NovelToon NovelToon
The Radiant Fool: Immortal Prince In Disguise

The Radiant Fool: Immortal Prince In Disguise

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Action
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Fresh Tea

Di Kekaisaran Tianming, Pangeran Ke-14 bernama Mu Xuanyuan dikenal oleh seluruh penjuru istana sebagai pangeran yang "cacat": bodoh, tidak bisa bertarung, gila, dan selalu tersenyum ceria tanpa peduli situasi. Ia menjadi bahan tertawaan para pejabat dan target perundungan utama dari Pangeran Ke-3 (Lu Cangqiong) yang arogan. Dari 21 bersaudara (8 kakak laki-laki, 5 kakak perempuan, 4 adik laki-laki, dan 3 adik perempuan), hampir tidak ada yang menganggap Xuanyuan sebagai ancaman.

Namun, di balik topeng ceria dan tingkah konyolnya, Mu Xuanyuan adalah entitas paling berbahaya di seluruh benua. Ia secara rahasia telah mencapai ranah Immortal Emperor Puncak (Ranah Kaisar Abadi). Tak hanya itu, ia adalah pemilik sah dari Paviliun Lelang Xingzhou (balai lelang terbesar di benua) dan raja di balik Pasukan Bayaran Po Jun (tentara bayaran paling menakutkan). Ia juga memiliki Ruang Dimensi Portabel yang berisi ladang tanaman obat langka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fresh Tea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 22: Who Is the True Master?

Atmosfer di dalam Balai Lelang Xingzhou kian memuncak saat aroma misteri mulai menggeser gaung transaksi pil legendaris barusan. Para pembeli di lantai bawah masih sibuk mendiskusikan harga fantastis yang baru saja direbut Pangeran Ke-3 Lu Cangqiong, sementara beberapa tetua sekte besar mulai memperbaiki posisi duduk mereka dengan raut wajah penuh kewaspadaan.

Di panggung utama, Han Xingzhou menyilangkan tangannya di balik punggung. Senyum profesionalnya menyurut perlahan, digantikan oleh ekspresi tenang yang memancarkan aura seorang penguasa balai lelang papan atas. Dengan satu kibasan lengan jubah putihnya, puluhan susunan formasi pelindung di dinding-dinding giok gedung langsung aktif secara otomatis, memancarkan cahaya keemasan yang memperketat pengawasan.

"Para tamu agung sekalian," suara Han Xingzhou menggema merdu namun dipenuhi penekanan yang membuat aula mendadak hening. "Pil Pemurni Jiwa hanyalah pembuka jalan. Kini, saatnya kita memasuki agenda utama lelang akbar hari ini—benda misterius yang mendatangkan berbagai gelombang faksi besar ke ibu kota."

Han Xingzhou menghentakkan kakinya secara halus. Dari bawah panggung, sebuah altar batu hitam terangkat naik secara perlahan. Di atas altar tersebut, bertengger sebuah kotak giok berwarna hitam pekat berlapis sembilan kunci spiritual. Kotak itu tidak memancarkan cahaya silau, tetapi denyut energi yang keluar dari permukaannya sanggup membuat pusaran Qi milik para pakar di seluruh ruangan bergetar hebat.

"Kotak Giok Bersegel Kaisar!" seru seorang Tetua dari Sekte Pedang Langit seraya berdiri dari kursinya.

"Segel Sembilan Naga Terkunci..." gumam seorang pakar ranah tua dari benua utara dengan suara bergetar. "Benar-benar peninggalan dari era Kaisar Abadi!"

Di Bilik VVIP Nomor Dua, Lu Cangqiong yang dadanya masih sesak akibat kehilangan dua koma lima juta Kristal Spiritual mendadak berdiri tegap. Matanya membelalak penuh keserakahan saat menatap kotak hitam di panggung.

"Kotak itu..." bisik Lu Cangqiong seraya merogoh jimat komunikasinya. "Kakak Sulung, barangnya sudah keluar! Aura segel ini persis seperti deskripsi naskah Kuno Kekaisaran!"

