NovelToon NovelToon
Need A Bride

Need A Bride

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Romansa / Terpaksa Menikahi Murid / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: lee_yuta

Sekuel Hidden Ceo

🍁🍁

Apa jadinya, jika kamu sedang berhenti di lampu merah, lalu tiba-tiba ada seseorang yang menarik lenganmu dan mengajak kamu ke sebuah acara pesta pernikahan? Bukan sebagai tamu, melainkan sebagai mempelai? Aneh, bukan?

Tetapi itulah yang dialami oleh gadis bernama Yuanita Adisti. Gadis cantik yang tampak kebingungan dengan situasinya saat itu. Ditambah lagi, orang yang mengajaknya, eh, ralat. Lebih tepatnya orang yang memaksa dirinya untuk menikah dengan orang tersebut merupakan seorang guru yang diidolakan di SMA Dahlia, Rio Aldinas Rayyansyah.

Bagaimana perjalanan rumah tangga Yuan, sapaan akrab gadis itu dengan guru idolanya? Simak ceritanya, yuk!

Fb : Lee Yuta
Ig : lee_yuta9

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee_yuta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 23. Jeritan Batin

Bab. 23

Melani yang berdiri di depan, menatap Yuan dengan penuh geram. Ingin meluapkan amarahnya sekarang, tetapi sayang dengan tenaganya. Ini masih pagi. Belum lagi sebentar mereka akan mengikuti kelas pertama yang diisi oleh guru favorit sekaligus idola siswi yang ada di SMA Dahlia sekarang ini.

"Istirahat nanti, kita rapat lagi." putus Melani. "Beritahu pada yang lain. Kita nggak punya banyak waktu lagi." tegas sang ketua osis.

Yuan langsung berdiri tegap lalu memberi hormat kepada Melani.

"Siap, laksanakan BuMel!" sahut Yuan dengan suara yang nyaring. Sampai-sampai membuat beberapa murid yang berada di sekitarnya menatap sinis ke arah Yuan.

Sedangkan Yuan tidak menghiraukan sedikit pun. Gadis itu memilih duduk di tempatnya. Tubuh dan pikirannya terasa lelah. Tidak mau ditambah dengan hal-hal yang menurutnya sangat tidak penting sama sekali.

Sedangkan Sila yang sedari tadi sudah berada di tempatnya, menatap heran dengan raut muka Yuan. Kalau Melani, gadis itu juga kembali ke tempat duduk nya yang berada di barisan paling depan.

Berbeda dengan Yuan dan Sila. Di mana mereka memilih tempat paling belakang. Karena di barisan itu merupakan tempat yang sangat nyaman. Bisa sambil tidur jika guru yang menjelaskan di depan sana terasa membosankan.

"Ada apa, lo?" tanya Sila menatap penasaran.

Yuan menoleh, namun tidak berniat menjawab. Gadis itu kemudian menempelkan pipi sebelah kiri ke meja. Mau meratapi nasibnya, tapi juga percuma saja. Hanya bisa jalani apa yang ada di depannya walaupun Yuan tidak yakin.

"Yuan ..." panggil Sila lagi. Karena merasa ada yang aneh dengan sahabatnya ini. "Lo kenapa, sih? Kalau punya masalah, cerita dong! Siapa tau gue nggak bisa bantu." celetuk Sila yang langsung mendapat cebikan dari Yuan.

"Nggak usah sok pingin tau kalo gitu!" sewot Yuan yang justru mendapat kekehan dari Sila.

"Lagi dapat a? Kok ngegas banget diajak ngobrol." Sila masih penasaran dengan Yuan.

Yuan mendesaah berat. "Gue pusing, Sil. Jangan bikin kepala gue makin pusing ama tingkah lo," ucap Yuan dengan suara yang terdengar lesu tak bersemangat sama sekali.

"Ya makanya, gue nanya. Siapa tau kan gue bisa bantu. Walaupun cuma sebagai pendengar doang. Paling nggak, kan perasaan lo lega, gitu," sahut Sila.

Yuan semakin mendesaah. Tidak mungkin ia mengatakan kepada sahabatnya ini kalau dirinya sudah menikah. Dan parahnya dengan cara yang tidak estetik sama sekali.

