NovelToon NovelToon
Love Mas Galak

Love Mas Galak

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Saiyaarasaiyaara

Skandal antara gadis SMA dengan pria kejam yang suka mengomeli serta memarahi bawahannya.
Rezvan merupakan pria tampan dengan hidung mancung mirip prosotan TK, serta rahang kokoh dan bentuk tubuh gagah nyaris sempurna. Namun sayangnya, sesempurna itu pun Rezvan, dia tetap saja menjadi bahan gibah, orang-orang masih saja menemukan kejelekannya. Rezvan Playboy, pemain unggul hati wanita, brengsek, kejam tak punya perasaan dan masih banyak lainnya yang terlalu panjang 'tuk dijabarkan.

Akan tetapi bagaimana jadinya jika salah satu penggosip malah terlibat masalah dengan dirinya.

"Eh, eh... iya. Anak Jeng Meysa itu emang kelewatan brengseknya. Masa coba dia menghamili Audi yang masih SMA?!" Kata salah satu ibu-ibu tepat di depan Audi. Sial, dia digosipkan di depan matanya sendiri.

Apakah itu azabnya karena sudah terlalu sering menggosip?

.
.
.

Selengkapnya hanya di LOVE MAS GALAK

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

○-22-○

○○○

"Audi.. Audi!!" Laras mengibas-ngibaskan tangannya didepan wajah Audi yang tengah larut dalam lamunannya.

"Apa Ras? suka bangat gangguin kesenangan gue.. Sana menjauhlah ada hal penting dan butuh ketenangan yang mesti wajib gue pikirkan sekarang."

Laras tak mengiayakan ucapan Audi, "Kemarin kamu tidur dikelas sekarang ketimpa jin. Astaga dari tadi gue panggilin diam mulu dan senyum sendiri. Pas nyaut jawabannya ketus lagi!! Astaga, Audi, lagian hal sepenting apa sih yang harus loh pikirkan sekarang?"

"Masa depan gue, puas!!" Jawab Audi asal.

Tiba-tiba dari arah pintu suara peringatan menghentikan obrolan keduanya.

"Buk Raya datang!"

"Buk Raya datang!"

Sontak saja semua murid dikelas berhamburan berlarian menuju tempat duduknya masing-masing. Meraka pun duduk dengan baik menatap depan kelas seyara menanti kedatangan Buk Raya. Tak lama kemudian yang ditunggu pun masuk ke kelas.

Kegiatan belajar-mengajar pun dimulai. Seperti biasa sebelum mengajar Buk Raya mengabsen satu-persatu muridnya. Tidak ada masalah hingga pertengahan absen tiba.

Praaannggg.. pyarrrrtrrr..!!

Bunyi kaca pecah menyebabkan suasana yang mencekam makin mencekam. Buk Raya berhenti mengabsen dan beranjak berdiri dari tempat duduknya lalu melangkah ke asal sumber suara.

"Ini cermin milik siapa?" Tanyanya dingin mengintimidasi semua muridnya.

Nova yang duduk tak jauh dari Buk Raya dengan takut perlahan mengangkat tangannya. Cermin kecil yang pecah mengahasilkan  banyak kepingan itu adalah miliknya.

Buk Raya menatap galak, "bersihkan sampahmu dan berdiri kedepan.." Buk Raya menahan ucapannya seolah masih ada kelanjutannya.

Buk Raya menyipitkan matanya menangkap satu wujud benda yang membuatnya makin geram dan marah.

"Kamu membawa libstik Nova?!!" Tanyanya tajam dan galak menatap Nova penuh intimidasi tak suka.

Tamatlah riwayat Nova. Rupanya Buk Raya menemukan sebuah libstik berada diatas meja yang belum sempat disimpan Nova kedalam tas. Hal itu membuat murid prempuan yang membawa hal serupa dengan Nova menatapnya jengkel.

"Dasar Nova sialan, dia yang kepergok kita semua yang kena imbasnya." Nyinyir salah seorang murid di kelas dengan kesal.

