cinta satu malamnya dengan seorang pria yang tidak ia kenali meninggalkan benih di dalam perutnya, Sierra diusir dari rumahnya karena dianggap bertindak seperti pelacur tidur bersama seorang pria di luar,
Bertahun tahun kemudian dia kembali dengan kedua putra kembarnya,
Dia bertemu dengan pria itu lagi, yang kini mengklaim bahwa dirinya adalah ayah dari anak anaknya,
"Mereka adalah anak-anakku"
Dia melemparkan surat hasil Tes DNA ke atas meja
Bahkan jika itu kebenaran Sierra sendiri tidak akan bisa mempercayainya, dia mengajukan pernikahan untuknya sebuah kisa cinta seorang presedir dingin mengejar istrinya yang bar bar dimulai dengan manis
"Kau adalah miliku dan aku akan melindungi apa yang menjadi miliku" Lagi lagi Dia menggigit Sierra membuat tubuh sierra tersentak dan memanas
'Apakah pria ini seekor anjing, dia selalu menggigitku jika kami bertemu'
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CIELCLYDE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Butuh Waktu
Sierra ingin mengatakan jika dirinya tidak bisa menerimanya, tapi setiap dia ingin menolak Vinter tidak memberinya kesempatan untuk itu.
Ini adalah pertemuan pertamanya dengan Vinter,
Tentu saja dia akan menolaknya.tidak akan ada seorang wanita yang bisa langsung menerima, Ketika tiba tiba di lamar oleh seorang pria yang baru ditemuinya beberapa detik yang lalu dan tiba tiba di lamar saat itu juga.
Itu memberikan kejutan yang sangat besar untuk Sierra, dia tidak memiliki ingatan yang bagus tentang malam itu apalagi Sierra dalam keadaan mabuk berat.
"Tuan ada begitu banyak wanita di luar sana yang menyukai Anda...! "
"Tapi satu-satunya wanita yang aku inginkan adalah dirimu"
Dia mengatakannya sambil menarik sehelai rambut Sierra dengan lembut dan mengecupnya. Membuat perasaanya menjadi aneh.
"Tapi..., kita bukanlah berada di dunia yang sama... "
"Sierra..., pikirkanlah baik-baik bersama diriku kau tidak akan mengalami kesulitan lagi! , aku akan melindungi kalian"
Dia menggelengkan kepalanya bersikeras menolaknya
Sierra juga mengatakan, jika anak-anaknya mungkin juga tidak akan menerima sosok seorang ayah yang muncul secara tiba-tiba.
Apalagi ketika melihat sifat anak-anaknya yang sangat dewasa dan pilih-pilih mereka tidak mungkin akan mengakui seorang pria yang tiba-tiba muncul sebagai ayah mereka!.
"Tolong pikirkanlah! "
Sierra diam tidak bergerak "aku butuh waktu..!! "Jauh di dalam lubuk hatinya uang terdalam dia menolaknya.
Tentu...! Vinter pasti memberinya waktu, itu juga pasti hal yang mengagetkan untuk Sierra ketika seorang pria yang datang tiba tiba dan memintanya menikah dengannya, terlebih lagi dia datang kesini di bawah secara paksa olehnya.
****
Prang.....
Suara pecahan kaca.
Di dalam sebuah kamar seorang wanita membanting semua barang barangnya karena kesal, beberapa barang barang yang terbuat dari kaca dan bahkan keramik pecah berserakan di lantai.
Tak...
Pintu terbuka secara paksa.
"Apa yang kau lakukan anak bodoh...!! " Itu adalah suara seorang wanita tua mendekatinya.
Dia menoleh ke arah wanita itu dengan wajah penuh air mata.
"Ibu....!! "
"Ada apa..?
" Wanita itu..!! "
"Apa yang kau bicarakan"
"Wanita itu.. , dia kembali " Di tersedu.
Dia adalah Shofia Roberts, adik tiri Sierra, ketika kepergian Sierra tujuh tahun yang lalu ayahnya Devin Roberts secara resmi menikah dengan ibunya dan menjadikan Shofia sebagai anaknya secara hukum. Namun itu bukan satu satunya penyelesaian untuknya.
Memang benar, jika dia telah menikahi wanita itu dan memiliki seorang putri dengannya, Tapi anggota keluarga lainnya menentangnya dengan keras. Terlebih lagi kakek Sierra.
Kakek Sierra adalah orang yang cukup berpengaruh, dia memiliki banyak kekuasaan di dalam perusaan milik keluarga Roberts hampir dari setengah saham perusahaan adalah miliknya. Dan sebelum itu dia sudah mewarisi semua sham miliknya untuk Sierra dan bersikeras untuk tidak memberikan sepeserpun untuk kedua ibu dan anak itu. Meskipun mereka telah resmi menjadi anggota keluarga.
