NovelToon NovelToon
Angel!!

Angel!!

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:141.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dfe

Persahabatan yang dibumbui rasa cemburu! Apakah itu cinta atau hanya suatu rasa karena terbiasa bersama?!

Ndis, Jo, dan Fajar, ketiga manusia yang dipertemukan dari kecil, menjadi teman dari SD sampai beranjak dewasa mereka selalu bersama.

Hingga perasaan aneh itu muncul diantara ketiganya saat salah satu diantara mereka memutuskan untuk bersolo karir! Hah?? Apa??

Simak kelanjutan kisah mereka di sini! Angel!!

❤️KARYA INI DICIPTAKAN OLEH DFE, DILARANG PLAGIAT, MARI KITA BERKARYA BERSAMA, MENGHIBUR DAN MEMBAGIKAN KEBAHAGIAAN BERSAMA DI SINI! SALAM MENGSAD😌 ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dfe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Belajar Dari Suhu

"Mampoos!! Makanya jadi cewek enggak usah sok laku! Kecentilan iyuuuuuh, Hahaha" Tawa Neta makin mempertegas kalau dia memang jelmaan wewe gombel.

Tak ada jawaban, bantahan, atau komentar apapun itu yang Ndis ucapkan untuk membalas omongan Neta tadi. Dia enggak peduli dengan ucapan Neta.

Tepukan ringan di bahu kanannya membuat Ndis menengok ke arah itu. Dewa sudah ada di belakangnya, memberikan jaket untuk Ndis pakai. Dan Neta, kemana dia? Setelah mengatakan hal tadi kepada Ndis, dia langsung brabat (buru-buru) ngejar Fajar. Tentu saja Neta enggak mau kehilangan momen jadi peri baik hati yang menghibur Fajar di saat seperti ini. Bukankah Neta sangat baik gaess?

"Pulang aja. Enggak usah lihat aku kayak gitu, nanti kalau aku makin enggak bisa bangun dari jatuh ku kamu harus mau tanggung jawab sama aku." Ndis mengerutkan keningnya tanda tidak mengerti dengan apa yang dibicarakan Dewa.

"Jatuh cinta sama kamu." Empat kata itu hanya ditanggapi Ndis dengan kedipan mata. Tanpa senyum seperti gadis lain saat mengetahui jumlah followers hatinya bertambah. Flat tanpa ekspresi.

"Kamu ini, aku lagi bilang cinta kok kamu diem aja. Seenggaknya senyum kan bisa." Dewa udah berjalan mendahului Ndis dan nangkring di atas motornya.

"Enggak ada yang lucu sampai aku harus senyum. Ayo pulang." Ndis menaiki motornya sendiri. Kembali ke sifat aslinya, cuek, lempeng, terkesan tidak ramah pada orang lain.

Tanpa diberi komando, Dewa tetap mengawal Ndis sampai rumah. Hal wajib sebagai bentuk tanggung jawab saat ngedate bareng gebetan ya kek gitu. Balikin ke rumah orang tuanya dengan selamat sampai tujuan. Meski Dewa tahu ngedatenya malam ini berakhir diluar ekspektasinya tapi, tak masalah. Masih banyak waktu. Cinta itu karena terbiasa bukan karena terpaksa, meski banyak kisah 'terpaksa' yang jadi cinta, tapi di sini Dewa enggak menganut konsep seperti itu.

Di tempat lain, Fajar sudah bersama Jo. Mereka ada di warung legendaris tempat trio gabut pada masanya sering kumpul. Ya, di mana lagi kalau bukan warung mbok Yun. Bukan Yuni temannya Neta ya gaess.

"Capek Jar?" Tanya Jo yang kembali mendengar hembusan nafas kasar yang Fajar lontarkan untuk kesekian kalinya.

"Perasaan aku kok salah mulu Jo, maunya Ndis itu apa? Aku menjauh salah, aku deketin juga makin salah. Aku kudu piye?" (Aku harus gimana?)

"Angel Jar, aku sendiri juga kalau di posisimu pasti bingung." Jo geleng-geleng kepala.

"Itu bapakmu ke sini Jo?" Melihat ke arah mobil Beni ayahnya Jo, yang semakin mendekat warung mbok Yun.

Beni turun dari mobil. Langkah santai tapi tetap berwibawa, benar-benar jauh berbeda dengan Beni beberapa puluh tahun lalu yang slengean dan selalu cuek dengan penampilan. Sifat slengean itu sekarang menurun pada Jo.

"Pak.." Jo menyapa bapaknya.

"Lho ngapain di sini?" Sebenarnya sih Beni enggak terkejut bertemu anaknya di warung mbok Yun, cuma ya basa-basi aja. Ada ya orang kek gitu?

"Tuh, nemenin Fajar." Fajar mendekat dan menyalami Beni. Beni merasa benar-benar jadi sesepuh kalau seperti ini.

"Setakut itu nongkrong di sini nyampe minta ditemenin Jar? Hahaha" Celetuk Beni asal.

"Pak, Fajar ini sebenarnya lagi bingung sama Ndis." Jo bercerita seakan Fajar ghoib di sana, dan bisa digibah di depan mata.

"Ndis? Anaknya Parto? Kamu suka dia Jar?" Tanya Beni sambil sibuk dengan ponselnya.

"Iya om." Jawab Fajar sekenanya.

"Lha terus masalahnya apa?" Meletakkan ponselnya di meja warung mbok Yuni yang masih tetap sama posisinya meski sudah puluhan tahun berjualan. Tak ada yang berubah di warung itu, kecuali si pemiliknya yang sekarang terlihat memiliki banyak tanda kebijaksanaan di atas kepalanya.

