NovelToon NovelToon
The Pretense

The Pretense

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Romansa / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Sequel Novel "The End Of Before"

"Satu sayatan mengakhiri Hidupnya, satu dekapan memulai penebusannya."

Satu sayatan dalam di pergelangan tangan menjadi titik terakhir bagi Elowen Valerio. Baginya, kematian adalah satu-satunya jalan keluar dari jeratan cinta terlarangnya. Setelah Setahun pelarian bersama Jeff Feel-Lizzie tak cukup membasuh lukanya.

Namun, takdir berkata lain saat Ezzra Velasquez, seorang pria yang sedang menjalani hukuman sebagai pelayan hotel, menemukannya bersimbah darah.

Ezzra menyadari Elowen adalah labirin berbahaya. Dan Elowen sendiri merasa
menghadapi kenyataan bahwa maut jauh lebih ramah daripada Pria Bernama Ezzra Velasquez.

Selamat Membaca 🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#21

Ruang interogasi di markas kepolisian itu terasa dingin dan steril, hanya ada sebuah meja besi yang memisahkan Ezzra dari dua detektif yang tampak kelelahan. Cahaya lampu neon di atas mereka berkedip secara ritmis, menciptakan bayangan yang menari-nari di wajah Ezzra yang masih tampak terlalu tenang untuk seseorang yang baru saja dituduh sebagai gembong narkoba kampus.

Ezzra duduk bersandar, kedua tangannya yang terborgol diletakkan santai di atas meja. Ia tidak tampak seperti tersangka; ia lebih mirip seorang CEO yang sedang menunggu hasil audit yang membosankan.

"Dengar, Ezzra. Kami menemukan paket itu di loker mu. Sidik jarimu memang tidak ada di plastik luarnya, tapi saksi mata mengatakan kau sering bertransaksi di belakang gedung bisnis," ucap Detektif utama sambil melemparkan selembar foto paket bubuk putih yang ditemukan di kampusnya.

Ezzra terkekeh, suara tawanya menggema di ruangan sempit itu. "Saksi mata? Biar ku tebak. Saksi matanya pasti seseorang yang sangat patuh hukum, berpenampilan rapi, dan mungkin... terlihat seperti malaikat penolong, bukan?"

Detektif itu menggebrak meja. "Ini bukan lelucon! Kau bisa membusuk belasan tahun jika tidak kooperatif."

"Kalian membuang-buang waktu," sahut Ezzra datar. "Periksa semua CCTV di sekitar lokerku dalam 48 jam terakhir. Jika kalian tidak menemukan rekaman yang hilang secara misterius, kalian akan melihat siapa yang sebenarnya meletakkan barang itu di sana. Tapi aku yakin, pelaku yang 'pintar' ini pasti sudah menghapus jejaknya."

Tepat saat detektif itu hendak membalas, pintu ruang interogasi terbuka dengan keras—bukan, lebih tepatnya pintu itu dihantam hingga membentur dinding.

"DI MANA PUTRAKU?!"

Suara melengking namun penuh wibawa itu memotong udara dingin di dalam kantor polisi. Keheningan seketika menyelimuti ruangan. Dari balik pintu, muncul seorang wanita yang tampak seolah baru saja turun dari panggung fashion show di Paris. Isabella Velasquez melangkah masuk dengan gaun sutra berwarna zamrud dan kacamata hitam yang bertengger angkuh di hidungnya.

Di belakangnya, empat orang pria berpakaian tweed—tim pengacara terbaik di kota ini—mengikuti dengan langkah cepat sambil membawa koper-koper hitam yang terlihat mengintimidasi.

"Nyonya, Anda tidak bisa masuk ke sini saat interogasi berlangsung!" seru seorang petugas polisi yang mencoba menghalangi, namun Isabella hanya memberinya satu tatapan tajam yang membuat petugas itu mundur seketika.

Isabella melepas kacamatanya, matanya yang tajam menyapu ruangan hingga menemukan sosok Ezzra yang duduk di kursi besi. Ia segera menghampiri putranya dengan langkah berderap, sepatunya berbunyi tuk-tuk yang angkuh di atas lantai ubin.

