NovelToon NovelToon
Marriage For A Reason

Marriage For A Reason

Status: tamat
Genre:Romantis / One Night Stand / Tamat
Popularitas:415.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yoevanca

Hai...Perkenalkan nama aku Siera Abagail seorang gadis berusia 22 tahun, aku adalah seorang yatim piatu kedua orang tuaku sudah meninggal sebulan yang lalu karena kecelakaan.

Hari ini menjadi hari yang sangat menyakitkan untuk di ingat, kisah kehidupanku berawal dari sini.

Pertemuanku yang tidak di sengaja dengan seorang lelaki yang bernama Alexander pulman, kini mengubah impianku tentang masa depan.

Aku harus mengandung anak dari laki-laki yang tidak aku cintai dan mungkin ini adalah takdir yang harus aku jalani.

Mampukah aku mempertahankan gelar sebagai nyonya dari Alexander pulman dan akankah kisah kehidupan kami berakhir bahagia?

Ikuti kisah hidupku di sini " Marriage For A Reason"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoevanca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Mendengar suara mobil Alex memasuki garasi, aku memilih pura-pura tidur dari pada aku harus bertemu dan tidak tau harus bicara apa.

Tidak lama Alex masuk ke dalam kamar kami dan aku memejamkan mataku berharap Alex tidak mengetahui kalau aku hanya pura-pura tidur.

Setelah meletakkan tas kerjanya aku mendengar kakinya melangkah ke kamar mandi, tidak berapa lama kemudian ia keluar dan menuju walk in closet untuk berganti

pakaian tidur.

Setelah selesai Alex langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur dengan membelakangi tubuhku, dan dapat aku pastikan dia masih marah padaku dari sikap yang di tunjukkan malam ini.

Aku hanya berpikir besok pagi bagaimana aku harus menghadapi Alex.

Dengan dia berbaring di sampingku saja sudah membuat suasana hatiku tenang, biar pun ia membelakangi aku tanpa menyentuhku.

Sampai lelah aku berpikir akhirnya aku dapat juga tidur dengan lelap, sampai keesokan harinya aku harus berhadapan dengan suamiku.

Pagi aku bangun seperti biasanya, aku membuatkan sarapan untuk kami berdua, setelah selesai aku kembali naik ke atas kamar untuk segera mandi.

Pas aku masuk kamar, Alex sudah berada di kamar mandi lebih dulu.

Tidak seperti biasanya harus aku bangunkan lebih dulu baru ia bangun, tetapi aku bersikap seperti biasa ku siapkan baju kerja dan semua keperluannya.

Setelah keluar dari kamar mandi tanpa sepatah kata pun ia memakai baju yang sudah aku siapkan, aku jadi serba salah untuk memulai pembicaraan, sepertinya Alex sedang malas untuk bicara.

Aku putuskan untuk masuk kamar mandi untuk membersihkan diri, dan pada waktu aku keluar dari kamar mandi Alex sudah siap untuk berangkat ke kantor.

Tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut Alex, setelah semuanya siap ia pergi meninggalkan aku sendiri di dalam kamar.

Aku jadi bingung harus bagaimana, kalau aku pergi kuliah nanti Alex jadi salah paham lagi.

Aku segera menyusul ke bawah berharap Alex masih sarapan dan aku akan meminta maaf atas kejadian kemarin, ternyata Alex sudah pergi meninggalkan aku tanpa menyentuh sarapan yang aku buat.

Sebenarnya hatiku kecewa dengan sikap diamnya Alex yang tidak memberiku kesempatan untuk menjelaskan apa pun.

Dan aku pun tidak berselera lagi untuk menyantap sarapan yang aku buat.

Aku hanya membuat segelas susu hamil yang hangat untuk mengisi perutku yang kosong sejak kemarin.

Tetapi aku berpikir positif saja lebih baik aku mengalah nanti siang aku akan mendatangi kantor Alex untuk meminta maaf dan menjelaskan kesalahpahaman ini.

Aku memutuskan untuk tidak pergi kuliah untuk tidak memperkeruh persoalan di antara kami, sebelum aku menjelaskan semuanya kepada Alex.

Sampai siang datang aku sudah bersiap hendak pergi ke kantor Alex dan aku memesan taksi langsung menuju ke kantor suamiku itu, dan berharap hari ini selesai masalah di antara kami.

Sesampainya di kantor aku langsung naik menuju ke atas, sepertinya karyawan Alex sudah mengenalku.

Setelah aku berada di lantai lima belas di mana ruangan Alex berada aku bertemu dengan Devi di depan.

Devi memberi aba-aba kepadaku untuk menunggu tetapi aku ingin memberikan kejutan kepada Alex dengan kedatanganku yang tiba-tiba, karena itu aku langsung membuka pintu.

Ternyata di sana Alex sedang bersama dengan seorang wanita cantik sedang duduk berdua di sofa panjang yang biasa aku gunakan untuk menunggunya bekerja.

Lengan Alex masih dalam pelukan wanita tersebut dan sepertinya mereka duduk dengan sangat dekat.

"Maaf," kataku langsung menutup kembali pintu ruangan Alex.

Alex yang terkejut dengan kedatanganku segera menyusul sambil memanggil namaku.

Tetapi aku sudah berlari lebih dulu menuju lift, untung saja aku tidak perlu menunggu lama lift langsung terbuka dan aku menutupnya dengan cepat.

Sampai di bawah aku langsung berlari keluar gedung, beruntung ada sebuah taksi yang sedang menunggu penumpang aku segera naik dan memintanya untuk segera jalan.

