NovelToon NovelToon
Perjalanan Sang Malaikat

Perjalanan Sang Malaikat

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Spiritual / Reinkarnasi / Sistem / Mengubah Takdir / Perperangan
Popularitas:970
Nilai: 5
Nama Author: Arkara Novel

Dunia memiliki sistem mutlak yang ditetapkan jutaan tahun lamanya. Sistem rimba, yang terkuat dialah yang berkuasa dan yang lemah akan tersingkir. Sistem itulah awal terlahir kasta antara mahkluk hidup, sebuah hukum yang tidak dapat diubah dan akan terus berjalan. Tahun berganti, hukum mulai goyah. Keadilan tidak diberikan pada yang hak. Namun pada yang berkuasa. Jutaan tahun berlalu. Langit menciptakan hukum baru yang berpusat pada keseimbangan. Malaikat penyelamat bagi mereka yang tersingkir, memiliki tujuan menghancurkan sistem yang telah goyah. Dewa agung menjadi dakwa yang berdosa telah menciptakan iblis berwujud cahaya. Mereka yang berkuasa melawan mereka yang dibuang, terus bertahan hidup untuk melanjutkan perang tiada akhir demi jawaban kebenaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arkara Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 017 —Kebebasan

Setelah kepergian Lan Shu, Shi Jian tidak lagi memiliki seseorang yang bisa berbagi penat disela kesibukannya. Selama seminggu penuh, ia menjalani tugas pemimpin sekte dalam kebimbangan dan kesepian.

Sementara itu, pasukan dari rencana yang telah mereka susun sudah menyebar. Mempertahankan setiap kota yang menjadi pertahanan pertama wilayah Timur, setiap langkah dan informasi yang mereka dapatkan harus diambil keputusan dengan bijak, salah langkah maka mereka akan mendapatkan kerugian besar.

Kecerdasan dan kebijaksanaan Shi Jian mulai dilatih lebih tinggi saat ini, untuk menjadi pemimpin yang dapat dipercaya dan dibutuhkan. Walaupun tugas ini sering menguras otak nya, biar lah seperti itu. Ini tanggung jawab yang ia ambil, demi klan. Ia harus melakukan semuanya.

Saat waktu senggang seperti ini, ia duduk didepan jendela ruangan pribadi nya. Dengan banyak berkas informasi, Anggaran biaya, kerja sama, dan bandit-bandit yang sering muncul.

Ia meminum teh hangat sembari menatap keluar jendela, hari cerah dengan angin sepoi-sepoi menerpa wajah nya. Ia menutup mata, menyerapi ketenangan itu. Dan merindukan saat-saat bersantai bersama Zabarin dihari seperti ini, diatas gazebo dan menikmati teh hijau dari gunung.

"Hah... Kira-kira seperti apa mereka sekarang, dan sudah sampai dimana?" Gumam Shi Jian, menanyakan kondisi Zabarin dan Enki walaupun tidak ada yang menjawab.

Shi Jian terdiam, ia memperkirakan perjalanan kedua teman nya itu. Mungkin besok mereka tiba dikota caelundra, ada begitu banyak pertanyaan didalam kepala nya. Dan juga kekhawatiran tentang mereka, namun kini ia telah kehilangan kebebasan yang ia miliki, dengan menjadi pemimpin klan. Ia harus mengurusi semua kebutuhan klan dan juga kenyamanan penghuni nya.

Serta terikat dengan aturan-aturan yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu, itu membuat nya tidak bisa pergi kemana-mana. Dan hanya bisa berdiam diri ditempat ini, mungkin sampai ia mati.

Tok... Tok... Tok.

Tiba-tiba saja pintu diketuk tiga kali, menyadarkannya pada dunia realistis ini. "Masuk!" Seru nya, dan penasihat Lan Bing muncul dibalik pintu. Membawa kertas yang digulung, yang berisikan informasi dari pasukan garda terdepan mereka.

"Tuan... Pasukan mata-mata yang kita kirim kekota caelundra menemukan seseorang yang sama, seperti yang tuan jelas kan... Bersama dengan lukisan nya, agar informasi ini valid!" Ucap nya sembari memberi surat itu, yang berisikan pemberitahuan lokasi dan ciri-ciri dari orang yang mereka maksud. Beserta kapan mereka menemui orang itu.

Saat membaca itu, ia ragu dengan kebenaran nya. Karena dari informasi, mereka hanya menulis satu orang saja. Tanpa detail lain tentang siapa yang datang bersama nya, membuat nya ragu keaslian informasi ini.

"Ini tuan... Ini lukisan wajah dan ciri-ciri orang itu, lihat lah... Apakah memang pemuda ini yang anda maksudkan itu?" Tanya tuan Lan Bing lagi, sembari membukakan sebuah kertas poster dengan wajah serta ciri fisik Yang sangat familiar.

