kisah tentang berbagi cinta antara seorang gadis belia berusia 16 tahun bernama dinda kanaya yang terpaksa menjadi dirinya madu sementara kakak tirinya yang sedang koma hampir dua tahun lamanya. ia terpaksa mengikuti keinginan ayahnya demi pengobatan ibunya. menikah karena terpaksa mengatasnamakan bakti kepada orang tua tanpa membawa cinta dan berharap ini segera berakhir.
apakah dia akan bahagia selama menjalani lakonnya sebagai madu sementara kakak tirinya atau ini awal dari penderitaannya.
apakah kontrak pernikahan yang diberikan suaminya menjadi neraka sendiri bagi dirinya sedangkan senyum merendahkan selalu diberikan suaminya.
akankah Reno abraham seorang CEO Garment terbesar di negeri ini yang terkenal dingin dan keras hati akan luluh dan menerima dinda.
IG : titeue_keumalasaringl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon titeue keumala sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
melindungi
bel pertanda jam pelajaran terakhir telah berakhir dan seluruh siswa sudah diijinkan untuk pulang. Dinda berjalan bersama raisa
"aku mengantuk sekali dipelajaran pak rudi" ucap Raisa
"kau ini, tidak biasanya seperti itu" ucap dinda
"entahlah" ucap raisa
setelah sampai digerbang sekolah dinda melihat mobil tuan abraham dan beberapa pria keluar dari mobil yang mengikutinya lengkap dengan seragamnya.
"ada apa ini" batin dinda
tuan abraham turun dan dinda langsung menghampirinya.
"papa, ada apa ini pa?" ucap dinda
"masuklah kemobil nanti papa akan jelaskan" ucap tuan abraham.
hal itu membuat Dinda bingung dengan apa yang sedang terjadi sebenarnya. ia hanya mengikuti perintah pria paru baya yang kini ia anggap sebagai orang tuanya. tuan abraham pun menjelaskan segalanya kepada dinda bahwa Dinda perlu pengamanan baik disekolah ataupun dirumah karena karina tau reno menikah dengannya.
"mulai sekarang anak buah papa akan menjagamu nak" ucap tuan abraham
"pa, bukannya aku sudah bercerai mengapa kak karina masih marah padaku, aku tidak merebut siapapun aku dipaksa saat itu" ucap dinda
"kau tidak mengenal karina nak, dia wanita yang jahat dan nekat, apalagi kini reno ingin menceraikannya" ucap tuan abraham
"apa mereka mau bercerai? kenapa pa" ucap dinda
"kau pasti tau semua saat digudang tua itu video itu asli dan semua bukti mengatakan memang benar karina mendua" ucap tuan abraham
"Astaga, tapi kenapa kak karina menyalahkanku" ucap dinda
"kau tidak akan mengerti nak, jadi sekarang kau harus hati-hati dan jaga diri" ucap tuan abraham.
"baik pa dinda mengerti aku akan lebih hati-hati " ucap dinda
tuan abraham menelepon seseorang untuk menutup akses karina untuk mengetahui segala tentang dinda begitu juga dengan tuan Hendra. pria itu juga tidak bisa mengetahui keberadaan atau informasi adapun mengenai dinda.
"aku bukan pelakor seperti yang kak karina pikirkan, ini semua karena ayah dia yang menyebabkan aku ada diposisi seperti ini, tega sekali" batin dinda
mobil sampai tuan abraham dan dinda turun dan masuk kerumah dinda pamit untuk mengganti seragamnya dan sholat zuhur terlebih dulu. Rendy sudah sampai dirumah juga. ia juga sudah mengetahui semuanya dari apanya dan kali ini ia akan membuktikan kata-katanya pada apanya untuk mendapatkan hati Dinda dengan ikut melindungi gadis itu.
"jadi apa yang harus kita lakukan pa" ucap rendy
"melindungi dinda, jangan sampai mereka menemukan dinda" ucap tuan abraham
"papa takkan karina dan keluarganya itu licik" ucap rendy
"karena aku tau, dari itu aku melakukan ini" ucap tuan abraham
"bagaimana Kak reno pa" ucap rendy
"dia bisa mengurus dirinya sendiri" ucap tuan abraham.
"sebentar lagi dinda ujian akhir, semoga hal ini tidak membuat konsentrasinya terganggu pa" ucap rendy
"carikan guru privat terbaik dan datangkan kerumah" ucap tuan abraham
"baik pa" ucap rendy
dinda turun dari kamarnya untuk makan siang, saat tiba-tiba reno datang kesana.
"aku perlu bicara denganmu" ucap Reno sambil menarik tangan dinda
"lepaskan aku, aku tidak mau bicara denganmu" ucap dinda
"ikut aku" ucap reno
"tidak, aku tidak mau kau jahat" ucap dinda
"lepaskan dia" ucap Rendy yang baru turun dari kamarnya
"jangan ikut campur urusan kami" ucap reno
"kami?? sepertinya kau memaksa dia" ucap rendy
"aku perlu bicara dengan gadis ini" ucap reno
"bicara saja disini, aku juga ingin mendengar apa yang ingin kau katakan" ucap rendy
"kau tidak akan mengerti hubungan kami" ucap reno
"hubungan? hubungan kalian yang mana? hubungan pernikahan sementara kalian itu, hri kau lupa kalian sudah resmi bercerai, jadi tidak ada yang namanya hubungan lagi" ucap rendy
dinda menatap Rendy, ternyata pria yang ia anggap seperti kakaknya itu sudah mengetahui siapa dirinya. kini Dinda merasa rendah diri. ia mulai berkaca-kaca karena malu dengan statusnya. Dinda menghempaskan tangan ren dan berlindung dibalik tubuh rendy.
