NovelToon NovelToon
Ayo Nikah

Ayo Nikah

Status: tamat
Genre:Romansa / Tamat
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: febrianis

Tidak ada kehidupan yang sempurna, setiap Manusia pasti diuji. Begitu pula dengan gadis manis, bernama Cessioliv. Hidup dengan orang tua angkat, disebabkan orang tua kandungnya telah tiada. Membuat kepribadian Cessi menjadi kuat, seperti baja. Tanpa pernah mengenal arti kasih sayang yang utuh, hingga bertemu dengan pemuda bernama Raka. Membuat Cessi, terjebak dalam sebuah hubungan yang rumit.



Cessi yang memiliki profesi sebagai youtuber, sering terlibat pertemuan yang tidak disengaja dengan Raka. Seolah, takdir ingin mempersatukan kedua insan tersebut. Pada suatu hari, disaat Cessi tengah dirundung perasaan sakit hati. Dimana ibu angkanya mengusir Cessi dan membuat gadis itu tidak memiliki tempat untuk berteduh lagi.

Apakah yang akan terjadi kepada hidup Cessi? Ayo baca dan ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon febrianis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 Sepi

Cessi mengangguk kecil, tanda mengerti dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Raka. walaupun, dia tidak bisa percaya seratus persen dengan apa yang disampaikan oleh Raka. Hingga, pemuda itu memberikan sebuah peringatan kepadanya dengan keras.

“Kamu harus dihukum!”

“Apa? Dihukum?” pekik Cessi yang tidak percaya dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Raka.

Namun, bukannya menjawab, apa yang ditanyakan oleh Cessi. Raka malahan, kembali melajukan mobil yang tengah dikemudikan olehnya.

Tentu saja, hal itu membuat Cessi merasa kesal. Tetapi, tidak bisa protes. Sebab, takut jika Raka kembali marah.

Entah kemana Raka membawa laju mobilnya, membuat Cessi merasa mengantuk. Kelopak mata gadis itu terasa sangat berat, ditambah keadaan malam yang semakin larut.

Membuat, Cessi semakin tidak bisa menahan. Matanya untuk terjaga, akhirnya gadis itu pun terlelap dengan posisi duduk.

Cessi yang seharian menemani Raka bekerja di tambah, kejadian yang baru saja terjadi. Membuat tenang gadis itu terkuras habis.

Raka hanya tersenyum tipis, melihat Cessi yang tertidur. Menurutnya, gadis itu terlihat manis. Jika, tertidur. Daripada dia baungun dan membuat masalah.

Hingga, mobil yang dikendarai oleh Raka telah memasuki sebuah halaman rumah yang besar. Setelah memarkirkan mobilnya, dengan perlahan Raka menggendong tubuh Cessi.

Dia tidak tega untuk membangunkan gadis itu, untuk di rumah tersebut ada Ibu Indah. Asisten rumah tangga yang Raka bayar, untuk menjaga rumahnya. Agar selalu bersih dan rapi.

“Den, ada yang Bibi bisa bantu?” tanya Bik Indah. Ketika, melihat Raka mendekat dengan menggendong seorang gadis yang tengah terpejam.

“Buka kan pintu lebar-lebar! Aku mau masuk dan bantu aku sampai ke kamar!” perintah Raka dan mendapatkan anggukan kepala dari wanita itu.

Bik Indah membantu Raka, sampai ke dalam kamar. Bahkan, Bik Indah diberi tugas oleh Raka untuk menjaga Cessi.

“Ingat, Bik! jangan sampai dia kabur! Kalau Bibik melakukan kesalahan? Bibik taukan, apa resikonya?” ancam raka dan membuat wanita paruh baya itu mengangguk. Tanda mengerti dengan apa yang disampaikan oleh Raka.

Setelah, merasa semuanya di dalam kendali. raka pun pergi. Dia harus pulang ke rumah orang tuanya, terlebih raka harus membereskan masalah dirinya dengan Bargon.

Bukan Raka pengecut, ataupun takut dengan Bargon. hanya saja, kedudukan Ayah Bargon. Bisa menjadi ancaman untuknya.

Sedangkan Bik Indah, kembali menutup pintu. Setelah kepergian Raka, dia menjadi tidak tenang dan selalu waspada.

Sebab, ancaman dari raka. Merupakan momok menakutkan baginya, tentu saja dia tidak ingin. Sampai, pemuda itu melakukan hal buruk padanya.