Rambut pendek hitam, bentuk wajah diamond, senyuman datar dan Sorot mata polos... Serta baju putih seperti seorang bangsawan, Shi Jian terkejut melihat itu. Tidak salah lagi, ini adalah Zabarin. Tapi kenapa, kenapa informasi ini tidak mencatat keberadaan Enki ataupun Azrealon?.

"Benar... Dia adalah orang yang ku maksud, tapi seingat ku... Dia pergi bersama kedua orang teman, dimana teman nya itu?" Seru Shi Jian penasaran sekaligus khawatir.

"Saya juga tidak tau pasti tuan... Isi surat itu hanya tentang pemuda berbaju putih ini. Tanpa orang lain lagi disisi nya!" Shi Jian menatap kembali surat itu, siapa tau ada detail kecil yang ia tinggalkan. Namun nihil, semua nya menceritakan secara gamblang lokasi, waktu, dan ciri fisik Zabarin tanpa ada kata lain menyangkut orang kedua.

Shi Jian berpikir keras, mencoba mencari solusi. Dan segera berkata, "Tetap pantau mereka... Dan jangan bersinggungan atau mencoba melawan, mereka bukan lah orang yang lemah!" Titah Shi Jian, memberikan langkah selanjutnya sekaligus peringatan.

"Baik tuan... Saya akan mengirim pesan itu!" Balas penasihat Lan Bing, dan keluar dari ruangan itu. Sementara Shi Jian terus berpikir, bagaimana ini bisa terjadi. Apakah terjadi sesuatu diantara mereka sehingga mereka memilih berpisah ditengah jalan?. Atau apa?.

Ia hanya berharap itu tidak terjadi, melihat betapa dekat nya kedua orang itu. Kecil kemungkinannya terjadi pertikaian, jikapun itu terjadi. Mereka mungkin hanya menilai nya sebagai candaan, dan besok nya masalah itu hilang tanpa jejak.

\*\*\*\*\*\*

PoV Zabarin

Sudah seminggu berlalu, perjalanan mereka lancar tanpa hambatan. Jikapun ada, mungkin hanya monster roh yang menggangu mereka disetiap hutan yang mereka lewati selama ini. Namun ia tidak menganggap itu sebuah hambatan, melainkan peristirahatan untuk memanen uang lebih banyak.

"Hah... Seminggu ini, sekiranya bagaimana kabar Shi Jian ya?" Gumam nya sembari memegang kepala belakang, berjalan santai seolah tidak takut akan terjadi sergapan dihutan liar ini.

"Mungkin ia sedang berpesta lebih dulu... Dan menghabiskan makanan yang tersaji!" Balas Enki dari belakang, menggandeng tangan seorang remaja. Anak itu adalah Azrealon, selama seminggu ini ia sudah bisa berjalan. Walaupun harus digandeng untuk jarak yang begitu jauh, namun itu adalah peningkatan yang luar biasa.

"Jian sialan... Jika dia menghabiskan makanan untuk kita, aku akan menghajar nya saat tiba disana!" Jawab Zabarin kemudian, sembari membunyikan kedua jemari tangan nya. Menanggapi candaan itu seakan serius.

Enki hanya tertawa melihat sikap itu, namun juga sedikit aneh. Beberapa waktu Zabarin menjadi berbeda dari dirinya sendiri, namun jika diwaktu seperti ini. Ia kembali menjadi pemuda polos penuh semangat itu.

Ia kemudian menyusul jalan Zabarin dan menyentuh pundak nya, "Tunggu apa yang kita nantikan didepan sana... Kau akan melihat sesuatu yang luar biasa, juga... Kenyataan pahit!" Seru Enki, dan mendahului langkah kaki Zabarin. Tubuh Zabarin menegang, ini artinya mereka telah melewati hutan terakhir sebelum tiba di wilayah terbuka yang mana terdapat kota yang mereka tuju diujung sana.

Hatinya ikut bergemuruh, seperti apa tempat itu?. Apakah itu kota yang besar dan megah, ataukah ada pulau-pulau melayang disekitarnya?. Dan naga terbang indah di langit?.

Ia begitu menantikan saat-saat itu, saat menegangkan karena didepan nya kini. Terbuka pintu dunia luar, jalan menuju kebebasan nya. Cahaya remang mulai menusuk dibalik dedaunan, membuat ia menahan nafas dibalik kegugupan.

Sreek! Enki membuka jalan semak didepan nya, membawa Azrealon melompat dan melihat Padang rumput itu. Zabarin, dengan tangan bergetar menyibak semak dengan lembut. Sedikit demi sedikit cahaya mulai masuk lebih terang, sampai akhirnya. Mata yang terpejam didalam belenggu dinding itu, kini melihat kebebasan yang sesungguhnya.

"Hah..." Menarik dan menghembuskan nafas, matanya terpana dengan apa yang dia lihat. Bintang-bintang mulai muncul Dimata yang indah itu, menghadirkan fatamorgana yang nyata. Seakan sedang melihat surga dunia.

