NovelToon NovelToon
Wanita Kaya Tawanan Mafia

Wanita Kaya Tawanan Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Persaingan Mafia / Romansa / Tamat
Popularitas:91k
Nilai: 5
Nama Author: rnsa

Seorang mafia yang diberikan tugas oleh ayahnya untuk menculik seorang wanita kaya raya dengan alasan hutang lalu menyuruhnya untuk membunuh wanita itu, tetapi ada yang aneh dari ayahnya karena sebenarnya bukan hanya alasan hutang tetapi ada alasan yang lainnya.

**

“Kenapa kau tidak memberinya kesempatan untuk membayar semua hutang itu?” tanya Lucas karena sangat penasaran dengan alasan big bos.

Tidak terdengar apapun di seberang telpon membuat Lucas menyambung ucapannya. “Dan kenapa kau sangat menginginkan kematian wanita itu? Apa kau ada masalah yang lain?”

Big bos langsung mematikan telpon tanpa menjawab pertanyaan Lucas. “Tentu saja tidak hanya hutang.” Gumamnya sambil menyeringai.


Bagaimana kisah selanjutnya? Jangan lupa ikutin alur ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rnsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selalu mengganggu

HAPPY READING!!!

.

.

.

Setengah jam kemudian Lucas keluar dari kamar mandi dengan celana pendeknya dan juga telanjang dada. Lucas berjalan mendekati kaca besar yang masih tertutup gorden lalu membukanya untuk melihat pemandangan hutan di pagi hari.

Ketika Lucas ingin duduk di sofa tiba-tiba saja ponsel yang ada di atas meja kecil bergetar.

Drettt… Drettt… Drettt….

Beberapa kali bergetar membuat Lucas langsung mengambil ponsel itu untuk melihat siapa yang menelponnya.

Terlihat di layar ponsel “Big Bos (Ayah)” memanggil membuat Lucas menatap malas sambil membuang nafas kasarnya.

Lucas berpikir Big Bos tidak akan menghubunginya lagi ternyata itu salah besar. Lagi dan lagi Big bos menelponnya untuk menanyakan tentang wanita tawanan yang ada di mansion nya.

“Dia selalu saja mengganggu ku, bagaimana bisa aku hidup dengan tenang.” Melempar ponselnya ke atas ranjang lalu berjalan menuju lemari pakaian.

Selesai mengenakan pakaian, Lucas pun mengambil ponselnya lalu berjalan keluar kamar dengan perasaan yang buruk.

Tak… Tak… Tak….

Terdengar suara langkahan kaki menuruni anak tangga membuat Javier masih duduk di ruang tengah itu menoleh ke arahnya. Lucas berjalan mendekati Javier lalu duduk disampingnya.

“Apa kau baru bangun?” tanya Javier setelah mengunyah makanan yang ada didalam mulutnya.

Lucas mengangguk. “Dimana Carlos?” melihat sekitar. “Apa dia belum bangun?”

“Hahahaha anak itu tidak mungkin bangunnya telat, dia sedang berolahraga di pinggir kolam renang.” Melihat ke arah kolam samping.

Lucas merebut sendok Javier lalu memasukkan sedikit makanan ke dalam mulutnya.

Javier mengamati pakaian Lucas. “Mau pergi kemana kau? Pulang?”

Lucas mengangguk cuek.

“Bukankah pagi ini kau dan Carlos akan pergi ke restoran LY untuk bertemu dengan seseorang?”

“Beritahu Carlos, pagi ini aku pergi sendiri dan aku minta kalian susun ulang rencana kita agar misi besar berhasil.” Pinta Lucas kepada Javier, karena Javier memang sangat pandai dalam mengatur misi dari misi yang kecil dan juga besar.

“Apa kau bilang? Ulang?” Javier bingung.

“Ya ulang.”

“Oh oke, untuk misi yang tadi malam sudah berjalan dengan lancar tanpa hambatan sedikit pun.”

“Bagaimana dengan pengiriman barang yang tertunda?” tanya Lucas sambil memasang jaket hitamnya yang berisi pistol kecil mematikan.

Javier menggelengkan kepala. “Masalah pengiriman kau tanyakan saja pada Carlos.”

“Ada apa?” teriak Carlos ketika mendengar namanya disebut sambil berjalan mendekati mereka berdua.

“Lucas menanyakan pengiriman barang yang tertunda.”

“Kau tenang saja, pagi ini kami akan atur lagi agar barang itu cepat sampai.” Jelas Carlos. “Oh iya pagi ini ……”

“Aku saja yang pergi.” Mengambil kunci mobil. “Aku pergi dulu.” Berjalan keluar menuju pintu utama markas.

“Duduklah.” Ucap Javier.

Carlos merebut makanan Javier lalu duduk disampingnya. “Ada apa?”

“Lucas meminta ku untuk mengatur ulang misi besar itu.”

“Atur saja kau bersama yang lainnya di markas belakang.” Memasukkan makanan ke dalam mulut lalu mengunyahnya penuh kenikmatan.

“Argh kau ini datang-datang merebut makanan ku.” Javier merebut kembali makanannya.

“Pelit.” Kesal Carlos.

“Masak sendiri kalau kau lapar.” Berdiri.

“Mau kemana kau?” membuang kaleng kosong ke tempat sampah dekat meja.

“Kamar, aku ingin memikirkan strategi terbaru.” Beranjak pergi meninggalkan Carlos sendirian di ruang tengah.

“Ah perut ku sangat lapar.” Carlos berdiri lalu berjalan menuju dapur untuk memasak sarapan pagi.

...Bersambung…....

Jangan lupa dukung Karya ini agar Author tidak malas melanjutkan ceritanya:)

1
Secret
terima kasih kak, tunggu ya🤗 secepatnya Author akan membuat cerita lagi
Ruk Mini
ooo.. bahagia y... seneng bgt thorr..Happy ending..d tgg karya2 mu lgi thorr 🙏👍👍👍
Ruk Mini
ngeyel sich kau nenk
Ruk Mini
visual mn thorrr gemeszz pasti sm anak2 mereka
Ruk Mini
mank..mak2 hamil mah begono
Ruk Mini
co cuitt. Calon dedy
Ruk Mini
ooow..oooow.. seneng ye ..dede mo otw
Ruk Mini
otw..dede ye bank..
Ruk Mini
deuhhhh.baperr thorrr
Ruk Mini
semangat nenk....💪🥰
Ruk Mini
co.. cuint..assoy
Ruk Mini
nyang laen ngontrak bankk
Ruk Mini
bp ga ad adab
Ruk Mini
waduhhh...bisa kabur dr bank lux
Ruk Mini
ko ada ye org tua gtu sm anak sendiri.. ampun dh
Ruk Mini
dih..cm gara2 wadon duank ..ampyuunnn...ky g ada yg laen dah🙄🙄🙄
Ruk Mini
dendam amat ki... udh tue jg msh lom insaf 🤦🤦🤦
Ruk Mini
baru. sayang an sdi pisah lgi😭😭😭
Ruk Mini
waduhhh...kacauuu
Ruk Mini
deg........deg. nyoss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!