Mereka berdua pun harus pindah ke kampus ternama, dengan syarat status mereka harus disembunyikan berdasarkan aturan yang sudah ada.
Andrian Daylon Valentino adalah seorang yang tegas, tampan, berwibawa, serta profesional dan tidak lupakan sosok Andrian yang mampu menjadi seorang suami dan ayah yang baik untuk anak dan istrinya, Jeniffer.
"Disini kamu adalah maha siswiku, jika di rumah kamu adalah seorang istri dan ibu dari anakku."
Bagaimana jadinya jika hubungan mereka terbongkar nanti? Apakah mereka sudah siap dengan semuanya atau tidak?
Andrian yang terkenal sebagai dosen yang pelit akan nilai, sedangkan Jeniffer terkenal karena kecantikan yang dimilikinya.
Untuk plagiat, diharapkan untuk tidak mendekati cerita ini!
[Cerita ini mengisahkan sebuah keluarga kecil yang 'jauh' dari kata sempurna. Disini kalian semua dapat merasakan rasa baper, sedih, marah, dan juga kalian semua dapat merasakan rasa penasaran di setiap partnya]
Jangan lupa like, komen, dan votenya ya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SilverS_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MDIMH|23.Milikku
BUGH!
Seperti biasanya, sebuah pukulan keras pun mengenai wajah Aldric membuat seisi aula terkejut dan meringis.
Berbeda dengan Andrian, mukanya tampak memerah karena emosi dan rasa tidak terimanya.
"Berani sekali anda mengakui Jeniffer istri anda dan Triple A anak anda." geram Andrian dan memukulnya kembali tanpa meperdulikan jeritan dari beberapa mahasiswa-mahasiswi yang tidak kuat melihatnya.
Sedangkan beberapa dosen laki-laki terlihat sekali berusaha menarik Andrian dari badan Aldric yang sedang brutal menghabisinya, termasuk Sam.
Tetapi Andrian tetap Andrian, meski dirinya berusaha ditarik oleh beberapa dosen lelaki, tetapi dirinya tetap bisa menghajar wajah Aldric membuat wajah Aldric penuh akan luka dan darah.
Sedangkan Aldric sendiri bukannya ia tidak mau membalasnya, tetapi badannya terkunci oleh badan Andrian membuat dirinya tidak bisa bergerak sedikitpun.
Semua dosen tampak kewalahan menahan Andrian, tenaga Andrian saat sedang marah besar terlihat sangat kuat dan sangat sulit untuk ditahan membuat Jeniffer berinisiatif mendekati suaminya itu.
"Jangan." cegat Bella menahan tangan Jeniffer.
"Tidak Bel, aku harus membantu mereka kalau tidak akan ada kematian disini." ucap Jeniffer menghentakkan tangan Bella dan segera mendekatinya tanpa memperdulikan tatapan khawatir sahabatnya.
"Ingat Triple A pak Andrian." ucap Jeniffer pelan membuat Andrian segera memberhentikan aksinya dan memeluknya.
"She is mine, no one can touch her or even admit it is yours. For those who touch or acknowledge and approach her, all your fates will be the same as him. Only I can acknowledge and touch it but not for you." ucap Andrian lantang sambil menatap tajam seisi aula.
Artinya : Dia milikku, tidak ada yang bisa menyentuhnya atau bahkan mengakui itu milikmu. Bagi kalian yang menyentuh atau mengakui dan mendekatinya, semua nasib Anda akan sama dengan dia (Aldric). Hanya saya yang bisa mengakui dan menyentuhnya tetapi tidak untuk kalian.
"Saya tidak takut dengan surat pemecatan anda pak Sam, sampai anda berani memecat saya jangan salahkan saya besok kampus anda HANCUR." lanjut Andrian mengancamnya membuat seisi aula yang mendengarnya menahan nafas mereka.
pak Andrian yang mereka kenal dingin, datar, dan tegas bisa terlihat seperti monster yang sedang mendapatkan mangsanya. Kejam.
Sam yang tadinya ingin buka suara pun kembali menutupnya, karena tidak berani mendengar ucapan Andrian barusan.
"Siapa anda sampai-sampai berani mengancam uncle saya?" tanya Aldric sambil menatapnya tajam membuat Andrian tersenyum.
"Masih bisa berdiri ternyata." ucap Andrian pelan namun menakutkan.
Para dosen yang melihat Andrian mulai mendekati Aldric kembali pun segera menjadi tameng untuk Aldric dikarenakan situasi Aldric yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk dihajar kembali.
"Mungkin kalian semua tidak mengenal saya siapa saya sebenarnya, dan sepenting apa diri saya, termasuk anda Aldric. Tapi bagi kalian yang memiliki kedua orang tua bekerja di bidang bisnis kalian bisa menanyakan siapa saya sebenarnya dan sepenting apa saya di bidang bisnis. Saya yakin orang tua kalian pasti mengenal betul siapa saya." lanjut Andrian dan langsung berlalu meninggalkan aula bersama Jeniffer dan Triple A.
"Memang siapa pak Andrian uncle?" tanya Aldric mewakili semua pertanyaan seisi aula.
