Seorang pekerja kantoran bernama Satoru Kamizawa yang kini berumur 32 tahunsudah menjalani hidupnya dalam pekerjaan nya selama 7 tahun lamanya,rasa bosan dan lelah mulai muncul dalam dirinya.
Akibat kekelahan karena sering lembur dalam bekerja,dirinya kemudian tertidur dalam lelapnya malam hari,namun sekaligus dia menutup hidupnya...
Kemudian saat dia membuka matanya lagi,dia terlahir di tubuh bayi yang baru saja lahir dari rahim seorang ibu,dan dirinya menjalani kehidupan keduanya sebagai seorang gadis.
Kehidupan keduanya terasa begitu indah ketika dia hidup di dunia lain dengan peradaban yang masih kuno,namun terdapat hal menakjubkan dalam dunia itu...
Benar..itu adalah sihir,keluarganya adalah keluarga miskin yang berkecukupan,dia hidup dengan dua saudara nya,yaitu seorang adik perempuan dan seorang kakak perempuan.
Hiudpnya berjalan dengan baik,hingga dirinya di berkati sihir yang membuatnya harus masuk ke dalam akademi sihir,dan memulai pengalaman hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Panda Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps.24 "Berjuang Lebih Keras Lagi"
tangan kakek itu perlahan mulai mengelus kulit mahluk yang sudah mati itu,dan mulai merasakan esensi yang ada di dalam mahluk itu sambil memejamkan mata
"ini...sunguhan" mata kakek itu terbuka lebar sekali lagi,keterkejutan nya tiada henti saat mengetahui hal tersebut
"mahluk ini...Nonma sesungguhnya"
Tangan kakek itu pun gemetar setelah mengetahui bahwa mahluk yang baru saja ia bunuh adalah Nonma "tidak..ini hanya demi Nonma,tapi ini masih cukup aneh..."
Saat kakek tua itu bertanya tanya alasan seekor Nonma datang ke sekolah itu,dia teringat akan satu hal "naga...?" sekarang rasa ingin tahunya teralihkan oleh hal yang sedang di cari Nonma itu...yaitu naga
di sisi lain,perlahan ahan para guru mendatangi kakek tua itu dan segeri memberi hormat padanya "M-Master" guru guru lain tampak takut dengan sosok tua itu
"tidak perlu terlalu formal,kalian tolong uus mayat ini,dan ingat,hati hati saat memindahkan nya,mayat ini adalah Nonma" kemudian kakek itu pergi begitu saja dengan santai menggunakan teleport tanpa merapal
namun guru guru lain yang ada di tempat itu seketika terkejut ketika baru menyadari kalau sebelumnya kakek yang mereka sebut master mengatakan bahwa mayat itu adalah Nonma
di sisi lain
"ITU SALAHMU YANG TIDAK PERGI!?"
"YA,KARENAMU NONA DIANE JADI TERLUKA"
Airi hanya memeluk Diane yang sedang tidak saarkan diri,di kerudung oleh banyak orang dengan cemoohan yang tiada henti
"hentikan semua ini!"
Tiba tiba terdengar suara bentakan dari langit,mata para murid pun menoleh ke arah sumber suara
Dimana ada seorang kakek tua dengan rambut dan jenggot putih yang panjang sampai ke dada,mengenakan jubah putih dengan tongkat sihir di tangan kanan nya,sedang melayang di atas
Kakek itu kemudian perlahan turun dan menghampiri Airi yang sedang memeluk Diane "ada apa dengan nya?" tanya sang kakek dengan wajah serius
sambil memeluk Diane lebih seat Airi mulai menjelaskan nya "D-Diane...melindungiku dari Yanma raksasa"
kakek itu sedikit menghela nafas "kau masih sembrono ya Diane..." terlihat kakek sedikit bergumam dengan suara kecil,Airi yang seluruh indra nya sudah di perkuat karena menyerap kristal naga,bisa mendengar perkataan kakek itu dengan jelas
kenudian Airi menatap kakek itu dengan bingung,seakan bertanya siapa identitas kakek itu
Kenudian kakek itu mengulurkan tangan nya "biar aku periksa sebentar" tangan kakek itu menyentuh dahi Diane,dan kakek itu mulai memejamkan matanya mengecek kondisi Diane
beberapa detik kakek pun membuka matanya lagi "kondisi tidak kritis,hanya kelelahan karena keabisan mana" kata sang kakek sambil tersenyum lega
wajah sedih Airi pun perlahan sirna,di iringi datang nya rasa syukur di hatinya
"semuanya,karena ada kejadian tidak terduga ini,untuk hari ini sekolah di liburkan untuk sementara,kalian boleh kembali ke asrama kalian dan belajar mandiri" ucap sang kakek itu
murid murid pun saling bertatapan beberapa waktu,namun semuanya menuruti kata kakek itu dan kembali ke asrama mereka walaupun mereka tidak tau siapa kakek itu
Airi pun terdiam sambil melihat wajah kakek itu "...terimakasih" ucap Airi dengan suara kecil
Kakek itu tertawa mendengar ucapan terimakasih Airi "hohoho,tidak perlu berterimakasih nak" ucap sang kakek sambil mengelus kepala Airi
Wajah Airi pun mulai memerah karena tanpa sadar mengucapkan terimakasih yang bahkan terdengar jelas
Tapi dengan penuh rasa penasaran Airi pun bertanya "kakek...kakek itu siapa?"
kakek itu terdiam sebentar,kemudian dia melirik ke arah Airi di sertai siluet cahaya yang sangat pas "pemilik Akademi ini" ucap sang kakek sambil tersenyum ramah
Otak Airi pun seketika menjadi blank dan berhenti berfikir sejenak ".....eh?!" dan baru otak nya bekerja dan terkejut setelah mengetahui identitas sang kakek ternyata adalah kepala Akademi ini
singkat cerita,Airi kembali ke Asrama nya setelah sang kakek meyakinkan Airi berulang kali kalau dia akan merawat Diane
Saat Airi berbaring di kasurnya sambil melihat langit langit ruangan,matanya mulai berair
Walaupun Airi mencoba menahan nya,tetap saja air mata nya mengalir "ugh!..kenapa aku cengeng banget sih sekarang" batin Airi sambil mengusap air mata nya
Airi sedikit mengangkat tangan kanan nya,menutupi cahaya lampu yang ada di atasnya "Airi...kini kamu sudah bisa menggunakan sihir,kamu sudah bisa menggapai mimpimu...karena itu
Berjuanglah lebih keras lagi seperti sebelumnya"
Bersambung
gw ada ide cerita si,males nulis aja. mau denger gak?👍