NovelToon NovelToon
CIO Pelindung Gadis Rese

CIO Pelindung Gadis Rese

Status: tamat
Genre:Ketos / Tamat
Popularitas:366.6k
Nilai: 5
Nama Author: adi kharisma

zendra al fatih tak bisa mengejar wanita yang sudah mengikat tangan dan kaki nya, wanita itu dengan tertawa riang sambil bernyanyi asal keluar dari apartemen suami nya.
zen mendengus kesal, kini dia merogoh handphone nya menghubungi bara, kakak ipar nya sendiri.

"dimana kau"?. ketus zen pada bara.

"ada apa? ini masih pagi hari kau mengganggu tidurku", kesal bara pada adik ipar nya.

"cepat ke apartemen, adikmu berulah aku tak bisa turun dari ranjang!, kesal zen meneriaki kakak ipar nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adi kharisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 22

kini aulia dan rani tengah asik memasak untuk sarapan, aulia selalu menghibur rani agar gadis itu tak bersedih kembali.

"kamu mau kemana"?, tanya aulia pada suami nya yang sudah bersiap akan pergi.

"aku ada pekerjaan, bentar lagi ada yang akan antar jemput kamu nama nya yusuf", ucap zen memberitahukan.

"kamu ga sarapan dulu", tawar aulia sambil merapikan pakaian suami nya.

aulia tersenyum dalam hati, tampan sekali suami aku.

"aku buru buru", jawab zen lembut.

zen menuju pintu hendak keluar namun aulia menarik tangan nya.

"kenapa"?, tanya zen bingung.

aulia tersenyum dan menarik punggung tangan suami nya dan mencium nya.

zen merasa tersentuh, ini kali pertama aulia melakukan nya seperti itu.

zen menarik pinggang istri nya dan mengecup kening istri nya lembut.

"aku pergi dulu ya", ucap zen melepas kecupan nya.

aulia mengangguk dengan wajah merah merona, zen pun pergi menuju lip.

"cie cie", goda rani yang tadi melihat zen mengecup kening sahabat nya.

"apaan sih", ketus aulia karena malu.

beberapa saat kemudia bell berbunyi, aulia membuka pintu nampak laki laki tegap berdiri dan menunduk memberi hormat.

"pagi nyonya, saya yusuf orang yang di perintahkan tuan mengantar anda", ucap yusup memperkenalkan diri.

aulia diam sesaat, dia tak nyaman di panggil sebutan nyonya.

"ya sudah masuk dulu", ucap aulia membuka lebar pintu.

yusuf pun masuk dan duduk di sopa ruang keluarga setelah aulia mempersilahkan nya duduk.

"itu selingkuhan lu"?, bisik rani pada aulia.

aulia memukul pundak sahabat nya, rani terkekeh melihat wajah kesal sahabat nya.

"dia di suruh zen antar aku ke kampus", ucap aulia memberitahukan.

"kamu sudah sarapan"?, tanya aulia sambil menyimpan satu gelas kopi di hadapan yusuf.

"sudah nyonya", jawab yusuf tegas.

"ya sudah aku sarapan dulu", ucap aulia dan langsung di angguki yusuf.

kini ketiga nya berada di dalam mobil, aulia kira hanya yusuf yang mengantarkan diri nya ke kampus, rupa nya yusuf hanya duduk di samping kemudi sebab sudah ada sopir yang mengendarai.

sedari tadi rani curi curi pandang pada yusuf, namun laki laki itu tetap menatap lurus ke depan.

"kamu masih muda apa masih kuliah"?, tanya aulia sebab yusuf seperti ber usia tak jauh dari nya.

"saya masih kuliah nyonya", jawab yusuf singkat.

"usia kamu berapa"?, tanya aulia lagi penasaran.

"dua puluh satu nyonya", jawab yusuf lagi singkat.

"bisa ga jangan panggil aku nyonya", kesal aulia jadi merasa tua.

"baik nona", jawab yusuf lagi polos.

aulia mendengus kesal, pa udin hanya tersenyum, pa udin memang beberapa kali pernah bertemu aulia, jadi aulia sudah mengenal pa udin.

"yusuf ini putra dari tuan jey nona", ucap pa udin memberitahukan.

"pantas", ketus aulia.

"pantas bagaimana nona"?, tanya yusuf jadi penasaran.

"sama sama kaku kaya robot", ketus aulia terkekeh.

pa udin ikut terkekeh, sementara yusuf hanya diam dengan wajah datar nya.

rani pun hanya diam, sebab dia malah terus curi curi pandang pada yusuf.

sesampai nya di kampus aulia dan rani segera masuk ke dalam kampus, hari ini zen memang tak datang ke kampus.

pa udin dan yasuf menunggu di parkiran sambil bersantai menunggu nyonya nya.

banyak para wanita menggoda yusuf, tapi laki laki itu tak menghiraukan nya.

"pak saya belajar dulu", ucap yusuf masuk ke dalam mobil dan membuka laptop nya.

dia kuliah online, dia juga bekerja seperti zen selain kuliah dan salah satu tugas nya kini bertambah, yaitu menjaga wanita calon penerus pranaja corp.

siang hari nya aulia mengirim pesan pada suami nya.

"sayang aku mau ke mall dulu sama rani, nanti selesai di dari mall langsung pulang", zen membaca pesan dari istri nya, dia tersenyum tanpa berniat membalas pesan tersebut.

lima menit kemudian ponsel zen berdering menandakan panggilan masuk.

"hallo", ucap zen di seberang telepon.

"kamu kenapa ga jawab, boleh ga"?, tanya aulia sedikit kesal.

