NovelToon NovelToon
MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA

MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: santi puspita

Davin joon kyu laki-laki blasteran korea yang berumur 28 tahun, memiliki sifat yang sangat kejam dan juga dia sangat membenci yang namanya cinta meskipun davin suka bermain-main dengan perempuan hanya untuk semata-mata di jadikan pelampiasannya saja.

Davin yang seperti itu bukan tanpa alasan,
Saat davin mau menikah di usianya yang ke 25 tahun orang yang sangat ia sayangi dan cintai melebihi dirinya sendiri meninggalkannya dan menikah dengan pria lain tepat saat di hari H-nya

Dan itu membuat davin sangat terpukul, patah hati dan benar-benar dibuat malu saat itu serta merubahnya menjadi orang yang sangat kejam dan dingin bahkan dia sangat membenci cinta dia menanamkan dalam hatikanya hanya akan mencintai dirinya sendiri tanpa mementingkan orang lain kecuali adik satu-satunya yaitu Lalisa joon kyu.

Davin memiliki perusahaan dibidang tekstil
Yang terkenal di seluruh dunia.

Lalisa joon kyu adik dari davin joon kyu sekarang umurnya 19 tahun dan saat ini dia masih kuliah, Lalisa memiliki sifat yang bertolak belakang dengan davin
Sifat lalisa yang penyayang, lemah lembut, dan selalu ramah kepada semua orang.
Lalisa sekarang tinggal di New York untuk melanjutkan study kuliahnya. Meskipun dimata orang lain davin adalah laki-laki yang kejam dan dingin tapi dimata lalisa dia adalah sosok yang sangat penyayang dan peduli.

Davin joon kyu juga memiliki sahabat bernama rimos lee dia bukannya hanya sahabat tetapi juga asisten sekaligus tangan kanan di dalam perusahaan yang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi puspita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

"Dada mu sesak tapi kenapa kau menangis..., apaa..."ketika davin belum selesai berbicara lia langsung memeluk nya dengan erat tapi menangis dalam diam.

Davin yang di peluk tiba-tiba oleh lia terkejut apa lagi davin hanya memakai handuk saja.

"Hei, kk-kau ini kenapa"ucap davin terbata-bata dan tangan nya yang ingin memenangkan lia merasa sangat tidak nyaman tapi lia masih menangis dalam diam.

"Kenapa dengan nya, apa yang terjadi, aakh sial kenapa aku merasa panas dingin seperti ini"gerutu davin dalam hati.

Lia yang baru menyadari ada yang aneh dengan davin yang begitu dingin dan terasa...

"Aaaaakkkhhh...."teriak lia dengan histeris saat melepaskan pelukan nya dan melihat d4d4 bidang davin yang begitu putih.

"**-tuan ke-kenapa kau tidak memakai baju mu, cepat kau pakai baju mu apa kau tidak malu aku adalah seorang wanita bukan pria."ketus lia dan menutup mata nya dengan kedua tangan nya.

"Apaa, hei kau"davin yang hendak marah pada lia berusaha di tahan nya dan langsung pergi meninggalkan lia mengambil pakaian nya dan masuk ke ruang ganti dengan membanting pintu dengan kasar.

Lia yang terlonjak kaget mendengar davin membanting pintu perlahan membuka tutupan mata nya.

"Hufh, kenapa aku bersikap berlebihan sekali, oh tidak lia kau sudah membuat kesalahan...itu salah ku karna aku..."gerutu lia dan memukul-mukul kepala nya karna mengakui kebodohan yang telah dia perbuat.

Lia bangkit dari lantai dan meletakkan bantal nya di atas ranjang.

Setelah beberapa menit davin keluar dari ruang ganti dan dengan wajah nya yang datar dan dingin, tapi lia sudah keluar dari kamar nya dan berniat untuk menyiapkan sarapan untuk davin.

Kini davin sudah berada di meja makan dan lia yang masih sibuk menyiapkan makanan untuk davin membuat davin menatap tajam lia tapi lia tidak menyadari hal itu.

"Hentikan"ucap davin menghentikan aktivitas lia dengan menahan tangan lia.

"Kenapa"tanya lia mengerutkan dahinya, tapi lia yang melihat davin menatap nya dengan tajam langsung menunduk dan menjauh sedikit dari davin.

"Apa kau tidak pernah merawat penampilan mu itu, kau seperti orang yang sangat sibuk sampai kau sepertinya tidak sempat untuk mandi"ucap davin dengan cetus.

Lia langsung melihat-lihat dan meraba tangan nya karna davin mengucapkan hal itu.

