NovelToon NovelToon
Kisah Perjalanan Hidup Aira

Kisah Perjalanan Hidup Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:37
Nilai: 5
Nama Author: pena merpati

seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 24

Aira degan siska memang sangat akrab karena menurut Aira siska adakah orang yang mudah bergaul bahkan tak jarang juga ia membuat Aira tertawa lepas dengan tingkah nya.

.

.

.

.

.

Waktu pulang sekolah pun tiba kini semua murid bergegas menuju parkiran ,seperti biasa Aira akan pulang paling akhir .

Sampai di rumah ternyata tidak ada orang entah kemana perginya ibu,Amanda,serta yah nya.aira pun masuk kedalam kamar dan mengganti pakaian nya lalu ia makan dengan sendirian.setelah selesai ia mengembalikan piring nya di dapur namun ia melihat bahwa dapur nya sangat berantakan Aira yakin bahwa sang ibu tak sempat untuk membereskan rumah jadi Aira pun berinisiatif untuk membersihkan rumah,ia memulai dari membersihkan dapur.

Aira pun mulai mencuci semua piring kotor,menyapu,menata semua nya pada tempat nya,lalu setelah selesai Aira pun pergi ke depan di sana iya juga segera menyapu rumah dan juga halaman rumah nya,Aira pun sambil menata barang-barang yang berserakan .

Setelah 1 jam membersihkan rumah ia pun menatap rumah itu kini sudah bersih dan rapi. Lalu Aira pun ke rumah nenek nya karena ia merasa bisan sendiri an di rumah.

"Nenek ,ibu dengan ayah kanan ke apa rldi rumah tidak ada "tanya Aira kepada nek Siti

"Oh ibu nya sedang kerumah ayah mu mungkin akan menginap katanya di sana ada acara begitu"jelas nenek Siti

"Hemm,lalu nanti Aira di rumah sendiri an begitu "ucap Aira

"Kenapa kau tidak berani? Kalu iya kau tidur sini saja atau nanti nenek yang akan menemanimu"ucap nenek Santi

"Baiklah nek,nanti Aira akan tidur di sini saja"

"Oh ya nek sepertinya bu tiwi pulang ya,soal nya Aira lihat tadi ada mobil di depan rumah nya"tanya Aira

"iya,mereka pulang sekeluarga entah lah memang nya kenapa"tanya nek Siti

"Tidak apa-apa "jawab Aira namun dalam hatinya ia sangat senang itu artinya ia bisa bertemu dengan Ari teman nya waktu kecil,,Ari adalah anak dari Tiwi dan Ibnu,Ari lebih tua 2 tahun dari Aira namun sejak kecil mereka pun selalu main bersama hingga suatu saat keluarga Ari pun pindah ke Jakarta namun setiap lebaran mereka selalu pulang ke kampung halaman.

Sebenar nya Aira memang menyukai Ari sejak dulu namun ia tak mengatakan nya kepada siapapun begitu juga dengan Ari ia juga menyukai Aira namun mereka sama-sama diam . Dari sejak kecil selalu bersama membuat perasaan suka itu muncul degan sendiri nya,tapi meskipun kedua nya hanya diam kakak dari Ari yang bermana tutik tau bahwa Aira menyukai adik nya bahkan tak jarang saat mereka bersama Tutik selalu menggoda keduanya sehingga membuat Aira malu .

Aira pun juga sangat dekat dengan Tiwi ibu nya Ari , Aira selalu meras ajika ia berada dekat dengan Ari maka ia merasakan tenang damai dan jantungnya selalu berdebar kencang,namun sebisa mungkin ia menahan debaran jantungnya itu ia tak mau Ari mendengar bahwa ia tengah gugup.

