NovelToon NovelToon
Bai Xian

Bai Xian

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Epik Petualangan / Dendam Kesumat
Popularitas:433.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Qian Shan

Seorang penjahat kadang terbentuk dari orang baik yang tersakiti.

Mungkin pepatah itu tepat di sematkan untuk pemuda bernama Ba Xian.anak berbakti yang selalu mendapat perlakuan kejam di dunia kultivator dan selalu di anggap sampah, hingga memutuskan untuk menjadi kuat hanya agar dirinya mendapat kelayakan.

Seperti apakah akhir kisah dari perjuangan seorang Bai xian???

Ikuti terus kelanjutan kisahnya.....!!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qian Shan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Komandan Shun Yuk

Bai Xian yang menyadari dirinya tengah di ikuti,sengaja mengurangi kecepatan pacu kudanya.ia sedikit penasaran dengan beberapa orang yang ia kira akan membuat masalah.

Tiga kuda yang mengejar Bai Xian akhirnya berhasil melewati dan berhenti tepat di depan jalur kuda Bai Xian.

"Jia Yue menyapa Tuan Muda Xian! "

"Luo Feng menyapa saudara Xian!? "

"Fang Hu menyapa saudara Xian!? "

Sapa ketiganya mengepalkan tinju tanpa turun dari pelana.sementara Bai Xian tak memiliki minat menyambut sapaan ketiganya.

"Menyingkirlah! " seru Bai Xian acuh bahkan mengusir ketiganya,walau sebenarnya ia mengenali tiga wajah yang ada di hadapannya saat ini.

"Saudara Xian_? apa kau tidak mengenali kami bertiga? " tanya Luo Feng.ia yang merasa memiliki hutang budi, tentu saja heran dengan sosok Xian.

"m_? "angguk Fang Hu. sementara Jia Yue menatap intens Bai Xian dan menganggap sikap Bai Xian sangat berbeda dengan yang dulu.

" Aku tau kalian! kau dari keluarga Jia, keluarga Luo dan keluarga Fang bukan?"

"Sekarang lebih baik segeralah kembali ke kediaman keluarga kalian! dan sampaikan pada kepala keluarga kalian, untuk tidak ikut terlibat dengan akademi Pedang Langit dan Tuan kota daun Perak! " ujar Bai Xian memasang wajah serius.

"Jadi Benar_? kau adalah Bai Xian, sang pembantai Klan Bai" tutur Jia Yue sedikit ragu.mata tegas Bai Xian segera mengarah pada sosok cantik yang masih duduk anggun di atas pelanannya.

"Ya_aku adalah Bai Xian! maka sekarang, lebih baik kalian menyingkirlah dari jalanku!! "Seru Bai Xian.

" Hyaaa....! " Bai Xian menerobos ketiga kuda tunggangan remaja itu dan kembali memacu kudanya.

"Haizzz.... Nona Yue, kenapa kau lupa memberikan tali kekang itu?! "ucap Fang Hu pada Jia Yue, yang sebelumnya ketiganya memang ingin memberikan tali kekang yang dulu Bai Xian pakai untuk mengikat kalajengking hitam.

" Aku lupa! " ujar Jia Yue, sembari menepuk keningnya sendiri. sementara Bai Xian sudah berlalu cukup jauh dan hanya tinggal beberapa saat saja sampai di gerbang kota Daun Perak.

"Wajah pemuda itu begitu dingin.auranya sangat berbeda dari yang dulu saat bertemu di hutan itu! Sedalam itukah dendam mu pada Klan Bai? " gumam Jia Yue.ia tahu semua perihal mengapa Bai Xian berlaku kejam pada Klan Bai.ia juga tau kalau Bai Xian adalah pemuda yang hendak di jodohkan dengannya.

Jia Yue Menepis lamunannya,Tak lama, ketiganya pun memacu kudanya ke arah yang sama dengan Bai Xian.hingga ketiganya memaksa kuda mereka berhenti saat sebuah bola energi berkekuatan merusak menyasar ke arahnya.

