Ini lanjutan Hello Mr Mafia.
Lucifer Xylander Zweihander, Tuan muda dari keluarga Zweihander yang sangat di takuti dan dihormati di negara tersebut.
Memiliki sifat dingin dan datar tidak membuatnya menyesal, justru dengan begitu membuat para wanita semakin berlomba-lomba untuk mendapatkannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengakui
"Bukan urusan ku!" Ketus Yoora dan segera bangkit dari duduknya.
Lucifer langsung menarik tangannya hingga tubuh Yoora menabrak badannya, Yoora mendongakkan kepalanya menatap Lucifer kesal namun laki-laki itu malah membuatnya bungkam seketika.
Cup
Lucifer mencium bibir Yoora lembut dan menahan tengkuknya agar ciumannya semakin dalam, mata Yoora membulat dengan besar.
Biasanya hanya sebuah kecupan namun kali ini terasa berbeda, Lucifer melakukan yang lebih dari sekedar kecupan.
Yoora memejamkan matanya menikmati ciuman Lucifer padanya, Lucifer yang merasa bahwa Yoora tidak melawan nya pun tersenyum tipis.
"Maaf..." Ucap Lucifer dengan menangkup wajah Yoora menggunakan kedua telapak tangannya.
Yoora tidak menjawab, ia hanya mengangguk dengan wajah yang sudah memerah. Lucifer yang melihat itu hanya tersenyum dan mengecup kening Yoora singkat.
"Ayo.." Ajak Lucifer dengan menggenggam tangan Yoora.
Lucifer membawa Yoora ke dapur untuk melihat mereka yang asik memasak, mereka yang melihat kedatangan Lucifer dan Yoora pun merasa heran.
"Kenapa kalian baru datang? Dan kenapa Lo pegang tangan Yoora? Mau nyebrang jalan bang?" Tanya Gavin yang membuat mereka tertawa kecuali Yoora dan Lucifer yang segera melepaskan tangannya.
"Bukan nyebrang jalan tapi takut pasangannya di gendol orang ahhahah" Tambah Aldo dengan tertawa.
Lucifer tidak menjawab, ia hanya duduk di kursi di samping Elang yang ikut tertawa. Begitupun dengan Yoora yang ikut membantu Lolita dan Rosa.
"Nona!! Jangan pegang pisau!" Panik bibi Yun yang membuat Yoora cemberut.
"Baiklah" Pasrah Yoora dan ikut duduk di samping Elang.
•••••••
Beberapa hari ini Yoora tidak masuk sekolah karena tidak di perbolehkan oleh Dady nya, kini barulah Yoora bisa pergi ke sekolah setelah 5 hari tidak keluar dari apartemen.
Semua perlombaannya di gantikan oleh teman-temannya, kini Yoora berada di dalam mobil dengan beberapa mobil yang mengikutinya di belakang.
"Selamat pagi" Sapa Rosa dan Lolita dengan Memeluk Yoora, mereka ternyata menunggu kedatangan Yoora.
"Pagi juga" Sapa Yoora dengan tersenyum.
Yoora terkekeh melihat mereka yang antusias saat melihat kedatangannya, bahkan mereka bersorak gembira karena princess star sudah kembali.
"Apa yang sudah gue... maksud nya aku lewati selama tidak masuk?" Tanya Yoora pada mereka.
"Hmm... Banyak si, terutama si wanita gila itu yang semakin hari semakin gencar mengincar kekasih mu" Jelas Rosa dengan menggandeng lengan Yoora.
"Benar, aku sendiri sampai heran...Kenapa ada wanita tidak tahu malu Sepertinya di dunia ini?" Tambah Lolita.
"Wahhh benarkah? Sayang sekali, aku tidak ada" Balas Yoora dengan terkekeh.
"Oh ya Ra, Sepertinya Lo jangan cari masalah dengan nya" Bisik Rosa.
"Kenapa?" Herannya.
"Ternyata Angel selama ini merupakan putri dari kerajaan Elmeryx yang identitasnya sangat di rahasiakan itu" Jelas Lolita dengan bergidik ngeri.
"APAA?" Pekik Yoora dengan mata yang melotot.
"Benar Ra,dia sendiri yang mengakuinya 2 hari yang lalu. Lihatlah, para siswa dan siswi langsung mendekati nya agar bisa berteman dengan wanita itu" Tunjuk Rosa pada Angela yang baru saja tiba itu.
"Siapa yang tidak kenal dengan kerajaan Elmeryx itu, tapi entah kenapa aku tidak percaya jika wanita itu merupakan putri semata wayang raja Elmeryx yang selama ini memang tidak di ketahui identitas nya" Ragu Rosa.
"Sutt diamlah, dia menuju kemari" Bisik Lolita dengan sedikit bergetar.
