NovelToon NovelToon
Aku Dicintai Oleh Guruku

Aku Dicintai Oleh Guruku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:6.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ummu Friska Nanda Raisa

seorang gadis SMU tiba-tiba dilamar oleh gurunya sendiri..

kira2 apa yang terjadi ya!?

Hanya cerita halu ☑️
Hiburan ☑️

Ini hanya sekedar cerita halu saja. Author minta maaf jika apa yang ada di dalam cerita tidak sesuai dengan kenyataan.🙏

Jangan jadikan bacaan dalam cerita ini sebagai keseriusan. Jadikan isi dalam cerita novel ini hanya sebagai hiburan di kala senggang saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Friska Nanda Raisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Balasan tulisan Ai

“Ai, sampai sebegitunya kamu menaruh harapan besar padaku. Sampai-sampai kau menulis ini semua.” Gumam pak Chandra ketika membaca tulisan yang semalam aku tulis

Lalu pak Chandra pun membuat tulisan balasan di bukuku...

Ai...

Terimakasih...

Kau adalah segalanya...

Kau adalah satu-satunya...

Kehadiranmu...

Berarti dalam hidupku..

Hanya kau yang aku mau

Hanya kau yang aku inginkan

Tak ada yang bisa merubah itu

Aku kan menjagamu

Aku kan membimbingmu

Aku kan tetap ada di sisimu

Ai...

Saat ini, detik ini...

Kan kubuat kau tersenyum

Kan kubuat kau bahagia

Janganlah kau bersedih

Jangan kau pikirkan kepedihanmu

Karena laramu adalah laraku

Pedihmu adalah pedihku

Tersenyumlah selalu...

Kau adalah pelita dalam hari-hariku

Ai..

Terimakasih...

Seperti itulah tulisan yang pak Chandra buat dalam bukuku, sebelum akhirnya dia pergi ke kantornya.

***

Di saat yang bersamaan, aku dan Nara sedang sarapan di kantin.

“Eh.. Bagaimana? Ceritakan donk.” Ucap Nara memohon

“Iya-iya aku ceritakan.” Ucapku

“Jadi begini, sebenarnya gosip yang bilang kalau pak Chandra dan juga Riri itu ada hubungan tidak benar. Masalahnya kemarin pak Chandra bilang sendiri ke aku kalau mereka berdua tidak ada hubungan apa-apa.” Jelasku

“Jadi itu tidak benar ya?” tanya Nara memastikan

“Iya. Itu tidak benar.” Sahutku

“Terus, cuma itu saja?!” ucap Nara yang tidak percaya kalau hanya hal itu saja sampai bisa buat aku senyum-senyum sendirian

“Ya tidak juga sih, Nar. Yang buat aku senyum-senyum sendiri itu gara-gara ucapannya.” Ucapku

“Ucapan? Ucapan yang bagaimana maksud kamu?” tanya Nara

“Hmm... Dia bilang kalau aku adalah satu-satunya yang dia mau. Dia tidak akan pernah lihat orang lain lagi.” Ucapku malu-malu

“Oh.. Co cweet..” goda Nara

“Ah.. Jangan begitu donk. Nar. Aku kan jadi malu..😳” ucapku

“Halah... Segitu saja malu. Kaya lagi cerita sama siapa saja.” Ucap nara

“Ya walaupun aku lagi cerita sama kamu, tapi kan tetap saja aku malu, Nar.” Ucapku

“Bwahahaha...” spontan Nara pun tertawa mendengar ucapanku

“Nar, kamu kok ketawa sih?” protesku.

“Ai.. Ai.. Bagaimana aku tidak tertawa. Kamu tu ya. Kalau sikap kamu seperti ini, buat orang jadi gemas tahu tidak sih?!” ucap Nara

“Au ah.” Sahutku dan itu membuat Nara semakin tertawa lepas

“Ya sudahlah, Nar. Aku ke kelas dulu. Sudah kenyang. Thanks ya.” Ucapku dan langsung pergi meninggalkan Nara sendirian

“Buju buset dah ni anak. Habis manis sepah dibuang. Kok tinggalin aku begitu saja sih.” Gerutu Nara

“Woi Ai, tunggu...!!” panggil Nara sambil berteriak

Sesampainya di kelas, aku pun langsung menyiapkan buku pelajaran karena sebentar lagi kelas dimulai

Setelah seharian belajar di kelas, akhirnya tiba saatnya untuk pulang. Seperti biasa, aku menunggu pak Chandra di tempat biasa.

Disela-sela aku menunggu, aku pun mencoba buka lagi buku kecil yang aku bawa. Setelah aku membukanya, aku mendapati ada tulisan tangan pak Chandra di sana.

“Pak, terimakasih banyak atas semuanya. Aku pastikan, aku tidak akan pernah menyesal menerima bapak.” Gumamku lirih setelah membaca tulisan tangan pak Chandra itu

Di saat yang bersamaan, pak Chandra datang

“Masuklah, Ai.” Perintah pak Chandra dan aku pun masuk

Saat di dalam mobil, aku pun diam saja dan ini membuat pak Chandra bingung

“Ni anak kenapa lagi? Apa aku sudah buat salah lagi?” gumamnya dalam hati

“Ai, kamu ada apa? Kok diam saja.” Tanya pak Chandra memberanikan diri

“Oh mas, tidak ada apa-apa.” Sahutku

“Biarlah yang tadi itu menjadi rahasia kita berdua. Tidak perlu dibahas dan kita masing-masing cukup tahu saja.” Fikirku dalam hati

.

.

.

.

.

Lanjut yuk teman-teman..👇

1
Qaisaa Nazarudin
Hubungan yg Express menurut ku,takut aja hujung2 nya jadi petaka..
Qaisaa Nazarudin
Waahh Aina ternyata juga mau2 nya ya di lamar,gak ada ketus2 nya,gak ada acara langsung nolaknya,gak tanya dulu tuh guru kenapa secara tiba2 aja ngelamar kamu?? ckk
Cia Sanu
bagus
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
Sabar ya Nala. Semoga aja kamu bahagia selalu
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
Duh sumpah, Baper aku. Tapi ya ngga di sekolaham juga Bapak😊😊
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
Bullying di sekolah memang meresahkan😔
Devi Handayani
astagfirulloh.... kelakuan anak sekarang yee😠😠😐😐😐
Devi Handayani
syokoorrr... dasar cewe ganjen🤪🤪🤪
Devi Handayani
tuh kan🥱🥱🥱🥱
Devi Handayani
bagus nara..... oneng aja trus si ai.... mumpung masih jadi mode oneng😅😅😅😅😅
Devi Handayani
walah yg ini mah guru rasa murid..... murid rasa guru🤭🤭😜😜
Devi Handayani
wah jangan jangan aina bukan anak kandung ibunya nih kayaknya..... ayo ngaku thorrr🤔🤔🤔
Devi Handayani
saya... duaaaaaarrrrrrrtttttt meletus balon merah🎈🎈🎈🎈🎈
Devi Handayani
sepertinya pak guru.... guru segala bidang hehhehe😁😊😊😊😁😁
Devi Handayani
sabar pak guru... tahan esmosi mu itu😚😚😚
Devi Handayani
Luar biasa
Devi Handayani
pak guru mah dah bucin dari awal ke ai🥲🥲🥲
Devi Handayani
duh kenapa jadi kebayang suami yaa..kok mirip sih😁😁
Devi Handayani
yahh sabar ya pak guru ngadepin bocah ababil😌😌😌
Devi Handayani
lucu juga..... beginilah kisah kasih disekolah dengan si dia duudududu
lah kok malah nyanyi sayah😅😅😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!