi, langsung bersiap lalu turun ke bawah.

Terlihat cafe cukup ramai seperti biasanya. Aku pergi ke arah beberapa pelanggan dan menanyai mereka tentang roti yang aku jual, serta saran dan kritik nya.

"Nona Dea?" ucap Miralda yang ternyata ada di belakangku.

"Apa?" Tanyaku dengan nada pelan.

"Bisakah kita berbicara sebentar?"

"Permisi" ucapku pada pelanggan yang tengah aku ajak berbincang tadi.

"Kenapa?" tanyaku lagi saat kami sudah berdua di depan cafe.

"Nona kemarin saat anda kemari ada dua yang laki-laki teman nona membawa bunga, lalu sekarang dia membawakan bunga lagi karena tau nona sedang istirahat" jelas Miralda sambil memberikan bunga yang dia ambil dari dalam sebelumnya.

"Siapa dia" kataku sambil mengerutkan dahiku.

"Sepertinya jika tidak salah nama salah satunya adalah... Darrel"

Aku membulatkan mataku seketika saat mendengar apa yang di katakan Miralda. Aku memandanginya lama kemudian memandangi bunga yang ada di tanganku sekarang.

"Miralda... Apakah kamu pernah menyukai seseorang?"

"Tentu saja saya sering mengalaminya dulu sebelum saya menikah"

"Apa yang harus aku lakukan jika aku menyukai seseorang, tapi orang itu sudah tidak menyukaiku lagi" kataku dengan sedih sambil mengusap bunga yang ada di tanganku.

"Maka itu mungkin adalah rasa kagum saja, karena seseorang yang menyukai anda dengan benar pasti tidak akan melupakan anda apalagi membuat perasaan anda terluka seperti sekarang" ucap Miralda sambil mengusap kepalaku.

Aku menatapnya dengan mata sembab menahan air mata. Tidak sangka Miralda adalah orang yang berpengalaman dalam hal ini. Aku memeluk Miralda sekilas, lalu dia izin untuk Pergi.

"... Dia akan menyukai dengan benar dan tidak akan membuat perasaanku terluka seperti sekarang, apakah ini rasa patah hati?" tanyaku ver monolog setelah mengulangi kata-kata dari Miralda.

Beberapa saat kemudian aku duduk di luar cafe, dengan bunga yang masih aku pegang dengan kuat. Aku menciumnya dengan perlahan, dan menutup mataku pelan untuk merasakan aroma yang harum di dalamnya.

Tapi siapa sangka orang yang memberikanku bunga juga berada sini. Lebih tepatnya dia memandangiku dari tadi, di sisi jalan lainnya.

"Darrel..." kataku pelan sambil memegangi bunga dengan kuat.

Darrel hanya berdiam, dia tidak di rumah sakit. Entah berapa lama dua berdiri mematung di sana.

"Maafkan aku" kataku sambil membuang buket bunga yang aku bawa sebelumnya, kemudian aku buang dan langsung masuk ke dalam cafe tanpa memperdulikan adanya Darrel.

.

.

.

[Author : Kalian cukup membuatku untuk terus berkarya, jadi mohon bantuannya]

1
Nining Chayumi
seru banget Thor ceritanya, mulai dari S1 sampai s2 semangat terus ya Thor 💪🏻
Cita Solichah
lovu u fulll...
Anita Nta
lanjut
Ati Sumariati
dasar darel gila
Ati Sumariati
semangat ya thor
Ati Sumariati
jadi makin penasaran lanjut thor
Nacita
msi bnyak misterinya yg blum ke ungkap sih, s darel mti pun gtau pnyebabnya apa
Nacita
pas d culik dr rumah sakit merasa tdk ekhem ekhem deh beliau itu 😂😂😂
Nacita
yah salah ngomong deh tuh 😩
Nacita
pikirannya itu loh, daras emang dasarnya gila ya... dahlah.....
Nacita
ya ampun ksian bgt sumpah jd s dea
Nacita
boleh ga sih gue congkek jantungnya a darel 😭
Nacita
haram bego, otakmu kmn sih, d gadein trus ga d tebus2 gtu?
Nacita
yaelah kena prank 😂😂😂
Nacita
percayalah, darel dan dea berhak bahagia...
Nacita
astaga dragon
Nacita
dihhhh...pemain 😩
Nacita
mungkin s darel umroh dulu 😌
Nacita
cih...dia yg nenggelemin dia juga yg nolongin, benar2 gila 😩
Nacita
knp s darel ga mati aja sih wktu d tusuk kmren 😌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!