Yin He..adalah bocah dengan membawa takdir langit..pada saat ibu Yin He melahirkan..suasana desa dekat lembah angin yang awalnya tenang menjadi bergemuruh..cahaya petir menyambar dan gelegar gemuruh angin di lembah angin begitu terasa mencekam.. Dhuuuarrr..petir menyambar bersamaan dengan cahaya keemasan masuk ke tubuh ibu Yin He yang sedang berjuang demi melahirkan sang buah hati yang selama 10 tahun dinantikanya.. Selepas cahaya keemasan masuk..maka ketika itu pula lahirlah bayi lelaki yang sangat tampan..dengan tanda naga dibahu kiri.. "Yin San..! Cepat bawa anakmu sebelum mereka menemukan kita". teriak sesosok lelaki dengan perawakan yang sangat berwibawa..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mashum asyhari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TEKNIK TERLARANG Bag.2
Setelah tahu bahwa dalam tubuhnya telah aktif satu pendalian elemen terlaranga yaitu "Elemen Darah".
Hal ini membuat Yin He bingung dengan apa yang terjadi dengan tubuhnya.
"Yin He, dari mana kamu mendapatkan Singa Emas ini? Han Bing heran dengannya..sosok yang masih muda akan tetapi mempunyai tunggangan yang hebat.
"Dari Lembah Angin paman, ini adalah pemberian ayah saya" sengaja Yin He berbohong agar Han Bing tidak banyak bertanya.
Singa Emas bertransformasi wujud menjadi lebih besar..tubuhnya sekarang sebesar banteng dewasa, akan tapi tidak mengurangi kecepatan dalam berlarinya.
Kecepatan singa emas melebihi kekuatan kuda..Singa Emas dapat berlari 6x lebih kencang dari kecepatan kuda berkualitas sekalipun
Tiba tiba Singa Emas berhenti.
wush...auurrggggmmmmm.singa emas mengaum...dan tiba tiba beberapa orang terjatuh tepat dihadapan mereka, suara auman dari Singa Emas membuat mereka jatuh dari persembunyian mereka.
"Yin He, kamu beristihatlah..aku biar aku yang menghadapinya" ujar Han Bing
"apa kabar tuan Han Bing, tak kusangkah kau mempunyai tunggangan yang hebat sekarang.!" seorang lelaki dengan dengan rambut merah dengan kuncir kuda
"Pendekar Yan Shu, ada apa gerangan anda sampai di perbatasan Wisma Giok ini ?
"aku telah mendengar keberhasilanmu membawa "permata bunga api" itu..bisa kah kau memberikanya padaku" ada hawa pembunuh yang pekat dalam senyumnya
Han Bing menarik pedangnya dan langsung menyerang Yan Shu.
Yan Shu menangkisnya dengan kipas yang sedari tadi dimainkanya.
Jurus Pedang Han Bing ada diatas angin akan tetapi karena masih belum sembuh total, sehingga gerakannya terbatas.
Yan Shu yang mendengar pertarungan Jian Li dan Han Bing merasa diatas angin karena kondisi Han Bing yang terluka akibat racun es Jian Li
Jian Li segera melancarkan serangan ke arah Han Bing.
"Badai Petir" serangan Jian Li diarahkan tepat saat Han Bin meloncat ke atas, segara sebuah bola bola petir berhamburan ke arah Han Bing..
Tarian Elang Api..pedang Han Bing dipecah menjadi 2 buah pedang kembar.
pedang itu menari nari dan menghalangi badai petir dari Yan Shu
Karena cakra dari Han Bing mulai habis..tenaga pada pedang kembarnya pun mulai melemah.
Yan Shu yang mengetahui hal ini segera menghadiai Han Bing dengan pukulan petir, tubuh Han Bing tersungkur dengan luka bakar yang parah
Aa..ku bisa saja mengalahkanya..tapi kondisiku saat ini tidak memungkinkan menggunakan elemen magma dan petir "gumam Han Bing
Han Bing bangkit.."aku harus mencobanya" Sambil mengambil sesuatu dibalik bajunya..
