NovelToon NovelToon
Wanita Kedua

Wanita Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: de'rini

Ayu dan Adi adalah sepasang suami istri yang hidup bahagia, walaupun belum di beri keturunan di usia pernikahan mereka yang sudah menginjak tahun kedua. namun, kebahagiaan itu sirna. ketika hadir nya wanita kedua di kehidupan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon de'rini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ep22. SELAMAT TINGGAL MASA LALU

 

Ayu memandangi wajah ibu Hendy yang tertidur disampingnya. Dengan hati-hati, Ayu menggeser tangan ibu Hendy yang sedang memeluk tubuhnya. Ayu beranjak dari ranjang, lalu menyelimuti tubuh Ibu Hendy.

Ayu memutar gagang pintu kamar dengan pelan, lalu keluar dari kamar itu dengan cepat. Dirinya berjalan menuju ruang tamu, disana dirinya bertemu dengan bapak Hendy yang sedang duduk disofa dan berdiam diri dengan segelas kopi di depannya. Ayu menghampiri bapak Hendy dan duduk di hadapan lelaki paruh baya tersebut.

"Bagaimana? Istri saya sudah tidur?"

Ayu menjawab pertanyaan bapak Hendy dengan anggukan pelan.

"Bagaimana? kamu bersedia bekerja dengan saya..? Berapa pun yang kamu minta saya akan memberikannya. Asal istri saya kembali sehat dan normal"

Ayu menghela napas perlahan, hatinya menjadi bimbang. satu sisi dia merasa terjebak, satu sisi dirinya tidak tega untuk menghilang setelah bertemu dengan ibu Hendy. Pastinya sangat sakit kehilangan orang yang sangat di cintai. Sama seperti yang baru saja Ayu alami, kehilangan Ibu yang sangat ia cintai.

"Baik, saya akan membantu Bapak demi Ibu"

Pernyataan Ayu membuat mata Bapak Hendy menjadi berbinar-binar.

"Benarkah yang kau katakan itu nak?"

Tanya Bapak Hendy tanpa bisa menyembunyikan perasaan bahagianya.

Ayu tersenyum dan lalu mengangguk.

"Ok.. Sekarang aku adalah orang tua mu. Kamu bisa memanggil aku dengan sebutan Papi, sedangkan Istri saya dengan sebutan Mami. Dan namamu saat ini berganti menjadi Isabel. apa kamu paham nak?"

Terang bapak Hendy.

"Baiklah Pak.."

"Pak?"

Bapak Hendy mengerutkan keningnya.

"Papi"

Ujar Ayu dengan cepat.

Mendengar ucapan Ayu membuat Bapak Hendy tersenyum sumringah.

"Malam ini kamu boleh pulang, besok pagi-pagi sekali kamu harus sudah tiba disini. Dan menjalankan hidupmu sebagai Isabel. Bawa barang-barang pribadimu seperlunya"

perintah Bapak Hendy. Ayu hanya mengangguk ragu.

Ayu mengendarai mobilnya menuju rumah almarhumah Ibunya. Dimatanya terus terlintas bayangan wajah Ibu Hendy yang tampak bahagia saat melihat dirinya. Saat ini Ayu kehilangan seorang ibu, dengan cepat Tuhan memberikannya ibu pengganti ditambah bonus seorang bapak.

"Selamat tinggal masa lalu"

Bisiknya penuh dengan keyakinan.

Saat tiba dirumah almarhumah Ibunya, Ayu melihat mobil Adi terparkir di halaman rumah. Kedatangan Ayu disambut Adi dengan tatapan memelas.

"Ngapain kesini?"

Tanya Ayu dengan nada suara yang dingin.

"Sayang, maafkan aku.."

Ayu tersenyum sinis saat mendengar permintaan maaf yang keluar dari mulut Adi.

"Saat kamu melakukan itu, apa kamu memikirkan aku?"

"Aku khilaf, aku minta maaf. Maaf kan aku ya. Ayo kita pulang sayang"

Bujuk Adi dengan memelas.

"Pulang?"

Tanya Ayu dengan mata yang berkaca-kaca.

"Iya sayang pulang kerumah kita"

Ucap Adi lagi.

"Kita? sudah tidak ada lagi kata "kita" diantara kamu dan aku"

Ucap Ayu dengan menahan emosinya.

"Sayang kamu jangan begitu"

Ayu menatap Adi dengan tatapan benci.

"Aku jangan begitu? Saat kamu tidur dengan wanita lain? Liat dirimu EGOIS..!"

Hardik Ayu, lalu Ayu berlalu dari hadapan Adi dan membuka pintu rumahnya lalu masuk dan langsung menutup pintu. Tetapi pintu itu di tahan oleh kedua tangan Adi.

"Ayu kasih aku kesempatan sekali lagi"

"Kesempatan? Aku tidak berfikir untuk memberikan kamu kesempatan. Sekarang kamu pulang dan tunggu surat panggilan dari pengadilan"

Tegas Ayu.

BRAKKKKKK...!!!!!

Ayu membanting pintu dengan kasar dan lalu menguncinya.