"Masalahnya pak, Ndis itu udah tahu Fajar suka sama dia tapi enggak ngasih respon apapun. Ditolak enggak, diterima juga enggak tapi, malah lengket sama orang tua yang juga suka sama dia." Jo yang menjelaskan. Fajar diem aja.

"Kamu digantung sama anaknya Parto? Hahaha, maaf Jar.. aku enggak mau ketawa kok ya enggak bisa." Ini salah satu bukti bahwa sifat lucknut Beni tak lekang oleh jaman.

Jo dan Fajar saling pandang dengan tampang datar.

"Ehm.. Saran aja ya anak kuda hahaha.. Jalani apa yang ada di depanmu. Ikuti arusnya, pakai rumus itu untuk semua masalah di hidup mu. Kamu udah bilang apa yang perlu kamu ungkapkan, masalah diterima atau enggak.. itu urusan belakangan. Dia deket sama cowok lain ya kamu enggak usah ngoyak-ngoyak (ngejar-ngejar) dia, jadi lah tempat ternyamannya. Enggak usah jauhi seakan-akan dia itu virus Corona."

"Bersikap biasa aja, seperti saat kamu belum ungkapin perasaanmu ke dia. Dia mau cerita dengerin, kalau dia diem ajak ngobrol. Saat dia sadar kalau kamu ada di hatinya, pasti dia akan puter balik ke kamu."

Beni menyudahi wejangannya untuk Fajar.

"Tapi pak, kok kesannya Fajar yang mengemis cinta Ndis. Pak, kita cowok lho pak.. Harga diri kita tinggi. Masa cuma dijadiin serepan." Tutur Jo.

"Ya itu tergantung penilaian masing-masing orang. Sejauh mana hatimu bisa tahan waktu di uji dengan penantian seperti itu. Saat Gendis terlihat enggak menoleh ke arahmu sama sekali, itu waktunya buat kamu healing mas'e. Cinta itu sederhana kok. Kalau enggak bertepuk sebelah tangan ya diuji sama kesetiaan dan penantian." Beni mengambil ponselnya yang berkedip.

"Kalau sampai akhir Ndis cuma anggep aku sahabat gimana om?" Tanya Fajar dengan muka serius.

"Lho lha kamu selama ini ikhlas enggak jalani persahabatan sama Gendis? Sesuatu yang punya embel-embel enggak tulus dan ikhlas yang kamu dapat pasti cuma kekecewaan. Contohnya ya kisah mu ini, kamu tanya sama hatimu sendiri.. Persahabatan yang udah puluhan tahun terjalin itu mau kamu bawa ke arah mana, permusuhan saat rasa cinta tumbuh tapi tidak terbalaskan? atau persaudaraan yang akan menjadikan kamu selamanya punya dia?"

Fajar diam. Jo manggut-manggut seakan udah ngerti semua yang bapaknya omongin tadi.

"Kelian masih muda, jangan gunakan masa muda kelian hanya untuk cinta-cintaan yang belum tentu ke mana arah tujuannya. Saat kelian mantap berkeluarga baru boleh gasspol ngejar orang yang kelian sayang. Sebelum itu, nikmati aja alurnya."

1
Erni Sasa
oh GOSH kenapa smw kata"nya si ulet keket kaya gua bangeet sih pas mau di tinggalin sma DIA😫😫
Dfe: Sabar... mungkin cuma kebetulan
total 1 replies
Triana Oktafiani
terus berkarya kak 👍
Diandra Kirana
sebentar ya thor...aku cariin tabung oksigen buat napasmu....Ben legaaaa oksigennya buanyak...kalo dah lega gek ndang nulis lagi ( definisi readers akhlakless )
Diandra Kirana
Akhirnya aaa Haka Tarub bisa menaklukan sailor moon...eh bidadarinya...duh bahagianya, mo ikutan Bagas minta PJ tapi takut Jo jatuh kere gak bisa beli jeans baru yang udah robek sedengkul- dengkul sampe kek pameran tulang dinosaurus gitu
Diandra Kirana
duh si suster kek jailangkung datang tak diundang...tunggu undangan dong...
Susi Susanti
wajah e bule Kabeh Thor,,,tp bosone jowo
piyol🤸🤸
kak otor aku mampir lagi 😁😁
salie
lada lede=santuy..🙄😂😂😂 owalaahh
salie
visualnya dewa tukeran lah sama fajar 😌
salie
aduh aduhh pak gurune lintang itu keny austin ,, jodohnya siapa yak kira2
salie
kok ada ya cwe modelan netaa,,ya ampuuunnn fajarr nasibmu piyeee🤦🤣
salie
galfok sama noda neraka🤣🤣
salie
mana visual jo jatmiko ma gendhis nih😍
salie
diieh bapakmu ndiss wes tua tapi masih romatiss aja🤭.. ndis yang bar2 gimana ya kalau jadi guru paud? jadi penasaran😂😂
🇮  🇸 💕_𝓓𝓯𝓮ྀ࿐
mulutnya bukan gendis/Facepalm/
palupi
maturnuwun, sudah dibikin menghappy dengan karyanya 🙏💕💐
Dfe: sami2 nggeh
total 1 replies
palupi
Luar biasa
novita setya
laaah tenan tow..pokomen sing bau2 firasat kui wes apal q
novita setya
koq ky berbau firasat2 ngunu yaaa..gek2 nganuuu...🤔
novita setya
romantis ora..masuk angin iyaaa..durung meneh ngewel katisen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!