Zahra, seorang gadis SMA yg Sangat cantik dan manis.
Ia menikah dengan CEO yg tampan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marzz1124, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta Zack
"Tuan anda ingin pergi ke mana?". Tanya Leon yg melihat Zack keluar dari ruangan nya.
" Menyusul istri ku". Ucap Zack dingin.
Apa yg Nona lakukan kali ini. Ucap Leon dalam hati.
"Tuan lebih baik saya antar". Ucap Leon.
" Kenapa?!, apa kau takut aku marah pada nya!?, dia pantas mendapat kan itu". Ucap Zack kesal.
"Tidak Tuan, maksud saya saya takut Tuan membutuhkan bantuan saya". Ucap Leon mencari alasan.
" Baiklah, ikut aku". Ucap Zack sambil menuju parkiran.
Leon mengantar Zack ke tempat Zahra. Sesampai nya di sana ia melihat Zahra sedang bersama Rian. Ntah kenapa hati Zack terasa kesal saat melihat Zahra bersama orang lain. Tidak seperti perlakuan nya ke Monica dulu. Ia tidak perduli jika Monica dengan siapa saja.
Zack yang tidak bisa menahan amarah nya pergi menyusul Zahra. Tapi langkah nya langsung di hentikan oleh Leon.
"Tuan, apa tidak sebaik nya kita melihat Nona dengan nya dulu. Barangkali dia hanya teman nya Nona saja". Ucap Leon.
" Kau benar kita harus melihat lihat dulu". Ucap Zack sambil berpikir lagi.
Huft selamat.... Ucap Leon dalam hati.
Zahra dan Rian pun pergi dari mall itu.
"Rian kita mau ke mana". Ucap Zahra sambil naik ke atas motor Rian.
" Eumm, aku mau ngajak kamu ke taman yang dulu kita sering datengin pas waktu kecil". Ucap Rian sambil mengendarai motor nya.
"Serius?!, Ahh makasih yah". Ucap Zahra melembut kan suara nya.
" Buat apa makasih sih, kita kan udah kaya Adik kakak, ini udah kewajiban aku sebagai kakak angkat kamu". Ucap Rian tertawa.
"Yaudah sebagai kakak aku yg baik beliin aku eskrim yang banyak hari ini". Ucap Zahra.
" Iya iya". Ucap Rian.
Jadi mereka tuh udah kayak adik kakak. Sekarang Rian udah kuliah jadi dia pindah rumah. Zahra dan Rian udah kayak adik kakak gitu makanya manggil nya sayang
Hari itu sudah semakin sore keadaan taman semakin indah.
"Rian taman nya gak ada yang beda yah, tetep kayak dulu. Padahal aku kira taman nya bakal berubah, kita kan udah lama ga ke sini". Ucap Zahra sambil melihat matahari terbenam.
" Ra kamu ke dinginan yah?". Ucap Rian sambil melihat Zahra menggigil.
"Hehe, kok tau?". Ucap Zahra tertawa garing.
" Ya tau lah, keliatan banget kamu itu kedinginan". Ucap Rian sambil memakai kan jaket nya ke tubuh Zahra.
Zack yang melihat itu pun tidak bisa menahan amarah nya. Ia pergi menyusul Zahra tanpa memperdulikan Leon yg menahan nya.
"Zahra ayo pulang". Ucap Zack dingin.
"T-tuan?!". Ucap Zahra panik.
" Ayo pulang!". Ucap Zack sambil menatap Zahra tajam.
"I-iya". Ucap Zahra pasrah.
" Kamu siapa, Kenapa kamu menarik Zahra ". Ucap Rian kesal.
" Untuk apa kau tau aku?!". Ucap Zack sambil menatap Rian.
"Tuan Muda!". Ucap Rian saat melihat muka Zack. Saat Zack ingin membawa Zahra, Rian langsung menarik tangan Zahra yang satu nya.
" Lepaskan dia!". Ucap Zack dingin.
"Tuan kenapa kau menarik nya". Ucap Rian sambil menarik Zahra.
" Lepas kan dia!!". Ucap Zack berteriak. Untung Saat itu pengunjung taman sudah sepi jadi tidak ada yg mendengar suara Zack kecuali Rian Zahra dan Leon.
"Tuan apa hubungan mu dengan Zahra". Ucap Rian.
" Lepas kan dia aku ini suami nya". Ucap Zack.
"Apa?!". Ucap Rian sambil melepas tangan nya. Zahra Yang tertarik oleh tangan Zack tersungkur ke dalam pelukan Zack.
Zack langsung memeluk Zahra erat. Ia seperti enggan jika Zahra pergi lagi.
" Zahra kumohon jangan pergi lagi". Ucap Zack pelan di telinga Zahra.
"Sss-s-sakit". Rintih Zahra.
" Apa yang sakit sayang ". Ucap Zack melepas pelukan nya dan langsung memeriksa tubuh Zahra.
" Tangan ku ". Ucap Zahra pelan.
" Ahh maaf kan aku sayang ". Ucap Zack sambil melihat tangan Zahra.
Kenapa Tuan Zack jadi seperti ini. Apa Tuan Zack benar benar mencintai Nona Muda. Ucap Leon dalam hati.