Awal pertemuan dengan seorang gadis cantik bernama FIONA GAZZANI yang tidak di sengaja dan berkesan menyebalkan malah membuat GERALD ADITYA GUNAWAN seorang CEO muda yang sangat tampan itu terus bertemu dengan gadis itu yang ternyata adalah sekretaris rekan bisnisnya sendiri yang akhirnya menimbulkan benih-benih cinta di antara mereka berdua.
"cinta memang tak terduga" itulah kata mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NYR05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MAKAN SIANG BERSAMA
gerald dan fiona sudah berada di dalam restoran dan memilih salah satu meja yang di sediakan di sana lalu memesan makanan. mereka semakin hari semakin akrab tidak seperti dulu awal-awal berjumpa, bahkan mereka tak canggung dan kaku lagi untuk meledek atau membicarakan hal konyol sekalipun.
"kamu yakin hanya memesan ini fi ?" tanya gerald pada fiona.
"iyah ger aku lagi diet hehe" jawab fiona.
"segala diet kamu kan gak gemuk-gemuk amat fi" ucap gerald.
"kalo gak gemuk-gemuk amat berarti aku sedikit gemuk dong ?" ucap fiona sambil memanyunkan bibirnya.
"haha engga ko fi segini sudah pas dan cantik" ucap gerald keceplosan menyebut fiona cantik.
"kamu bisa aja ger aku jadi malu" ucap fiona tersenyum.
"kamu emang cantik ko fi makannya aneh kalau kamu engga punya pacar ?" ucap gerald kembali tanpa ragu menyebut fiona cantik.
"karna aku sudah berprinsip ger untuk tidak pacaran dan membuang waktu hanya untuk pacaran, karna aku sering mendengar teman-teman ku bercerita tentang pacarnya yang selingkuh lah apa lah sehingga membuat mereka bersedih dan menangis, makannya aku fikir pacaran itu sepertinya melelahkan" ucap fiona menjelaskan kenapa dia belum pernah berpacaran.
"tapi gak mungkin kan gak ada yang pernah dekat denganmu ?" tanya gerald.
"kalau hanya dekat ada sih cuma ketika mendekati ku untuk mengajak ku pacaran sudah pasti aku menolaknya" ucap fiona kembali.
"eh ngomongin masalah pacaran, emang pacarmu gak marah ger kalau kita berduaan begini ?" sekarang giliran fiona bertanya pada gerald.
"aku gak punya pacar fi, karna setiap aku dekat dengan wanita dan aku kenalkan dengan mamah ku pasti mamah ku tidak suka dan bersikap jutek bahkan kadang sengaja mengerjainya" gerald menjelaskan tentang wanita yang pernah dia dekati.
"pasti mamah kamu ingin yang terbaik untuk kamu ger kamu kan anak satu-satunya"
"iya kamu benar fi, karna setiap aku mengenalkan wanita yang mamah ku tidak suka bukan berarti tanpa alasan karna dia pernah melihat sendiri wanita yang aku kenalkan sedang bersama om-om" karna gerald memang anak yang benar-benar penurut jadi kalau mamahnya tidak suka sudah pasti ada alasannya.
"tuuuh kan berarti mamah kamu gak mau kamu salah pilih ger"
"tapi kenapa dengan mu mamah ku sikapnya berbeda ya bahkan seperti sudah mengenal mu sejak lama" ucap gerald merasa aneh.
"mungkin hanya kebetulan saja ger, makanan sudah datang kita makan yuk" makanan mereka pun sudah datang lalu obrolan mereka pun berakhir untuk mulai makan.
"selamat makan fi" ucap gerald.
"selamat makan juga ger" fiona tersenyum.
mereka sedang menikmati mati makan siang mereka masing-masing, tanpa sadar di dagu gerald ada sedikit saus steak menempel fiona yang melihat itu lalu mengambil tisu tanpa ragu dia mengulurkan tangannya untuk mengelap saus yang ada di dagu gerald. gerald yang menyadari tangan fiona mengelap dagunya dengan tisu dia pun melihat ke arah fiona dan wajah mereka saling bertemu.
