NovelToon NovelToon
Badai Pasti Berlalu

Badai Pasti Berlalu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:286.7k
Nilai: 5
Nama Author: Darniaty

Terbiasa merasakan ketidak adilan dari kecil membuat stevany atau yang sering di panggil vani /vany itu menjadi pribadi yang tertutup,hingga suatu ketika dia di pertemukan dengan wanita yang sangat baik dan memberikan sebuah kehangatan keluarga.sialnya itu tidak bertahan lama ,karena dia tiba tiba di minta untuk menikah dengan seorang pria yang menyebalkan dan bahkan sangat kejam.Tetapi pernikahannya justru mempertemukan dia dengan orang di masa lalu dan keluarganya sendiri ,bahkan membawa sebuah keberuntungan untuk nya dan keluarganya

Hingga di hari saat dia mengetahui dirinya hamil,saat itu suaminya memberikan surat cerai karna dia telah menggahamili mantan tunangannya

Bagaimana nasib rumah tangganya?mampukah vani menpertahankan suaminya?atau justru memilih pergi meninggalkan semua yang menyakitkan,dan memulai hidup yang baru?

Ikuti terus kisahnya dan jangan lupa untuk komen,like dan vote.karna itu sangat berguna untuk semangatvsang author🙏🙏😄

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Darniaty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berkumpul kembali

pagi ini vani pergi ke kampus.hal yang pertama dia lakukan saat sampai di kampus adalah menjumpai Bu Mira.

"Pagi Bu.".

"Eh kamu van.pagi..Bagaimana kabarmu nak?"

"sehat Bu.Ibu apa kabar?"

"Baik nak,Nak apa kamu di perlakukan baik oleh nak risa?"

"iya Bu.kak risa sangat baik.aku beruntung di pertemukan dengannya Bu"

"Benarkah? syukur lah ibu bisa tenang sekarang"

"iya Bu.ya sudah bu vani mau masuk dulu.nanti vani ke sini lagi"

"baiklah.kamu harus belajar dengan giat ya nak.kamu ga boleh menyia nyiakan kesempatan yang nak risa kasih. kamu dapat membalas nya dengan kamu cepat lulus kuliah"

"Benar Bu.Baiklah bu aku masuk ya"

"iya nak.semangat" vani akhirnya meninggalkan ruangan Bu mira dan kembali ke kelas.setelah kelas selesai dia langsung ke tempat bu mira untuk ijin pulang

Karna hari ini dia pulang cepat karna kelas ke dua kosong, berhubung dosennya berhalangan. akhirnya tepat jam setengah sepuluh dia memutuskan ke cafe.tapi sebelum ke cafe dia kembali ke apartemen

sampai di apartemen dia sedikit bingung karna seingatnya tadi dia meninggalkan apartemen dengan mematikan lampu.tapi sekarang lampu apartemennya menyala dan begitu juga tv

"astaga....." dia berteriak kaget karna dia melihat di depannya berdiri seorang pria yang sering di sebut kakanya bahkan dia tau bahwa yang di depannya adalah mas dion suamu dari kak risa

"maaf kamu siapa?kenapa kamu berada di apartemen istri saya,"

"Ma..maaf Mas.perkenalkan namaku vani.kak risa mengajakku tinggal disini"

"benarkah?apa kamu tau di mana risa?soalnya tadi pas saya ke rumah dia tidak ada di sana.bahkan katanya sudah setahun lebih dia tidak tinggal di sana"

"iya mas kak risa crita bahwa dia memang sudah tidak tinggal di sana.Mas terima kasih sudah kembali,kak risa orang yang sangat baik.vani yakin kak risa pasti bahagia mendapat kabar ini"

"terima kasih dik,sepertinya kamu kenal dekat dengan istriku.bagaimana dengan anak kami?apa dia sudah besar?"

"begini kak...."akhirnya vani memceritakan apa yang dia ketahui.Dion menangis membayangkan betapa menderitanya istrinya

"sekarang katakan pada mas dimana risa sekarang van?"

"kak risa sedang ke bali kak. ada acara gereja katanya.dan itu berlangsung selama seminggu.kak bagaimana kita buat kejutan buat kak risa?jadi vani akan pura pura sakit dan menelpon kak risa untuk pulang.vani yakin kaka pasti akan pulang"

"Baiklah mas ikut saranmu saja" vani langsung menelpon Risa

"Halo van ada apa dek?"

"kak.hiks hikss tolong vani kak"

"hallo van apa yang terjadi ?van. halo ?"

"kak tolong kak.vani ga tahan hiks...kepala ku sangat sakit kak"

"van .kamu tunggu sebentar ya kaka kabarin alvin bentar supaya ada yang liat kamu.kaka akan pulang sekarang ya?" Risa langsung meminta ijin kepada sang mentor untuk ijin balik duluan,tak lupa dia langsung menelpon alvin supaya cek keadaan vani ke apartemen.tapi sayangnya alvin ga bisa keluar karna sedang menjalani hukuman dari Roy

"Bagaimana mas ?acting vani bagus ga?"

