NovelToon NovelToon
Hati Seorang Wanita

Hati Seorang Wanita

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:835.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Triana mutia

Mengisahkan tentang seorang gadis bernama Rania Subagiyo, yang terpaksa menikah dengan seorang pria kaya demi biaya pengobatan ibunya

Sang pria yang bernama Galang Baskoro menikah untuk mendapatkan harta warisan, sedangkan sang pria sudah memiliki kekasih. Tetapi karena sebuah alasan dia tak bisa kembali pada saat itu

Hanya tiga bulan Rania terus meyakinkan dirinya bahwa dia harus bertahan dengan semua perlakuan kasar di rumah tersebut

Tanpa Galang sadari hatinya telah tercuri oleh Rania, sedangkan Rania benar-benar telah memberikan seluruh hatinya kepada Galang

Sang ibu yang menjadi penguat hati Rania meninggal dunia, dan kekasih Galang kembali dengan berbagai tipu muslihat, membuat Galang melakukan hal yang sangat menyakitkan bagi Rania

Sedangkan ada seorang pria lain di luar sana yang bersedia memberikan sebuah cinta yang tulus kepada dirinya

Dan semua kisah belum berakhir masih ada kejadian yang terus menimpa dalam hidupnya..


Apakah cinta bisa mengalahkan rasa benci ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triana mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mendapatkan Perlakuan Yang Berbeda

Setelah Rania merasa lebih baik Adrian langsung membawa Rania untuk kembali ke tempat tinggal mereka, Adrian hanya ingin memeriksa kandungan Rania di rumah sakit ternama. Adrian ingin semua hal yang di dapatkan oleh Rania dan calon anaknya adalah hal yang terbaik yang dapat dia berikan

Adrian mendampingi segala proses pemeriksaan kehamilan Rania selayaknya anak tersebut adalah darah dagingnya sendiri, Adrian tak dapat mengungkapkan perasaannya pada saat itu betapa bahagianya dirinya

Adrian langsung menghubungi pengacaranya untuk mewariskan sebagian harta miliknya atas nama Rania dan calon anak mereka, Adrian tak ingin di kemudian hari anak tersebut akan merasakan perbedaan seandainya dia memiliki anak sendiri. Dan semua itu dia lakukan tanpa sepengetahuan Rania

Adrian sangat yakin bahwa Rania pasti akan menolak keras perihal itu bila dia mengetahui hal tersebut, Adrian menyembunyikan itu semua hanya pengacaranya dan Revan yang mengetahui semua tentang pengalihan harta Adrian

Di awal Revan mencoba menasehati Adrian agar tak melakukan hal tersebut, sebagai saudara yang paling dekat dengannya Revan mencoba memberikan pengertian. Dan Revan pun tak bisa berbuat apa-apa lagi, karena sepertinya keputusan Adrian sudah bulat

Setelah selesai melakukan serangkaian pemeriksaan Adrian membawa kembali Rania ke kediamannya, Adrian membawa Rania kembali ke dalam kamar untuk beristirahat. Adrian sudah mulai melangkahkan kakinya hendak keluar dari dalam kamar, untuk menyelesaikan segala urusan pekerjaan yang tertunda

" Kak " panggil Rania dengan manja

" Kenapa sayang? "

Adrian langsung menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya

" Boleh temanin aku di sini sebentar " Rania menundukkan kepalanya

" Apa aku ga salah denger ? dia minta aku buat temanin dia. Padahal selama ini aku selalu merasa dia menghindar "

Senyuman bahagia langsung tersimpul di bibir Adrian, entah itu karena pengaruh hormon atau memang karena hati Rania yang sudah mulai terbuka. Rania merasa ingin sekali tidur di temani oleh Adrian

Dengan hati yang sangat bahagia Adrian kembali melangkahkan kakinya ke arah tempat tidur dan mendudukkan dirinya tepat di samping Rania, Rania menatap ke arah Adrian dan Adrian tersenyum dengan sangat hangat

" Boleh aku peluk kamu kak ? " tanya Rania dengan manja

Adrian langsung merebahkan tubuhnya tepat di samping Rania dan Rania pun memeluk tubuh Adrian

" Makasih ya kak " Adrian menatap ke arah Rania dan mencium ujung kening Rania dengan sangat lembut

" Kamu ga tau aja sayang, gimana perasaan aku saat ini ? aku benar-benar bahagia sayang "

