"Siapa kamu?" ucap Airin, melihat bayangan laki laki yang berjalan kearahnya.
Kepala Airin terasa sangat berat saat itu membuat nya tidak sadar kan diri, malam yang panjang itu pun ia lalui dengan seorang CEO yang cukup terkenal dikalangan bisnis.
Disinilah Airin memulai kehidupannya.
Bagaimana kisah selengkap nya,,, ikutin terus yaaa:):):):)
.
.
.
Instagram @linaa.pndk
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maulina Nur Latifah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 22 - Kekesalan Bryan
Sudah 1 bulan Airin tinggal di negara nya. Anak anak juga sudah ia daftarkan di salah satu sekolah Haigh class di kotanya. Rey juga sering sekali mengajak Airin ataupun Frisil keluar.
Brayen dan Bryan juga disibukkan dengan kegiatan mereka yang mulai sedikit² meretas beberapa perusahaan yang cukup besar dan terkenal di negera itu untuk menggali informasi.
Di usianya yang masih anak anak, mereka berdua sudah memiliki orang kepercayaan di luar sana untuk menjalankan salah satu bisnis kecil tanpa sepengetahuan Airin.
"Nek mamah mana? hari Minggu tetep kerja ya?" tanya Bryan, di ikuti Brayen di belakangnya.
"Mamah kalian tadi pergi sama tuan Rey, tadi Frisil ikut" ucap Bi Iyah.
"Kenapa tidak bilang pada kami" ucap Bryan sedikit kesal.
"Katanya mamah tidak tega melihat kalian
masih tertidur nyenyak." ucap Bi Iyah.
"Baiklah bi, kami ke kamar dulu" ucap Brayen mengajak Bryan untuk pergi ke kamar nya.
Hubungan antara Airin dan Rey semakin hari semakin dekat, bahkan Airin sudah bertemu kembali dengan ibu Rey. Bahkan sikap nya sangat berbeda dengan Beberapa taun yang lalu.
Mungkin semuanya memang sudah berubah dan Airin nyaman akan hal itu. Airin mulai membuka lembaran baru, ia juga mulai membuka hati nya perlahan untuk Rey. Karena melihat kebahagiaan Frisil ketika bersama Rey.
Ketika Brayen membuka tas nya ia melihat kartu nama Alfa Pemilik RZ grub. Mereka berdua terlalu fokus terhadap kegiatan meretas mereka, hingga mereka melupakan kartu nama itu.
"Bersiaplah" ucap Brayen kepada Bryan yang saat itu masih kesal dengan mamah nya.
Setelah beberapa saat Bryan dan Brayen sudah siap untuk jalan jalan keluar. Airin juga mempekerjakan sopir untuk antar jemput ketiga anak nya.
"Nek kami akan pergi sebentar kerumah teman, diantar pak Joko" ucap Bryan membohongi Bi Iyah.
"Kalian ngga sarapan dulu?" tanya Bi Iyah kepada Brayen dan Bryan.
"Engga usah nek, kami akan makan diluar saja" ucap Brayen sopan.
"Baiklah, hati hati nak" ucap Bi Iyah.
Di luar
"Pak antar kita ke alamat ini" ucap Brayen memberikan kartu nama kepada sopirnya.
"Baiklah den" ucap Sopir.
Hanya butuh beberapa menit mereka sudah sampai di salah satu perusahaan yang sangat besar. Brayen menyuruh sopir untuk pergi nongkrong di dekat sana, dan menyuruh jika Airin telfon mereka dirumah teman Brayen.
"Brayen apa kita akan mudah untuk masuk ke perusahaan sebesar ini" ucap Bryan tidak yakin.
"Kita coba" ucap Brayen, berjalan menuju resepsionis yang ada disana.
Banyak pasang mata yang melihat kedatang kedua bocah kecil, namun karena ketampanan yang mereka miliki membuat sebagian besar orang mengagumi mereka.
"Kalian cari siapa?" tanya lembut salah satu resepsionis disana.
"Kami cari om Alfa" ucap Brayen memberikan kartu nama yang diberikan Alfa saat itu.
"Baiklah, kalian tunggu sebentar ya" ucap Resepsionis itu.
Resepsionis itu pun langsung menghubungi Hyper yang ada di lantai atas bersama Alfa. Hyper ingat dengan perintah tuannya 1 bulan yang lalu.
Dan meminta kedua anak itu menunggu sebentar. Hyper segera bergegas menuju life untuk menjemput kedua bocah itu. Setelah sampai di lobby karyawan membungkukkan badan mereka menyambut kedatangan Hyper.
"Kalian silahkan ikut dengan ku" ucap Hyper sopan.
"Baiklah om" ucap Brayen.
Mereka memasuki life khusus untuk Alfa dan tamu penting saja. Setelah sampai di lantai 8, Hyper mengajak kedua anak itu menuju ruangan Alfa.
Tok tok tok' suara ketukan pintu.
"Masuk" ucap Alfa.
"Maaf tuan, ada yang ingin bertemu" ucap Hyper.
"Siapa?" tanya Alfa.
"2 anak laki laki tuan" ucap Hyper, sekita membuat Alfa yang saat itu disibukkan dengan komputer nya langsung menghentikan kegiatan nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
#Haii semuanya
Jangan lupa LIKE, COMENT, FOLLOW YAA
Instagram @linaa.pndk