NovelToon NovelToon
Quin & King Mafia

Quin & King Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Mafia / Tamat
Popularitas:5.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nun

Ini lanjutan Hello Mr Mafia.

Lucifer Xylander Zweihander, Tuan muda dari keluarga Zweihander yang sangat di takuti dan dihormati di negara tersebut.

Memiliki sifat dingin dan datar tidak membuatnya menyesal, justru dengan begitu membuat para wanita semakin berlomba-lomba untuk mendapatkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sangat penasaran

Kalian selalu bilang, kenapa aku keseringan upp crazy? Itu karena aku lagi semangat dan seneng aja gitu liat pembaca yang puas dengan upp ku yang banyak apalagi mereka selalu nungguan upp ku yang selanjutnya hehehe❤️

Kini Yoora dan teman-temannya sudah ada di apartemen miliknya, untuk Yoora dan Rosa mungkin sudah biasa tapi tidak dengan Lucifer dan kawan-kawannya yang nampak heran karena semua bodyguard di sana sangat aneh menurutnya.

"Ukhuk...." Batuk Yoora dengan menutup mulutnya.

"Yoora?" Kaget mereka.

"Tidak apa-apa hehehe" Balas nya dengan Cengengesan.

"Nona, minum ini dulu" Ucap bibi Yun dengan memberikan Yoora ramuan khusus.

"Terimakasih Bi" Ucap Yoora dengan meminum ramuan tersebut.

"Sama sama Nona" Balas bibi Yun dengan tersenyum.

"Kenapa kalian lihat gue Seperti itu?" Heran Yoora pada mereka.

"Sebenarnya Lo siapa sih?" Heran Gavin.

"Yah gue Yoora, sama seperti kalian" Balas Yoora dengan yakin.

"Maksud gue, dokter tadi bilang bahwa Lo tidak bisa makan sembarangan jika bukan makanan yang sering Lo makan" Ucap Gavin Membuat Yoora terdiam.

"Apa Lo sakit Ra?" Tanya Rosa dengan cemas.

"Benar, apa Lo punya penyakit Ra?" Tambah Lolita.

"Hhh....Gue memang sudah terbiasa makan makanan rumahan, jika gue sembarangan makan maka gue akan sakit seperti sekarang" Jelas Yoora dengan menyandarkan kepalanya di pundak Lucifer tanpa sadar.

"Memangnya makanan apa yang Lo hindari?" Tanya Lucifer dengan penasaran.

"Pinggiran roti, bawang, kerang-kerangan, Buah yang tidak musim, pasta dan nasi, daging setengah matang dan masih banyak yang lainnya" Jelas Yoora dengan menghela nafas berat.

"APAAAA? Bagaimana bisa? Banyak sekali aturan makan yang harus Lo hindari" Pekik mereka semua kecuali Lucifer yang nampak diam.

"Memang seperti itu" Balas Yoora dengan menguap.

"Ra.... Jangan jangan Lo itu seora...."

"Nona muda, ada telepon" Ucap bibi Yun dengan memberikan pansel milikinya.

"Terimakasih Bi" Ucap Yoora dengan menerima telepon nya.

"Sama-sama nona"

"Halo?" Sapa Yoora dengan lembut.

"Halo sayang, bagaimana kabarmu? pelayan Yun bilang bahwa kau sakit. Apa itu benar? Apa kau tidak mendengar perkataan Dady? apa kau melanggar aturan lagi?"

"Hmm...Maaf dad,aku hanya ingin seperti mereka yang bebas memakan apapun tanpa adanya peraturan sialan itu!" Kesal Yoora dengan lirih.