BOOOOMMMM.....

Beruntung,Jia Yue dan dua sahabatnya masih sempat menghindari serangan yang mengarah pada mereka dengan melompat dari kuda.

Jia Yue yang sempat tersungkur di tanah, perlahan bangkit. ia menatap arah tak jauh kedepan, memandang sosok pemuda yang kini tengah berdiri dengan gagah namun dengan sikap sangat dingin menenteng sebilah pedang mengahadap ratusan prajurit kota dengan persenjataan lengkap.

"Bai Xian? " gumam Jia Yue dengan suara lirih.

Sementara Bai Xian beradu tatap dengan seorang komandan yang bernama Shun Yuk.

"Nak Xian_? urungkan niat mu! kembalilah,Jalani petualangan mu tanpa harus merusak kota tempat kelahiranmu sendiri! cukuplah Klan Bai di kota ini saja yang kau musnahkan, jangan menambahkan musuh yang lain!" seru Komandan Shun, mencoba membujuk Bai Xian.

Komandan Shun Yuk sendiri mengenal Bai Xian secara pribadi, karena ia dan Bai Yuan adalah sahabat,dahulu Bai Xian bahkan sempat ingin seperti komandan Shun Yuk yaitu menjadi seorang prajurit.

Kini Bai Xian hanya bisa tersenyum,ia tak merubah ekspresi dinginnya pada komandan Shun Yuk.

"Komandan Shun. apa kah Tuan kota yang meminta anda agar memberi sambutan untukku? "

"Tentang siapa yang memberi perintah? Itu tidaklah penting Nak Xian! Kau tak perlu menanyakan tugasku, karena aku yakin dirimu pun tau bahwa seorang Bai Xian adalah ancaman bagi kota Daun Perak? " sergah Komandan Shun yuk menjawab.

"Ancaman ya_? Komandan Shun Yuk. demi persahabatan mu dgn ayahku dulu, aku tidak akan membunuhmu!tapi aku tidak menjamin seluruh nyawa prajurit mu! "

Swooooossssss....

Bai Xian bergerak dengan kecepatan tinggi,menerjang barisan pasukan kota yang berjejer di depan gerbang.

"Bentuk formasi pertahanan! " teriak Komandan Shun.

"Hu... Hu... hu...!!! " Seratusan prajurit memasang tameng untuk mengahalau serangan yang akan di lancarkan oleh Bai Xian.sementara lainnya mencorong kan tombak di celah celah tameng tersebut.

"Kalian telah memilih, maka akan aku turuti,,, jurus pedang ke tiga, tebasan badai... Woooosssss" Bai Xian memainkan pedang seraya menyerap energi langit dan bumi pada bilah pedang,sejurus kemudian ia menebaskannya ke arah prajurit kota.

DUUUAAARRRR.......

Puluhan prajurit terpental akibat terjangan energi dari jurus ketiga pedang badai,mereka yang terhempas mendapat luka luka yang cukup parah bahkan beberpa di antaranya langsung tewas seketika.

Bai Xian tidak menjedah,ia terus memberikan serangan lanjutan pada prajurit kota.komandan Shun yang mencoba memberikan tekanan pada Bai Xian, justru harus terdesak saat bertukar dengan Bai Xian.

BAMMM.....

Tubuh komandan Shun di paksa keluar dari pertarungan akibat tinju Bai Xian yang menggebuk dadanya.Sementara Bai Xian melanjutkan pertarungan melawan sisa prajurit. ia dengan mudah berkelit dari puluhan senjata yang menghunus ke arahnya.

Dengan lincah, Bai Xian menangkis setiap senjata yang mengarah pada tubuhnya,seraya memberikan serangan balasan dengan berbagai keterampilan beladirinya yang berada di tingkat raja.

BAMM....