"Tidak begitu buruk bahkan kulitku juga putih, wajahku juga tidak terlalu burik bahkan bersih dan putih tanpa ada nya jerawat."batin lia dan memeriksa tangan dan memegang wajah nya.

Davin hanya menggeleng-geleng kan kepala nya karna lia seperti anak kecil.

"Kau cepat mandi sekarang, aku akan menunggu mu"titah davin sambil memutar-mutar gelas.

"Baik tuan"lia hanya menurut walau pun dia ingin bertanya bukan nya di jawab malah akan di bentak pikir nya.

Lia langsung menaiki anak tangga sedangkan davin melanjutkan makanan nya dengan bibi aminah yang mengganti lia menyiapkan nya.

****

Setelah beberapa menit lia turun dan menghampiri davin yang sudah menunggu nya di sofa.

"Sudah siap"ucap davin dan beranjak dari sofa, lia hanya menggukkan kepalanya dan mengikuti davin dari belakang.

Saat ini davin dan lia sudah berada di dalam mobil mewah milik davin, dan hanya ada keheningan di dalam mobil itu karna davin terus saja fokus ke depan sedangkan lia melihat-lihat keluar jendela.

Dreeettt....dreettt...

Suara telepon davin memecahkan keheningan di antara mereka.

" 📞Halo.."ucap davin

"📞Halo bos apa kau akan datang untuk meeting ke perusahaan pak montara"ucap rimos di seberang telpon.

"📞Iya aku akan datang bersama lia"ucap davin.

"📞Jam berapa meeting nya di mulai"tanya davin yang masih fokus mengemudi.

"📞Jam 09.30 tuan"jawab rimos.

Dan davin yang sudah mendengar jawaban dari rimos memutuskan sambungan nya secara sepihak

Lia yang mendengar pembicaraan davin dan di rimos di telpon ternganga dengan ucapan davin.

"Tuan, apa kau ingin mengajak ku untuk meeting dengan klien mu"tanya lia penasaran.

"Siapa bilang"jawab davin datar.

"Tadi tuan bilang kepada tuan rimos kalau tuan akan datang ke.."

"Tidak untuk apa aku mengajak mu untuk meeting dengan klien ku, kau tunggu saja nanti di mobil"belum selesai lia bicara sudah di potong oleh davin.

"Apa?"

"Kenapa kau tidak mau menunggu di mobil ku"ucap davin.

"Huueeeh, tidak"ucap lia.

"Ya sudah jika tidak mau menunggu ku di mobil kau bisa menunggu di depan kantor klien ku itu"ketus davin dan lia hanya tenang menanggapi perkataan davin.

Jam 09.25 menit davin dan lia sampai di perusahaan montara charles cark.

"Baiklah aku akan masuk jika kau memang tidak mau menunggu ku di dalam mobil kau bisa menunggu di sana"ucap davin sambil menunjuk tempat untuk lia menunggu nya.

"Dan ingat jangan ke mana-mana sebelum aku selesai meeting dan keluar kantor, jangan sampai aku melihat mu tidak ada saat aku sudah selesai nanti nya"ucap davin dengan nada datar nya namun penuh makna tersendiri untuk lia.

"Hmm"jawab lia.

Davin dan lia keluar dari mobil bersamaan dengan itu rimos juga baru sampai dan membuat davin menatap tajam rimos yang baru keluar dari mobil.

"Kenapa kau baru sampai"tanya davin dengan wajah datar nya.

"Maaf bos tadi kejebak macet, biasa hehehe"jawab rimos nyengir dan menunjukkan gigi putih nya.

"Hhaah, sudah ayo cepat aku tidak ingin lama-lama di sini"ucap davin.

"Dan kau jangan pergi ke mana-mana sebelum aku kembali"davin tak pernah lupa memperingati lia sampai lia merasa telinga nya menjadi panas.

"Ck, Iya"jawab lia singkat dan berdecak kesal.

Kini lia sedang menunggu davin seperti yang davin katakan pada lia, tapi sekarang lia sedang menunggu di di bawah pohon rindang dan duduk di sana untung saja ada kursi kalau tidak lia akan terus berdiri. Kepanasan.

"Kenapa lama sekali"gumam lia yang sudah nampak lelah menunggu davin, karna lia merasa sangat haus lia memutuskan untuk membeli minum dan tanpa menghiraukan perkataan davin sebelum nya.

Karna lia terlanjur melihat ada yang berjualan es krim, lia mengurungkan niat nya untuk membeli minum dan menghampiri penjual es krim itu.

"Eem, pak es krim rasa vanilla nya tiga ya"ucap lia pada penjual es krim.