"ia boleh", jawab zen di seberang telepon.

zen ingin kembali mengatakan sesuatu namun telepon sudah terputus, aulia kesal karena suami nya tak menjawab pesan dari nya.

zen hanya menggeleng lalu kembali ke tempat duduk nya.

"apa bisa di lanjutkan tuan"?, tanya wanita paruh baya di hadapan nya.

zen mengangguk dan melanjutkan meeting nya.

selesai meeting zen berjalan bersama wanita paruh baya itu untuk keluar mall melanjutkan aktivitas nya masing masing.

"apa anda membawa kendaraan tuan"?, tanya wanita paruh baya itu ramah.

"saya membawa kendaraan nyonya", jawab zen berusaha ramah.

"ibu", ucap rani yang berpapasan dengan orang tua nya.

wanita paruh baya itu adalah mira, orang tua dari rani dan kebetulan mira sedang mengajukan kerja sama dengan zen.

"ran, oh perkenalkan tuan ini putri saya nama nya rani", ucap mira memperkenalkan rani pada rekan bisnis nya.

zen tak menyapa rani, justru menarik pinggang wanita di samping rani.

mira cukup kaget, pasal nya dia tau siapa rekan kerja nya itu, penerus pranaja corp, dan mira juga tau sahabat putri nya, yaitu aulia gadis tomboy dari kalangan biasa.

"tuan putri saya yang ini", ucap mira menyangka kalau zen salah menyapa putri nya.

"saya tau nyonya, rani sahabat istri saya", jawab zen santai merangkul istri nya.

aulia menjadi malu dan gugup, pasal nya orang tua rani tak terlalu suka pada nya, sebab teman laknat nya selalu membawa bawa nama nya untuk berlindung saat berbuat kesalahan dengan ibu nya, bahkan rani pernah mengatakan pada ibu nya kalau rangga adalah kekasih aulia.

"anda jangan bercanda tuan, dia punya banyak kekasih mana mungkin jadi istri anda", ucap mira menatap tak suka pada aulia yang menunduk.

zen hanya membalas dengan senyuman.

"tolong pastikan sebelum anda menuduh seseorang nyonya, istri saya belum pernah dekat dengan laki laki selain saya, mungkin yang anda maksud itu putri anda", sindir zen namun dengan nada santai.

wajah rani langsung pucat, pasal nya zen secara tidak langsung menuduh nya.

mira menoleh menatap putri nya yang terlihat gugup.

"saya permisi", ucap zen menarik pinggang istri nya meninggalkan mira dan rani di ikuti yusuf dari belakang.

"jelasin di rumah", kesal mira menatap putri nya lalu berjalan pergi

rani menghela nafas panjang, lalu berjalan mengikuti ibu nya.

"kamu bisa pulang sama pa udin suf", ucap zen pada yusuf setelah sampai di salah satu toko yang akan di masuki zen.

"baik bang", jawab yusuf hendak pergi.

"sama dia panggil abang, sama aku nona", gerutu aulia namun masih terdengar suami nya dan yusuf.

zen hanya terkekeh kecil, seme tara yusuf sudah pergi begitu saja meninggalkan kedua nya.

1
Siska Damayanti
ish manis nya😍
Siska Damayanti
bukan nya di bab awal aulia bawa motor gede milik zen?
Siska Damayanti
suka cerita nya ringan tapi seru
Ref Nita Pilii
Luar biasa
Ida Miswanti
kalo tak takut istri bisa berkurang jatah di kamar lalu di suruh tidur di luar😛🤣🤣🤣
Maminya Hendra
🤣🤣🤣presdir kok takut sama istri
Aston Renaldo
Buruk
Aston Renaldo
luar biasa
Enok Wahyu.S GM Surabaya
ye yg salah Aulia....
terlalu bar bar sich
abid aqila: begitulah kaum hawa 🤣
total 1 replies
Eriyanti Eriyanti
siapa penulis cerita ini
abid aqila: penulis cerita nya jelek ya kakak 😁 mohon maaf masi tahan belajar 🤗
total 2 replies
Rani Jan
mni lebayyy
Nania Nia
Luar biasa
abid aqila: terimakasih suport nya kakak 🤗
total 1 replies
Rani Jan
lebay si aulya/Gosh/
abid aqila: asli, mimin jg gemes 😁
total 1 replies
Rani Jan
jgn jutex donk ma suami
abid aqila: nanti juga bucin pada waktu nya kak 😁
total 1 replies
abid aqila
masi polos, nanti juga enggak kak 🤣
Rani Jan
maka nya CPT duriannya di belah,nnti di duluin c Reza br nyaho lo
abid aqila: nanen sawah kak, bukan belah durian 😂🤣
total 1 replies
Rani Jan
dsr oon mau aja di ajak ke club
Putry Anasthasya Kinasih
dah q baca thor di bab 6 dokter laura
Putry Anasthasya Kinasih
kenan itu kan org tuax rio yg dendam sm zen
Putry Anasthasya Kinasih: owh gtu ea yowes pokoke nyimak trus smpe the end happy ending
total 2 replies
Putry Anasthasya Kinasih
ea beruntung bagi u aulia v bagi zen musibah, sbb punya istri manjax ga ktulungan sbntr" mewek sbntr" mewek ngadu ke mertua mntang" mertuax manjain ga tw diri. smpe suamix berxx disiksa ayahx istri macam apa bukan membela n mndukung suami v sllu mnyiksa suami. n kburukan suami sllu diadui kmrtua bukan ditutupin. bnr" ga respect sm tokoh aulia trlalu lebay termehek" ga tw diri dr kasta rendah diangkat derajadx jd ratu v otakx error mwx menang sendiri.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!