NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Perjodohan
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Ra

Seorang CEO muda yang ambisius seperti Kenzo Praditya tidak pernah punya rencana untuk menikah dalam waktu dekat, apalagi dengan Anindya, janda dari kakaknya sendiri.

​"Jangan pernah berharap aku akan menyentuhmu. Aku melakukan ini hanya demi wasiat Kakak," ucap Kenzo dingin di malam pertama mereka.

​Anindya hanya bisa menelan kepahitan. Ia bertahan demi satu alasan, buah hatinya yang membutuhkan perlindungan keluarga Praditya.

Namun, tembok es yang dibangun Kenzo perlahan runtuh saat ia melihat ketegaran Anindya menghadapi badai fitnah dari luar.

​Saat rasa peduli mulai berubah menjadi obsesi, Kenzo dihadapkan pada satu kenyataan pahit. Ia mulai mencintai wanita yang seharusnya tidak boleh ia miliki.

Simak Kisah Selanjutnya di Cerita Novel => Turun Ranjang.
By: Miss Ra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Ra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Jeruji besi yang dingin dan bau apak dari dinding beton menjadi saksi bisu kejatuhan seorang Kenzo Praditya. Di dalam sel gelap penjara Al-Awir, tidak ada lagi cahaya lampu kristal Dubai Mall atau aroma parfum mahal yang biasa ia kenakan.

Yang ada hanyalah suara derap sepatu bot petugas dan rintihan tahanan lain yang menggema di lorong-lorong sempit.

"Aku tidak membawanya! Aku dijebak!" raung Kenzo saat tubuhnya dilemparkan kembali ke lantai sel yang keras.

Seorang petugas bertubuh kekar menatapnya tanpa ekspresi, memegang tongkat pemukul yang baru saja mendarat di perut Kenzo.

"Di sini, pengakuanmu tidak penting. Bukti di sakumu sudah bicara. Dan di Dubai, kau bukan siapa-siapa."

Kenzo terbatuk, memuntahkan sedikit darah. Wajahnya yang dulu tampan dan angkuh kini membiru, bengkak akibat interogasi yang tak henti-hentinya selama tiga hari terakhir.

Ia diancam dengan hukuman mati jika tidak segera menandatangani dokumen pengakuan. Setiap kali ia mencoba melawan, pukulan baru akan mendarat di tulang rusuknya.

~~

Sementara itu, di sebuah hotel mewah yang hanya berjarak beberapa kilometer dari penjara, suasana terasa sangat mencekam. Tuan Praditya, akhirnya tiba di Dubai setelah menempuh penerbangan darurat dari London. Wajahnya yang sudah berkerut tampak sepuluh tahun lebih tua.

"Bagaimana mungkin kau membiarkan ini terjadi, Valerie?!" bentak Tuan Praditya pada Valerie yang duduk terisak di sudut ruangan.

"Aku tidak tahu, Om! Polisi itu tiba-tiba datang dan menemukan barang itu di jasnya. Aku sudah menyewa firma hukum terbaik di Dubai, tapi mereka semua menolak," tangis Valerie pecah.

Tuan Praditya membanting ponselnya ke meja. "Aku akan membayar siapa pun! Sepuluh milyar, seratus milyar, aku tidak peduli! Ambil semua aset kita di Jakarta, jual saham di perusahaan konstruksi, lakukan apa saja asal Kenzo keluar!"

Namun, asisten pribadinya menggeleng lemah. "Tuan, masalahnya bukan pada uang. Otoritas di sini sudah menutup pintu rapat-rapat. Nama Kenzo sudah masuk dalam daftar hitam keamanan nasional. Tidak ada pengacara yang berani menyentuh kasus ini karena ada intervensi dari pihak atas."

Berminggu-minggu berlalu menjadi bulan. Tuan Praditya menghabiskan jutaan dolar untuk melobi pejabat, namun hasilnya tetap nihil. Setiap pintu yang ia ketuk seolah terkunci oleh kunci baja yang tak terlihat.

Kerajaannya di Jakarta mulai goyah karena ia terlalu fokus menyelamatkan putra tunggalnya yang tersisa, namun di Dubai, kekuasaan Praditya hanyalah sebutir pasir di tengah badai.