Buk Raya mengalihkan pandangannya ke seluruh muridnya bergantian, "Siapa lagi dari kalian yang membawa benda selain perlengkapan pelajaran ke sekolah, kumpulkan ke depan!" Buk Raya kembali ketempat duduknya didepan dengan anggun duduk disana.

"Jangan ada yang berani menyembunyikannya atau saya akan memberi hukuman yang tak bisa kalian bayangkan!!"

Semua murid tanpa diperintahkan dua kali menyerahkan benda yang mereka bawa dari rumah, yang bukan perlengkapan belajar ke depan kelas.

"Farhan bekal makanmu tidak usah!" Beritahu Buk Raya dengan raut kesal tak habis pikir. Menyebabkan para muridnya yang lain menyembunyikan tawa takut kena omelannya.

"Simpan lagi bekalmu sana!! Dan yang lain apa ada yang belum mengumpulkan?"

Semua murid menggeleng patuh. Siapa yang berani membantah guru satu ini. Meski cantik dan masih muda. Semua murid sekolah yang kenal betul bagaimana kejamnya Buk Raya, dan mereka tak yang berani melawan atau membantahnya. Guru satu itu terkenal dengan cara mengejarnya tegas dan disiplin.

"Ckck.. kalian yang prempuan ini ada apa? Berani sekali membawa makeup kesekolah, kalian pikir sekolah ini tempat apa, hahhh?!!" Geram Buk Raya dengan dingin.

"Maaf Buk, tapi saya lihat dari tadi Audi belum menyerahkan makeup-nya.." Sela Nova dengan berani.

Buk Raya memutar bola matanya kesal, "Audi bawa kemari tasmu!" Perintahnya tak ingin dibantah.

Dengan enggan disertai rasa takut Audi berjalan kedepan membawa tasnya dan menyerahkannya pada Buk Raya. Menyebabkan Nova tersenyum sinis, dalam tas Audi pasti ada makeup pikirnya.

Buk Raya menggeledah tas Audi dan mengeluarkan isi yang ia temukan agar semua muridnya lihat dan tidak berpikir bahwa ia memihak. Ada buku pelajaran, buku tulis, pulpen, penggaris dan peralatan belajar lainnya. Menyebabkan perlahan senyum Nova berganti dengan wajah kecutnya.

Buk Raya mengernyit bingung, "ini apa Audi?" tanyanya sambil memperlihatkan buku catatan kecil.

"Jam dua membaca buku PKN tujuh halaman. Jam tiga mencoba latihan soal matematika." Buk Raya membaca isinya tanpa menunggu jawaban Audi.

"Oh, jadi ini buku catatan jadwal belajarmu, bagus! Saya suka murid sepertimu."

Hal itu membuat Audi tersenyum bangga dan menoleh kearah Nova yang masih berdiri didepan kelas, dengan memberi tatapan mengejek darinya.

"Ya begitula Buk, kita harus belajar dan maju." Jawab Audi tanpa rasa takut dengan percaya diri dihadapan teman sekelasnya. Dia begitu membanggakan dirinya menyempatkan kesempatan pamer agar orang tau kalau dia adalah si murid teladan.

Audi tersenyum bangga penuh kemenangan. Membuat teman sekelasnya kebingungan dan heran. Sipenggosip bisa begitu bukannya biasanya sebelumnya tak pernah absen membawa makeup, lalu kemana semua itu? Kenapa bisa berganti dengan perlengkapan belajar??

"Kok makeup yang biasa kemana Di? Bukannya kamu bawa tiap hari ya.." tanya Farhan penasaran setelah jam belajar selesai dan berganti jam istirahat. Beberapa teman sekelas Audi ikut mengerumuninya.

"Kemana ya, cieee, pengen tau!" Audi terkekeh membuat temannya yang lain makin penasaran.

Sedangkan Mira dan Laras acuh saja soalnya Audi sudah memberitahu mereka sebelumnya.

"Kalau kamu kasih tau, gue memberi tahumu satu trik sulap."

