NovelToon NovelToon
Cara Menjadi Kaya : BERNAFAS

Cara Menjadi Kaya : BERNAFAS

Status: tamat
Genre:Fantasi / Tamat
Popularitas:6.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dyoka

Bagaimana caranya untuk menjadi kaya? Bekerja? Berinvestasi? Itu adalah cara klasik. Semua orang bisa melakukannya.

Namun berbeda dengan Andi. Jika semua orang menjadi kaya dengan bekerja keras, maka yang Andi lakukan hanya diam menikmati harinya. Yang perlu ia lakukan hanyalah bernafas. Iya bernafas.

[Ding]

[Level : 1 (10000/100000)

[Host masih berada di level 1. Tingkat konversi : setiap nafas dihargai dengan satu rupiah]

[Host perlu mengeluarkan uang untuk bisa meningkatkan level. Semakin tinggi level semakin tinggi pula tingkat konversi]

[Selamat berjuang menghabiskan uang Host]

----

Yang perlu Andi lakukan hanyalah bersantai dan menghabiskan uangnya untuk bisa bertambah kaya. Cukup mudah bukan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dyoka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 1 VS 9 (4)

Setelah mendapatkan semua CCTV, Andi membawa rangka sepedanya menuju bengkel sepeda. Ia lalu memilih roda, ban dan sadel yang semirip mungkin dengan yang ia miliki sebelumnya. Sembari menungu sepedanya di perbaiki, Andi menelfon Brian yang berada di luar kota.

Ia membutuhkan bantuan Brian untuk menemukan nomor telfon seseorang. Andi berencana melakukan sesuatu untuk membalaskan semua hal ini kepada Jony. Jika tidak maka anak itu akan tetap tenang saja ketika sudah berbuat seperti itu kepada Andi.

“Hallo Bro ada apa?” tanya Brian.

“Hallo Bro. Aku butuh bantuanmu. Kamu punya kontak seorang pengacara yang cukup handal tidak. Aku sedang membutuhkan jasa seorang pengacara saat ini.”

“Pengacara? Buat apa? Kamu kena kasus apa kok sampe nyari pengacara?” Brian sedikit heran dengan permintaan Andi. Tiba-tiba saja dia meminta kontak seorang pengacara kepada Brian. Jika bukan karena terkena kasus hukum, Andi tidak akan menelfonnya bukan?

Andi kemudian menceritakan semuanya kepada Brian. Tentang Jony yang menyuruh seseorang menghancurkan sepedanya. Tentang mereka yang akan mengeroyoknya di gang belakang sekolah. Semuanya Andi ceritakan kepada Brian tanpa adanya pengurangan atau penambahan cerita.

“Sialan. Berani benar anak itu.” Umpat Brian setelah mendengar seluruh cerita Andi. “Jadi, kau membutuhkan pengacara untuk hal ini? Apakah Jony menuntutmu karena menghajar anak buahnya?”

“Tentu saja tidak. Mereka belum melakukan apapun. Tetapi itu bukan berarti kita tidak bisa melakukan apapun bukan? Jadi, aku berencana memberi Jony pelajaran. Kau tau, aku sudah mempunyai banyak bukti untuk membawa urusan ini ke polisi. Aku yakin dengan begini dia akan menerima pelajaran.”

“Itu terlalu ringan Bro. Jika kau membawa urusan ini ke polisi, palingan Jony cuma perlu membayar ganti rugi. Itu nggak akan buat dia jera. Yang ada dia akan membuat rencana lainnya untuk membalasmu.” Jelas Brian di ujung telfon.

“Tentu saja aku hanya akan mendapatkan ganti rugi. Tetapi perlu kamu ingat bahwa ayah Jony berencana mencalonkan diri sebagai walikota tahun ini. Sudah pasti berita tentang anaknya yang suka melakukan perundungan akan memberikan citra buruk baginya bukan?”

“Bukankah Jony senang sekali meminjam tangan orang lain untuk memberi pelajaran kepada orang yang tidak disukainya? Jadi, aku ingin Jony juga merasakan hal tersebut. Dengan begini anak itu pasti akan dihajar oleh ayahnya. Aku tebak, barang-barangnya juga akan disita oleh ayahnya.”

“Ck. Ck. Ck.” Brian berdecak lidah. “Kau pintar sekali Andi. Kau berpikir sampai sejauh itu. Dengan begini, dia akan mendapatkan hukuman yang cukup berat. Jika kita hanya menghajarnya, pasti anak itu bisa membayar seseorang yang lebih kuat untuk menghajarmu. Tetapi jika kita melakukan ini dia tidak akan berdaya.”

