Dark romance !!
Adegan kekerasan dan darah !!
Bocil harap minggir, karena banyak adegan spicy 🌶️ !!
Lepas dari lubang buaya, kini dia jatuh ke lubang singa.
Demi melindungi kedua anaknya yang masih bayi dari kejaran ayah kandungnya, Beverly terpaksa masuk ke sebuah kapal mewah dan bersembunyi dari kejaran ayah kandungnya yang hendak membunuh kedua anaknya.
Tanpa Beverly sadari, kapal besar itu milik seorang mafia kejam yang baru saja keluar dari rumah sakit jiwa, yaitu Giovanni.
Melihat ada wanita nakal masuk ke dalam kapal miliknya, membuat ide licik bagi Giovanni yang tertarik pada wajah cantik dan tubuh indah itu.
“Aku akan menjagamu dan melindungi anak-anakmu, dengan syarat puaskan aku di atas kasur~”
“Dasar gila !!!”
“Aku memang mantan pasien RSJ, sayang~”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23. Tidak tahu malu
“Lhoo.. Dad Arnold ?? Mom Catalina ??”
Beverly yang baru saja sampai di tangga, terkejut melihat Arnold dan Catalina duduk di sofa di ruang tengah. Catalina yang sedang memasang perban di tangan suaminya itu menoleh ke arah sumber suara, juga Arnold melihat calon menantu mereka berdiri di bawah tangga sambil menatap mereka. Catalina tersenyum senang.
“Beverly, bagaimana tidurmu semalam ?? Dan bagaimana kondisi anak-anak ??” Tanya Catalina dengan ramah, sementara Arnold hanya berdiam diri menatap ke arah Beverly. Arnold memang bukan tipe orang yang banyak bicara, tapi dia tidak bersifat kasar atau sinis pada Beverly, terkadang lelaki itu berbicara pada Beverly dengan nada lembut seperti berbicara pada putrinya sendiri.
“Ah, aku baik Mom.. Apakah Dad Arnold juga terkena serangan musuh ??” Tanya Beverly dengan sedikit ngilu melihat lengan Arnold yang di perban, dia juga ingat bekas luka Giovanni tadi saat sedang mengganti perban.
“Tidak masalah, ini sudah biasa. Apakah Giovanni sudah bangun ??” Tanya Arnold dengan nada santainya, tapi ekspresinya tidak terlalu ramah seperti Catalina.
Beverly menganggukkan kepalanya, “Sudah, Dad.. Dia sedang berganti pakaian, dia bilang jika.. Ada urusan di perusahaan, jadi dia bersiap-siap di atas.”
Arnold menganggukkan kepalanya, “Baiklah kalau begitu, aku juga ada urusan, jadi aku meminta Giovanni untuk datang ke perusahaan.”
“Baiklah, kalau begitu aku akan ke dapur, menyiapkan bekal untuk Giovanni.” Ujar Beverly tersenyum lalu berpamitan kepada dua orang tua itu, dan berjalan ke arah dapur. Arnold dan Catalina mengamati cara berjalan Beverly yang sedikit pincang di sana.
Dan saat Beverly sudah pergi dari sana, barulah Arnold berbicara dengan nada pelan.
“Astaga anak itu benar-benar tidak sabaran sekali, belum menikahinya tapi sudah memasukinya.. Bagaimana jika Beverly hamil lagi ??” Ujar Arnold sambil menggelengkan kepalanya, Catalina menunjukkan ekspresi kesalnya.
“Kau sendiri tidak berkaca ?! Siapa yang semalam merengek manja, hanya demi sebuah pelukan dariku.” Ujar Catalina sambil menoel pipi suaminya dengan kesal, dan gemas, Arnold terkekeh pelan.
“Itu berbeda, kita sudah sah menikah, sementara Giovanni dan Beverly belum. Lagipula apa salahnya seorang suami meminta pelukan dari istrinya ??” Ujar Arnold dengan nada jahilnya sambil membelai pipi istrinya.
“Astaga kalian berdua, tolong ingat usia kalian !! Aku tidak ingin memiliki adik lagi, aku sudah nyaman dengan jabatan baruku !!”
Catalina dan Arnold menoleh, melihat Gregor menyilangkan tangannya di dada, dengan memberikan tatapan sok kesal dan cemberut tidak suka, melihat keromantisan kedua orang tuanya, yang terlihat lebay bagi single sepertinya.
“Jabatan ?? Jabatan apa ??” Tanya Arnold dengan bingung.
Gregor tersenyum dan berbicara dengan bangganya, “Jabatan sebagai paman termuda.” Ujarnya sambil menepuk dadanya sendiri dengan bangga, Catalina tertawa kecil, sementara Arnold menggelengkan kepalanya.
“Cepatlah mencari pasangan !! Jangan selalu mengusik keromantisan kedua orang tuamu !!” Ujar Arnold dengan nada sok ketus ke arah putra keduanya.
“Tidak mau !! Lebih baik aku mengurus dua keponakanku yang sangat imut dan menggemaskan itu.” Ujar Gregor terlihat tidak suka, setiap kali ayahnya selalu memintanya agar mencari pasangan kekasih.
Gregor memilih pergi dari sana, daripada Arnold akan kembali mengusiknya dengan perintah mencari pasangan. Sementara Arnold dan Catalina tertawa kecil, terhibur dengan perilaku Gregor yang di luar nalar.
...
Siangnya.