Dari balik jimat, suara Putra Mahkota Long Wuji terdengar sangat dingin. "Pastikan kau memenangkannya dengan sisa dana tujuh koma lima juta kristal milikmu, Cangqiong. Jika ada yang berani menawarkan lebih tinggi, pasukanku di luar siap meratakan Balai Xingzhou begitu lelang usai."

"Tenang saja, Kakak Sulung! Kali ini tidak ada yang bisa menghalangiku!" jawab Lu Cangqiong penuh keyakinan.

Sementara itu, di dalam Bilik VVIP Nomor Satu, Mu Xuanyuan duduk santai di sofa empuknya seraya mengunyah sebutir buah anggur keemasan dari ruang dimensinya. Di balik tatapan konyol dan jemarinya yang sibuk memutar-mutar burung kayu, sepasang mata Immortal Emperor miliknya telah menembus sembilan lapisan segel pada kotak giok tersebut.

"Bagaimana, Yang Mulia?" bisik Leng Yan seraya bersandar di samping kursi Xuanyuan, mengibaskan kipas emasnya hingga aroma peony menyegarkan ruangan. "Apakah kotak giok itu benar-benar berisi warisan kuno, atau sekadar umpan racun yang dipasang oleh faksi musuh?"

Leng Shuang berdiri siaga di dekat pintu seraya mendengus pelan pada kakaknya. "Berhentilah menempel pada Yang Mulia, Kakak Bodoh. Biarkan Beliau memeriksa."

Xuanyuan membuang biji anggurnya ke piring giok, lalu terkekeh pelan dengan nada suara yang mendadak berubah menjadi tenang dan dipenuhi keagungan kaisar abadi.

"Segelnya memang dibuat oleh pakar ranah Kaisar Kuno," tutur Xuanyuan santai. "Tetapi isinya bukan warisan ilmu ataupun senjata pusaka. Itu adalah Kunci Pembuka Segel Segara Darah—sebuah pusaka terlarang yang disegel oleh Nenek Moyang Kekaisaran Tianming ribuan tahun lalu."

Feng Wuchen yang sejak tadi diam mendadak menengadah kaget. "Kunci Segara Darah? Bukankah itu berarti siapa pun yang membukanya tanpa kekuatan Ranah Kaisar akan memicu kebangkitan wabah racun darah di seluruh ibu kota?"

"Tepat sekali," jawab Xuanyuan seraya menyunggingkan senyum misterius. "Sosok anonim yang menyerahkan kotak ini kepada Xingzhou bermaksud menjadikan kota ini sebagai padang bangkai. Dan Kakak Ke-3 kita yang cerdas itu berniat membayar jutaan kristal hanya untuk membawa bencana tersebut ke kediamannya."

Leng Yan tertawa menggelegar penuh kegembiraan flamboyan. "Oho~ Sungguh ironi yang teramat manis! Betapa indahnya melihat Pangeran Ke-3 membuang seluruh harta Kekaisaran demi membeli kehancurannya sendiri!"

Di panggung utama, Han Xingzhou mengetukkan palu keemasan. "Penawaran untuk Kotak Giok Bersegel Kaisar ini dibanting pada harga awal tiga juta Kristal Spiritual!"

"Empat juta!" teriak Tetua Lembah Racun Seribu dari lantai dua.

"Lima juta Kristal Spiritual!" sahut pemimpin Klan Gu tanpa ragu.

"Enam juta!" geram Lu Cangqiong dari Bilik VVIP Nomor Dua, melonggarkan kerah jubah naga merahnya seraya menatap seluruh aula dengan pandangan membunuh. "Kekaisaran Tianming menawar enam juta kristal! Siapa yang berani menantang keagungan keluarga kerajaan?!"

Ancaman Lu Cangqiong dipadukan dengan angka enam juta yang fantastis mendadak membungkam sebagian besar klan pedagang dan sekte menengah. Aura intimidasi dari para tetua Sekte Pedang Bintang di belakang Lu Cangqiong makin mempertegas bahaya bagi siapapun yang mencoba melampaui harga tersebut.