"Lo nggak akan paham dengan apa yang gue rasakan sekarang, Sil. Pingin banget pindah dimensi ke pangeran Damian deh rasanya," keluh Yuan yang semakin menempelkan pipinya ke meja kayu itu.

Ketika Sila akan melayangkan protes kepada Yuan, terpaksa gadis itu menelan kalimatnya kembali di kala ada sesosok pria yang masuk ke dalam kelas mereka dengan membawa beberapa lembaran putih.

"Mampus dah kita, Yuan," gumam Sila yang masih bisa didengar oleh Yuan.

"Kenapa lagi sih, Sil ... udah gur bilang, jangan bikin gue tambah pusing," sahut Yuan yang masih di posisinya. Bahkan gadis itu kini sambil memejamkan matanya. Kurang tidur semalam, dan sekarang matanya terasa begitu berat.

Sementara Sila menggoyangkan punggung Yuan agar segera membenahi cara duduknya. Namun, di abaikan oleh gadis itu.

"Yuan, bangun ... buruan! Sebelum lo disuruh berdiri di bawah tiang bendera," ingat Sila.

Yuan tetap tidak menghiraukan. "Bentaran, Sil. Gue tiba-tiba ngantuk banget."

Sila tidak lagi bersuara. Apa lagi ketika tatapan mata sosok yang ada di depan kelas itu mengarah ke arah mejanya. Bukan bukan, lebih tepatnya orang itu tengah menatap salah satu murid uang justru berniat tidur di jam pelajarannya.

Tatapan yang tampak mengerikan serta bibir yang belum mengeluarkan satu patah kata itu, justru mampu membuat suasana semakin tegang. Di tambah orang itu melangkahkan kakinya menuju ke barisan bangku paling belakang dengan penggaris kayu di tangannya.

"Gila! Bakalan dipatahin deh kayaknya itu jari Yuan.

"Sumpah! Kalo lagi muka dingin begini, tambah keren, anj*r!"

"Gue mau rasain ciuman itu bibir yang nggak pernah tersenyum, bangs*t! Bikin trapeling aja."

"Ih, serem-serem tapi menggairaahkan. Jadi pingin meluk, deh!"

Begitulah kiranya jeritan batin beberapa siswi yang ada di kelas ketika melihat Rio, sang idola dengan wajah serta tatapannya yang dingin itu.

1
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Visencia Alingga
semangat utk terus berkarya
pretty girl's
luat biasa
Alfia Amira
harusnya jawab "nanti kita bikin lagi yg kecil" 🤣🤣🤣
Alfia Amira
yah GK tau lah , wkwkwkwk
ᄂᄈLBB
cerita orang tuanya. apa gaka da?
Lee Yuta: hiden ceo kak
total 1 replies
Nova Nurdin
bagus lucu
Nova Nurdin
lebih parah dari emaknya sibrio kwkwkkwkwk
Nova Nurdin
aseliiiiiii anank nya Dillaaaaa tidakndi ragukan lagi hahhahahahaha
kim nana
iklannya mengganggu sekali
Lucyana H
novelnya seru, ngga ada pelakor, enak di baca dan suka sm karakter ceweknya yg barbar, udah gitu karakter cowoknya yg tukang maksa jd SMKN keren cerita yang ga membosankan , walau bnyk typo👍👍👍👍😘😘😘
Lina Lina
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Lina Lina
kering gigiku thor nyengir terus baca cerita mu ini/Joyful//Joyful//Joyful/
Lina Lina
udah sah aja tiba2
Lina Lina
oalah pak kok baru sadar sekarang sih.. mana anaknya udah pada gede jg/Joyful//Joyful//Joyful/
Lina Lina
waduh yuan imajinasimu sungguh terlalu..kamu tuh gak dijadikan sesajen cuma tumbal aja kok 😜😜😜😜😜
Lina Lina
aelah bg cari istri kayak mau beli cemilan aja enteng banget tuh bibur ngomongnya
Lina Lina
bwaaa🤣🤣🤣
Lina Lina
waah penculikan ini 😆
erinatan
sorry ye kak Yuan eyke masih normal🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!