Han Bing memegang permata bunga api..dan sontak saja hawa yang dikeluarkan oleh permata mulai terasa.
Tubuh Han Bing mengeluarkan energi panas yang luar bisa ... kita tubuhnya serasa mendapatkan energi baru.
"inikah kekuatan bunga api ini? tubuh terasa sangat berenergi" Han Bing sekarang berdiri dengan energi penuh.
"Elemen Magma" sontak seluruh tanah didekat pertarungan antara Han Bing dan Yan Shu pecah..rekahan rekahan tanah tersebut mengeluarkan lava yang sangat panas.
Han Bing segera menyerang Yan Shu yang dari tadi tertegun melihat keistimewaan bunga api.
"aku harus mendapatkanya, bunga apa itu bisa meningkatkan kultivasiku ke lingkaran cakra ke 10 ku
Yan Shu menahan dan tinju petir dan ledakan yang dhasyat pun terjadi .
Yan Shu tubuhnya terhuyung kebelakang..sedangkan Han Bing hanya mundur beberapa langkah.
sementara itu Yin He seperti mendapatkan mainan baru.
"bagus..mereka bisa aku gunakan sebagai kelinci percobaan" Yin He tersenyum sudah tidak sabar mencoba elemen barunya..
"Yin He, aku ingatkan..hati hati dalam pemakaian elemen darah" Zhuanglong khawatir kalo Yin He tidak bisa menguasai dirinya.
Ayo kalian majulah...Yin He mulai menggunakan teknik elemen darahnya..
5 anak buah dari Yan Shu langsung menyerang bersamaan ke arah Yin He
Yin He mengayunkan kedua tanganya..telapaknya diarahkan sejajar dan "krekk".. seketika..5 anak buah Yin He berdiri mematung.
Yin He menggerakan tanganya dan 5 orang tersebut mengikuti arah dari tangan Yin He.
"aku akan mencoba pengendalian lewat tatapan mataku"...Yin He mencoba mengendalikan melalui kedua matanya
Darah Yin He berdesir ada rasa aneh yang menjalar ke seluruh tubuhnya..rasa menikmati setiap jeritan dari musuhnya.
kikkkiijkik...Yin He menyeringai..tatapan matanya berubah buas . salah anak buah Yan Shu tiba tiba matanya melotot..lehernya kayak di cekik..dan tiba tiba darahnya muncrat dari mata hidung dan telingah.
Jiwa naga dan Jiwa singa emas..merasakan hal yang berbeda dengan Yin He.
" Yin He hentikan"..tapi Yin He tidak menggubrisnya, Yin He benar benar asyik membunuh dan terus membuhuh.
Dengan elemen darah,Yin He bisa dengan memindahkan aliran darah seseorang ke satu titik. ataupun dengan sangat mudah mengeluarkan darah tersebut dari tubuh seseorang, dan itu pasti sangat menyakitkan dan mengerikan
"satu persatu anak buah Yan Shu dibunuh secara mengerikan, darahnya dipaksa keluar dari pori pori kulitnya, sehingga tubuhnya tinggal kulit kering, karena kehabisan darah, proses ini sangat menyiksa dan mengerikan, dan ini keinginan Yin He membunuh semakin kuat, dan merasakan sensasi yang berbeda
Yin He..Hentikan..!!!
TOR BERAPA NILAI BAHASA DI SEKOLAH🤣🤣🤣🤣
aku gak jadi kasih Like dan votenya
promosi karya yg jelek, tapi terus menerus promosi..padahal cukup bila perlu promosi cukup 2x sj. diawal sewaktu membuat dan di akhir cerita chapter ini.... outhor semakin GOBLOK and DUNGU sj
pindah ke karya sebelah...
Krn sdh bener2 membosankan
Bosaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan....
bosaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan
bosaaaaaaaaaaaaaaaaaaaab.. .