NovelToon NovelToon
Transmigrasi menjadi Putri Abu

Transmigrasi menjadi Putri Abu

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Balas dendam. / Reinkarnasi / Transmigrasi ke Dalam Novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:39.5k
Nilai: 5
Nama Author: bantalguling

Tahap Revisi

Tentang Vyolla, seorang gadis barbar yang dipaksa masuk ke dalam karakter Putri, sosok protagonis wanita di dalam novel yang selalu ia rutuki nan hina-hina..



📢 Novel pertamaku ini ceritanya ringan dengan protagonis yang anti menye-menye 🔥💪

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bantalguling, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

I Will Miss You

POV. Vyolla..

Benar kata pepatah, "tak kenal maka tak sayang". Jadi, pas awal gue baca cerita novel 'Putri?', gue sama sekali nggak respect sama yang namanya bapak Santoso, ayah kandung Putri. Karena menurut gue, beliau telah gagal menjadi seorang ayah yang baik, jauh berbeda dengan ayah gue, Pak Wicaksono.

Dengan tidak bijaksananya, beliau selalu memilih untuk langsung percaya kepada ibu dan Lani, tanpa pernah menanyakan atau klarifikasi dahulu kepada Putri. Padahal, seharusnya kan jika ada suatu masalah, tanya dahulu dari kedua belah pihak yang terlibat, biar tahu duduk permasalahannya itu dimana. Jadi, sewaktu ada chapter beliau datang, gue malas banget menyambutnya.

Tapi itu dulu, di saat gue belum masuk ke dalam dunia novel 'Putri?'

Setelah gue masuk ke sini, pikiran gue tentangnya selama ini ternyata salah. Beliau ayah yang baik, ayah yang enak untuk digelendotin, dan ayah yang tak pernah bosan selalu bertanya tentang kegiatan apa saja yang sudah dikerjakan anaknya di hari itu. Bahkan gue merasa, gue sedang berkomunikasi dengan sosok ayah di kehidupan nyata gue. So, dari sini gue bisa narik kesimpulan.. akar permasalahannya tuh bukan di beliau, tapi di ibu dan juga Putri.

Kok Putri?

Ya sekarang, gimana ayah bisa tahu kalau Putri itu sedang berbohong? Setiap ayah datang, ibu selalu mengancam Putri untuk selalu memperlihatkan suasana yang harmonis. Dan setiap ayah tanya, Putri selalu mangut menyetujui apa yang ibu katakan.

Hmmm, Putri.. Putri.. padahal beliau ayah kandung lo, tauk. Kenapa nggak coba berusaha jujur sih mengenai perilaku ibu dan Lani selama ini? Sungguh, karakter sifat lo itu sangat.. mem-ba-gong-kan.

Lalu sekarang, saat gue melihat ibu pingsan, dan Lani menyebutkan soal ayah, insting gue selaku seorang anak ayah (merasa menjadi anak) langsung nggak enak. Gue langsung teringat chapter dimana ceritanya itu ayah meninggal dunia. Tapi, seharusnya kan ayah meninggal masih lama? Dan gue.. gue sebenarnya bisa mencegah ayah untuk meninggal. Gue udah baca dimana ayah itu meninggal akibat ditabrak temannya yang sirik, jadi gue bisa dong mewanti-wanti ayah untuk lebih berhati-hati dan jangan keluar rumah saat chapter itu sedang berjalan?

Makanya, pas tahu ayah meninggal, gue beneran shock banget. Walaupun gue hanya bertegur sapa dengannya selama sebulan, tapi gue udah sayang sama beliau. Dan ini membuat gue seakan merasa kalau gue telah kehilangan ayah kandung gue sendiri.

...****************...

Ternyata, mengurus kepulangan jenazah dari luar negeri bukanlah perkara yang mudah. Banyak prosedur dan syarat yang harus dipenuhi untuk dapat diproses oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Jadi, butuh waktu 24 jam untuk jenazah ayah bisa dibawa ke Indonesia, tepatnya ke rumah kita.

Dan keesokan harinya ayah datang. Tapi ayah tidak datang sendirian. Kali ini ia datang sambil mengajak serta merta rekan-rekan kerjanya yang berjumlah tujuh orang.

"Ayah, dualima," ucap Lani tiba-tiba. "Ayah udah ketahuan. Cepet keluar, nggak usah sembunyi lagi di peti itu, Yah. Serem tahu ih, itu tuh peti jenazah. Cepet keluar. Ayah!"

Teriakkan Lani saat menyebut kata ayah di akhir kalimatnya, membuat gue yang seharian kemarin hanya bisa bengong, langsung nangis histeris. Gue akhirnya tersadar dengan kenyataan bahwa ayah sudah meninggal. Ayah sudah tidak bisa lagi ngobrol langsung sama gue.

"Ayah ih! Jangan curang!"

Lani beringsut kesal. Ia dengan cepat membuka peti coklat yang berisikan jenazah ayah. Dia diam sejenak saat melihat ayah yang sudah terkujur kaku di dalam sana. Tapi beberapa saat kemudian, ia mengguncang-guncangkan badan ayah dengan kuat.

"Yeee, malah tidur Ayah mah! Bangun Ayah! Hayu main lagi. Ini giliran Lani loh yang ngumpet! Jangan curang ih. Ayah cepet jadi kucing, sana!"

Raksa dengan cepat memeluk erat Lani. Dan akhirnya tangis Lani pun pecah, "Ay-yah.. Cepet hi-tung sampai 20.. La-ni mau ngum-pet.. Ayah.. Ay-yah jangan ngin-tip yahhh.."

"Ssst, Lan. Istighfar Lan." Raksa berusaha menenangkan.

Lani tiba-tiba diam. Ia dalam sekejap langsung berhenti menangis. Dan dekapan Raksa, ia tepis dengan pelan.