Berapa kali pun Adi memanggil namanya, tidak lagi ia pedulikan. Ayu langsung menuju kamar, dan membereskan barang-barangnya. Lalu beranjak tidur.

Dengan gontai Adi meninggalkan rumah Ayu. Hatinya kini terasa kosong saat Ayu meninggalkan dirinya. Kini ia sadari, ia tidak bisa hidup tanpa Ayu.

........

Pagi-pagi sekali Ayu sudah tiba dirumah Bapak Hendy. Ia sudah disambut oleh seorang penata rambut dan rias.

"Isabel?"

Tanya lelaki gemulai itu.

"I... iya.."

Jawab Ayu dengan ragu.

"Ok ikut aku ya non... Aku akan merubah penampilan kamu menjadi high class dan cucok meong".

Ucap lelaki itu lalu menggandeng tangan Ayu untuk mengikutinya kesebuah kamar mewah disisi barat rumah itu.

Lelaki itu membuka kamar yang besarnya tiga kali lipat dari kamar Ayu. Di kamar itu terdapat spring bed mewah, lengkap dengan meja rias mewah ala Putri raja. Di sisi kiri terdapat sebuah kamar mandi dan disebelah kamar mandi terdapat pintu lainnya. Ayu membuka pintu tersebut. Di dalamnya terdapat banyak assesoris dan baju-baju mewah.

Ayu menyentuh satu persatu tas bermerk yang berjejer di lemari kaca. di bawahnya terdapat sepatu dan sendal-sendal mewah. Ayu memandang dengan takjub apa yang ada di depannya.

"Ini kamar siapa?"

Tanya Ayu dengan polos kepada lelaki penata rias tersebut.

"Loh.. kok tanya ke eike nek? Kan ini kamarnya situ.. situ Isabel kan? Bukan kawe kawe?"

Lelaki gemulai itu menatap Ayu dari rambut sampai ke ujung kakinya.

"Eh.. iya..maaf. Saya habis kecelakaan jadi suka lupa ingatan"

Ucap Ayu.

"Ya udah sindang eike make over say... Yey sudah di tunggu papi yey, jadi eike harus segera dandanin yey"

Lelaki gemulai itu langsung menarik lengan Ayu dan mendudukkan Ayu di kursi depan meja rias.

"Rambut yey.. eike potong sebahu. Itu permintaan papi yey, persis seperti gambar indang"

Lelaki gemulai itu menempelkan sebuah foto di kaca meja rias. Di foto itu terlihat wanita cantik yang sedang tersenyum manis yang wajahnya mirip sekali dengan Ayu. Ayu terbelalak melihat foto itu.

"Bagaimana bisa begitu mirip"

Ujarnya didalam hati.

..........

Penata rias itu menuntun Ayu untuk menuruni satu-persatu anak tangga yang dapat terlihat langsung dari ruang tamu. Bapak Hendy yang sedang duduk di sofa memandang Ayu dengan takjub.

"I.. Isabel."

Serunya tanpa dapat membendung air matanya. Ayu tersenyum ragu kepada bapak Hendy.

"Gimana tuan Hendy? Sempurna?"

Tanya lelaki gemulai itu dengan bangga.

Bapak Hendy tersenyum puas, lalu menyuruh Anton memberikan amplop coklat tebal berisi uang kepada lelaki itu.

Bapak Hendy langsung menghampiri Ayu dan memeluk nya dengan erat.

"Welcome anak Papi"

Bisiknya.

Pagi itu mereka makan bersama, segala macam hidangan mewah tersaji di atas meja makan jati yang berdiri di tengah-tengah ruang makan. Ibu Hendy duduk disebelah Ayu sambil terus menggandeng Ayu.

"Bagaimana keadaanmu hari ini sayang?"

Tanya bapak Hendy kepada istrinya.

"I'm good".

Jawab Ibu Hendy dengan sumringah yang disambut senyum bahagia dari bibir bapak Hendy.

"Jadi selama ini kamu kemana saja sayang? Kamu gak kecelakaankan? Kamu gak meninggalkan? Semua orang bilang kamu meninggal. Mami tau itu bohong. Kamu hanya tidur kan waktu itu sayang?"

Pertanyaan-pertanyaan Ibu Hendy membuat Ayu yang sedang makan hampir tersedak. Ayu menatap Bapak Hendy dengan seksama, mencoba mencari bantuan untuk menjawab pertanyaan dari Ibu Hendy.

"Mami.. Jangan tanya-tanya dulu, kan Isabel lagi makan. Lihat itu dia hampir tersedak"

Ujar Bapak Hendy.

Ibu Hendry menatap suami nya dengan wajah cemberut.

"Hmmm.. aku baru pulang dari Amerika Mami"

Ucap Ayu dengan ragu.

"Kok lama sekali kamu meninggalkan Mami? Mengapa tidak izin dahulu sama Mami? Kamu ngapain di Amerika sayang?"

Tanya ibu Hendy lagi.

"A... a.. aku kerja"

Jawab Ayu dengan ragu.