"Ezzra! Apa-apaan penampilanmu ini?!" Isabella berteriak heboh, namun matanya memancarkan kekhawatiran yang mendalam. Ia meraih wajah Ezzra dengan tangannya yang berhias cincin berlian besar. "Lihat dirimu! Ruangan ini bau apek dan lampu ini merusak kulitmu! Siapa yang berani-beraninya menaruh borgol ini di tangan putra seorang Velasquez?!"

"Mom, tenanglah. Aku tidak apa-apa," gumam Ezzra, sedikit malu karena ibunya mulai dramatis di depan para detektif.

Isabella berbalik menghadap detektif itu, dagunya terangkat tinggi. "Tuan-tuan, aku tidak peduli paket apa yang kalian temukan di loker kotor itu. Putraku mungkin seorang berandal, dia mungkin suka menghabiskan uangku untuk mobil-mobil berisik, dan dia mungkin jarang pulang ke rumah. Tapi dia punya standar! Dia tidak akan pernah menyentuh barang murahan seperti itu, apalagi menjualnya!"

"Nyonya Velasquez, prosedur tetap harus dijalankan—"

"Prosedur?!" Isabella memotong dengan nada menghina. "Pengacaraku sudah menyiapkan tuntutan balik atas pencemaran nama baik dan kelalaian prosedur. Aku ingin putraku keluar dari kursi tidak nyaman ini dalam sepuluh menit, atau aku akan membeli gedung ini hanya untuk memecat kalian semua!"

Salah satu pengacara maju, meletakkan setumpuk dokumen di depan detektif. "Kami punya bukti bahwa Ezzra berada di rumah sakit untuk pemeriksaan rutin cedera tangannya saat waktu yang dituduhkan saksi mata sebagai 'waktu transaksi'. Dan kami menuntut tes urine dan darah segera untuk membuktikan klien kami bersih."

Ezzra hanya tersenyum tipis melihat ibunya yang terus mengomel dan tim pengacaranya yang mulai bekerja seperti mesin pemotong rumput. Pikirannya kembali melayang pada Elowen yang berteriak mencintainya di depan semua orang tadi pagi.

Isabella kembali menatap putranya, kali ini suaranya merendah namun tetap terdengar tajam. "Ezzra, siapa yang melakukan ini padamu? Siapa yang berani menyentuh keluarga kita?"

Ezzra menyandarkan kepalanya, matanya berkilat dingin. "Hanya seorang teman yang merasa dikhianati, Mom. Tapi jangan khawatir. Semakin tinggi dia menjatuhkanku, semakin keras pula aku akan menarik kakinya saat aku keluar nanti."

"Jeff?" bisik Isabella, seolah bisa membaca pikiran putranya. "Anak manis dari keluarga Feel-Lizzie itu?"

Ezzra tidak menjawab, namun seringainya sudah cukup menjadi konfirmasi.

"Baiklah," Isabella merapikan tatanan rambutnya yang sempurna. "Jika dia ingin bermain kotor dengan seorang Velasquez, maka dia akan belajar bahwa neraka tidak seberapa dibandingkan dengan amarah seorang ibu yang putranya difitnah."

Sepuluh menit kemudian, setelah perdebatan sengit dan ancaman hukum yang bertubi-tubi, borgol di tangan Ezzra dilepaskan. Ezzra berdiri, meregangkan otot-ototnya yang kaku. Ia menoleh ke arah jendela kecil di pintu, membayangkan Jeff yang mungkin sedang merayakan kemenangannya yang semu di kampus.

"Ayo pulang, Sayang. Kau harus mandi dan ganti baju. Kau terlihat seperti gelandangan kelas atas," ucap Isabella sambil menarik lengan putranya keluar dari ruangan itu.

Saat Ezzra melangkah keluar dari kantor polisi, disambut oleh cahaya matahari sore, ia tahu satu hal: perang ini baru saja dimulai.