Lani kembali melihat ayah yang masih berada di dalam peti. Dengan senyum yang mengembang, ia melihat dengan intens wajah dari cinta pertamanya itu. "Oiya Yah, tadi Ayah makan dulu nggak di pesawat? Kan perjalanan ke sini jauh Yah, kalau nggak makan pasti laper. Mau Lani buatin makanan nggak?" Lani menyeka air matanya yang mulai kembali turun. "Ayah kan suka seblak buatan Lani, mau Lani buatin sekarang? Atau Ayah mau minum dulu? Jus strawberry kesukaan Ayah, mau? Kebetulan di kulkas banyak strawberry Yah, jadi Lani bisa buatin jus nya sekarang."

Lani berdiri dengan sempoyongan, "bentar ya Yah, aku bikinin dulu jus nya.."

Dan brugh, Lani pingsan di rangkulan Raksa.

Ingin rasanya gue pergi bersama Raksa untuk menemani Lani yang sedang dalam masa denial dalam menghadapi kematian ayah. Tapi, badan yang serasa mati rasa inipun tak bisa diajak kompromi. Walaupun gue berusaha sekuat tenaga untuk berdiri, tapi pada akhirnya gue malah kembali duduk di depan ayah.

"Mau saya bantu?"

Jantung gue berdesir ketika mendengar suara lembut dari pria yang kini sedang memegang kedua bahu gue. Dan entah kenapa, ketika gue berbalik melihatnya, air mata gue tiba-tiba keluar begitu saja dengan deras.

Badan gue yang dibawa masuk kedalam dekapannya, membuat tangis ini semakin hebat. Gue menangis tanpa suara. Hanya air mata yang terus jatuh tanpa bisa gue kendalikan.

"Ay-yah.. Pak.. Ay-yah.."

...****************...

Setelah kondisi suasana yang cukup tenang, ayah mulai dimandikan, dikafankan, serta dishalatkan. Ibu yang sudah sadar dari pingsan, bangun, pingsan laginya itu, mengikuti semua proses mengurus jenazah ayah. Sedangkan gue dan Lani, hanya ikut menshalatkan saja. Karena menurut ajaran agama gue, perempuan tidak boleh memandikan jenazah laki-laki, sekalipun itu adalah ayah kandung sendiri (kecuali suami istri).

Terakhir adalah proses yang paling menyakitkan untuk kita yang telah lebih dahulu ditinggalkan. Proses memakamkan jenazah. Bagaimana tidak sakit hati ketika melihat orang yang dicintai, perlahan ditutupi dengan tanah merah sampai pada akhirnya kita tak bisa lagi melihat raga itu selamanya.

Suara tahlil yang terdengar dengan kencang dan serempak ketika mengiringi jenazah ayah, membuat hati gue begitu terhenyak. Perjalanan terakhir gue bersama ayah, terasa begitu cepat berlalu. Dan kini, gue sudah berada di peristirahatan terakhir ayah.

Lani dan Ibu yang kembali menangis histeris saat jenazah ayah mulai diturunkan ke tanah, langsung dibawa pergi menjauh oleh saudara Putri. Sedangkan gue.. dengan tekad yang kuat ingin menemani ayah hingga akhir, berhasil untuk tidak menangis. Gue nggak mau jika kebersamaan terakhir gue bersama ayah di dunia, dibumbui dengan sedih dan terluka. Gue mau, kita berpisah dengan senyum bahagia.

"Ayah.. I will miss you, so much.. Love you.."

1
Dede Mila
mampir
IndraAsya
👣👣👣 Jejak 💪💪💪😘😘😘
moonmaker
semangat berkarya kak!
Imarin
Salam kenal kak..
aku mampir ya baca, like dan coment. Mampir juga baca novel q yuk..
ZaeV92
semangat Kakak 😘😘😘
ZaeV92
Hadir kak🤗🤗
Untaian Fiksi(Hiatus)
🤣🤣🤣 makan dah tu hantu
👋🏻 emak chimon 🐣: xixixiiixxxxxi
total 1 replies
Husna_az
masih penasaran
Husna_az
akibat terlalu emosi sampai salah kamar 🤣🤣🤣
👋🏻 emak chimon 🐣: maklum kak, anak magang, belum familiar sama tempat kerjanya, xixixii
total 1 replies
Zy Lin
saran aja kak, judul ceritanya dibikin awalan kapital. biar enak di bedain mana judul dan percakapan
👋🏻 emak chimon 🐣: ohhh gitu Kak??
oke kak, aku kapitalin judulnya yah kak,,
makasih saranyyyaaa 💋
total 1 replies
Zy Lin
marsha ga tau diri dih
Hawa zaza
jejakku disini
👋🏻 emak chimon 🐣: makasih kakkkk
total 1 replies
kang roasting cerita
baca Cherry jadi pengen makan cerri thor...
kang roasting cerita
bintang 5 untuk mu...
👋🏻 emak chimon 🐣: ahhhh, maacih kakkk
total 1 replies
kang roasting cerita
mungkin karena rezekinya dia novelnya best seller...
Cerita Aveeii
cheery ini penulisnya ya
👋🏻 emak chimon 🐣: iyah kak, yg nulis novel putri nya 💖
total 1 replies
kang roasting cerita
vyolla aja gemes... apalagi pembacanya ...
👋🏻 emak chimon 🐣: mmuachhh 💋
total 1 replies
Cerita Aveeii
ngakak si bos bisa baca pikiran
👋🏻 emak chimon 🐣: Xixixiixiiiiii
total 1 replies
Cerita Aveeii
mampirrr thor mulai baca
🐈ˢᵏ🎀Vin Vitri🌹
Ceritanya menarik untuk lanjut...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!