Di sebuah kafe yang sedikit sepi, terlihat dua lelaki duduk saling berhadapan satu sama lain, satu menatap ke arah lelaki yang lebih muda dengan tatapan tajam dan sinisnya.
“Jadi, apa keperluanmu untuk datang kemari, Arlo ??” Tanya Arnold yang merasa tidak senang, saat Arlo memintanya untuk bertemu di sebuah kafe. Arnold tidak perlu terkejut lagi, dengan kehadiran keponakannya itu.
“Apa kau tidak merasa bersalah ??”
Arnold menaikkan alisnya, “Untuk apa ??” Tanya Arnold dengan suara datar dan terdengar sedikit sinis kepada Arlo.
“Setelah meninggalkan adikmu sendirian, hingga dia menemui ajalnya. Kau tidak merasa bersalah ??” Tanya Arlo lagi kali ini dengan nada ketusnya, Arnold terkekeh pelan.
“Lalu bagaimana denganmu ?? Apa kau merasa bersalah ??” Tanya Arnold dengan senyuman tipis, seperti sedang menghina Arlo, mengembalikan perkataannya kembali. Arlo terdiam sejenak.
“Itu bukan kesalahan-”
“Mencuri tetaplah kesalahan, dan pelanggaran hukum, Arlo !” Arnold memotong perkataan Arlo sebelum keponakannya itu mencoba membela Katty di depannya. Arlo terdiam.
“Perusahaan Evety, bukankah modalnya.. Berasal dari uang curian ?? Apa kau tidak merasa bersalah, saat duduk di kursi perusahaan itu ??” Tanya Arnold kali ini kembali bertanya pada keponakannya, Arlo mengepalkan tangannya.
“Ibu tidak memiliki jalan lain, dia terpaksa melakukannya.” Ujar Arlo dengan nada ketusnya, Arnold tertawa kecil, tawa yang terdengar sinis dan menghina perkataan Arlo.
“Dia punya mulut dan masih berfungsi dengan baik. Aku tidak akan marah, jika ada kalimat ‘Tolong bantu aku’ sebelum uangku di tangannya.” Ujar Arnold dengan santainya.
Ya, Everald yang ketahuan memiliki wanita lain, langsung di ceraikan oleh Careline, istri sahnya. Dan saat itu, Katty baru mengetahui jika aset Everald hanya sedikit, bahkan perusahaan besar yang sempat diduduki oleh Everald, sepenuhnya milik Careline, dan setelah bercerai Everald hanya mendapatkan bagian yang sedikit.
Katty akhirnya sempat datang kembali kepada kakaknya, saat mendengar Arnold sudah membangun perusahaan, meskipun saat itu Perusahaan Arlina masih belum sebesar saat ini. Arnold membuka tangannya menyambut adiknya kembali, tapi sayang Katty masih tidak mau melepas hubungannya dengan Everald.
Singkat cerita, Katty mencuri uang perusahaan kakaknya, demi membangun perusahaan dengan Everald. Dan setelah mengetahui kejahatan adiknya, Arnold tanpa ragu langsung memutuskan hubungan persaudaraan dengan Katty, dan tidak mau lagi berurusan dengan Keluarga Katty.
“Tapi ini tidak adil.. Kenapa aku harus terkena balasan dari hal yang tidak aku lakukan ?!” Ujar Arlo dengan kesal.
“Kau sudah mengetahui segalanya, dan kau masih menutup mata atas kejahatan ibumu, bukan ??” Ujar Arnold menaikkan alisnya, mengapa Arlo tidak mau mengerti.
Arnold hanya ingin sifat tanggung jawab dari Arlo meskipun itu bukan kejahatannya, tapi saat ini Arlo sudah mengetahui yang terjadi. Dan jika Arlo menutup mata atas hal itu, sama saja dia mendukung perbuatan ibunya.
“Ibuku tetaplah adikmu, seharusnya kau memakluminya. Apalagi dengan kekayaanmu yang sekarang, uang yang ibu curi tidak seberapa.”
Arnold menghela nafasnya berat, tidak heran pasti ini didikan dari Everald dan Katty, yang sudah gila akan uang dan tidak memperdulikan jika mereka salah atau benar, demi mendapatkan uang.
“Kau ingin uang bukan ?? Perusahaanmu sedang di ambang kehancuran, bukan ??” Tanya Arnold dengan tegas, membuat Arlo terdiam.
“Kau datang karena ingin uang, bukan ?? Heh, maaf saja.. Aku bukan jin yang selalu mengabulkan keinginan atau kebutuhanmu.” Ujar Arnold tersenyum miring, perkataan itu kembali menghantam hati Arlo, hinaan dan ejekan itu, lagi-lagi harus dia dengar dari mulut Arnold.
Padahal Arnold sudah sering sekali memberikan kata-kata hinaan, tapi entah kenapa Arlo masih tidak ingin menyerah untuk bisa meraih paman- eh maksudnya uang dari pamannya.
💙❤️💙❤️💙❤️💙❤️
Arlo.. Arlo.. Ya jelas, Arnold langsung memutuskan hubungan persaudaraan, ibumu aja serakah kaya gitu, mana nyuri uang dari kakaknya lagi 😒😒
Coba aja dari awal bilang, mungkin sama Arnold di tolongin, bisa jadi Perusahaan Evety jadi besar, eh malah pilih cara licik, ya gitu deh.. Perusahannya diambang kebangkrutan, kan ?? 😌😌
gio mirip ky mathias yg viral itu🤣🤣😄
gak sabar nunggu respon dad gio🤣