Tidak ku pedulikan teriakan dari Alex aku sudah terlanjur sesak dan air mataku tumpah, satu masalah belum beres datang masalah baru.

Panggilan di telepon berkali-kali masuk dari Alex, sengaja aku biarkan tidak di angkat dari pada mengganggu sengaja aku matikan saja teleponku.

"Mau di antar kemana non?" tanya sopir taksi.

Aku berpikir sejenak, setelah itu aku meminta di antar ke apartemen Alex milik Alex yang pernah aku tinggal.

Setelah sampai aku segera masuk ke dalam apartemen untuk menenangkan diri, sebelumnya aku mengganti password akses pintu masuk.

Aku masuk ke kamar dan di sana aku menangis sambil memikirkan apa yang harus aku perbuat ke depan.

Sepertinya aku belum siap untuk bertemu dengan Alex untuk saat-saat ini, aku ingin sendiri.

Kalau aku tinggal di sini pasti Alex akan menemui keberadaan aku dalam waktu dekat, beruntung di sini masih ada beberapa pakaian yang aku tinggalkan, segera aku masukkan ke koper dan aku harus pergi dengan segera dari sini.

Aku mampir ke bawah untuk menarik sejumlah uang untuk kebutuhan hidupku ke depan.

Aku langsung mencari taksi untuk mengantarku pergi dari sini, yang aku ingat cuma Jenni.

Mungkin aku bisa minta pertolongan Jenni sementara waktu untuk menumpang tempat tinggal sampai suasana hatiku cukup tenang untuk berpikir.

Aku menuju ke kontrakan Jennie dan sampai di sana aku menceritakan semua masalahku dari kesalahpahaman aku dan Alex sampai apa yang aku lihat tadi.

Jennie memberikan izin untuk aku menginap sementara waktu di kontrakan miliknya.

Di kontrakan Jennie aku banyak termenung sampai aku lupa dari kemarin aku belum makan apa-apa.

Aku tidak mau berpikir bagaimana Alex sedang sibuk mencariku saat ini, aku hanya butuh waktu sendiri.

*POV Alex*

Aku memang kesal melihat tangan istriku di pegang oleh lelaki lain, aku membiarkan Siera untuk berpikir sambil menunggu sampai kapan ia menjelaskan persoalan ini kepadaku.

Aku sengaja pulang malam supaya menghindari perdebatan dengan Seira dan aku habiskan waktu di kantor untuk lembur menyelesaikan semua pekerjaanku.

Aku pulang sampai mansion sudah larut malam dan kulihat Siera sudah tertidur, setelah mandi aku segera menyusul untuk tidur setelah lelah seharian bekerja dan berpikir tentang kejadian siang tadi.

Keesokan paginya aku bangun lebih dulu memilih mandi dan bersiap-siap ke kantor, aku menunggu penjelasan istriku untuk bicara.

Karena aku tau sifat Seira yang tertutup dan sulit untuk bicara, dia selalu meminta di pahami dan menyimpan masalahnya sendiri.

Sengaja aku mendiamkannya supaya dia belajar untuk mengungkapkan perasaannya dan mau berbagi dengan orang lain.

Aku tau Siera tidak mungkin berselingkuh dari aku, tetapi aku ingin ia lebih terbuka karena aku suaminya ingin ia bisa berbagi ketika ada masalah.

Tetapi aku melihat siera belum bisa untuk menjadi pribadi yang terbuka selalu tertutup dan banyak memilih diam.

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

Jangan lupa buat like, komen, dan tekan tombol ❤️ jadikan novel ini favorit untuk mendapatkan info terbaru.

Jangan lupa di vote ya, makasih.

1
Reana
Romantis nya Alex🥰🥰🥰
Anonim
👍🏻👍🏻👍🏻❤️❤️❤️💪💪 thor....
Putri Pink
ya ampun thor
kata"nya si Alex pinter bgt ce ngasih solusi,saran,serta nasehat..
itu motivasi dan bimbingan menuju kebenaran banget deh..
salut aku padamu thor
Putri Pink
iiihhhh so sweet...
bikin baper aja deh
Putri Pink
Alex sabar penyang peduli telaten dan yg pasti kata"nya bisa didengarkan buat motivasi yaa😊😊
Putri Pink
salut aku dg kejujuran kalian
Putri Pink
Alex mskipun kaya tp bertanggung jawab..
kl kyk gitu critanya Laki bangeeeettt😄😄😄
Dwitiarina Kristiti
Cukup ditulis 'acara wisudaku', tidak perlu tambahan kata graduation. Malah jadi berlebihan krn arti katanya sama. Graduation itu ya sama saja dg wisuda
Ririn Nursisminingsih
andaikan di dunia nyata ada laki2 seperti alek😍😍😍
Rini Haryati
semangat
Rini Haryati
bagus dn keren
Seelmy Saleem
nyimak dulu thor
Cece
bagus Thor..
Refka Duriyati
andai aku mendapatkan suami seperti alex...betapa bahagianya hidup ini🤗🤗
Tante Lusi
aku suka bacanya...konfliknya tidak terkesan lebay & tokohnya tegas dlm menghadapi masalahnya...semangat thor
Evitha Junaedy
aduuuh gk rido klw end thor...
zizi mars
salah paham berkepanjangan 😑
zizi mars
good siera , hempaskan dan lupakan si buaya darat
Sunnyta Mukherji
Monika ga tau malu
Sunnyta Mukherji
ih..ada ya sekertaris yang ga sopan kayak gitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!