"Loh.. kenapa kerja di perusahaan orang? Kan Papi punya perusahaan sendiri. Kamu calon pewaris loh sayang"

Ibu Hendy membelai lembut rambut Ayu.

"A..aku butuh pengalaman mam"

Jawabnya sambil melirik Bapak Hendy yang hanya tersenyum-senyum melihat sikap Ayu yang kikuk .

"Sekarang jangan kemana-mana lagi ya, pokoknya Mami akan lebih posesif terhadap kamu. Dan kamu harus ada pengawal khusus kemanapun kamu pergi. Mami gak mau kamu kabur lagi. Mami bisa mati kalau kamu kabur lagi"

Kata ibu Hendy sambil cemberut seperti anak kecil.

"Iya mam, aku gak akan kemana-mana, aku akan terus disamping Mami"

Ujar Ayu dengan tegas dan di sambut senyum bahagia dari Ibu dan Bapak Hendy.

1
falea sezi
angga jg slaah adek mu itu jg jalang
Nining Chili
👍👍👍
R'vina
Luar biasa
Nuraini Aini
trimksh thor ceritanya keren👍👍❤️❤️
Nuraini Aini
aku kok g suka aja klu ayu menjadi pendendam walaupun adi sdh berbuat kesalahan tp g sehrsnya menjadi org pendendam krn sekarang ayu sdh py power apa bedanya klu begitu ayu dgn adi sm buruknya toh adi skrg sdh g py apa" lg
Andi Fitri
Ayu dendam tdk baik malah akan membuat hati mu tak tenang..dia sdh dpt karmanya Krn buang berlian dpt krikil..
Andi Fitri
benci banget dgn yg namanya pelakor TPI pelakor tak akan bertingkah klu suami tak beri harapan..
gembulers
bgs
De'Rini: Terima kasih kak 🙏❤
total 1 replies
gembulers
kalo dulu...suami KL selingkuh pasti balik nya ke istri pertama.tp KL sekarang ttp aj nkh SM selingkuh an.
Ira_87
Novel yang sangat menginspirasi 💐
semoga semakin banyak para suami yg sadar ya Thor, bahwa pernikahan itu hal yg sangat sakral, hal yg harus dijaga itu adalah kesetiaan dalam berumah tangga ♥️
ditunggu novel berikutnya Thor 🤩🤩🤩
De'Rini: Terima kasih kak 🙏❤
novel selanjutnya sudah ada kak. kakak bisa lihat di profil ku ya kak 🙏❤
total 1 replies
Diana Susanti
terimakasih kak mantab atas karyanya love you
De'Rini: sama2 kakak. ❤
total 1 replies
Diana Susanti
bagus kak
De'Rini: Terima kasih kak ❤
total 1 replies
Batriani Betty
bener yah kata para ulama.. sesuatu yg haram itu memabukkan... indah, nyaman, bikin kangen. tak ada lawan lah pokoknya... mudah saja untuk dilakukan, ada saja jalan nya... tp penuh dgn gelimang dosa. jika sesuati yg halal berat yah.. dimata akan banyak tidak bagusnya. banyak salahnya, banyak kekurangan nya... dan malah harganya.
Sapto Mulyanto
disini ceritanya spt dipaksakan. luna dr lulus SMA umur 19 sudah nikah dg Adi kmudian diusir dr rmh. kmudian jd pramuria. kok dibilang lulus kuliah. kpn kuliahnya?
De'Rini: maaf ya kak kalau ada miss nya
total 1 replies
sherly
kisah dinovel ini dah banyak banget di NT tp tetep aja dibuat dgn versi berbedaapun selalu buat emosi jiwa..
Windarti08
aku suka cerita ini... tokoh utama wanita yang tersakiti tapi kuat, tegas dan gak cengeng, tapi gak bar-bar yang menyerang sang pelakor.
membalas perbuatan menjijikkan suami beserta selingkuhan dengan cara yang elegant.
cerita yang gak terlalu banyak konflik serta gak berlarut-larut, episode nya gak banyak jadi enak bacanya gak bosen, yang paling penting pasangan selingkuhan itu dapetin karmanya masing-masing. itu yang paling ditunggu para readers🥰
makasih untuk cerita yang bagus ini, tetap semangat nulisnya Thor... dinanti karya-karya selanjutnya🙏😘
De'Rini: halo kakak, Terima kasih banyak ya 🙏
total 1 replies
Windarti08
maaf visualnya aunty Lisa yang gak cocok Thor... masa Pak Hendy muka orang Jawa gitu adeknya muka blasteran 🙏✌🤭
Yen Margaret Purba
Luna 2x merusak ga metong,
si Adi lgsg metong ya Thor 😃
Windarti08
heh Pak Suhendra... anda sendiri yang mempercepat kiamat datang...
udah tau istrimu yang lebih kaya, berani-beraninya selingkuh sampai 3x, sekali dua kali dimaafkan malah keenakan, yang ketiga kalinya auto didepaklah anda...
makanya bersyukur Pak... udah tuir juga masih doyan cabe-cabean 🙄🙄🤦‍♀
Windarti08
sepertinya sugar daddy nya Luna itu suami aunty Lisa deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!