NovelToon NovelToon
My Regret

My Regret

Status: tamat
Genre:Romantis / BTS / EXO / Tamat
Popularitas:14.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: aegiyaa

Genre: Romance, Angst.
Warning: Novel ini mengandung tema
dan muatan dewasa (21+). Juga
mengandung cerita yang
menyesakkan dada. Bagi
pembaca yang belum cukup umur
atau tidak nyaman dengan
konten tersebut,
dianjurkan tidak membacanya.

Follow ⬇️

ig : @aegiyaa5
wattp@d : @aegiyaa

***


"Bukankah ini yang kau inginkan, Yoon Ji? "

Sehun memiringkan kepala sambil menaikkan salah satu sudut bibirnya ke atas. Matanya sudah dipenuhi kabut gairah yang disertai emosi menggelora. Area sensitifnya sudah menegang hingga dia butuh pelampiasan dengan segera. Entakan keras menusuk dari daging tak bertulang yang sudah berdiri menantang sejak tadi, akhirnya menjadi wujud nyata dari semua ancaman Sehun yang tak pernah main-main pada istrinya yang kini sudah mulai kurang ajar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aegiyaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jealousy

" Apa yang terjadi, Sehun? "

Suara bariton tegas menginterupsi atmosfer kecanggungan yang tercipta di tempat yang ia pijak sekarang. Sang Hyun berjalan mendekati keduanya. Mereka kikuk, itu sangat terlihat dari gestur tubuh yang mereka tunjukkan secara refleks.

" Tidak terjadi apa-apa. Sejak kapan kau berada disini, Ayah ? " Ujar Sejeong.

" Ayah baru saja sampai. Dimana istrimu, Sehun? "

" Yoon Ji? Harusnya dia sudah pulang. Mungkin sedang berada di kamarnya. "

" Aku tidak melihatnya semenjak aku sampai."

Tak nyaman dan tak mau meladeni Sang Hyun lebih lama lagi, Sehun berinisiatif mengecek keberadaan Yoon Ji di kamar. Bagaimana bisa dia sebegitu bodohnya dengan salah mengira kalau Sejeong itu istrinya? Tak hanya salah duga tapi lebih dari itu. Sehun juga memeluknya! Kedua mata Sehun terpejam dan ia memijit sedikit kepalanya yang memang daritadi terasa pusing.

Baru dua langkah Sehun melangkah, perut kosongnya berbunyi tanpa diminta. Dan itu memalukan bagi Sehun yang kini sedang memasang wajah dingin tak tersentuh khasnya.

" Sehun kau lapar? Kau pasti belum makan. Aku sudah memasak makanan. Ayo kita makan bersama. " Ajak Sejeong semangat.

Sehun cuek. Dengan santai dia langsung melenggang ke lantai dua menuju kamarnya. Berharap Yoon Ji kalau istrinya sudah menunggunya disana.

 

.....***My Regret***.....

 

Kosong. Itu pemandangan yang pertama kali ia lihat saat membuka pintu kamar dan menyalakan lampu. Di kamar mandi pun kosong. Tak mungkin ada dilemari, kan?

" Arggghhh... Kenapa dia tidak ada dimana mana sih? "

Sehun berdecak kesal. Melihat sekeliling kamarnya kosong bukan menjadi harapan Sehun. Sebentar! Dia ingat sesuatu. Sehun merogoh saku celananya mencari sesuatu itu, tapi tidak ada. Di saku jas dan saku kemejanya pun ia tak mendapati benda kecil yang bisa menghubungkannya dengan Yoon Ji.

" Sial! " Umpatnya dalam hati kala dia ingat kalau handphonenya masih tergeletak di meja kantor. Mungkin saja Yoon Ji menghubunginya tapi karena handphonenya tertinggal, mereka jadi tidak bisa terhubung. Sehun mulai cemas dan sekarang salju sedang turun dengan lebatnya. Demi Tuhan! Sehun sangat takut kalau terjadi apa-apa pada Yoon Ji di jalan dan itu membuat pikirannya tak tenang.

Sehun baru saja meraih mantel dan bergegas untuk mencari Yoon Ji, ketika deru mesin mobil Yoon Ji yang masuk ke halaman rumah mereka terdengar. Sehun berlari ke arah pintu kaca yang menghubungkan dengan balkon kamar mereka. Matanya awas memperhatikan seseorang yang baru keluar dari pintu kemudi mobil Yoon Ji.

