NovelToon NovelToon
Mentari Tanpa Sinar

Mentari Tanpa Sinar

Status: tamat
Genre:Janda / Tamat
Popularitas:415.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Alvaro zian

Yatim piatu bukan menjadi impian untuk semua orang, begitu juga dengan Mentari Kumala Dewi bocah cantik yang biasa di panggil Mala, Ayah dan ibunya meninggal dunia karena kecelakaan mobil hingga membuat Mentari kehilangan semua nya, mulai dari orang tua, harta dan keluarga.

Mentari dititipkan oleh pamannya di panti asuhan kota tetangga karena pamannya ingin menguasai semua harta Mentari.

Bagaimana kehidupan Mentari selanjutnya???

Baca kisah nya di novel Mentari tak Bersinar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

makanan

"Ris! Bangun, Sayang. Udah siang. Kamu hebat banget. Aku makin cinta sama kamu," puji Nita. Seumur-umur, Mentari tidak pernah memuji kehebatan Aris di ranjang seperti Nita membuat Aris merasa bangga.

"Hem… udah jam berapa ini?" tanya Aris Hari ini dia sengaja bangun siang karena memang hari libur mereka tidak ke kantor.

"Jam sembilan, Sayang. Perut aku krutuk-krutuk. Kayaknya lapar. Hehheeh," tawa Nita sambil memegangi perutnya.

"Mau mandi dulu apa sarapan dulu?" tanya Aris

"Mandi dulu lah sayang,Keramas dulu,nggak enak keluar kamar belum bersih-bersih aku nggak biasa" sahut Nita sambil berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi.

"Sayang!!" panggil Nita

"Apa?"

"Mandi bareng" rengek nya membuat Aris hanya tersenyum kemudian menyusulnya.

****

"Mas, nggak ada makanan. Kata ibu waktu itu Inayah pintar masak terus dia yang ngurus rumah" ucap Nita terlihat kecewa sesampainya kami di meja makan.

Aris menarik nafas panjang kemudian menghembuskannya secara kasar.

"Bu ....ibu" pekik Aris

"Kenapa pagi-pagi sudah heboh ris kaya di hutan aja".

"Mana makanan nya bu,Nita mau makan" ucap Aris

"Makanan?? Nita mau makan? ya masak lah Ris"

"Siapa yang masak Bu?" tanya Nita

"Kamu lah Nit, biasanya Mentari yang masak di rumah tapi karena dia sudah pergi ya kamu lah sebagai istri Aris"

"Aku nggak bisa masak bu" jawab Nita

"Itu Inayah" lanjut Nita menunjuk Inayah yang baru datang

"Inayah!!"

"Ya...bukan nya waktu itu ibu pernah bilang kalau Inayah itu jago masak di depan Brama"

"Tolong masakin mbak Na,mbak laper banget nih" pinta Nita

"Aku!!! aku masakin mbak,ogah mbak,aku mau nongkrong sama teman-teman,mas Aris bagi duit dong"

"Mas belum gajian dek,baru juga kerja beberapa hari"

"Mbak Nita bagi duit dong" pinta Inayah pada Nita

"Ogah.....!!!" ketus Nita lalu berlalu ke arah kamar nya membuat Inayah kesal,dulu saat dia meminta uang pada Mentari pasti akan selalu di berikan meskipun tak seberapa.

Laila yang sudah terbiasa main kerumah ibu nya pagi ini datang dengan menenteng satu asoy jajanan.

"Bu.... numpang makan dong" ucap Laila meletakkan kantong plastik di atas meja makan

Laila membuka tudung saji.

"Loh kok nggak ada makanan bu?" tanya Laila

"Nggak ada yang masak!"

"Mbak Nita?"

"Nggak bisa masak dia" sahut Inayah membuat Laila melongo

"Kamu bawa apa La?" tanya sang ibu

"Snack bu"

"Buka La,ibu juga laper,ini semua salah Mentari la pake acara kabur-kaburan segala,nggak tau apa kalau dia pergi seisi rumah kelaparan" cerocos sang ibu

"Kalau ketemu harus di beri pelajaran tu bu" sahut Laila

"Palingan juga beberapa hari lagi akan pulang sendiri dia La,nggak kuat jadi gembel" ujar ibu Aris sambil tertawa puas

"Iya bu,nanti kalau Pulang harus di tatar lagi tu anak biar nggak ngelunjak"

****

"Mala kamu di mana?" ucap Bram membatin sambil menatap gelas yang berisi sirup

Brama sedang berada di kolom berenang, semalam dia tidak bisa tidur karena memikirkan Mentari,Brama ingin menanyakan langsung pada Aris tapi takut malah Aris curiga.

"Bram...." panggil bu Azizah

"Tadi Jenny menghubungi ibu dia bilang meminta mu ke Jakarta Minggu depan karena ada acara keluarga nya dan dia ingin kamu menemani nya Bram"

"Aku tidak bisa ma"tolak Bram

"Bram.... berpikir lah dewasa sayang,jangan terus begini,mama dan papa bisa malu nak"

"Lihat saja nanti" jawab Bram sambil berdiri dan masuk kedalam kolam berenang,dia terlalu enggan meladeni ibu nya untuk membahas Jenny.

1
Na Lyna
mentari ni lemah bngtt hrs brani melawan
Uba Muhammad Al-varo
bagus dan luar biasa
Budinahwati
Luar biasa
ngabdul salah
Lumayan
Anwa
Arga nih
Anwa
Mampus tari bego
Adi Suweni
Luar biasa
Irene
oke cer8tanya
Nurlaila Hasan
k
Mei Mei
Luar biasa
Dyah Oktina
Terima kasih. .. cerita mu sangat menghibur ❤️
Dyah Oktina
rasain.... dulu jahat sih... berjamaah lagi jahatnya
Eka Rauf Ginting
koq bacanya capek ea
Dyah Oktina
dunia halu... ku rasa ngak ada laki2 yg bisa cinta mati ... rela membujang bertahun2.... yg ada lakinya yg bolak-balik nikah.. 🤭
Dyah Oktina
ya Allah. . ngak sadar diri ya.. kla harta bukan punya kalian.. apa jangan2 p Deni & istrinya mereka yg bunuh
Dyah Oktina
enak aja mau balik sm mentari cuma unk d jadiin babu... siapa juga yg mau..
Dyah Oktina
wah.....author sukses ya... membuat pembacanya ikut emosi.. 👍🏻💪💪semangat terus berkarya thor...❤️
Dyah Oktina
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
super sekali, masih dengan cerita selingkuh dan janda.. 😁
bagus banget kak cerita, selalu suka..

semoga sehat selalu ya kak..
semangat untuk terus berkarya.. 💪🏻😘🥰🎉🎊
debby harahap
speechless banget..keren..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!