"hahaha, ternyata kau sudah punya mangsa baru.kau memang gadis yang l•cik, setelah aku kau mendekati adikku" ucap reno menghina dinda
"jangan sembarangan bicara kak, aku sekarang yang melindungi dia dari orang sepertimu dan karina" ucap Rendy
"kau jangan sok jadi pahlawan keriangan, nanti kau kecewa gadis l•cik ini" ucap reno
"langsung saja, apa maksud kedatanganmu kesini" ucap Rendy
"hei, ini rumah orang tuaku juga apa kau lupa? dan aku bisa kapan saja kesini" ucap reno
"kau datang bukan karena itu kak" ucap rendy
"aku datang untuk membawa gadis ini, aku akan balas dendam kepada karena melalui dia" ucap reno sambil menunjuk dinda
"kau gila Kak, Dinda itu bukan mainanmu yang seenaknya kau ambil kau buang lalu kau ambil lagi" ucap rendy
"itu urusanku, cepat minggu aku akan membawanya, kakaknya karina dan dia adalah wanita licik" ucap reno
tuan abraham dan nyonya ivanka keluar dari kamarnya karena mendengar ada keributan. dan benar adanya kedua anaknya sedang berseteru. reno bahkan mulai main kasar memukul rendy.
"hentikan!!!!" teriak nyonya ivanka
nyonya ivanka turun dari tangga dengan berlari diikuti tuan abraham.
"kau kenapa tega memukuli adikmu" ucap nyonya ivanka
"dia bukan adikku dia membela gadis ini" ucap reno marah kembali menunjuk dinda
"kau mau apalagi nak, jangan ganggu dinda mama mohon padamu" ucap nyonya ivanka
"aku akan menggunakan dia untuk balas dendam pada karina" ucap reno
"dasar anak k•rang ajar, pergi kau dari sini atau aku akan m•mbunuhmu sekarang" ucap tuan abraham
dinda dapat melihat pertengkaran orang tua dan anak, pertengkaran adik dan kakak. gadis itu menangis merasa bersalah karena ini terjadi karena keluarga ren membela dan mencoba melindunginya.
"hei, kenapa kau menangis, aku kira aku akan iba denganmu kau sama dengan kakakmu itu m•rahan" ucap reno
"reno hentikan, apa maumu sebenarnya?" ucap nyonya ivanka
"kembalikan mainanku, gadis ini adalah mainanku" ucap reno
"s•alan kau Kak, beraninya kau mengatakan al seperti itu tentang dinda, aku benar-benar akan mengh•bisimu" ucap rendy
"hahahaha kau sepertinya sangat tergila-gila pada gadis yang pernah satu kamar denganku, kau suka dengan bekasku" ucap Reno dengan sangat kejam
dinda menangis mendengar kata-kata ren yang begitu menghinanya. ia masih suci tak tidak pernah disentuh pria manapun termasuk saat reno menjadi suaminya. tapi perkataan reno seakan-akan mengatakan ia begitu murahan.
"hentikan!!!!! aku tidak seperti itu" ucap dinda menangis
"kenapa sayang, apa kau lupa malam yang kita lewati bersama selama 2 hari saat kau menjadi madu sementaraku, lihatlah wajah Rendy berubah sepertinya dia berubah pikiran" ucap reno
"tidak, kau berbohong aku tidak seperti itu kau jahat" ucap dinda
ia berlari kekamarnya dan menguncinya. ia merasa sangat malu kepada keluarga abraham, reno telah merendahkan harga diri dinda didepan keluarga abraham. Dinda menangis sejadi-jadinya. rendy mengejar gadis itu ia tau dinda pasti sangat terluka dengan perkataan reno.
"din, buka pintunya aku percaya padamu begitu juga dengan mama papa" ucap Rendy tetapi dinda tidak menjawab.
yang terdengar hanyalah suara isak tangis memilukan gadis itu.
"din, apapun dirimu aku sudah mencintaimu aku akan melindunginya dari siapapun termasuk kakakku" batin rendy
nanti kalau sudah timbul fitnah dan salah paham, dinda selalu berlindung dengan asas kepercayaan tapi faktanya dinda tidak pernah menjaga kepercayaan yang diberikan padanya, dan dia buka merasa salah tapi malah merasa korban dan malah balik menyalahkan pasangannya, dan parah dinda akan membuat masalah seolah masalah paling besar, dan dia mau pasangan bersujud dan mengemis maaf padanya
wanita kayak dinda kalau dijadi kan istri, niscaya suaki pasti akan makan hati dan faktanya istri2 bersifat kayak dinda ini pasti rumah tangganya tidak bertahan lama