"Enam juta Kristal Spiritual dari Bilik VVIP Nomor Dua!" seru Han Xingzhou seraya menyapu pandangan ke sekeliling aula. "Apakah ada penawaran lain?"

Keheningan melingkupi seluruh balai lelang selama beberapa detik. Lu Cangqiong menyunggingkan senyum kemenangan yang sangat arogan, merasa Kotak Giok Bersegel Kaisar itu sudah berada di dalam genggamannya.

Namun, tepat saat Han Xingzhou mengangkat palunya untuk ketukan kedua

Wusss!

Sebuah gelombang suara cempreng dan konyol kembali melengking hebat dari Bilik VVIP Nomor Satu, memecah keheningan aula secara brutal.

"Wah! Kotak batu hitamnya terlihat cocok untuk jadi kotak simpan ubi manisku!" jerit Xuanyuan seraya menyodorkan kepalanya keluar jendela bilik, melambaikan burung kayunya gembira. "Aku tawar Enam Juta Satu Kristal Spiritual dan Setengah Buah Apel Gigitan Burung Kayu!"

Brak!

Lu Cangqiong mendobrak jendela biliknya hingga kayu ukiran emasnya retak parah. Wajahnya yang tadi penuh kemenangan mendadak berubah menjadi pucat padam bercampur amarah yang sanggup membakar gunung.

"MU XUANYUAN!" raung Lu Cangqiong dengan urat leher yang hampir putus. "KAU IDIOT SIALAN! KAU BERANI MENAIKKAN TAWARANKU HANYA DENGAN SAKATU KRISTAL LAGI?! KAU BENAR-BENAR INGIN MATI DI TANGANKU, YA?!"

Xuanyuan mengedipkan matanya polos seraya mengusap hidungnya konyol. "Eh? Kakak Ke-3 marah lagi? Kalau Kakak Ke-3 tidak punya satu kristal lagi, bilang saja! Nanti aku pinjami dari tabungan ubi manisku!"

Seluruh pengunjung di lantai bawah menahan napas seraya menutup mulut mereka, tak percaya pangeran yang dikenal gila itu kembali memprovokasi Lu Cangqiong di titik paling krusial dalam lelang ini.

"TUJUH JUTA KRISTAL SPIRITUAL!" jerit Lu Cangqiong kalap, menguras seluruh sisa dana pinjaman Putra Mahkota tanpa memedulikan batas aman finansialnya lagi. "AMBIL SEMUANYA, SI IDIOT! COBA KAU TAWAR LAGI JIKA KAU BERANI!"

Di dalam Bilik VVIP Nomor Satu, Xuanyuan kembali ditarik masuk oleh Leng Yan. Sang pangeran bersandar di sofanya seraya bertepuk tangan riang dengan suara cemprengnya.

"Wah! Kakak Ke-3 kaya sekali! Permainan selesaaaai! Kotak batu hitam buat Kakak Ke-3!" seru Xuanyuan gembira.

Han Xingzhou di panggung mengetukkan palunya tiga kali dengan senyum tipis yang tak kasat mata. "Terjual kepada Pangeran Ke-3 Lu Cangqiong dengan harga Tujuh Juta Kristal Spiritual!"

Di Bilik VVIP Nomor Dua, Lu Cangqiong jatuh terduduk di kursi emasnya seraya terengah-engah. Ia memenangkan kotak giok tersebut, tetapi seluruh tabungannya dan jaminan pinjaman tambang selatan kini telah melayang habis.

Sementara di Bilik VVIP Nomor Satu, Mu Xuanyuan menyesap teh Giok Langitnya dengan anggun, tatapan konyolnya lenyap berganti kedalaman aura Immortal Emperor Puncak. Siapa pemilik sebenarnya di balik Balai Lelang Xingzhou yang baru saja menguras habis harta sang Pangeran Ke-3? Pertanyaan itu hanya diketahui oleh kegelapan malam yang kian melarut.

1
Pecinta Gratisan
sampai tamat thor updatenya💞
Hadi Hadi
is good
irawan muhdi
lanjut Thor 👍
irawan muhdi
lanjut
irawan muhdi
lanjut Thor
irawan muhdi
mantap lanjut Thor 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!