"maaf ada saus yang menempel di dagu mu ger hehe" ucap fiona yang menyadari gerald menatapnya.
"makasih fi hehe" gerald tersenyum.
"lagian kamu laper banget apa sampe gak sadar ada saus menempel di dagu mu hihi" ledek fiona.
"hehe iyah nih soalnya tadi banyak yang harus kerjakan tadi di kantor jadi membuat ku kelaparan" ucap gerald karna dia merasa sangat lapar karna kerjaan di kantor yang menguras energinya.
"kalau kamu sibuk kenapa malah mengajak ku makan di luar ?" ucap fiona tidak enak hati.
"gapapa fi aku kan sudah janji mengajak mu makan siang tidak enak kalau harus membatalkannya, lagian sudah ada sekretaris ku yang mengurus sisanya" gerald menjelaskan pada fiona.
"lain kali kalau kamu sibuk jangan mengajak ku makam di luar lagi ger" ucap fiona yang masih tidak enak dengan gerald.
"berarti kamu mau dong kalau aku ajak makan siang bareng lagi hehe ?" tanya gerald meledek.
"em eh, mau aja asal kamu lagi gak banyak kerjaan" ucap fiona malu-malu.
ketika mereka sedang asik mengobrol tiba-tiba datang seorang laki-laki menghampiri mereka.
"hay bro" ucap orang itu sambil menepuk pundak gerald yang ternyata adalah teman gerald dia bersama seorang wanita.
"ngagetin aja lo dik, ko lu ada disini ?" tanya gerald pada dika.
"biasalah ngajak nyonya makan siang" jawab dika enteng sambil melirik pada wanita di sampingnya.
"dasar bucin" ucap gerald meledek temannya itu.
"eh siapa tuh ? cantik amat udah pinter lo sekarang milih cewe haha" dika bertanya dan balik meledek gerald sedangkan wanita di sampingnya mencubit lengan dika mendegarnya memuji wanita lain.
"aduh eh eh sakit beb" sambil memegang lengan yang di cubit pacarnya.
"sialan lo dik, rasain lo udah tampol aja dia cik kebiasaan" ucap gerald mempropokasi cika, ya nama pacar dika adalah cika.
"oh ya dia fiona" ucap gerald kembali.
"hai salam kenal aku fiona" fiona memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman sambil tersenyum.
"gue dika bestfriend gerald" sambil menerima uluran tangan fiona.
"aku cika salam kenal juga" cika juga menerima uluran tangan fiona.
"pacar lo ger" ucap dika berbisik pada gerald.
"calon istri gue" ucap gerald mengerjai dika.
"haaaah yang bener ger, ko lu..." ucap dika kaget dengan nada kencang, sebelum dia melanjutkan omongannya tangan gerald membekap mulut dika.
sedangkan dua wanita yang ada disana merasa bingung dengan dua laki-laki itu.
"berisik lu dik, udah gue duluan ya harus balik ke kantor" ucap gerald yang memang sudah selesai makan.
"ayo fi kita pergi dari sini" ajak gerald pada fiona.
"ayo ger, kita duluan ya" fiona pun menuruti ajakan gerald dan berpamitan pada kedua pasangan itu.
"oke hati-hati bro jaga anak orang baik-baik" ucap dika sambil berteriak yang melihat fiona dan gerald berlalu pergi.
gerald dan fiona sudah berada di luar restoran menuju parkiran untuk masuk ke mobil dan kembali ke kantor tak lupa gerald mengantar fiona terlebih dulu.
"makasih ya sudah mau menemani ku makan siang" ucap gerald setelah berada di dalam mobil yang hendak melaju.
"sama-sama ger, makasih juga sudah mentraktir ku" ucap fiona tak lupa dengan senyumnya.
mereka sudah berada di depan kantor fiona, fiona langsung keluar dari mobil itu setelah mengucapkan terimakasih pada gerald, dia pun melambaikan tangan pada gerald yang hendak berlalu, setelah gerald berlalu dia pun masuk ke dalam kantornya menuju ruang kerjanya untuk melanjutkan pekerjaanya.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
-"AFFAIR WITH UNCLE++"
-My best friend's Daddy is my husband
-Pengantin Pengganti Tersakiti