Lyondri Clarissa Atmaja, seorang wanita karier berusia 26 tahun. harus menghadapi kenyataan pahit mendapati perselingkuhan suami yang sangat dicintainya, haruskah pernikahan nya kandas setelah menjalani bahtera rumah tangga selama 3 tahun itu?
ditengah kebimbangan nya sosok laki-laki lain perlahan hadir memaksa masuk ke dalam kehidupannya. sekuat tenaga ia berusaha menghindari laki-laki itu karena dia adalah suami dari teman Lyondri. bagaimana kisah mereka selanjutnya? akankah segala problematika yang dihadapi Lyondri akan melahirkan kebahagiaan nantinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Enni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 24
"haiii udah lama nunggunya beb" seperti biasa dengan nada centil nya Risah memeluk Lyondri yang sudah berdiri menyambut Risha
" baru aja jawab Arga yang juga memeluk Risha" Lyondri menerima ulufan Orion meski dengan sungkan. Risa duduk berhadapan dengan Lyondri dan Orion dengan Arga.
"tadi sore gak sengaja ketemu Risha. jadi aku ajak sekalian. sudah lama sekali kita tidak kumpul seperti SMA dulu. jadi mumpung kakak di sini kakak ingin sedikit bernostalgia" Arga tersenyum kepada Lyondri. Hati Lyondri sangat kacau. terus terang setelah kejadian kemarin malam Lyondri belum siap bertemu Risha. ia merasa malu.
"kamu gak apa-apa kan kalo aku sama mas Orion gabung" goda Risha pada Lyondri.
"lho emangnya kenapa Rish. aku malah seneng" ujar Lyondri segera
"yah siapa tau aja kamu mau berduaan sama Arga mengenang masa-masa pacaran dulu" goda Risha Lagi.
"tenang nanti kalo aku ke Indonesia lagi akan banyak waktu buat berduaan kok Rish" balas Arga. Orion tampak kesal mendengar itu, semakin kesal menatap wajah Lyon yang merona merah karena malu.
"uda dong. kapan makannya kalo bicara terus" Lyondri cemberut
"oh iya, bunda mau pesan apa?" Arga tersenyum penuh arti pada Lyondri
"ya ampuun jadi panggilan kalian belum berubah yah masih ayah bunda"tanya Risha heboh. wajah Lyondri semakin memerah
"eh tau nggak dulu aku tu iri banget sama kalin berdua. pengen juga punya pacar terus panggilannya mama papa. dulu keren banget kan panggilan itu. remaja sekarang sama kayak kita dulu nggak yah. ih parah banget ya masa remaja kita" celoteh Risha tak memperdulikan Lyondri yang sudah sangat malu sementara mata Orion menatap tajam Lyondri dengan penuh amarah.
"kalo kamu nggak mau berenti aku pulang aja" ancam Lyondri. dan hanya di jawab dengan tawa oleh Risha dan Arga.
***
Arga menggenggam tangan Lyondri dan Risha menggadeng Orion. mereka berjalan mengusuri jalan di taman kota. mereka memutuskan untuk jalan-jalan terlebib dahulu. Risha dan Arga asyik dengan celotehannya mengenang masa SMA mereka. sementara Lyondri sesekali menyahuti. Orion sangat geram melihat tangan Arga yang menggenggam tangan Lhondri. ia sangat tersiksa dengan suasana itu. inginrasanya segera pergi. tapi ia tidak mau Risha curiga ia juga tidak mau meninggalkan Arga dan Lyondri berduaan. Langkah Lhondri terhenti melihat pemandangan di depannya. tampak Malika dan Andra sedang bergenggaman tangan duduk di bangku taman kota. sesekali Andra menatap Malika dan mencium kening Malika. sakit sekali rasanya hingga membuat Lyondri terpaku.
Andra melarikan pandangannya kepada empat orang di depannya. matanya berbinar menatap Lyondri tapi kemudian rahangnya mengeras menyadari Lyondri tengah bersama laki-laki yang dikenal Andra sebagai mantan pacar Lyondri itu. Andra berdiri dan menghampiri mereka
"hai sayang" sapa Andra matanya sayu memandang Lyondri. sedikitpun cintanya pada Lyondri tidak berkurang
"kasihan istrimu ndra. jangan panggil Lyondri dengan sebutan itu" ujar Arga santai
Malika hanya menunduk
"kami belum resmi bercerai ga. jadi dia masih istriku." Andra mengalihkan tatapannya pada Lyondri "cepat sekali kau move on sayang berkas kita masih di pengadilan kau sudah memegang tangan pria lain" ujar Andra sinis
"jaga bicaramu ndra. kau bahkan sudah meniduri wanita lain saat status kalian masih menikah!" bentak Orion. Lyondri menatap Orion begitupun Risha. semua tidak menyangka Orion yang pelit sekali berbicara bisa mengatakan itu
"sudahlah ago kita pergi saja" Lyondri menarik tangan Arga untuk segera pergi dari tempat itu. ia tidak ingin semakin tersakiti oleh ucapan pedas andra yang tidak gau diri