"Iya, siap mbak tunggu sebentar"ucap penjual es krim dan mengambil kan es krim nya.

"Nah, ini es krim rasa vanilla tiga kan ya"ucap penjual es krim dan memberikan ea krim itu.

Tanpa lia sadari bahwa dia tidak punya uang dan lebih tepat nya tidak memegang uang sepersen pun, lia langsung membuka bungkusan es krim itu dan memakan nya.

"Mbak, uang nya"ucap penjual ea krim itu.

Lia sontak membolalakkan bola mata nya karna baru sadar dia tidak ada uang.

"Aduh, gimana nih"gumam lia bingung.

"Mbak mana uang nya"ucap penjual es krim itu.

"Eem ,gimana ya pak saya lupa bawa uang"ucap lia dengan rasa yang sydah malu tentu nya.

"Mbak kalau mau bohongin saya nggak lucu, karna dari penampilan mbak kayak nya orang kaya, udah cepetan bayar semua nya jadi sembilan ribu"ucap penjual ea krim itu yang sudah kesal.

"Tapi saya bener-bener lula bawa uang nya "ucap lia.

Namun tiba-tiba suara baritton yang tak asing bagi lia merangkul lia dari samping.

"Ini uang nya dan ambil saja kembalian nya"ucap davin yang memberikan uang seratus lembar kepada penjual es krim.

"Terima kasih pak"ucap penjual es krim dengan nada bergetar karna davin menatap nya dengan tajam.

Lia yang hanya terdiam dan juga merasa malu karna davin yang merangkul nya dengan lembut.

"Kenapa hanya diam, ayo cepat masuk dan kita pulang"ucap davin dan menggandeng tangan lia, lia hanya menurut dan juga dengan perasaan yang senang.

"Kenapa kau tidak mendengar perkataan ku hah, apa kau sengaja ingin mempermalukan ku kepada penjual ea krim itu."ucap davin dingin.

Deg...

Jantung lia terasa berhenti mendengar davin yang berkata dingin pada nya padahal baru saja di merasa senang.

"Tidak tuan saya tadi hanya ingin membeli minum tapi karna saya melihat ada yang menjual es krim saya membeli es krim itu tapi saya baru sadar kalau saya tidak memegang uang"jelas lia karna tidak mau davin berprasangka buruk pada nya.

"Tapi bukan kah waktu itu aku sudah memberi mu uang, aku yakin kau tidak terlalu menggunakan uang itu bukan, kenapa kau tidak memakai dan membawa uang itu."davin menanyakan banyak hal pada lia dengan sekali tarikan napas saja membuat lia merinding harus menjawab apa pasalnya uang itu sudah lia gunakan untuk membeli keperluan usaha ketring nya.

"Ss-saya lupa membawa nya tuan, maaf kan saya , saya tidak pernah ada niat untuk sengaja mempermalukan tuan apa lagi tua adalah suami saya."ucap lia dengan wajah tertunduk tapi berusaha untuk tetap tenang.

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

Okeh, lanjut lagi besok ya dan maaf kalau cerita nya gak nyambung🙏😁😁😁.

1
wan hasma
Biasa
Lina Ina
hmmm menyesal baca 👎👎
Malla
aku gk suka Lia sakit, buat Lia bahagia sama suaminya..
Malla
aku mampir thor,,
Linda
bisa bikin ngga fokus baca
Adelle
lanjut
Jesika
Thor jngan matikan lia ya. Thor..jngan juga biar c Devin nikah lgi Thor 😭😭
Sri Wahyuningsih
iya.emang gak ada otak.lia kabur dan jangan mai kembali lagi.
Keiko Pia
kenapa terlalu awal lie perlu menderita kesian sama lie yg saat ini ingin bahagia sama suami
Keiko Pia
terlihat lie mempunyai penyakit yg parah
Keiko Pia
jgn tinggalkan lia kerna mungkin saja akan menjadi penyesalan sekiranya lia ditinggalkan oleh suaminya gara2 mantannya...
Keiko Pia
gadis yg pernah tinggalkan davian dulu
Jesika
mantap Thor...i. like
Jesika
Thor kok AQ nggak kuat bacanya. kasian Adelia.😭
Jesika
Thor jngan di lama kn pnderitaan Adelia..ya Thor,🙏🙏
Keiko Pia
lanjut
Keiko Pia
kasihan lia
Keiko Pia
kenapa perlu diberi pelajaran lia sedangkan lia tdk salah apa2...kesian lia
Keiko Pia
kesian lia dijual sama bos jahat
nanxi
sepi amatsih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!