NovelToon NovelToon
ISTRIKU MENDIAMIKU

ISTRIKU MENDIAMIKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Saskiah Khairani

Setelah Andra menikah lagi, Armila berubah. Ia menjadikan suaminya ini ada, tapi tiada. Sapaan, rayuan dan keberadaanku serupa angin lalu.
Diamnya armila membuat Andra stres.
Pernikahannya dengan resti pun menjadi tidak harmonis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saskiah Khairani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DRAMA

ANDRA

"Mba, mohon maafkan saya! Saya tak bisa melewati kehamilan tanpa mas Andra! Mba boleh hukum saya, maki-maki dan pukul saja, saya rela mba!"

Resti menghambur ke arah Armila. Ia bersimpuh di lantai sambil merangkul kakinya. Resti mengiba, memohon ampunan darinya.

Hatiku terenyuh melihat pemandangan itu. Ingin ikut menangis juga, tapi ditahan. Aku merasa inilah pertolongan Allah atas kesempitan yang menghimpit selama ini.

"Bangunlah, aku tak butuh permintaan maaf palsumu. Kau bisa membohongi mas Andra, tapi tidak denganku!"

"Armila, jangan keterlaluan berprasangka. Resti sudah rela mengiba padamu, tapi kau malah bersikap buruk. Janganlah kebencian membutakan matamu!"

"Aku tak tahu apakah Resti yang terlalu culas atau mas yang bodoh.

Sampai kapanpun aku takkan percaya pada wanita ular itu. Yang pasti aku tetap dalam keputusan, pilih aku atau dia. Putuskan sekarang!"

Aku harus bagaimana lagi untuk meyakinkan Armila bahwa tak mungkin melepas keduanya. Kata talak adalah hal paling kubenci sebab hakikatnya itulah penghancur bahtera rumah tangga.

Karena aku tak kunjung bicara, Armila bangkit setelah menepis tangan Resti.

Ia pergi meninggalkanku dalam kebingungan tingkat tinggi.

"Mas, akulah yang membuat mba Armila tak percaya lagi. Aku memang jahat, tak pantas dimaafkan. Ceraikan saja aku. Tenang saja, aku akan merawat anak ini dengan baik. Ia kelak takkan seperti ibunya yang jahat."

Resti beringsut ke arahku. Ia merangkul kaki ini dan meletakan kepala di lutut. Menghadapi situasi ini, hatiku seperti dihantam palu berkali-kali. Rasanya sangat nyeri.

Aku hanya bisa mengusap kepala Resti. Bibir ini tak sanggup berkata apa-apa. Terkunci terlalu rapat.

Lalu, air mata ini pun tak kuasa ditahan lagi. Aku menangis sebab kalah oleh masalah. Aku hanya lelaki lemah.

"Kita pulang saja dulu. Nanti mas yang akan bicara pada Armila. Mungkin dia butuh waktu untuk berpikir dan merenungkan semua ini. Ayo!"

"Bagaimana dengan dokter Reiga, bukankah aku harus minta maaf padanya!"

"Nanti saja, kau terlalu lelah, ayo!"

Aku memapah Resti sebab lemas katanya. Di ujung pintu, aku menggendongnya sebab ia makin lemah.

Resti begini bukan hanya karena bawaan hamil, tapi juga akibat tekanan terlalu berat. Semoga hati Armila dilunakkan hingga tak perlu ada yang dikorbankan.

*

Sudah seminggu aku tak pulang ke rumah Armila. Kehamilan Resti cukup payah hingga aku harus selalu mendampinginya di malam hari.

Tentang keputusan, aku sengaja menggantungnya. Biar saja itu berlalu terbawa angin. Bagaimanapun juga perceraian tidak akan terjadi tanpa kata talak.

Kalaupun Armila menggugat cerai, aku yakin hakim takkan mengabulkan. Tak ada alasan kuat untuk sebuah perceraian.

Selama ini aku menafkahi dengan layak. tak terlibat KDRT. Aku juga tak bisa dituding selingkuh sebab kini sudah menikahi Resti. Jadi, sementara aman.

Aku tahu apa konsekuensi dari semua ini adalah kemarahan Armila. Parahnya akan makin membeku. Namun, lambat laun semua akan berlalu. Ia akan sanggup menerima takdir kami.

"Mas, pinggangku sakit, tolong diusap, ya. Kaki juga!"

Dengan sabar aku melakukan apa yang diminta Resti. Ibu hamil memang harus lebih diperhatikan agar ibu dan janinnya sehat.

"Kalau jadwal ke bidan, Mas ikut, ya. Mas tak sabar ingin tahu perkembangannya!"

"Aku gak mau menganggu waktu kerja, Mas. Aku pergi sama bi Mimin saja, Mas!"

"Gakpapa, demi anak kita, Mas akan izin libur kerja! Kapan jadwalnya?"

Resti terdiam. Ia seperti sedang berpikir keras. Aku menyangka mungkin kehamilan membuatnya mudah lupa sesuatu. "

"Minggu depan, Mas!"

"Oke, Sayang kita pergi barengan!"

Resti seperti orang linglung sekarang. Aneh juga, masa tidak senang diantar suami? Eh, tapi bisa jadi itu bawaan bayi hingga bertingkah aneh seperti itu.

*

Hari ini aku memberanikan diri datang ke rumah Armila. Semoga saja hatinya sudah lebih baik dari sebelumnya. Tentu saja ini dalam pemgetahuan Resti hingga ia tak sedih saat tak ada suami malam ini di rumahnya.

Aku sangat paham, Armila itu lembut dan baik hati. Ia mudah iba pada orang yang menderita. Karakter seperti itu pasti akan membuatnya lebih cepat luluh.

Di mulut memang ngomel dan marah-marah, tapi di hati bisa jadi sudah nerima. Hanya saja gengsi.

Sesampainya di rumah Armila, aku dikejutkan oleh teriakan-teriakan dari dalam. Sepertinya ada yang bertengkar.

"Awww!"

Jantungku terhentak-hentak mendengar suara teriakan itu. Aku yakin yang sedang menjerit adalah Resti. Mau apa dia ke sini?

Aku berlari sekencang-kencangnya sebab khawatir ada hal buruk terjadi di sana.

"Ibuuuuu!" teriak bi Mimin.

"Restiiiii!"

Aku berlari ke arah tangga ketika menyaksikan Resti terpeleset dan menggelinding ke bawah. Aku mengalilipatkan kekuatan, tapi tetap tak bisa menahan kecepatan tubuh Resti yang terus turun ke bawah tangga.

Aku meraih Resti yang telah tak sadarkan diri. Dari bawah roknya mengalir cairan berwarna merah.

Darah, itu darah!

1
Titien Prawiro
Untuk apa punya istri lagi klo sdh punya anak. lelaki serakah, baru baca saja sdh benci banget.
Agus Tina
Lanjut thor, bila perlu vuat Resti susah ounya anak kareba sudah membunuh darah dagingnya sendiri. Dan buat Armila pergi jauh buat Andra tersiksa kerinduan pada anak yg sudah ia sakiti scr tidak langsung karena sudah menyakiti ibunya ...
Gusti Hamdiah
andranya goblok dong
Saskiah Khairani
mohon dukungannya teman² 🙏
Ma Em
Biar saja Armila dgn Reiga daripada sama Andra suami yg tdk punya pendirian plin plan biar Andra dgn Resti biar dia menyesal setelah berpisah dgn Armila .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!