Karena hal itu juga ayah Sierra menjadi menginginkannya dan turut mencari dirinya selama bertahun-tahun tahun.
Itu membuat Shofia dan ibunya merasa kesal.
Sudah berapa lama mereka menantikan momen dimana mereka bisa menjadi anggota keluarga resmi dan bisa hidup dengan enak, namun semua itu hancur dan sia sia saja. Sudah beberapa lama mereka telah bersabar menunggu. Namun nyatanya penantian mereka tidak berguna sama sema sekali.
Apalagi kedatangan Sierra kembali itu memberikan pukulan yang besar untuk Shofia, Sierra adalah penghalang terbesar untuknya.
Terlebih lagi ketika di pesta perjamuan.
Shofia hadir karena mengikuti pria kaya, seorang anak sari penguasa yang bodoh dan mampu di manipulasi.
Dia tidak sengaja bertemu dengan Sierra terlebih Shofia menyaksikan semua kejadian Sierra bersama dengan Elvin ketika mereka berada di atas balkon.
Dia semakin geram. Dia ingin menyingkirkan Sierra, tidak bukan hanya itu jika perlu dia ingin membunuh wanita itu. Dia menangis di pelukan ibunya tapi dari balik itu dia menguarkan aura pembunuh yang sangat kuat dari dirinya.
****
Di sekolah Oscar dan Hilde adalah siswa yang sangat populer, meskipun baru beberapa hari mereka berada di sekolah Guru guru sudah sangat mengakui kecerdasan yang mereka berdua miliki.
Bahkan di antara mereka kewalahan ketika mengajari keduanya.
Tidak hanya di kalangan guru keduanya juga sangat populer di kalangan anak-anak sekelasnya bahkan tidak jarang ada banyak anak gadis yang memberikan surat cinta pada mereka.
Padahal mereka hanya anak-anak tapi sudah memberikan surat cinta. Itu sangat lucu, dan konyol ketika Oscar memikirkannya.
Ketika keduanya duduk di kursi seorang anak laki laki berbadan cukup besar mendekatinya, diikuti oleh beberapa orang anak
"Hei Oscar ayo kita bertarung! " Dia menantang sembari menunjuk ke arah Hilde.
Hilde yang melihatnya memiringkan kepalanya :apa apaan ini?'
Ini bukan yang pertama kalinya orang orang menganggap jika dirinya adalah Oscar.
"Oscar ayo kita bertarung, tentukan siapa yang paling hebat...!" Lagi lagi dia berbicara menantang sambil membungsungkan dadanya dengan lantang.
"........? "
"Rara bilang dia menjauhiku karena dia menyukaimu, kau lebih hebat dariku!, jika aku menang pasti dia akan meliriku dan bermain bersama ku"
Tapi lagi tidak ada reaksi sama sekali, ketika tangannya hendak menyentuh Hilde tatapan mata tajam Oscar menembus matanya dia merinding ketakutan, itu adalah mata yang sangat menakutkan untuk ukuran seorang anak kecil.
'Kau...! Kau...! "Bocah laki laki itu mundur kebelakang dan menabrak beberapa anak laki di belakangnya sehingga membuat mereka semua jatuh ke lantai.
Mereka gemetar secara otomatis, tanpa aba aba sedikitpun.
Sorot mata tajam Oscar ketika melihat mereka itu sangatlah menakutkan,, membuat semuanya menjadi berkeringat dingin ketakutan!.
Pupilnya seolah olah menyalah dan mengeluarkan api.
Itu sangat menakutkan!,
Bahkan bagi orang dewasa sekalipun itu sangatlah mengerikan apalagi ketika anak anak yang melihat dirinya dengan mata itu.
Hilde melompat dari kursinya dan mendekati mereka.
"Ehh.. Apa kalian tidak apa apa" Tanyanya, bukannya membalas pertanyaan Hilde mereka justru mundur kebelakang karena semakin Hilde mendekat semakin kuat tatapan yang di berikan Oscar pada mereka. Itu membuat mereka merinding dan tidak berani.
"Apa kalian tidak apa apa? "
Hilde mengulurkan tangannya hendak membantu mereka untuk berdiri
"Ahhh " Anak itu tersentak karena kaget dengan perlakuan Hilde padanya.
"Ahh... Dan ngomong ngomong aku Hilde dan dia Oscar"Dia menekankan ujung kalimatnya dengan senyuman di wajahnya sembari menunjuk kan jarinya ke arah Oscar yang masih duduk di mejanya tanpa bergerak sedikitpun, saat Hilde melihat Oscar dia diam dan pokus ke pada bukunya namun ketika Hilde kembali melihat ke arah anak anak itu, Oscar kembali memberikan tatapan tajamnya pada mereka.
Tentu saja anak anak itu sangat ketakutan.
selalu nungguin up ny ya
#gkmutusopayam
#🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