Sebenar nya saat masih kecil pun banyak laki-laki yang menyukai Aira , bukan waktu kecil saja namun juga waktu SD karena memang Aira adakah gadis yang cantik,namun aira tak pernah sedikitpun merasa senang karena di puji cantik malah ia selalu mengatakan bahwa ia biasa-biasa saja ,karena ia takut jika ia selalu mendapat kan pujian ia akan lupa diri dan menjadi kan cantik nya sebagai kesombongan.

Sore pun tiba Aira memutuska pulang ke rumah untuk mandi dan nanti ia akan kembali ke rumah nenek nya karena ia sudah mengatakan bahwa ia akan tidur di sana saja.

Namun saat akan memasuki rumah ia tak sengaja melihat Ari yang berada di depan rumah nya Ari pun yang melihat Aira ikut menatap Aira dengan dalam sambil tersenyum manis ke arah nya,Aira yang melihat itupun tersipu ia pun berusaha mengendalikan jantung nya ,Aira pun membalas senyuman Ari tak kalah manis nya,sehingga untuk beberapa saat keduanya pun sama-sama memandangau dengan jarak yang tidak terlalu jauh dan tidak juga terlalu dekat karena memang rumah Ari ini bersebelahan dengan rumah Aira .

Aira pun menghampiri Ari begitu juga dengan. Ari,ia melangkah kan kaki mendekat de ba. Aira namun masih terhalang oleh pagar.

"Bagaimana kabar mu Aira"tanya Ari sibuk menatap Aira

"Ah a-aku baik,bagaimana dengan mu"yang Aira gugup saat bertatapan dengan Ari

"Aku juga baik,aku senang karena bisa melihat mu lagi setelah sekian lama,kenapa kau tak main kerumah ku padahal kau kau bahwa aku berada di rumah"tanya Ari

"A-aku baru saja tau kalau kamu berada di rumah lagian juga tadi aku di rumah nenek ku jadi aku tidak tau ,aku juga malu jika harus main kerumah mu memang nya aku harus main dengan siapa "ucap aira

"Kenapa harus malu,memang kau malu dengan siapa coba katakan pada ku"tanya Ari

"Ehmmn aku malu dengan ibu mu juga kakak mu,aku tidak berani aku sangat malu"ucap Aira

"Ck,kau ini sudahlah duku waktu kecil kau pun tak perlu ku undang untuk main ke rumah ku namun sekarang ,apa ini kau bahkan sangat pemalu "ucap Ari sambil tersenyum

"Bagaimana aku tidak malu,kita sekarang bahkan jarang bertemu ,Jiak bertemu pun satu tahun sekali jadi wajar saja jika sekarang aku malu saat mau main ke rumah mu"ucap Aira

"Hem Aira boleh minta nomor ponsel mu"ucap Ari sambil menyodorkan ponsel nya pada Aira

Aira pun mengambil ponsel Ari dan mengetikkan nomor ponsel nya ,lalu setelah itu ia mengembalikan ponsel nya Ari.

"Baiklah terima kasih, nanti aku akan menelepon mu jadi jangan lupa untuk menyimpan nomor ku ya"ucap ari

"Baiklah,aku pulang dulu ya sudah sore "ucai Aira

"Iya baiklah kita lanjut nanti saja lagi"ucap Ari

Kedua nya pun berpisah dan masuk kedalam rumah masing-masing,namun sebelum melangkah masuk kedalam mereka pun sama-sama menoleh dan melemparkan senyum.

Aira pun segera membersihkan diri nya tak lupa setelah selesai ia menyalakan lampu dan menutup semua jendela,setelah semua ia pastikan sudah tertutup semua ia bergegas keluar rumah tak lupa ia mengunci pintu rumah nya kemudian ia melangkah menuju rumah nenek nya .

"Aira kau sudah kesini,apa semua nya sudah kau kunci dengan rapat"tanya nenek Aira

"Sudah nek,lagian untuk apa di kunci segala rumah Aira juga tidak ada apa-apa nya,tidak ada barang yang berharga sama sekali "ucap Aira

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!