"Bukan seperti itu sayang, hhh... baiklah. Maafkan Dady"

"Tidak dad, Ara yang salah. Ara minta maaf karena sudah buat dad cemas, dad jangan khawatirkan Ara disini. Dady fokus saja pada urusan Dady di sana"

"Bagaimana Dady tidak khawatir? Kau anak satu-satunya Dady dan orang yang sangat berarti dalam hidup dad, dad akan secepatnya menjemput mu di sana. Segera persiapkan semuanya"

"Hmm baik dad"

Yoora mematikan sambungan telepon tersebut, Yoora menghela nafas panjang dan menyimpan handphone nya di atas meja.

Yoora menyandarkan kepalanya di pinggiran sofa, ia memijat pelipisnya yang terasa pusing.

"Ada apa?" Heran mereka.

"Tidak ada, Bibi Yun" Panggil Yoora.

"Ya nona" Balas nya dengan menundukkan kepalanya.

"Kemasi semua barang-barang ku" Ucap Yoora membuat mereka tersentak.

"Baik nona"

"Yoora? Apa kau akan pergi sekarang?" Kaget mereka.

"Entahlah, Dady sudah menyuruh gue untuk segera bersiap" Jawab Yoora.

"Ra.... Perlombaan di sekolah belum selesai dan Lo akan pergi? Hwaaaaaaaa....jahat banget sih Lo hiks..." Tangis Rosa dengan memeluk Yoora erat.

"Benar Ra, bagaimana kami nantinya hiks....Kenapa Lo cepet banget pergi nya hiks..." Tambah Lolita dengan memeluk Rosa karena di pinggir Yoora ada Lucifer.

"Bukan begitu, gue tidak bisa membantah ucapan Dady gue." Jelas Yoora dengan memeluk mereka berdua.

"Tetap aja hiks....Gue ga bisa ngelepasin Lo hiks.." Tangis mereka berdua.

"Hmm...Gimana kalo kalian aja ikut gue ke sana?" Tanya Yoora dengan tersenyum lebar.

"Ehh...Apa boleh?" Kaget mereka.

"Tentu" Angguk Yoora.

"Tapi...."

"Ada apa?" Heran mereka.

"Gue takut kalian tidak nyaman karena di sana peraturannya sangat ketat!" Jelas Yoora dengan tersenyum miris.

"Tidak masalah, gue akan bilang sama papa dan mama gue" Semangat Rosa.

Namun Lolita hanya diam dengan menundukkan kepalanya hingga membuat mereka heran, Yoora menatap Rosa yang nampak serba salah.

"Lolita .." Panggil Rosa.

"Tidak apa-apa, kalian pergi saja. Aku tidak bisa meninggalkan adikku disini, dan lagi....Pasti biaya di sana sangat mahal" Jelas nya dengan tersenyum lebar.

"Tidak, Lo akan tetap bersama kita" Ucap Yoora dengan yakin.

"Tapi .."

"Apa kalian tidak akan mengajak kami?" Tanya Aldo dengan melipatkan kedua tangannya di dada.

"Ehh siapa yah?" Tanya Yoora dengan polos.

"Hahahahhah" Tawa mereka semua karena melihat Aldo yang nampak kesal.

Lucifer tidak tertawa, ia hanya tersenyum tipis dan lebih Fokus pada Yoora yang nampak tersenyum. Rambut coklat keemasannya sangat cantik dan bersinar.

Tanpa sadar, Lucifer mengelus rambut Yoora hingga membuat sang empunya terkejut dan langsung menatapnya heran.

"Ada apa?" Tanya Yoora pelan.

"Tidak ada" Balas Lucifer dengan tersenyum tipis.

"Baiklah" Ucap Yoora dan Kembali Fokus bersama mereka.

Drtttttt Drtttttt Drtttttt Drtttttt

"Halo mom?"

"Kamu di mana sayang? Apa kamu lupa bahwa kamu memiliki janji dengan Adikmu hmm?"

"Maaf mom, seperti sekarang tidak bisa. Yoora sedang sakit dan kami sedang menemani nya disini" Jelas Lucifer.

"Apa sakit? Sakit apa? Apa parah? Apa sudah kau bawa ke rumah sakit? lalu apa kata dokter?"