Disana ia melihat seorang laki-laki bermantel hitam setengah berlari membukakan pintu kursi penumpang dan mempersilahkan istrinya keluar. Yoon Ji terlihat mengobrol sebentar dengan pria yang tak Sehun kenal setelah itu pria itu pun pergi. Yoon Ji yang kini tengah menggendong Sejun yang tertidur, memberikan kunci mobil kepada paman Jung lalu meminta tolong padanya untuk memarkirkan mobil.

Jealous? Iya! Sehun marah. Ia mulai tersulut api cemburu. Ini pertama kalinya semenjak beberapa tahun yang lalu ia sangat ingin berteriak pada Yoon Ji. Bisa-bisanya ia pulang bersama seorang laki-laki yang tak pernah Sehun kenal. Dia jelas bukan teman Yoon Ji di London. Sehun tahu siapa saja sahabat istrinya karena Sehun kerap kali memantau Yoon Ji tanpa Yoon Ji sadari sejak ia kuliah dan bekerja di rumah sakit karena sifatnya yang memang posesif. Giginya gemeletuk menahan geraman dan tangannya mengepal. Tapi ia mencoba bersikap biasa saja lalu turun ke lantai bawah.

 

.....***My Regret***.....

 

" Yoon Ji ssi... Kau baru pulang? "

Sapa Sejeong saat Yoon Ji memasuki rumah.

" Ne... Maaf. Tadi turun badai salju dan aku takut menyetir sendiri. Jadi aku terpaksa menunggu dulu di Tesco. Ayah... Kau datang? "

Yoon Ji menghampiri Sang Hyun dan mencium kening ayah mertuanya.

" Iya Yoon Ji... Tadi sore ayah baru sampai. Kau sudah makan? "

" Belum ayah. Sejeong ssi... Apa kau yang memasak ini semua ? "

" Ne... Aku yang memasak. "

" Waah... Maaf merepotkanmu. "

" Sama sekali tidak. Mari kita makan. "

Yoon Ji mengangguk dan memberikan Sejun kepada bibi Jung untuk membawa Sejun ke kamarnya.

" Kenapa kau baru pulang, Yoon Ji! "

Suara bariton Sehun terdengar begitu dingin. Tak hanya suara, ekspresinya pun dingin. Bagi dua wanita yang sama-sama sangat mengenal Sehun, mereka tahu Sehun sedang merasa badmood sekarang.

" Aah... Maaf sayang. Tadi aku terjebak badai salju. Aku tak berani menyetir sendiri. Makanya aku telat. Aku sudah mencoba menghubungimu tadi tapi...  "

Yoon Ji mencoba beralasan. Sebenarnya dalam hati Sehun tahu kalau Yoon Ji tidak berbohong padanya. Hanya saja pria yang dilihatnya tadi bersama Yoon Ji membuat Sehun merasa tak baik. Sehun duduk di meja makan dan memberi kode kepada Yoon Ji dengan tatapan matanya untuk mengikuti jejaknya.

"Sudah!  Aku lapar. "

 

......***My Regret***......

 

" Sejeong... Kau yang memasak semuanya?" Tanya Sehun tanpa mengalihkan tatapannya dari piring makannya.

" Ne... "

" Enak... Aku menyukainya. Aku ingin memakannya lagi besok. "

Apa dia bilang barusan? Sehun bilang dia menyukai masakanku?

Sejeong tersenyum simpul tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Rasanya pipinya seperti terbakar hingga memunculkan rona merah. Sehun memujinya. Itu hal yang tak biasa dari Sehun hingga membuat hati Sejeong menjadi luar biasa. Yoon Ji mengernyitkan keningnya , mencoba tersenyum meskipun itu senyuman tak tulus. Sungguh ia merasa tak nyaman sekarang.

" Iya Sejeong masakanmu enak. "

Yoon Ji akhirnya ikut memuji. Memang makanan ini enak. Satu-satunya yang tak enak menurutnya adalah hatinya. Bagaimanapun juga Yoon Ji tak suka suaminya memuji wanita lain di hadapannya. Dan apa tadi? Dia bilang ingin memakannya lagi?

Apa hidangan yang aku suguhkan selama ini tak memanjakan lidahnya?

Semua pikiran itu membuatnya malas makan meski perutnya minta diisi.

 

.....***My Regret***.....

 

Sehun mendiamkan Yoon Ji dari tadi malam sampai sekarang. Istrinya itu mencoba mencairkan suasana dengan mengajaknya mengobrol tapi ditanggapi acuh oleh Sehun. Yoon Ji belum sadar penyebab sebenarnya Sehun berperilaku seperti itu. Dia tak kepikiran tentang Taehyung sama sekali. Jadi ia tak mencoba untuk menjelaskannya ulang. Kalau seperti ini... Rasa-rasanya seperti Sehun yang dulu saat mereka awal menikah. Dia begitu dingin. Sangat menyebalkan!

