Setelah menerima donor mata dari kakak nya, Kanaya terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang seharusnya menjadi kakak ipar nya sendiri, karena sang kakak meningal akibat kecelakaan yang di sebabkan oleh nya.
Kanaya adalah seorang gadis buta yang berusia dua puluh dua tahun, sejak kecil dia hanya tinggal dengan ibu dan kakak nya, "Aurel" sementara ayah nya sudah meninggal sejak Kanaya masih kecil.
Aurel yang seminggu lagi hendak melangsungkan pernikahan malah meningal karena menyelamatkan Kanaya adik nya yang hampir tertabrak mobil saat hendak menyebrang jalan.
Samuel yang kecewa terpaksa menikahi Kanaya atas permintaan terakhir Aurel, meskipun dia cukup membenci Kanaya karena Kanaya adalah penyebab meningal nya Aurel.
Bagaimana kisah Kanaya dan Samuel yang menikah karena unsur keterpaksaan? Bagaimana perlakuan Samuel kepada Kanaya wanita yang sangat dia benci ini? Ayo baca kisah mereka di sini bersama author Nadia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22
"Aaaaaaa! Apa yang kau lakukan di sini dengan penampilan seperti itu!?" Teriak Naya dan hendak menutup pintu kamar nya.
Namun Samuel buru-buru menahan pintu tersebut sehingga Naya tidak bisa menutup nya kembali karena perbedaan kekuatan yang jauh di antara mereka.
"Bodoh jangan tutup pintu nya aku mau numpang mandi," ucap Samuel kesal.
Mendengar itu, Naya pun melepaskan pintu tersebut dan mundur beberapa langkah.
"Aku tidak telanjang, mengapa kau menjerit seperti orang gila? Minggir, aku mau mandi, keran di kamar ku sedang rusak," ucap Samuel dengan santai nya berjalan masuk ke dalam kamar Naya lalu masuk ke dalam kamar mandi.
Sementara itu Naya tak mampu menggerakkan kaki nya, dia gemetar,baru kali ini melihat seorang laki-laki dewasa dengan tubuh tinggi, dada bidang, pundak lebar, perut sispack. Laki-laki seperti ini di lihat dari manapun tetap ganteng bahkan dari belakang.
"Astaga Naya mengapa kau malah memerhatikan nya sejauh ini? Dasar bodoh, ini rumah nya wajar dia mau mandi di mana pun terserah dia, seharusnya aku tunggu di luar saja, ini sangat memalukan," ucap Naya bergidik dan kemudian berjalan keluar dari kamar lalu menutup pintu kamar dengan rapat.
Setelah beberapa puluh menit kemudian Samuel pun akhirnya selesai mandi.
"Dia ke mana?" lirih Samuel sambil melirik sekeliling kamar.
"Apa dia menunggu ku di luar? Bocah bodoh itu ternyata takut juga," ucap Samuel seketika merasa lucu dan kemudian berjalan menuju pintu kamar lalu membuat nya.
"Astaga!"
Brukh ...
"Ahh pingang ku!"
Samuel yang membuka pintu kamar tersebut secara tiba-tiba kaget karena Naya yang saat itu mengintip dari selah pintu terhuyung ke arah nya, mereka pun akhirnya terjatuh dengan posisi Naya yang kini berada di atas tubuh Samuel.
"Naya!!!!" teriak Samuel dengan memegang kedua pundak Naya sambil menguncang nya dengan geram.
"Aaaa, sakit tuan," ucap Naya masih belum ngeh dengan posisi nya saat ini.
"Mengapa kau bisa jatuh? Apa kau mengintip ku dari sela pintu? Kau ini benar-benar mesum ya?!" marah Samuel sambil memelototi sang istri.
"Tidak-tidak, aku tidak melakukan apapun aku hanya berniat untuk melihat apa tuan sudah selesai mandi atau belum, maaf kan aku," ucap Naya hendak beranjak dari posisi nya yang sudah dia rasa tidak nyaman ini.
Samuel yang menyadari handuk nya lepas pun sontak malah tidak membiarkan Naya bangun, dia malah memeluk erat Naya agar tidak melihat ke bawah.
"Astaga, tuan apa yang kau lakukan? Aku mohon lepas kan aku," ucap Naya kaget karena tiba-tiba Samuel memeluk nya dengan erat.
"Jangan bergerak," ucap Samuel furstasi akan situasi ini.
"Ada apa? Aku ingin bangun,ini sangat membuat dada ku sesak dan tidak bisa bernafas," ucap Naya berusaha melepaskan pelukan itu.
"Handuk ku lepas!" teriak Samuel kewalahan untuk menahan Naya.
"Apa?!"
Naya mendongak menatap Samuel dengan tatapan kaget dan hendak melihat ke bawah karena bukan nya takut dia malah penasaran dan reflek.
Sontak Samuel yang melihat itu buru-buru menutupi mata Naya dengan tangan nya.
"Mengapa kau malah hendak melihat nya? Dasar bodoh," oceh Samuel tak ada habisnya kesal dengan istri nya itu.
"Maaf-maaf, aku hanya reflek sekarang lepas kan tangan mu biar kan aku bangun sambil memejamkan mata ku,"
"Tidak mau, kau pasti ingin mengintip dan mengambil kesempatan kan?"