"Dia baik-baik saja mom, kalau begitu aku tutup" Tanpa menunggu persetujuan dari Quqi, Lucifer langsung mematikan sambungan teleponnya secara sepihak.

"Siapa?" Heran Yoora.

"Momy gue"

"Lalu kenapa Lo bawa-bawa nama gue?" Heran Yoora.

"Tidak ada, adik gue hanya ingin ketemu sama Lo" Jawab Lucifer dengan santai.

"Ohhh" Paham Yoora.

"Ra, kita pada laper" Ucap Elang dengan memegang perutnya.

"Ehh maaf, gue lupa hehehe" Ucap Yoora dengan Cengengesan.

"Bibi Yun apa semuanya sudah selesai?" Tanya Yoora dengan berteriak.

"Jangan berteriak nanti tenggorokan mu sakit" Ucap Lucifer dengan membungkam mulut Yoora.

"Maaf nona, bibi tidak tahu selera mereka seperti apa. Apa di antara kalian ada yang bisa memasak?" Tanya bibi Yun dengan penasaran.

"Saya bisa bi" Ucap Lolita dengan semangat.

"Baiklah"

Mereka segera menuju dapur untuk melihat Lolita memasak, kini yang tersisa hanyalah Lucifer dan Yoora saja.

"Ayo kita ke dapur" Ajak Yoora dengan bangkit dari duduk nya namun Lucifer langsung menahannya.

"Ada ap...."

"Maaf, jangan menghindar lagi" Ucap Lucifer dengan Memeluk Yoora yang ada di atas pangkuannya.

"Lucifer, lepaskan! Jangan sampai orang-orang nanti salah paham" Ucap Yoora dengan melepaskan pelukan Lucifer di pinggang nya.

"Tidak masalah" Santai nya.

"Lucifer, ada apa dengan mu?" Tanya Yoora dengan menatap Lucifer dekat karena posisi kedua nya memang dekat.

"Aku....Maaf, wanita yang kau lihat itu bukan siapa-siapa ku" Jelas Lucifer dengan menaruh kepalanya di pundak Yoora.

Yoora pun kembali teringat dengan kejadian tadi pagi di mana Lucifer yang berpelukan dengan seorang wanita.

Jangan lupa like dan komen yahh ❤️❤️ Mohon maaf banyak typo nya.

1
Fira Karyanti
sangat bagus
Roro Rodhiyah
kamu keren yoora... i like it
Oxcel Febriny
Luar biasa
Ita rahmawati
bknnya masih kls 12 kok mahasiswa 🤔
Okta Fy
bagus
Izza Kadir
thor mana visual nye
Anggi purnama Sari Dachi
Luar biasa
Rima Irma Anastasya
kisahnya udah kaya nano nano Thor.. ada sedih, tegang, marah, bahagia jadi satu.. selalu bikin karya yg bagus yah semangat😘
Rima Irma Anastasya
😆😆😆nasib jomblo miris bgt mana di tendang lagi
Rima Irma Anastasya
hahaha kasian sekali yg jomblo abadi 😄
Rima Irma Anastasya
my Favorit novel😘
Mommy JK 💜
Luar biasa
Inarairlan 0811
kt ny sma kls 12 ,ah ko mahasiswa.. hrsny siswa kan... mahasiswa tingkat perkampusan bknny
As Tini
knp tamat sih thorr pdhl aq msih pingin bc lanjutannya😁😊
ceritamu the best thor... aq dh ksih bunga ya thor
Sri Wahyuni
best
deni syahputra
Lucifer Thor...
deni syahputra
UPS...yoora apa quqi Thor..
lily
sip pokoke
lily
tumben Lo itu temen2 nya gak jdi pasang pasangan biasanya kan Nanti si A sama b , c sama d gtu kan kalo in yg jadian cuma luci n Ara
lily
nasib jomblo cuma kebagian nyengirnya doang ,,, ckckck nasib nasib 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!