~~

Di sisi lain Dubai, di dalam kenyamanan penthousenya, Anindya sedang duduk di balkon sembari memandangi matahari terbenam. Elang sudah tertidur pulas setelah lelah bermain pahlawan super seharian tadi.

Sarah masuk dengan membawa laporan berita terbaru. "Nyonya, Tuan Praditya kabarnya mulai menjual aset pribadinya di Jakarta untuk membiayai upaya pembebasan Kenzo. Tapi hakim Dubai baru saja mengetok palu... Kenzo dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan jaminan."

Anindya terdiam. Ada rasa puas yang sempat melintas, namun sesaat kemudian, sebuah perasaan aneh menusuk ulu hatinya. Rasa iba.

"Seumur hidup, Sarah?" bisik Anindya.

"Iya, Nyonya. Dia dipindahkan ke blok isolasi. Kabarnya kondisinya sangat mengenaskan," jawab Sarah pelan.

Anindya memejamkan mata. Ia teringat wajah Arlan. Kenzo adalah adik kandung Arlan. Darah yang sama mengalir di nadi mereka. Ia membayangkan bagaimana perasaan Arlan jika melihat adiknya membusuk di penjara asing seperti itu.

'Apakah aku terlalu kejam?' batin Anindya. 'Apakah jebakan Zayed terlalu dalam untuknya ?'

Zayed, yang baru saja masuk ke dalam penthouse, seolah bisa membaca pikiran Anindya. Ia mendekat, berdiri di belakang Anindya, dan meletakkan tangannya di bahu wanita itu.

"Kau sedang memikirkannya?" tanya Zayed lembut.

"Dia adik Arlan, Zayed," sahut Anindya lirih. "Terkadang aku merasa bersalah karena membiarkanmu melakukan sejauh ini."

Zayed memutar kursi Anindya agar menghadapnya. Ia berjongkok agar mata mereka sejajar.

"Dian, dengarkan aku. Pria itu tidak pernah menganggapmu sebagai kakak ipar. Dia menganggapmu sebagai mangsa. Jika dia tidak di sana sekarang, dialah yang akan memastikan kau dan Elang yang berada di dalam penjara ketakutan selamanya."

"Tapi ayahnya... Tuan Praditya terlihat begitu hancur," Anindya menunduk.

Zayed tersenyum tipis, sebuah senyum yang penuh kebijaksanaan. "Itu adalah harga yang harus dibayar oleh seorang ayah yang gagal mendidik putranya. Jangan biarkan kebaikan hatimu menjadi celah bagi monster untuk kembali. Arlan mencintaimu, dan aku yakin, dia lebih suka adiknya dipenjara daripada melihat istrinya menderita."

Zayed mencoba mencairkan suasana. Ia mengeluarkan sebuah kantong kecil dari saku celananya. "Lagi pula, aku punya sesuatu untuk mengalihkan pikiranmu dari si bodoh itu."

"Apa ini?" Anindya mengerutkan kening.

Zayed mengeluarkan sebuah miniatur unta yang terbuat dari kristal swarovski. "Elang bilang dia ingin ibunya punya unta sendiri agar tidak perlu rebutan dengan robot untanya. Dia memintaku membelikan ini."

Anindya tertawa kecil, rasa sesak di dadanya sedikit berkurang. "Anak itu... dia benar-benar terobsesi pada unta sekarang."

"Itu salahmu karena membawanya ke Dubai," canda Zayed. "Sekarang, bagaimana kalau kita makan malam? Aku sudah memesan tempat di restoran yang terbaik di kota ini."

~~

Sementara itu, di Jakarta, Bimo memberikan kabar terbaru melalui panggilan video.

"Anin, kondisi di sini kacau. Setelah kau mengirimkan bukti korupsi itu, keluarga Praditya benar-benar di ambang kebangkrutan. Ayah Kenzo sudah tidak punya taring lagi. Berita tentang Kenzo di Dubai menjadi topik hangat di setiap stasiun televisi."

"Apa ada ancaman untuk kami di sini, Bimo?" tanya Anindya.