Bai Xian menghentakkan kakinya ke tanah menggunakan aura ranah Bumi, membuat semua prajurit terpental, Bai Xian tidak menyiakan, ia langsung bergerak cepat menebas semua pasukan yang dalam kondisi terpental.

Slasssshhhh.... slasssshhhh....

Tanpa ekspresi wajah, Bai Xian membabad habis pasukan kota Daun perak dan sangat di sayangkan, komandan Shun Yuk harus menyaksikan bagaimana Seorang Bai Xian membantai semua anak buahnya, pun dengan Jia Yue, Fang Hu, Luo Feng.

Mereka tak dapat berkata kata saat Bai Xian benar benar membuktikan ucapannya, yang hanya akan menyisakan komandan Shun Yuk.

Komandan Shun yuk ambruk.sekujur tubuhnya gemetar tanpa bisa di gerakkan,ia bahkan menangis sekeras kerasnya tak kuasa melihat kekejaman dari seorang bocah yang dulu ia anggap sebagai keponakannya sendiri. namun kini,bocah bahkan seakan tuli pada teriakan minta ampunan dari sisa anak buahnya.

"Kenapa kau jadi sekejam ini? " teriak Komandan Shun dengan suara keluh.

"Karena ini yang Klan Bai ajarkan padaku,komandan Shun! Bai Xian yang anda kenal telah mati tempo hari bersama Bai Yuan di tiang pancang.kenapa kau hendak melindungi orang orang yang telah menyiksa sahabatmu? kota ini telah buta sejak dulu komandan Shun! "

"Mereka tak dapat melihat bagaimana Klan Bai berlaku pada Bai Yuan dan Bai Xian selama bertahun-tahun! "

"Kini, di kala Bai Xian terlahir kembali dengan kelayakan, kalian justru ingin mencegah nya untuk mengadili mereka.maka pantas, jika kota ini musnah bersama Klan Bai" tutur Bai Xian.

"Cukup kali ini aku tidak menghitung anda komandan Shun! dan kua harap tidak ada lain kali! " seru Bai Xian mengingatkan.

"Dan Kalian?! jangan sekalipun mencoba mendekati badai, karena ia tak seperti angin yang menerpa untuk membuat kalian sejuk! " kini Bai Xian memberi peringatan pada Jia Yue dan lainnya.

Bai Xian melompat ke kudanya,pergi memasuki gerbang kota melewati ratusan mayat prajurit yang masih hangat.sedangkan komandan Shun sendiri masih berusaha menarik nafas untuk membuang sesak di dadanya.

"Kenapa kau yang harus berlaku seperti iblis nak xian? " lirih Komandan Shun,ia yang mengenal Bai Xian dgn pribadi yang baik,tentu sangat menyayangkan.

_________

1
Tamrin Tamrin
ini thor nya uda di kubur..
skip aja brow..
Dian Mardianto
baguss..
Ahcmad Yatin
tor kapan dilanjut
4wied
iy kapan dilanjutkan
Rustam Mentama
lanjut thor
Mulya Yadi
Kecewa
Dirman
👍🏼👍🏼👍🏿
DK.Tzu
udh biasa awal mc lemah, nanti tetiba masuk lubang, pas kluar udh jdi dewa..
predator77SH
Luar biasa
BankToso
sehat selalu Thor, semangat update trus thor 👍🏼🙏🏼
Lukman 01
mantap min
Anton Budiharjo
Luar biasa
Jimmy Avolution
hadir
atuk
Biasa
atuk
Kecewa
Nur Lilia
sepnjang bab cenggeng terusss..aduhhhh mata ku kemasukan gas bwng.../Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Nur Lilia
Lumayan
Nur Lilia
semoga bai xian cpt sembuh dan mmbawa ayahnya bai yuan berendam dlm kolam air ajaib utk menyembuhkn penyakinya yg sdah nenahun tk sembuh.
Ahmad Huda
lamo nian ngguin kelanjutan nya
Ahmad Huda
mantap dan bagus tapi jgn terlalu lama ngguin kelanjutan nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!