“Jangankan untuk membayar preman, untuk kebutuhanya sehari-hari saja ia pasti akan kebingungan jika ayahnya sudah menyita barang-barangnya. Bagus sekali Andi. Bagus. Baiklah aku akan memberimu kontak pengacara yang biasanya dipakai oleh perusahaan ayahku. Tenang saja semua biaya biar aku yang membayarnya. Aku tidak sabar untuk melihat wajah memelas Jony.” Setelah berkata demikian, Brian tertawa dengan keras.

“Baiklah, segera kirim kontak pengacara itu. Aku juga sudah tidak sabar melihat wajah sengasara Jony.”

Sebenarnya Andi berniat membayar jasa pengacara tersebut dengan menggunakan uang pribadinya. Tetapi ia tidak mengatakan hal itu kepada Brian. Jika Andi mengatakannya, sudah pasti Brian akan menolaknya dan mereka pasti akan berdebat panjang.

Tidak lama kemudian Brian mengirimkan kontak seorang pengacara kepada Andi. Tanpa menunggu lagi, Andi segera menghubungi pengacara tersebut. Ia kemudian mengatakan maksud dan tujuannya meminta jasa pengacara. Tetapi Andi tidak perlu menjelaskan lebih panjang. Sepertinya Brian sudah membicarakan pokok pemasalahan pada pengacara ini.

Yang perlu Andi lakukan saat ini adalah mengirimkan salinan bukti-bukti yang Andi miliki melalui e-mail. Setelah itu tim pengacara dari firma hukum tersebut akan menyusun bukti-bukti tersebut. Lalu mereka akan membuat laporan kepolisian untuk Andi. Setidaknya proses itu mebutuhkan dua hingga tingga hari. Jadi Andi hanya perlu menunggu hal itu.

Andi tidak masalah dengan hal itu. Ia hanya ingin hasilnya. Asalkan hasilnya sesuai dengan keinginannya, Andi tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan. Toh dia melakukan ini hanya karena ingin memberi pelajaran kepada Jony.

Anak itu perlu bertanggungjawab atas apa yang ia lakukan. Andi tidak mau melewatkan kesempatan untuk memebri pelajaran Jony ketika dirinya memiliki banyak bukti seperti sekarang ini. Tidak semua perkara harus diselesaikan dengan kepalan tangan.

Dengan begini, tangan Andi masih bersih. Ia juga tidak menggunakan tangannya untuk menindas mereka yang lebih lemah darinya. Jony dan komplotannya memang pantas mendapatkan hal ini. Jadi Andi sama sekali tidak merasa bersalah membawa perkara ini ke jalur hukum.

*****

Sementara itu di lain tempat, Jony tengah asik menonton sebuah video di ponselnya. Ia tengah menunggu kabar baik yang akan diberikan oleh anak buahnya. Pemuda itu yakin sebentar lagi mereka akan datang kemari.

Benar saja tidak lama kemudian, beberapa pemuda terlihat berjalan mendekati meja Jony. Wajah mereka terlihat masam. Itu tandanya mereka tidak memberikan kabar baik kepadanya. Jony mengernyitkan dahinya melihat hal itu. Mana mungkin mereka bersembilan gagal menghajar Andi?

“Kalian gagal melaksanakan tugas kecil yang aku berikan?” Tanya Jony tanpa menunggu antek-anteknya memberikan laporan.

“Maaf Bos kami gagal melaksanakan tugas yang Bos Jony berikan.”

Jony memandang tajam kesembilan orang yang kini hanya bisa menundukkan kepalan mereka. “Kenapa? Apa kalian bersembilan tidak mampu menghajar cecunguk itu yang hanya seorang diri? Dasar tidak becus. Jika kalian tidak sanggup kalian tinggal mengatakannya. Aku bisa mencari orang yang lebih kuat daripada kalian.”

Salah seorang dari mereka mencoba memberanikan diri mengangkat kepalanya dan memandang ke arah Jony. “Maaf Bos. Bukannya kami tidak sanggup melawannya tetapi dia jauh lebih kuat daripada kami. Apa bos lupa bahwa dia itu juara silat kelas berat pada tingkat SMA se provinsi. Jadi dia memiliki kemampuan bertarung jauh di atas kami. Kami tidak memiliki kesempatan untuk memukulnya. Dia selalu menghindar dan membuat kami menyerang satu sama lainnya.” Lapor anak tersebut.

“Sialan.”

Jony melupakan hal ini. Selama ini dia hanya mengempesi ban sepeda Andi juga karena hal ini. Andi sangat jago bertarung. Jangankan antek-anteknya ini, Jony pernah mendengar bahwa Andi pernah bertarung dengan sepuluh orang dewasa yang memiliki kemampuan bertarung hebat.