Jeff sudah mengeluarkan senjatanya, tapi Jeff lupa satu hal—Ezzra Velasquez tidak pernah bermain sesuai aturan. Dan Elowen... gadis itu sudah memilih sisinya. Itu adalah kemenangan terbesar yang tidak akan pernah bisa direbut oleh Jeff, meskipun dengan seribu paket narkoba fitnah sekalipun.

1
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Definisi Mertua & Menantu hrs 11 12 spy bisa 'jalan bersama' 🤭👍🥳
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Akhirx, udh resmi bersama 🥳🥳🥳
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Itu udh pasti, predator gk mungkin 'lahir' dari yg bukan Sang Predator 🔥🤟💪
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ: Iya, Ade 🥳🥳🥳
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Tnyata Ibunda 'Ratu' 😎😍🤩
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ: Iya, Ade, kn bikin kepo gmana dulu Mommy ketemu Daddy 🤭🤭🤭
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Kepo juga ini, siapa yg mnyekap Jeff 🤭🤭🤭
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ: Hi hi tnyata kerjaan ... y, De 🤭👍👌
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Asikkk, cwo modeln gini yg dcari wlau itu smua bukan sgala ny 🤣🤭👍
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ: Iya, Suka² Ade yg jd Penguasa Crita 🤣👍🥳
total 2 replies
Dev..
waahh ngeri pembalasannya 🤧
Ros 🍂: author Minta maaf ya kak 🤭🙏🏼
total 1 replies
ren_iren
akhirnya, kau akhiri juga derita tiada akhirnya si elowen kak.... gas halalin Ez biar bisa ehm..... 🤭😁😂🤣
Ros 🍂: hmmm tunggu kak tunggu 🤭🤣🤣
total 1 replies
Dev..
bener ternyata dugaanku klo yg nyekap Jeff ibunya Ezzra😊 semangat balas dendamnya Tante🙌
Ros 🍂: hiyah kak🥰
total 1 replies
Dev..
apa yg culik Jeff itu ibunya Ezzra y thor??
Ros 🍂: wkwkw bisa ketebak ya kak🤭🤣
total 1 replies
Forta Wahyuni
gercep tangkap Jeff, tunjukkan kekuatan kluarga elowen dan ezzra n mencari psikopat sep Jeff tdk lah susah. hancurkan smua yg berhubungan dgn jeff
Ros 🍂: Nah benar kak🤭🙏🏼
total 1 replies
ren_iren
syokkkk diriku....
biasanya si laki yg dibikin babak belur di ceritamu kak....
poor elowen...
Ros 🍂: maafkan author 🤭 🙏🏼🫶
total 1 replies
Dev..
ngeri banget Jeff kyk psikopat gtu😡
Dev..: maafnya gk diterima thor,,harus dipenjara Jeff.nya. 🙂
total 2 replies
winpar
lnjut thorrrr
Ros 🍂: siap kak🙏🏼🥰
total 1 replies
ren_iren
sihhhh ngeri kali derita elowen tiada akhir..... dahlah patah hati trauma dikelonin ezzra cinta ma ezzra nah sekarang dibonyokin lagi sm si Jeff...
ren_iren: apakah karma....
dulu kan dia jahatin flo, yaa meski flo sm al enak2 nananinu.... 🤭
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Sedih tp untung El msh selamat 😔
Ros 🍂: hihi🤭🥰
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Wuiiihhh Ibunda Ratu, udh dtg 😎😍🤩
Ros 🍂: haha iya Kak🤭🥰
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Klo 2 Sahabat saling mngkhianati, jdx gini y, De 🤦🤦🤦
Ros 🍂: iya kak, Entahlah Mau kasihan sama siapa author bingung 😅🤣
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Wkwkwkwk untung pny bnyk cadangan hp & nomor y 🤭🤭🤭
Ros 🍂: wkwkwk🤭
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Casing beda tp 'dalamny' sama 🤦🤦🤦
Ros 🍂: kasihan sekaleee🤭🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!