"Andrian Daylon Valentino, pemilik bisnis terbesar dan terluas sedunia, bisnis Andrian bergerak di semua bidang membuat Andrian dikenal sebagai The King of Business. Bahkan uncle saja bingung dengan Andrian, kenapa Andrian bersedia mengajar di kampus milik uncle yang sebenarnya tidak seberapa jika dibandingkan dengan kampus miliknya. Mungkin pertama kali saat Andrian mengajar di kampus ini, uncle tidak terlalu sadar dengan nama belakangnya karena uncle kira Andrian adalah orang biasa sama seperti lainnya melihat penampilan Andrian yang terlihat biasa saja tidak semewah seperti biasanya. Tapi lama kelamaan uncle merasa familiar dengan nama itu, maka uncle mencari tau segalanya tentang Andrian sampai dimana Andrian sendiri datang ke ruangan uncle dan mengancam uncle dengan kekuasaannya itu." penjelasan Sam mengenai dunia bisnis membuat seisi aula terkejut kembali, termasuk Aldric
Dosen mereka yang mereka kagumi ternyata orang yang sangat berpengaruh di bidang bisnis.
Ada yang berusaha mencubit pipinya, ada yang tidak percaya dengan pendengarannya, bahkan ada juga yang masih dalam keadaan terkejutnya.
Andrian Daylon Valentino
Orang yang selalu bermusuhan dengan dirinya ternyata adalah orang yang tidak sembarangan dan tidak pernah ia duga.
Jika begini ceritanya, bagaimana Aldric bisa percaya diri mendapatkan Jeniffer jika Andrian saja lebih sempurna dari dirinya.
Bahkan beberapa mahasiswi yang memang sudah terkagum dengan Andrian pun semakin kagum dengannya.
Bagaimana tidak?
Wajah tampan, tinggi, tegas, bibirnya yang menggoda bahkan memiliki kuasa sepenuhnya di bidang bisnis. The King of Business.
Kekayaannya yang tidak akan pernah habis meski tujuh turunan sekalipun!
Sempurna, itulah yang bisa dideskripsikan oleh mereka sekarang.
"Jadi uncle mohon sama kamu Aldric sebisa mungkin kamu menjauh dari Jeniffer, karena apa yang akan diucapkan oleh Andrian tidak akan pernah main-main. Jika ia bilang akan maka bisa menjadi kenyataan, dan uncle pun gak mau berurusan dengan Andrian jika kamu sendiri sampai mencari masalah lagi dengannya." ucap Sam memperingatinya membuat Aldric terdiam.
"Tapi aku menyukai Jeniffer uncle sejak pertama kali ku melihat Jeniffer." gumam Aldric memegang dadanya selalu berdebar jika berdekatan dengan Jeniffer.
Berbeda tempat berbeda juga situasi, Jika mereka semua masih berada di aula berbeda dengan Andrian dan Jeniffer.
Andrian dan Jeniffer sedang berada di perjalanan pulang menggunakan mobil Andrian.
Tidak henti-hentinya sedari tadi Andrian mencengkram stir mobil mengingat ucapan salah satu mahasiswi tadi.
"Mas masih marah? Mas anyone who likes me and approaches me but this heart is always for you and only for you not for them. Nothing can replace your position in this heart Andrian." ucap Jeniffer sambil menggenggam tangan Andrian dan menaruhnya dimana letak hatinya berada.
Artinya : siapapun yang menyukaiku dan mendekatiku, tetapi hati ini selalu untukmu dan hanya untukmu bukan untuk mereka. Tidak ada yang bisa menggantikan posisi kamu di hati ini Andrian.
"Maafkan mas sudah keterlaluan tadi sayang, mas hanya takut kamu meninggalkan mas dan lebih memilih pria lain daripada mas sendiri." lirih Andrian, membuat Jeniffer tersenyum.
"Gak akan mas, mas hadir dalam hidup aku saja aku sudah merasa bersyukur. Mas sudah menjadi seorang ayah untuk Triple A saja aku lebih bersyukur. Mas itu sempurna untukku lebih dari sempurna jadi aku sendiri pun gak akan pernah meninggalkan mas, bukankah itu janji pernikahan kita mas? Tidak akan pernah meninggalkan dalam keadaan apapun, selalu bersama dalam keadaan suka, duka, senang maupun sedih. Jadi mas jangan pernah berpikiran aku akan meninggalkan mas, gak akan pernah itu terjadi mas. Dengan kehadiran mas dan anak-anak saja sudah lebih dari cukup, gak ada yang lain." ucap Jeniffer sambil mencium punggung tangan Andrian membuat Andrian tersenyum.
"Mas percaya dengan kamu sayang." ucap Andrian mulai merasa tenang yang dibalas sebuah anggukan pasti oleh Jeniffer.
Aksi kemesraan mereka pun disaksikan oleh Triple A di belakang yang diam-diam Triple A pun ikut tersenyum melihat keharmonisan kedua orang tuanya.
Mereka bertiga juga merasa bersyukur mereka bertiga bisa hadir di tengah-tengah kedua orang tuanya yang selalu sayang kepada mereka, peduli dengan mereka bahkan selalu melimpahi mereka dengan cintanya.
"Terima kasih Tuhan telah menghadirkan kami di tengah-tengah kedua orang tua kami. Telah mengirimi kami seorang ibu yang sempurna untuk kami dan seorang ayah yang hebat untuk kami. Kami mencintaimu papa mama."
...***...
...A/N : Jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian disini...
...SUKA+KOMEN+SHARE...
...-Tetap jaga kesehatan ya 🖤...
...My Dosen Is My husband...
ini ceritanya udah nikah ya thor bukan dijodohin trus bucin2nan hehehe
lanjut