Angela berdiri di depan Yoora dengan tatapan angkuhnya, di belakangnya berdiri para dayang yang menurut Yoora sangat menjijikkan.
"Gue rasa Lo udah tahu siapa gue sebenernya" Ucap nya dengan tersenyum sinis.
"Tentu" Balas Yoora dengan tersenyum meremehkan.
"Jadi, Lo harus tahu diri bahwa Lo tidak pantas untuk Lucifer! Dia hanya pantas bersanding sama gue!" Ucap nya dengan penuh kemenangan.
"Benarkah? Bagaimana jika Lucifer sendiri yang memilih saya?" Tanya Yoora dengan bahasa formal nya tanpa menggunakan Lo gue lagi.
"Lo!!" Geram Angela dengan menunjuk wajah Yoora.
Dengan lembut Yoora memegang tangan Angela yang berada di wajahnya dan meremasnya begitu kencang hingga membuat wanita itu berteriak kesakitan.
"Akhhhhhhh...Apa yang Lo lakuin sialan!" Marah nya dengan wajah yang memerah.
"Tidak ada" Santai Yoora.
"Brengsek!! Beri wanita miskin ini pelajaran!" Marah nya pada Yoora.
Para wanita yang ada di belakang Angela langsung menyerbu Yoora, namun Yoora berhasil melumpuhkan mereka dengan mudah.
"Saya baru tahu jika putri dari kerajaan Elmeryx itu sangat lemah" Sindir Yoora dengan terkekeh.
"Benar, menurut berita Puteri kerajaan Elmeryx sangat pintas dan cerdas. Tidak hanya itu, dia juga sangat ahli dalam hal bertarung" Tambah Rosa.
Angela nampak terkejut mendengarnya, dengan penuh amarah Angela pergi begitu saja yang membuat Yoora terkekeh.
"Apa yang kalian lakukan?" Tanya seseorang dengan penasaran.
"Luci? Tidak ada, aku hanya memberikan Putri Angela pelajaran" Jawab Yoora dengan tersenyum.
"Benarkah?" Heboh mereka kecuali Lucifer yang nampak santai.
"Hmm" Angguk Yoora.
"Sudahlah, ayo kita masuk" Ajak Lolita.
Sudah tidak heran jika para siswa Melihat kedekatan mereka bertujuh, karena mereka sudah biasa memperlihatkan kedekatan nya di publik.
"Ra, siang ini kita ke mall yu?" Ajak Rosa.
"Benar Ra, aku belum beli kostum untuk malam nanti" Tambah Lolita.
"Sepertinya tidak bisa, aku ada acara" Ucap Yoora tak enak.
"Acara apa? Apakah penting?" Penasaran Aldo.
"Entahlah" Balas Yoora dengan menganggukkan kepalanya.
"Hhh.. Baiklah, kami akan pergi berdua saja" Balas Rosa.
"Hmm" Angguk Yoora.
Saat mereka memasuki koridor sekolah, mereka berpapasan dengan beberapa guru dan kepala sekolah yang baru saja sampai.
"Selamat pagi Pak, Bu" Sapa mereka.
"Pagi juga anak-anak" Balas para guru dengan tersenyum lembut.
Yoora menatap kepala sekolah itu datar, kepala sekolah yang di tatap Seperti itu pun sedikit merinding.
"Ikut saya!" Ucap Yoora datar dan berlalu pergi meninggalkan mereka yang nampak terkejut.
"Ehh..Baik" Balas kepala sekolah dan segera membuntuti Yoora di belakang.
Mereka saling tatap, mereka sangat heran melihat kepala sekolah yang sangat di takuti dan memiliki aura yang galak bisa luluh karena seorang murid? Sungguh hebat!
Kini Yoora dan kepala sekolah berada di ruangan kepala sekolah, Yoora melipatkan kedua tangannya di dada dan menatap kepala sekolah itu datar.
"Jelaskan!" Datar Yoora.
"Sebenernya... Saya akan memberitahukan masalah ini pada semua siswa namun saya belum minta persetujuan putri" Ucap nya menjelaskan.
"Apa kau tahu apa kesalahan mu? Dengan statusnya yang sekarang dia bisa membuat nama baikku tercemar!! Apa kau tidak mengerti tentang konsekuensinya yang akan datang?" Marah Yoora.
"Maaf putri, saya akan memberitahukan nya sekarang" Ucap nya dengan penuh rasa bersalah.
"Tidak perlu! Kau sungguh tidak berguna" Kesal Yoora dan segera keluar dari sana meninggalkan kepala sekolah yang nampak mengelus dadanya.
Jangan lupa like dan komen yahh ❤️❤️❤️
Tinggalkan jejak juga🤝
ceritamu the best thor... aq dh ksih bunga ya thor