Askia amora putri, dia gadis sederhana dan lugu yang tak mudah jatuh cinta.
Tapi apakah pemuda yang bernama Bagas Adi Sanjaya ini dapat membuka hati Askia untuknya???
Mari kita saksikan kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fenty Akira Zuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cas 24
Karena papa Sanjaya dapat laporan bahwa, akan ada yang mencelakai Askia karena sakit hati, yang tak lain adalah Ayu teman sekelas Askia.
Semua papa Sanjaya lakukan tanpa sepengetahuan Bagas dan orang yang bersangkutan, asal Bagas bahagia, papa Sanjaya ikut senang.
" Ntar pulangnya gue anter ya?? ucap Bagas pada Askia
" Uum, makasih ya Bagas ",
Pelajaran dimulai, semua guru memberi tahukan bahwa minggu depan akan ada try out menjelang UAN, jadi mereka harus siap dan belajar lebih giat.
" Ga terasa bentar lagi kita lulus ", ucap Askia pada Bagas menuju arah pulang
" Ya, kamu kalau udah lulus mau kuliah dimana???
" Kayaknya gue mau kerja dulu deh, buat ngumpulin biaya kuliah gue", jawab Askia
" Kenapa lo ga coba kerja sambil kuliah aja??? atau lo coba jalur beasiswa kuliahnya ", ucap Bagas memberi solusi
" Ya juga si, kenapa gue ga kepikiran kesana, hehehe ",
" Ya dah nanti gue bantuin deh ", ucap Bagas
" Makasih ya Bagas ",
" Dah sampai rumah lo nih, gue langsung cabut ya, maaf ga bisa mampir ",
" Iya gpp, ga usah minta maaf lagi, gue malah yang maaf dah ngrepotin lo mulu ", ucap Askia
" Gpp, gue seneng kog bantuin lo Askia, aku pulang dulu ", ucap Bagas
Setelah kepulangan Bagas, Askia jadi inget soal ucapan Bagas mengenai bea siswa, Askia mencari universitas yang mau menerima siswanya lewat bea siswa, dan ternyata benar banyak sekali universitas yang memberi beasiswa kepada siswa yang benar-benar berprestasi.
Pandangan Askia tertuju pada universitas yang memang telah ia idam-idamkan selama ini, diapun merasa senang.
Askia memutuskan untuk fokus belajar dulu agar mendapat nilai sempurna di UAN nya nanti, karena itu syarat agar dia dapat beasiswa di universitas kebanggaannya itu.
Seminggu ini Askia belajar terus-menerus tanpa memikirkan yang lain dulu, karena seminggu lagi akan ada try out di sekolahnya, sebagai pelatihan sebelum UAN benar-benar datang.
Hari ini hari pertama try out, hanya kelas tiga yang berangkat, sedangkan kelas 1 dan 2 di liburkan, guna tidak mengganggu ketenangan murid kelas 3 dalam mengerjakn soal-soal try out.
" Gimana, bisa ga ngerjain soal-soal nya??? tanya Bagas saat di parkiran
" Alhamdulillah bisa, moga-moga hasilnya bagus, hehe" jawab Aski
" Lo mah enak, otak lo cerdas Askia, ga kayak gue yang cuma setengah doang", celetuk evi
" Makanya belajar dong, jangan cari pacar ja, hehehe ", ucap Bagas
" Lo gimana Bagas?? bisa ga ngerjain soalnya juga??? ucap kiran
" Tenang ja...gue mah selalu bisa...yang ga bisa itu cuma satu, ngerjain lo supaya jadi pacar gue ", goda Bagas pada Askia
" Apaan si lo ", ucap Askia salting sendiri
" Mulai deh ini, ada bau-bau bakal jadi obat nyamuk lagi dah ", sindir evi
" Dah yuk pulang vi, " ajak Askia
" Ah...nasib pulang sendiri lagi dah ini ", ucap Bagas karena Askia pulang bareng Evi
" Kalau lo ga mau pulang sendiri, tinggal comot ja anak orang tuh sana, kan banyak ", jawab evi menggoda Bagas
" Ga akan dong, kan gue setia orangnya...dan gue ga mau nyakitin orang yang gue sayang ", ucap Bagas melihat ke arah Askia
Askia jadi salting sendiri hingga ia ga sadar kalau pipinya yang putih bersih itu udah menjadi merah kayak kepiting rebus aja.
dalam cerita ini sudah jelas . kia dan bagas sepasang kekasih.