Yang mengherankan adalah Andi menjadi pemenang dalam pertarungan itu. Bahkan dia tidak mendapatkan luka sedikitpun dari pertarungan itu. Jika saja lomba silat tingkat nasional itu tidak berbarengan dengan ujian sekolah, Jony yakin Andi akan mengikuti lomba itu dan keluar sebagai pemenang.

Kenapa Jony bisa melupakan hal sebesar itu. Ini pasti karena dirinya terbakar oleh emosi karena sebelumnya Andi yang tidak pernah melawan membatah ucapanya tempo hari. Hal itu mmebuatnya terbakar emosi dan mengambil keputusan yang merugikannya seperti ini.

“Apa dia memukuli kalian?”

“Tidak Bos. Dia tidak memukul kami. Dia hanya melemparkan beberapa dari kami.”

“Ck.” Jony mendecakkan lidahnya. “Seharusnya kalian membiarkan dia memukul kalian sekali atau dua kali. Lebih bagus jika pukulannya menimbulkan bekas. Dengan begitu kita bisa melaporkan dia dengan penganiayaan.”

Jony terdiam. Ia terlihat tengah memikirkan sesuatu. Memikirkan cara agar bisa memberi pelajaran pada Andi. Bukan Jony namanya jika ia tidak memberi pelajaran kepada orang yang membuatnya tidak senang.

“Baiklah. Sekarang kalian enyahlah dari sini. Aku tidak mau melihat wajah para pecundang seperti kalian.” Usir Jony kepada antek-anteknya.

“Andi, ini belum selesai. Aku kan membalaskan semuanya, lihat saja aku akan memberimu pelajaran lebih berat dari pada ini.”

1
ephyra
perintis
Eko Cahyono
Sindiran keras buat pemerintah.
Gaji guru 10 juta di novel.
Di realita gaji guru rendah apalagi guru honorer gak sampe 500 ribu sebulan, bahkan ada yg gak sampe 300 ribu.
Ardi Provision
nanti keluarga jony rugi 20m mc rugi 50 m taktik bisnis mc sangat luar biasa 😂😂😂
Ardi Provision
masak ia thoor 😂😂😂
Ardi Provision
habis dibeli lalu diturunkan harga saham yang rugi bukan saja joni tapi juga mc ini apa karena terlalu pintar ya
Ardi Provision
jangan sepele dengan tamat SMA dinegri konoha gak tamat SMA bisa jadi orang kedua 😁
Ardi Provision
hadeuh mc ini kalung aja bisa kececer kurasa joni nya kalau gak lengket juga bisa kececer, pas mau BAK baru kelimpungan 😂😂😂
Ardi Provision
oooohh pikir mau disimpan terus 😂😂😂
Ardi Provision
bakal dapat masalah lagi nih sama orang tua mc 😂😂😂
baru kali ini baca novel sistem yang mc nya gak mampu menjelaskan uangnya 😁
Ardi Provision
goblok, bukan nya pergi dan beli di toko sebelah sebagai pukulan tidak langsung, kurang ide ya thoor, jangan marah ya 😁😁
Ardi Provision
merek buah mangga digigit tupai ya thoor 😂😂😂
Ardi Provision
mc terlalu kemarok nanti kurang ide untuk menjelaskan hadeuh thoor
Ardi Provision
ditempat kami anak gebernur atau pengusaha tidak berebut parkiran
Ardi Provision
hal pertama yang perlu author perhatikan sebelum menulis cerita sistem adalah sistem sesuatu diluar akal sehat dan bukan buatan manusia karena tidak ada produk manusia yang bisa memberi kan sesuatu diluar akal sehat
Ardi Provision
untuk apa disimpan?
Ardi Provision
uang 5 juta bisa jadi pemilik saham 40% yang buat, antar dan pemilik resep cuma 60 % gila benar sistem bisnis nya 😂😂
S P Lani
sistem nya yg goblog ngapain sistem kalau ga tau ada bahaya .tau nya udah di dpn mata baru pperingati .tolol penulis anda buat sistem .bahkan Dinda sebagai musuh utama yg ada di sebelahnya tidak bisa di ditek ngapain aja sistem nya
S P Lani
195 gue skip males bacanya anjng
S P Lani
melebar ke mana mana alur ceritanya s makin ga jelas nih penulis ceritanya sok misterius dgn penerus palsu sekarang cuma nanya minta info aja sampe harus balapan .ga jelas anjng
S P Lani
kayanya si Brian yg jadi penghianat ya ga penulis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!