"Tidak ada. Mereka terlalu sibuk menyelamatkan diri dari kejaran jaksa. Kau benar-benar sudah memutus rantai itu, Anin. Kau bebas."

Anindya menutup teleponnya dengan helaan napas panjang. Kebebasan yang ia impikan selama bertahun-tahun akhirnya benar-benar di depan mata.

Kenzo mungkin akan mendekam selamanya di sana, membusuk bersama obsesinya, namun Anindya memilih untuk berhenti menoleh ke belakang.

Malam itu, Anindya menatap langit Dubai yang bertabur bintang. Ia tahu, bayang-bayang Kenzo mungkin akan sesekali muncul dalam mimpinya, namun ia punya Zayed, sang pangeran gurun yang siap membentengi dunianya dan Elang, alasan utamanya untuk tetap berdiri tegak.

"Terima kasih, Arlan. Terima kasih, Zayed," bisiknya pada angin malam.

Di sel isolasi yang gelap, Kenzo Praditya hanya bisa menatap lubang udara kecil di langit-langit, membayangkan wajah Anindya yang kini tak akan pernah bisa ia sentuh lagi.

Ia telah kalah telak, dan kali ini, tidak ada uang atau kekuasaan yang bisa membelikan jalan pulang.

...----------------...

To Be Continue ....

1
Dew666
🩵🩵🩵
Yuliana Tunru
akhir dr hudupnu kenzo dan.itu setimpal sgn jejahatan mu krn aju yakin arlan pun dibunuh okeh kenzo
nani rahayu
lanjut thoor seru cerita nya
Miss Ra: 💪

siaaappp
total 1 replies
Nabitha Azizah
ceritanya nggak membosankan
Miss Ra: 🤗

thank u ratingnya kakak...
/Kiss//Rose/
total 1 replies
Nabitha Azizah
thorr ceritanya bagus...semangat sampai akhir/Heart/
Miss Ra: 🤗

thank u kakak
/Rose//Kiss/
total 1 replies
Mundri Astuti
lanjutin aja Thor .... seru ko ceritanya
Mundri Astuti
kemarin" nyepelein, pas di dtgin takut, gimana sih anin
Yuliana Tunru
akhir x up jg thorr s3nang baca x ..aplg saat kenzo di tangkap ikut bernapas lega ..smoga bab 20 hingga 80 lancar jaya 💪💪💪
Miss Ra: 🤗🤲

amiiin....
makasih banyak doanya kakak...
total 1 replies
nani rahayu
Anin sudah benar berada di samping Zayed, lanjut thorr cerita mu menarik 👍
Soraya
mampir thor
Miss Ra: 🤗

thank u kakak
total 1 replies
Yuliana Tunru
cerita mu bikin tegang to candu thorr beharqo kenzo dan valeirie diculik dan dikurung hingga tak bisa pulang lg ..syykur anin beetemu irang2 baik .. thor smoga ini bab terbaik mu 💪💪💪vote buat mu
nani rahayu: lanjut thoor seru, aku suka cerita mu, semoga thoor sehat selalu semangat nulis nya 👍
total 2 replies
Mundri Astuti
tetep hati" Anin, jaga elang juga, jangan sampai digunakan Kenzo sebagai alat buat kamu balik ke dia
Dew666
🥰🥰🥰
Miss Ra: 🤗

makasih ratingnya kakak
total 1 replies
Dew666
🍎🍎🍎
Miss Ra: 🤗🤗🤗

thank u kakak
total 1 replies
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
Miss Ra: 💪🤗

siaaappp
total 1 replies
siti Syamsiar
lanjut thor 👍👍👍👍👍
Mundri Astuti
saudara kandung kah Kenzo dan Arlan 🤔, papanya juga kayanya lebih ke Kenzo ya
Eva Karmita
biarkan Kenzo berjuang mengejar cinta nya ya otor ngk usah ada orang baru lagi ... pengen lihat bagaimana Kenzo menaklukkan hati Anin 😅🥰
Eva Karmita
bingung mau komen apa 🤔🤔😅
Eva Karmita
kalau di lihat disini yg jahat bapaknya Kenzo menurutku orangnya ambisius...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!