Hari ini rencananya Sang Hyun akan mengantarkan Sejeong kembali ke Korea. Sebenarnya Sang Hyun lebih ingin Sejeong tinggal bersamanya tapi Sejeong tetap tidak mau. Jadi apa boleh buat. Sejeong yang sudah lengkap dengan kopernya berkeliling ruangan mencari keberadaan Sehun untuk berpamitan. Dan sekarang ia mendapati seseorang yang ia cari sedang berada di ruang kerja.

Sehun tengah menatap ke taman depan dari dalam ruangan kerjanya. Ia kesal kepada dirinya sendiri yang mendiamkan Yoon Ji. Tapi dia juga kesal kepada Yoon Ji. Gadis itu bodoh atau bagaimana sih? Apa dia tidak sadar kalau suaminya sedang cemburu?

Tak lama kemudian... Seseorang mengetuk pintu ruang kerjanya yang memang ia biarkan terbuka.

" Sehun~ah..."

Sehun menoleh dan mendapati Sejeong sedang tersenyum ke arahnya sambil membawa nampan makanan.

" Aku membawa makanan. Aku tahu kau belum makan. "

" Sok tahu! Aku tidak lapar! "

Jawab Sehun ketus.

" Tadi... Tadi malam kau bilang kau menyukai masakanku dan kau ingin memakannya lagi. "

Sehun hanya mendengus tak peduli.

Sejeong meletakkan nampan itu di meja lalu menatap punggung Sehun.

" Hari ini. Aku pulang ke Seoul. "

" . . . . . "

" Aku berterima kasih kepadamu juga istrimu karena telah menerimaku disini."

Diamnya Sehun membuat Sejeong menenggak salivanya sendiri. Pria yang dicintainya berubah sikap lagi.

" Aku minta maaf padamu, Sehun. Karena aku telah menyia-nyiakan cintamu dulu. Aku sungguh menyesal. "

" Kalau mau pergi pergilah! Aku tak peduli. "

Sehun meletakkan buku yang ia baca di meja dengan keras hingga menimbulkan bunyi berdebum. Pria itu melangkah cepat menuju pintu keluar dimana ada Sejeong yang berdiri tak jauh dari situ. Tetapi... Langkah besar Sehun mendadak tertahan oleh tangan yang melingkar di pinggangnya. Memeluknya dari belakang. Begitu erat. Sejeong tak bisa lagi menahan hatinya. Ia juga tak bisa menahan airmatanya. Sehingga di punggung lebar pria itu semua tangisannya pun tertumpah.

" Kumohon Sehun. Aku sungguh menyesal. Aku minta maaf. "

. . . . .

1
Athie Roesmana
tp kenyataan nya, loe malah ceraiin yon ji nyeet
Athie Roesmana
tp stelah ini sehun sm sejeong bakal jahat bgt ke yon ji 😭
Athie Roesmana
iya bnyk bgt bawang nya😍😍
Athie Roesmana
ini cerita pertama kali baca pas covid, mengandung bawang bgt
Bidney Sinaga
/Smile/
crymel asik sekali
.
Hana Nisa Nisa
😭😭😭😭😭
Hana Nisa Nisa
nyimak
Alfatia Desi
Rasain loh mampus tuh makan istri mudamu hmmm
Alfatia Desi
Karakter yoonji sangat bodoh
Alfatia Desi
Satukata najiis punya laki jaya gitu lebih baik cerai aja kamu masih cantik yoon ji masih banyak laki laki yg setia gk kaya si sehun
Ima'ul Azizah Mabruroh
thor pliss aku ngefans banget sama sejeong tapi gara gara baca novel mu ini aku jadi kesellll 😂 liat postingan sejeong aja langsung dihhh kesel 😂
Aegiyaa: hahaha... kebawa yaahh
total 1 replies
Imay Rahma
inovel pake koin bacanya 😭
Arin
favorit aku emng Korea,tpi namnya susah bngt...dan sy bacanya Ampe fokus bngt,akhiry udh mulai inget namanya...🤭
Devi triandani
knp visual yonji selalu berubah
hellonan.
kenapa foto oh yonji diganti Irene bukanya jisso yaa. lebih suka jissoo thoor kalemnya
Riyah Harun
upahnya mas jimin ya mbak selena? wkwkwk
Riyah Harun
oooh,jd selena juga lg mancing reaksi jimin to?oke oke,paham...
Nemsyar Frida Lumban Toruan
hemmm sempat sesak napasku
Nemsyar Frida Lumban Toruan
ADUH KOK GANTENG" KALI JADI SEMANGAT
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!