"Cih, sepenasaran itu loh ke dia, Farhan! Halahh, gitu doang. Kalian nggak sadar aja si Audi palingan cuma cari perhatian, idihhh.." Sinis Nova kesal.

"Bilang aja loh iri!" Balas Audi tak mau kalah. Keduanya pun terlibat saling menatap tajam dan sinis.

"Woyy!!" Farhan membuyarkan pandangan Audi.

"Jadi gimana kamu mau memberitahuku tidak?"

Audi berpikir sejenak, " loh duluan, kasih tau trik sulapmu."

"Jam tanganmu mana?"

"Hahh.." heran Audi seraya melirik pergelangan tangannya.

"Kok nggak ada ditanganku? Tadi aku pake loh Mmmm apa jatuh ya.."

"Wah kamu rajin juga Di. Buk Raya belum lama keluar, tapi buku pelajaranmu udah disimpan saja."

Audi menoleh mejanya, "lahh, kok buku gue ikut ilang. Kemana hilangnya, ya, padahal aku belum simpan." Audi panik menggeledah tas dan laci mejanya.

"Ini bukan Di?"

"Astaga, loh yang ngambil sok nanya. Balikin sini.."

Farhan tersenyum senang, "gimana Di, trik sulap gue hebatkan.. Kamu nggak nyadar aku ambil semua ini." Bangga Farhan yang dipandang keren oleh teman-teman yang menyaksikannya.

"Keren?" Audi mengernyitkan dahinya.

"Lumayanlah, trik nyolongmu boleh juga! Gimana caranya?"

"Iya Farhan, bagi caranyalah.." pinta teman-temannya.

"Tanya google saja, malas!! Nah, Di. Sekarang giliranmu. Makeup yang biasanya loh bawa kemana-mana entuh dimana? Loh taro dilaci mejamu atau tempat mana gitu. Hm, ini juga bukumu kok bisa beres ada dalam tas sesuai jadwal ya.."

"Mau tahu, Farhan mau tahu dan kalian semua mau tau?"

Farhan dan teman-temannya mengangguk.

"HAHA!!" tawa Audi meledak seketika.

"Gue gak mau kasih tahu, wleee.." Audi memeletkan lidahnya lalu berlari menjauh dari kerumunan teman sekelasnya.

○○○

TO BE CONTINUED

04-06-2020

Ditunggu like dan komentar ya..

Aku akan senang jika teman-teman menyapaku..

Facebook   : Saiyaara Saiyaara

Instagram  : Saiyaarasaiyaara

Noveltoon  : Saiyaarasaiyaara

1
sakura
..
Abizar zayra aLkiaana
percayalah seberbahayanya bom...lebih bahaya gosip😂
Nur Soleh
duhhh Gusti ini mh keluarga somplak 😂😂..
udh tau udah halal,mke di pisahin... alhasil deh...tuh iblis nya kluar...buat balas dendam.
aqu' padamu mas rez rezvannn.....hayu serbuuuu Adrian 🤣🤣🤣
Dian Kurdi
hhaahhaa .... gemeeessss
Dian Kurdi
😅😅😅😅
Dian Kurdi
😄😄
🌹Devitha anggraini🌹
ternyata Farah sayang banget sama Audi..
Nasya Lau
good bye Rezvan
Ibun J.A
Bocah sma Gaul nya sm tante2 komplek gtu dah
Ibun J.A
Iklan ya butuh aqua
Noorhied
Rezvan kode2 itu ngasih boneka katak bentar lagi nitip kecebong 🤭🤭🤭🤭
Noorhied
Niie cowok galak tapi bener...
dpgb👻
ngakak bngt
Eka Agustina
abis nikah ga ada malam pertama thor ?😀😀
Gechabella
mau dong diboboin abang rezvan
Gechabella
pasangan somplak
Gechabella
siap2 kena omel kmu audi
Gechabella
audi yg konyol
Gechabella
perutku mules thor kebanyakn ktawa
Aguswati
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!