Halllooowww.....para readers yang asyik-asyik mampir yuk dinovelku. Maaf ya kalo banyak typo-typonya.
Haiii....namaku Hanum Anastasya wijaya, saat ini aku sudah menyelesaikan S2 ku diharvard university dan dengan kecerdasan diatas rata-rata yang kumiliki sehingga aku bisa bekerja diperusahaan GMT Coporation perusahaan terbesar diamerika.
Namun saat ini aku harus pulang ketanah air karena desakan mamaku tersayang.
Menjadi anak tunggal merupakan beban yang sangat berat kurasakan.
Ketika tiba ditanah air dan bertemu dengan masa lalu, disinilah ceritaku dimulai...
"Terus maju dengan masa lalu atau meninggalkan masa lalu adalah sebuah pilihan yang menjadikanku tak bisa menghindarinya"
(Hanum Anastasya Wijaya)
"Sekian lama kumencarimu, kini kau datang dihadapanku membuatku tak akan melepaskan dirimu lagi"
(Saputra Mandala)
Penasaran????? dengan cerita mereka dan yang akan terjadi dengan mereka selanjutnya???
Baca yuk novel karya pertamaku berjudul "Dia yang Tak Dapat Kuhindari" yang diterbitkan oleh Mangatoon
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roslaniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23.
Pembicaraan dengan kedua orang tuanya semalam membuat pikiran Hanum kemana-mana sehingga konsentrasinya hilang entah kemana, berkas yang membutuhkan perhatian didepannya pun tidak disentuhnya.
Hanum yang biasanya tidak pernah membawa persoalan pribadinya kekantor, tapi hari ini justru sebaliknya. Perasaannya tidak menentu antara memenuhi keinginan orangtuanya yang sangat dia sayangi dan perasaannya yang terluka. Kedua orang tuanya tidak menerima penolakan lagi seperti sebelum-sebelumnya.
Kemudian Hanum teringat kedua sahabatnya yaitu Risa dan Kykan, lalu Hanum menelpon keduanya untuk meminta pendapat kedua sahabatnya sekaligus makan siang bersama. Mereka bertiga memang sejak dulu selalu terbuka satu sama lainnya. Mereka layaknya saudara kandung.
drrrrttt drrrrttt drrrrttt
Telpon Risa berdering, setelah melihat nama pemanggil hanum is calling ..... , langsung menggeser tombol hijau untuk menjawab "Hmmmm,,,,tumben lo nelpon, nyet,,,"
"salam dulu, baby,,,,jangan nyat nyet , aja lo" sewot hanum
"Iyya,,,waalaikumsalam,,,"jawab Risa ketus
"Ckk...aku kan belum assalamualaikum, lo langsung jawab aja,,,waaahhh stress nih manusia planet". balas Hanum nggak mau mengalah
"Ada apa sih, lo nelpon gue disaat sibuk kayak gini???"tanya Risa
"Gue mau ngajak lo ama Kykan lunch bareng, entar gue jemput lo".kata hanum
"Ok...dari tadi kek ngomong, entar gue telpon si Kykan". balas Risa dengan semangat
"Siippplah, tapi lo on time di lobby kantor lo, ya...malas gue lama-lama dikantor lo itu".
"Iyya,,,b aja kali, entar juga lo jadi nyonya kantor gue, xixixixi". jawab Risa terkikik geli
"See you, bye,,,," kata Hanum tanpa menghiraukan kata-kata Risa dan menutup telpon secara sepihak.
Setelah itu kemudian Rima masuk keruangan Hanum setelah dipersilahkan masuk, sambil membawa benda pipih andalannya, kemudian Rima membacakan jadwal Hanum.
"Ok kak Rima, jadi hari ini jadwalku hanya menyelesaikan berkas-berkas ini, ya". sambil memandang berkas yang menumpuk didepannya.
"iyya, bu Hanum,,,"balas Rima karena dilingkungan kantor makanya memanggil Hanum dengan bu.
"Oh ya kak Rima untuk jadwal minggu depan, saya minta kak Rima aja deh yang menghandle semuanya untuk beberapa hari, kalo memang butuh persetujuan dari aku, bisa tunggu aku pulang dulu".kata Hanum lagi
"Tapi bu, kita tidak ada jadwal keluar kota selama bulan ini". kata Rima lagi
"hehehehe....Hanum ingin menghilangkan diri sejenak kak". balas hanum. "kak,,,hanum lunchnya diluar ya, bareng Risa dan Kykan, kalo ada apa-apa telpon aja".lanjut hanum
"Ok deh,,,".Rima menautkan telunjuk dan jempolnya pertanda oke.
Dikantor perusahaan Wiwaro group tampaklah dua orang disudut lobby sedang berdiri sambil memperhatikan kendaraan yang lewat menunggu sahabat mereka menjemputnya. Mereka tidak mau membuat sahabat mereka menunggu mengingat hubungan bos mereka dengan sang sahabat. Yah...mereka adalah Risa dan Kykan.
Tak lama kemudian terdengar bunyi klakson mobil Hanum bertepatan dengan Putra dan asistennya keluar dari lobby, sehingga Risa dan Kykan menyapa bossnya bersamaan "Selamat siang, pak,,,,"
Putra membalasnya sambil tersenyum "selamat siang,,,,"
Hanum tidak memperhatikan sekitarnya, dia hanya fokus melihat kedua sahabatnya. Dengan membuka kaca mobilnya sambil berteriak memanggil kedua sahabatnya, sehingga Putra yang mendengar suara Hanum tiba-tiba menghentikan langkahnya dan tersenyum kemudian berkata pada asistennya "ikuti mereka,.Dit,,,"
"Baik boss,,,"jawab Adit sambil geleng-geleng kepala, heran dengan tingkah bossnya yang tidak seperti biasanya.
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
maaf lagi readers,,,,author lama up datenya, mendampingi anak yang masih setia dengan pembelajaran jarak jauh.
smoga corona cepat berlalu sehingga keadaan bisa normal kembali.
males aku...lbh baik dgn anand yg mencintai hanum apa adanya
bagus tindakan mu hanum..
mampuslah lu putra...
hanum...jngn mau beehubungan dgn putra...merwka kluarga toxic