Rania merasakan kehangatan dari balasan pelukan Adrian, ada perasaan nyaman dan aman yang dia rasakan. Membuat dirinya terlena dan tak butuh waktu lama dia pun terlelap dalam tidurnya

Adrian menatap wajah Rania dengan sangat intens, seribu kebahagiaan sedang berlabuh di dalam hatinya karena Rania mulai bisa menerima dirinya. Sedangkan Rania sendiri tak mengerti mengapa dia sangat suka sekali saat memeluk tubuh Adrian

Sedangkan di tempat yang berbeda di dalam kediaman Galang, mamanya Galang dan Anggi sedang berbahagia karena kehamilan Anggi. Anggi sudah berada di dalam kamar dia akan menunggu kepulangan Galang agar dapat memberitahukan berita bahagia itu

Sudah hampir menjelang tengah malam Galang baru tiba di kediamannya, Galang memasuki kamar untuk membersihkan dirinya. Dia dapat melihat Anggi yang masih terjaga, tetapi dia tetap tak menghiraukan Anggi dan masuk ke dalam kamar mandi

Selesai membersihkan diri Galang sudah hendak meninggalkan kamar tersebut, hingg langkah kakinya langsung terhenti mendengarkan ucapan dari kekasihnya yang kini telah sah menjadi istrinya

" Tolong kita harus bicara "

" Kenapa ? " dingin dan hanya menoleh tanpa mendekat ke arah Anggi

" Sabar Anggi.. Sabar.. Inget ada anak yang akan buat dia ga akan bisa kemana-mana lagi "

" Kalo ga ada hal penting aku mau ke ruang kerja aku "

" Aku hamil " dengan cepat

" S*al kenapa bisa ? apa yang harus aku lakuin sekarang ? "

" Aku mau kamu mulai perhatian sama aku, gimana juga sekarang aku lagi hamil anak kamu "

" Aku memang berharap untuk mempunyai seorang anak, tapi maaf bukan dari kamu "

" Ok.. Aku akan bertanggung jawab semua kebutuhan anak itu "

" Ini bukan masalah uang Galang..!! " Teriak Anggi dan sudah mulai dalam keadaan berdiri

" Terus kamu mau apa dari aku ? "

" Aku butuh perhatian juga dari kamu..!! " Anggi kembali berteriak dan sudah memasang wajah murka

" Terserah kamu mau berbuat apa ? aku bisa kasih apapun yang aku punya. Tapi maaf aku ga bisa untuk kasih hati aku ke kamu, di sana sudah ada orang lain "

Tanpa perasaan bersalah sedikitpun Galang meninggalkan Anggi begitu saja, seperti biasa dia akan kembali menyibukkan dirinya dengan segala macam pekerjaan hingga dia lelah dan tidur di sofa ruang kerjanya

Anggi yang merasa kecewa menangis dengan hebat di dalam kamar, dia terus saja mengutuk keras kehadiran Rania di antara mereka berdua

Setelah Rania benar-benar terlelap Adrian mulai melepaskan pelukannya dan masuk ke dalam ruang kerjanya, untuk menyelesaikan segala urusannya yang tertunda

Setelah cukup lama Rania terbangun dari tidurnya karena tak lagi ada pelukan hangat dari seorang Adrian, dan entah mengapa wangi tubuh Adrian sudah seperti candu bagi Rania

" Kak " Rania melepaskan pandangannya menyapu bersih seluruh ruangan

Rania mulai mendudukkan dirinya agar mengusir rasa kantuknya, dan kembali memeriksa ruang ganti dan kamar mandi tetapi tetap tak dapat menemukan keberadaan Adrian. Rania mulai melangkahkan kakinya ke luar dari dalam kamar

" Mungkin di ruang kerjanya ya ? "

Tok.. Tok.. Tok..

" Masuk "

Rania mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruang kerja Adrian untuk pertama kalinya, Adrian yang masih sibuk dengan laptopnya masih belum menyadari bila seseorang yang berada di hadapannya adalah Rania

" Lagi banyak kerjaan ya kak ? "

" Kok udah bangun sayang ? " Adrian langsung menghentikan semua aktivitasnya dan berdiri mendekati Rania

" Aku ke bangun tapi kakak ga ada " dengan polosnya dan Adrian langsung memeluk tubuh mungil Rania

" Maaf ya sayang, ayo tidur lagi "

" Ga usah kak, aku udah ga ngantuk. Boleh aku temanin kakak kerja di sini ? " Adrian melepaskan pelukannya dan menatap Rania dengan sangat lembut