"kamu keren van.van mas harus bagaimana?mas deg deg an nih mau ketemu istri mas"

"Mas seperti anak abg aja,ingat umur mas.ya sudah mas vani mau ke cafe bentar ya.Mas latihan dulu nanti harus bagaimana"

"hahah.. kamu tidak menunggu risa dulu?"

"tidak usah mas..silahkan mas nikmati waktunya dulu dengan kak risa"

"baiklah..hati hati ya"

"iya mas" vani keluar dari apartemen dan berjalan menuju lift

"Tuhan Terima kasih sudah membawa mas dion kembali, dan aku percaya kuasamu tidak pernah bekerja dengan setengah .Tuhan pasti mengganti apa yang pernah hilang dari hidup mereka bahkan berlipat lipat kali ganda.mereka pasangan yang sangat baik dan sangat cocok" Vani langsung menghapus air matanya yang menetes karna terharu.dia di kagetkan dengan panggilan dari kak risa tapi sengaja di abaikan.

ting..sebuah pesan masuk

"dek kamu baik baik saja kan?kaka satu jam lagi akan berangkat ke jakarta.kamu ambil obat dulu di kotak p3k ya sayang setidaknya untuk meringankan rasa sakit di kepalamu. setelah minum obat kamu istirahat ya sayang.tunggu kaka pulang.see you"

Vani menangis di dalam lift untung nya tidak ada orang yang melihatnya.dia sangat sangat terharu membaca pesan dari clarissa. Dimana Clarissa bahkan rela meninggalkan kegiatannya demi dirinya.

"kak vani yakin kaka akan mendapat balasan dari semua kebaikan kaka.aku sangat menyayangi kaka".vani mengusap handphone nya

setelah. hampir tiga jam. penerbangan Risa sampai di jakarta jam tiga sore dan langsung naik taksi ke apartemennya sesampai di sana dia langsung masuk ke kamar vani tapi dia heran kamarnya kosong.dia berlari ke kamarnya dan betapa kagetnya dia melihat orang yang di depannya

" Ma..sss. Dio..n.."

"iya sayang ini mas"mata dion sudah berkaca kaca

Risa berlari ke pelukan suaminya

"Mas ..katakan ini bukan mimpi mas,hiksss?

"iya sayang ..ini nyata mas mu kembali"

"mas..."Clarissa mengeratkan pelukannya.dan tangis mereka pecah di dalam kamar tersebut.bahkan risa sudah lupa apa tujuannya pulang dari bali

lama mereka berpelukan sambil menangis akhirnya Dion menceritakan yang terjadi di pesawat dan dia sempat lupa ingatan dan hanya garis besarnya.dia tidak ingin istri nya kwatir

"mas maaf kan aku.aku gagal menjaga anak kita.harus nya aku lebih memperhatikannya ,harus nya kita sudah berkumpul bersama sekarang".

"sayang..lihat mas .Mas tidak menyalahkanmu.apa pun yang telah terjadi di belakang kita anggap itu sudah takdir,yang terpenting sekarang kita sehat,Mas percaya kalau saat nya tiba kamu juga akan mengandung,jangan menangis lagi oke?"

setelah lama menangis dan melepas rindu selama dua jam lebih dia baru tersadar dengan vani

"mas apa kamu melihat vani?tadi dia menelponku bahwa dia sakit,tapi sampai di sini dia tidak ada"

"oh vani.. tadi dia pulang kampus langsung pergi ke cafe"

"apa? kenapa mas mengijinkannya?dia lagi sakit.bahkan karna dia aku pulang"

"hahaha.adik mu yang manis itu sangat pintar acting.sebenarnya dia tidak sakit.dia hanya memberikanmu kejutan sayang "Dion menarik risa ke pelukannya

"sayang ..kenapa vani bisa tinggal di sini?bahkan seingat mas dulu dia bukan kenalan kita"

"iya mas.Alvin yang membawanya ke sini .dan mas tau dia blal..bla..bla."clarissa menceritakan kembali pertemuannya dengan vani

"itu alasannya mas kenapa aku mengajaknya tinggal disini .lagian dia anak yang baik mas,aku sudah menganggapnya adik"

"Mas bangga padamu sayang.kamu selalu menolong orang dengan tulus.bahkan tanpa melihat siapa orang yang kamu tolong.kamu tidak pernah memilih milih mereka yang akan kamu tolong"

"Mas. semua orang itu harus tolong menolong .bahkan dulu kalau bukan karna pertolongan paman damar aku mungkin tidak ada hari ini."

"kamu benar sayang."

"Mas ..aku sampai lupa mama dan rena sedang di bali.dan mereka akan pulang besok.kalau aku tau mas yang pulang sekalian aja ajak mereka"

"ga papa sayang .besok aja kita kasih mereka kejutan.tapi berjanji lah untuk sementara kamu rahasiakan dulu tentang mas dari luar. besok mas ceritakan lebih lengkapnya"

setelah jam sembilan malam vani tiba di apartemen

"van.kamu kenapa baru pulang?"