Wanita itu pun, berjaga-jaga di dalam kamar Cessi. Seperti, apa yang diperintahkan oleh Raka. Dia tidak boleh meninggalkan Cesi sendirian, sampai raka kembali.

Namun, kantuk yang datang. Membuat Bik Indah tidak kuat untuk begadang dan akhirnya. Dia pun tertidur dengan di sofa yang ada di dalam kamar tersebut.

“Ugh … ya ampun! aku ketiduran!” pekik Bik Indah panik dan segera memeriksa ranjang di mana. Seharusnya, ada Cessi.

Wajah Bik Indah menjadi pias seketika, ketika dia melihat ranjang yang kosong. Bahkan, kakinya terasa lemas.

“Ya ampun! Non! Non!” Berkali-kali, Bik Indah berteriak. Seraya mencari keberadaan Cessi.

Hingga, terdengar suara air di balik kamar mandi. Bik Indah pun segera menggedor pintu kamar mandi dengan kencang, dan berteriak.

“Non! Non, Oliv! Non ada di dalam?”

Dengan perasaan yang gusar, seraya menunggu dari jawaban. Namun, masih belum ada sahutan dari dalam. Membuat Bik Indah, kembali memanggil nama Cessi.

“Non! Non, Oliv!”

Klek

Sampai pintu kamar mandi terbuka dan menampakan Cessi yang terlihat pucat pasih, Bik Indah segera menanyakan keadaan Cessi yang nampak tidak baik-baik saja.

“Non, kenapa?” tanya Bik Inda dengan panik. Sekaligus kasihan dengan keadaan Cessi.

“Gue merasa, mau mutahber, Bu!” jelas Cessi dengan nada lemas.

“Muntahber?” tanya Bik Indah yang kurang paham dengan apa yang dijelaskan oleh Cessi.

Cessi pun menjelaskan, jika dia merasa ingin muntah dan buang air besar secara bersamaan. Karena, merasa lemas. Gara-gara, sudah bolak–balik ke kamar mandi. Berkali-kali, membuat Cessi minta bantuan Bik Indah.

“Bu, bisa buatkan gue teh anget? Biar perutnya gak kedinginan,” pinta Cessi dengan lirihnya.

Bik Inda segera menuju ke dapur, setelah mendengar apa yang diminta oleh Cessi. Dia membuatkan teh hangat dengan wedang jahe.

Dia berharap, minuman yang dibuat olehnya, bisa menghangatkan tubuh Cessi. Bik Inda merasa kasihan dengan gadis itu, yang diketahui bernama Oliv.

.

Sesuai dengan panggilan yang Raka disematkan, kepada Cessi. Bik Indah pun segera meminta Cessi untuk meminum teh buatan–nya.

“Ayo, Non. Diminum dulu, tehnya. Biar angat, tubuhnya.”

Cessi mengangguk kecil, dibantu oleh Bik Indah. gadis itu, meminum teh wedang jahe buatan wanita itu. Hingga, tandas tidak tersisa. Kemudian, Cessi merebahkn kembali tubuhnya yang telah terasa lemas ke ranjang.

“Bik, makasih ya. Telah mau membantu gue,” terang Cessi tulus. Dia baru bertemu dengan Bik Indah, tetapi seolah telah lama mengenal wanita itu.

“Non, Bibik hanya menjalankan perintah. Dari Den Raka, Bibik juga harap. Non Oliv, gak membuat Aden Raka marah,” kata Bik Indah.

Cessi hanya bisa mengangguk lemah, kemudian dia memejamkan matanya. Karena, tubuh gadis itu. Harus beristirahat, agar cepat pulih esok harinya.

Sedangkan Bik Indah, memilih tidur di dalam kamar tersebut. Agar, jika Cessi membutuhkanya. amak dia kan segera membantu gadis tersebut.

Ternyata, keadaan dini hari yang memang dingin. Membuat tubuh Cessi yang belum terbiasa dengan tempat baru. Malah menggigil, gadis itu memanggil Bik Indah yang tertidur diatas sofa berkali-kali.

Sampai, wanita itu terbangun dan menghampirinya. Dengan keadaan tubuh yang menggigil, Cessi meminta agar Bik Indah mau tidur di sampingnya.

“Bik! Bik! Bik Indah!”

“Iya, Non.”

“Bik, tubuh gue menggigil. Bibik bisa tidur di sini?”