"Mana mungkin, aku bukan orang mesum aku ini masih waras,"
Begitu lah pertengkaran yang menghebohkan terjadi di antara mereka berdua, hanya karena jatuh dan handuk Samuel yang terlepas dari pinggang nya. Situasi ini malah menjadi hal lucu untuk di lihat, namun sayangnya tidak ada siapapun kecuali mereka berdua di dalam rumah itu.
Beberapa menit kemudian.
Kini Samuel telah bangun kembali dan melilit kembali handuk itu ke pingang nya, sementara itu Naya berdiri dengan menghadap tembok.
"Sudah selesai," ucap Samuel lagi.
Naya berbalik dan melihat ke arah Samuel yang saat ini tidak hanya mengunakan handuk dia juga mengambil selimut milik Naya dan membalutkkan ke seluruh tubuh nya.
"Astaga, itu kan selimut ku," ucap Naya menujuk Samuel.
"Aku pinjam selimut nya dulu, oh iya siapkan makan malam, ada hal yang ingin aku bicarakan nanti kepada mu setelah makan," jelas Samuel.
Setelah mengatakan demikian, ia pun berjalan keluar tampa pamit dari kamar Naya dan bergegas masuk ke dalam kamar nya.
"Hal ap ... "
Naya bahkan tidak bisa meneruskan ucapannya karena Samuel sudah menghilang dari pandangannya.
"Huh, benar-benar hari yang buruk," leguh Naya yang kemudian berjalan masuk ke dalam kamar mandi karena kebetulan pada saat itu dirinya sendiri juga belum mandi.
Sementara itu di kamar Samuel.
"Arghhh! Sialan, mengapa aku tidak bisa membentak nya, memarahi nya, atau mendorong nya? Ini semua terjadi karena kecerobohan Naya, dia benar-benar menyebalkan aku hampir saja kehilangan kehormatan ku di depan wanita tengil itu," ucap Samuel gusar saat dia mengingat kejadian tadi.
Sungguh ini adalah hal yang melakukan baginya, namun bagi Naya ini adalah langkah pertama menjalin hubungan baik dengan Samuel.
Dua jam pun berlalu.
Beberapa menu makanan pun sudah di sajikan Naya di atas meja makan, namun Naya masih sibuk membuat satu menu makanan lagi.
Samuel yang melihat nya sedikit risih karena dia sudah sangat lapar dan ingin makan sekarang.
"Bocah, kau masak apa lagi? Aku sudah kelaparan kapan itu akan selesai?" tanya Samuel kepada Naya karena sudah tidak bisa menahan rasa laparnya.
"Makan lah apa yang sudah aku sajikan tuan muda, aku hanya tinggal memasak sup, dan ini untuk diriku sendiri," ucap Naya sambil tersenyum tipis kepada Samuel dan kemudian ia pun melanjutkan masakan nya.
"Apa? Kau buat sup? Kau sendiri yang suka? Apa kau pikir aku tidak suka." ucap Samuel terlihat kesal karena Naya mengatakan hal itu kepada nya, karena jujur saja, sup ayam adalah makanan kesukaan Samuel
"Tuan muda juga menyukai sup ayam?" tanya Naya sambil mengerutkan keningnya.
"Iya," jawabannya ketus
"Baik lah, tunggu sebentar lagi ya," ucap Naya yang kemudian mulai meracik beberapa sayuran tambahan sup.
Karena Samuel yang buru-buru ingin makan sup, Naya pun sampai tidak terlalu fokus dengan irisan wortel yang dia pegang, dia bahkan tampa sengaja melukai tangan nya sendiri karena khawatir Samuel akan marah jika menunggu terlalu lama.
"Ahh,"Naya meringis kesakitan sambil memegang jari telunjuk nya yang kini mengeluarkan darah segar.
Samuel yang melihat itu sontak kaget dan buru-buru menghampiri Naya. "Astaga apa yang kau lakukan?"
Naya yang punya trauma akan darah pun mulai gemetar, air mata nya mulai menetes bibir nya ikut bergetar menatap darah yang keluar dari tangan nya.
****
benci nya loe sama Bina ya ada lah kata kata bijak bisa buat panutan jangan sableng tiap kata mengandung racun dunia haduuuhhh jadi bini loe rugi bandar Coyyyu suweerrr,,,salam waras muel,,
💪💪✌️
ga sekalian peluk nay si Aska 🤭
lama lagi pasti bisikin Naya pokonya kepedean loe ,,muel
ingat muel untuk menggeser kedudukan molen loe harus punya Anak dari wanita itu loe tau Nayla itu gadis baik,,,cuma saja sejak kecil tidak di perlakukan baik oleh orang tua nya apa mungkin Naya Anak tertukar ketika melahirkan atau Anak Adopsi,,, kenapa perbedaan nya jauh banget,,,Anak pertama di Anak mas kan tetapi Allah lebih paham keliatan nya maka cepat di ambil. tinggal lah Anak yang selalu di sisihkan sekarang punya suami rada sableng semoga muel berubah jadi satria baja hitam 😂😂😄😄gemes abis,,