"iya kak tadi cafe nya rame bangat kak.jadi vani ga enak ninggalinnya"

"van kaka kan sudah bilang,kamu jangan terlalu fokus di cafe.fokus kamu sekarang kuliah dulu.nanti kalau kuliah sudah selesai baru fokus kerja.kamu di cafe hanya cari pengalaman aja.nanti pas sudah mulai kerja ga terlalu kaku lagi"

"baiklah kak.besok besok ga lagi deh"

"kamu sudah makan?kalau belum kamu makan dulu"

"sudah kak ,tadi sebelum pulang makan dulu di cafe"sebelum masuk kamar vani hendak memeluk kak risa

"kangen kak..." tpi risa sudah lebih dulu menjewer kuping nya

"kamu bisa bisanya ngerjain kaka yah.kamu tau ga kaka jantungan pas dapat telpon mu"

"tapi kaka suka kan surprise nya?buktinya dari tadi kaka tidak menelponku menyakanan apa sakit nya sudah reda" Vani membuat wajahnya pura pura sedih

"Hey kamu pikir kaka akan termakan dengan actingmu?"

" hahah maafkan daku kaka ku sayang.cuma dengan cara itu kami dapat mengusir kaka dari bali,bagaimana mas apa tadi pertemuannya mengharukan?siapa yang lebih banyak menangis?"

"jelas kaka mu lah.mas sih biasa aja"

"Mas dionnn.....malam ini mas tidur di kamar sendiri,aku tidur sama vani aja"

"sayang jangan begitu.mas kan masih kangen sama kamu.mau meluk kamu."

"iya kak.vani setuju"

"ayo van kita masuk"

"yank maaf deh.iya mas ngaku mas yang lebih banyak menangis.bahkan sebelum kamu di sini mas sudah menangis .kalau ga percaya kamu tanya aja vani.iya ga van?"

"kapan kaka menangis?perasaan tadi pas vani datang kaka baik baik saja,ga menangis"

"van. ...kamu yah "

"hahah baiklah,memang benar kak .mas dion tadi menangis seperti anak kecil di sini.bahkan saat tau kaka pulang dia deg deg an seperti abg yang baru jatuh cinta"

"benarkah?" wajah risa sudah merah seperti tomat

"baiklah kak.aku mau masuk ke kamar dulu."setelah hampir sampai di kamar dia bicara kembali

"kak risa. ..mas dion... buatkan aku ponakan yang lucu"dia langsung berlari masuk ke kamar dan menutup pintu

tapi sebelum dia menutup pintu dia mendengar suara risa berteriak

"VANI AWAS KAMU YAH" Dion yang mendengar istrinya berteriak langsung menutup mulut istrinya dengan tangannya

"yang ini sudah malam , nanti tetangga pada komplain , suara kamu kencang bangat soalnya"

dan benar saja setelah dion menyelesaikan kalimatnya mereka mendengar suara pintu di ketuk

ceklekk..

"ada apa ya pak? " risa pura pura tidak tau

"maaf bu tadi ibu berteriak sangat kencang.apa ibu tidak apa apa?"

"saya tidak apa apa pak.maafkan saya,tadi saya berteriak karna ada kecoa pak dan adik saya sudah berhasil menangkapnya".

"oh begitu.baiklah bu saya permisi"

"iya pak silahkan.sekali lagi terima kasih dan maaf pak" risa akhirnya masuk ke dalam dan menggaruk kepala nya yang tidak gatal

1
¥®‽°indri✓¶∆
wooow bagus banget novelnya ada hikmah,&pelajaran berharganya.aling suka novel yg seperti ini.
mantap
lanjut Thor
mantap
lanjut Thor,makin seru
mantap
seru
Rohmiati
up
Rini Haryati
keren dan mantap ceritanya
sukses....semangat
mksh
Ira Wati
kok tamat
Kastinah
untung ketemu orang baik
Kastinah
bagus ,,bisa mandiri ngapain mau nyiksa diri tetep tinggal sama orang tua tapi tidak layak dipanggil orang tua
febriani
akhirnya indah juga bahagia kau dapatkan Vani😍😘😘😘
febriani
Thor nabur bawang banyak banget nangis nih jadi nya...😭😭😭😭😭nyeseek Deh....kan akhirnya semua pada nyesel kan
febriani
nyesek banget deh third...sedih nya g Brass air mata niih banjir😔😭😭 aja....semoga ada hikmahnya...dan penyesalan slalu datang terakhir yaa...kalodtng nya di awal namany pen daftaran hehee😂😂😂😂😂
febriani
ya jadilah diri sendiri itu lebih baik tinggalkan Roy...jgn di tangisi kelak esok kan menyesali segalanya....
febriani
gemes ya selalu aja kalo ada musibah datang nyalahin Vani g pernah mkiri karena tubuh garis nasib jalan tadkir yg hanya kuasa Allah saja huh sebbeel deh
febriani
kasian Vani 😪😭kapan bahagia nya Thor SMG aj Roy jadi bucin akut
febriani
aku mampir Thor dapet request baca novel belenggu Kaka ipar
Channel97
huhhuu😩😩
Channel97
makin suka sama ceritanya
Channel97
sedihnya jadi vani
Channel97
ya ampun.. sedihnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!