" Ya ampun aku ga lagi mimpi kan sekarang ? terima kasih Tuhan. Kau sungguh membuat dia bisa menerima hamba "

" Kita istirahat aja yuk sayang udah malam "

Tampak guratan kesedihan di wajah Rania, dia merasa mendapatkan sebuah penolakan dari seorang Adrian

" Kenapa sayang ? "

" Ga boleh ya kak aku temanin kakak di sini ? " dengan manja

" Boleh lah sayang, aku seneng banget kalo mau temanin aku. Tapi nanti kamu kecapean sayang, kasian anak kita " dengan lembut

" Ya Tuhan terima kasih karena kau kirimkan laki-laki sebaik dirinya untuk hamba "

Adrian mengajak Rania untuk duduk di atas sofa, dia juga mengambil laptopnya dan mendudukkan dirinya tepat di samping Rania. Dan mulai kembali melanjutkan pekerjaannya. Entah itu sungguh karena kehamilannya atau bukan kini Rania ingin selalu berada di samping Adrian

Bantu like dan komentar ya teman-teman 😊

Terima kasih 🤗

Mampir yuk kak ke karya aku Zahra Anak Yang Tak Berdosa S2 🤭

1
Darmawangsyah Dhamar
luar biasa .knpa baru ketemu novel begini..
Darmawangsyah Dhamar
bukan galang tapi adrian
Renova Simanjuntak
adrian,,kamu jd lakik koq,,ga jelasss giniii🤔
Darmawangsyah Dhamar
semoga tdk ada kekerasan fisik
Sur Tok
tdk lanjut, sdh malas bacanya
Darmawangsyah Dhamar: sama,malas juga.tpi semoga endingnya tdk mengecewakan.klu sampai raina jdi milik galak.maka ini akan jdi novel Kak Triana yang paling ....
total 2 replies
Jetva
si Revan ini sutradar atw apa..?? gue bingung ama ni cerita...sebenarx tokoh utama Rania apa Revan sih..??
Jetva
ini si Revan knapa aih..??
Jetva
REVAN TO LOL BIN O ON...
Shifa Burhan
ciri novel hasil dari pola pikir egois novelisnya
*pelakor dilaknat pebinor dipuja2
*jika pemeran utama pria (suami) menyakiti perasaan pemeran utama wanita (istri) adalah kesalahan fatal tapi ketika istri menyakiti perasaan suami dianggap biasa2 saja, bukan kesalahan
*kisah istri dengan peran lelaki lain diceritakan romantis tapi kisah suami dengan peran wanita lain diceritakan menjijikan
*istri ketika disakiti tegas pergi dan tidak mudah memaafkan dan mencari lelaki lain sedangkan suami ketika disakiti kayak pengemis malah dia balik yang mengemis kayak tidak ada wanita lain saja

novel ini memang disukai banyak reader wanita jablay dan egois karena karakter suami dibuat kayak lelaki bodoh dan pengemis
tapi 100% novel tidak akan disukai reader lelaki dan reader2 wanita yang menghormati dan menghargai suaminya
Raja Rosnenty
Luar biasa
falea sezi
anak dia ma istri laine mana
falea sezi
uda telat nenek, lampir knp guang trima secara galang ma istri nya dlu uda nyobain lah rania ma andrian g pernah di sentuh gk adil bgt kan
Marulak Siagian
👍👍👍👍👍
Only you
Biasa
triana 13: maaf ya kak kalau kurang memuaskan ceritanya...


karena itu baru2 belajar nulis
total 1 replies
Siti Rofiatin
Lanjut thoor
triana 13: Terima kasih dukungan nya kak


mampir kak ke cerita aku yang lain🤭🤭

ada beberapa cerita aku yang sudah tamat dan ada dua cerita yang sedang berjalan Kaka

terima kasih
total 1 replies
Eka Rauf Ginting
jdi mlas bacanya, di saat Adrian dtg rania terenggut kesuciannya,, miris bngt thor
Eka Rauf Ginting
ceritanya sllu wanita yg lemah,,murahan
Renova Simanjuntak
HAPPY ENDING...
triana 13: aku lebih suka cerita yang happy ending kak 😅
total 1 replies
Renova Simanjuntak
kpn..rania dan galang bikin anak??kan ga ada adegan tidur seranjang ama galang??
triana 13: di hari terakhir kak
total 1 replies
Idku Nursaman
padahal di saat kita sakit ada orng yg menyayangi kita bikin kita lebih semangat untuk sembuh...
triana 13: ya kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!