Bik Indah terkejut dengan permintaan Cessi, akan tetapi dia merasa kasihan dengan bibir gadis itu yang terus bergetar an akhirnya. Bik Indah pun mau tidur di samping Cessi.

Walaupun, tidak memeluk gadis itu. Namun, ada perasaan hangat yang menyeruak di antara mereka.

Selama ini, Bik Indah selalu merasa kesepian. Rumah yang dia jaga dan rawat. Merupakan rumah lama, warisan dari mendiang oma dan opanya Raka.

Dimana, keluarga Raka hanya sesekali datang dan menginap. Disebabkan banyak sekali kenangan di rumah tersebut. Membuat mereka tidak akan pernah menjual rumah itu.

“Ya Tuhan, kasihan sekali gadis ini,” batin Bik Indah yang tidak kuasa menahan perasaan sedihnya. Seolah ada kontak batin dengan Cessi.

“Ibu, Ibu, Maafkan Cessi!”

Bik Indah terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Cessi, gadis itu menggigau dengan memanggil ibunya.

“Ibu ada di sini, Oliv.”

1
CandycaneMissy
next kak semangat, di tunggu update nya☺️🙏
SnuggleKitty
Good news! Cerita author bikin aku halu..
ShySnicker
wahhh..bagus banget ceritanya,q suka banget.....cepat lanjutin ceritanya yha mbm.q tunggu kelanjutan ceritanya,seru banget.....
✦ẑ̬î̬฿w̆̈ꪶ✫
Hahahhahaha lucu banget sihh Mereka 🐺.Hihihi
Atas Untuk Diikuti
Jadi pengen sungkem ke author! *ampun bang jago! ceritanya keren banget!
Author_Febrianis: dm aja kak 🤗 kalau memang suka
total 1 replies
◌⑅⃝𖤐𝑘𝑎𝑧𝑢𝑚𝑖 [𝓗𝓲𝓪𝓽]𒈔
semangat kk
DavidTheDancer
Crazy up dong thor kali-kali! boleh ya! boloh dong!! yah kalau gak boleh jangan marah thor~ *ampun bang jago wkwkw
Author_Febrianis: boleh kk 🤗 nanti aku kasih bom bab, tinggalkan komen di setiap bab nya ya
total 1 replies
◌⑅⃝𖤐𝑘𝑎𝑧𝑢𝑚𝑖 [𝓗𝓲𝓪𝓽]𒈔
saya suka karya ini, karena jalan ceritanya bagus 👌👍👍
◌⑅⃝𖤐𝑘𝑎𝑧𝑢𝑚𝑖 [𝓗𝓲𝓪𝓽]𒈔
saya dh mampir kk, jangann patahh semangat 🙏🤧
◌⑅⃝𖤐𝑘𝑎𝑧𝑢𝑚𝑖 [𝓗𝓲𝓪𝓽]𒈔
semangat kk✌️💪😊
BeautyBabe
Semisalnya aku tiba-tiba ada di rumah kamu enggak apa-apa ya Thor! Aku akan jadi alarmmu setiap hari untuk update hehehe. Habisnya bikin kangen sih ceritanya :(
Author_Febrianis: gpp kak Chet pribadi aja juga boleh 🥰 follow aku dan aku follow balik
total 1 replies
WillofWashington
Keren banget demi apa pun suaranya keren banget 😍 minta tanda tangan dong
Author_Febrianis: folow aku kk dan aku follow balik 🥰
total 1 replies
SecretGiggle
Malesnya aku jadi senyum-senyum sendiri baca ceritanya thor.. daku tunggu nextnya
Author_Febrianis: baik kk 🥰 aku akan berusaha up banyak🤗
total 1 replies
Wajah Boneka
seandainya kita serumah thor. Mungkin udah aku bantu segala lelahmu supaya aku gak galau nunggu lanjutan wkwk
Author_Febrianis: mungkin hanya kiasan kata, namun banyak hal yang akan kamu lupa.

lelahku, akan tergantikan dengan senyum yang terulas di wajahmu

walaupun, kita tidak pernah bertemu. akan tetapi, aku percaya. Jika, ada kesempatan. Maka, kita akan berjumpa. biar hanya lewat dunia maya
total 2 replies
Jesi Jasinah
salam kenal kak. dari cintaku yang tak direstui
AdindaRa
Wkwkwkwkwk. Bab pertama udah bikin ngakak gak ketulungan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!