Didepan nya kini, terpampang ribuan meter Padang rumput yang hijau. Ditumbuhi beberapa pohon dibeberapa titik, sungai mengalir dari hutan menuju danau. Dengan suara aliran dan air yang jernih, begitu juga langit yang bersinar terang diatas mereka.

Sampai akhirnya, diujung sana. Terlihat lah sebuah kota Megah, begitu luas dengan dominan biru. Seperti dinding yang terbuat dari permata, namun bukan itu yang mambuat ia terpana. Tapi apa yang ada dibelakang kota itu, danau yang begitu besar... Berwarna biru membentang begitu jauh, sampai matanya sendiri tidak dapat melihat ujung dari danau luas itu.

"Danau yang begitu besar!" Gumam Zabarin tidak sadar, Enki yang mendengar itu tertawa sembari menggeleng. "Tidak... Air biru yang terhampar luas itu bukan lah danau, melainkan lautan... Lautan lah inti dari sumber kehidupan, memiliki sumber daya tak terbatas dibawah nya... Seperti garam, yang jikapun dipanen... Pabrik yang mengelola nya, tidak mungkin bisa menghabiskan sumber daya itu!"

"Lautan?" Tanya nya, Enki mengangguk. Bahkan ia sendiri tidak tau apa itu laut, sebagian ingatan nya telah hilang. Bahkan sumber dari kehidupan itu saja ia tidak tahu, ini membuktikan. Bahwa ia benar-benar tertinggal zaman.

"Sudahlah... Kau bisa menikmati keindahan itu dari dekat jika kita sudah tiba. Apa kau hanya ingin menikmati luasnya lautan itu dari jauh?" Tanya Enki, mengajak Zabarin untuk melanjutkan perjalanan. Mungkin sore mereka akan tiba, walaupun kota itu sudah terlihat di mata mereka.

Namun nyatanya, kota itu masih begitu jauh. Karena mereka berada didataran tinggi... Makanya kota itu seolah sangat dekat. Zabarin mengangguk, Enki benar... Tidak hanya bisa menikmati bagaimana berenang dilautan itu, ia juga bisa bertemu kembali dengan Shi Jian. Walaupun, itu hanya harapan palsu.

Mereka menuruni bukit itu, yang tidak curam. Namun seperti jalan mulus dan cukup tinggi, membuat mereka tidak ribet untuk mencari jalan bagus. Disepanjang perjalanan ini, mata Zabarin masih tidak lepas dari lautan itu. Biar bagaimanapun, keindahan itu masih lah begitu luar biasa.

Wuuusshhh! Angin menerpa diatas mereka, beberapa burung terbang bebas diangkasa. Zabarin melihat nya, burung-burung yang terbang menuju lautan. Hal sederhana itu, bisa membuat nya takjub. Seakan ia sedang melihat simbol dari kebebasan itu sendiri.

Semakin jauh, semakin ramai pula jalan ini. Dengan para pedagang dan perantau yang hilir mudik, membuat perjalanan mereka tidak lagi sepi. Setiap orang Yang melewati mereka, menegur dengan ramah dan sopan. Seperti kerabat yang terpisah jauh.

Merekapun membalas dengan sopan dan ramah tentu nya, ini membuat Zabarin senang sekaligus bingung. Baru kali ini ia melihat begitu banyak manusia, namun juga bingung. Tentang sistem yang dikatakan langit saat itu. "Hah... Sudahlah, tidak perlu dipikirkan terlalu jauh!" Batin nya, mencoba menyingkirkan banyak spekulasi yang muncul dibenak nya.

Dan menikmati keindahan alam ini, angin laut dan hutan. Aliran sungai yang jernih, sapaan ramah dari orang yang lewat. Membuat dunia nya begitu tenang dan juga berjalan lurus dengan keadilan.

Saat ini. Ia memiliki keinginan baru, yaitu mempertahankan kedamaian ini sebisa mungkin. Dari orang yang ingin menghancurkan nya, agar semua orang memiliki tempat untuk bersenang-senang dan tertawa bersama.

1
Anggi
😍
Beliau
mampir kak
Assai Saga
Ceritanya cukup asiik...
HNP_FansSNSD/Army
Yuk baca, like, komen dan follow nya saling 💪. bab baru sdh up, yang suka cerita alur time traveling. soal kaper nanti di perbaiki, baca aja dulu isinya.

judul : Professor & Student: Love Through Time.

ikuti setiap langkah bab barunya sampai tamat enggak setengah², terima kasih ☺️🙏🏻💪.
HNP_FansSNSD/Army
Yuk follback balik.
elica
aku udah like nih kak, jangan lupa like back cerita aku ya kak🙏🥺
🖤⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘƳ𝐀Ў𝔞
aku mampir, ceritanya keren 🫶
🖤⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘƳ𝐀Ў𝔞: siap 😊
total 2 replies
Drezzlle
di tunggu kelanjutannya
Arkara Novel: siap bg, awal rilis 3 bab... baru konsisten seminggu 3x —selasa,kamis, sabtu/Smile/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!