NovelToon NovelToon
Semesta Cinta

Semesta Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa Modern / Fanfic / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rniehamizan

cinta itu butuh pengorbanan..
ya, semua tahu itu..
tapi.. apa kita benar-benar harus menutup mata jika hati ini terus di khianati..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rniehamizan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 21

anisa membawa elson pergi keluar siang ini. dia mulai tak sanggup tinggal serumah dengan Sasa. gadis itu terus saja menyuruh nya seharian ini.

"hah.." anisa menghela napas nya dalam. ia tak tahu harus apa sekarang. pulangpun tak bisa. di luar hujan lebat dan angin begitu kencang. ia terjebak di cafe ini hampir 2 jam lebih. jika menelpon Erick untuk menjemput pun pasti akan di tolak mentah-mentah.

hanya satu orang yang bisa dia hubungi sekarang. tapi Anisa sedikit ragu, ia tak yakin Alpin juga akan bersedia mengantarkan dia pulang.

"baiklah, ibu telpon ayah dulu ya?" Anisa mencium pipi Elson gemas. ia memencet tombol panggil dengan cepat.

Tut..Tut...

'no yang ada tuju sedang sibuk'

"ah.. bagaimana ini.. hubungi lagi saja."

Tut..Tut...

"halo.." Anisa tersenyum senang saat Erick mengangkat telponnya.

"Erick, bisa jemput kami."

"kami? kau dimana?"

"aku dan Elson di cafe bintang."

"kau.. berani sekali membawa anak ku keluar?" bentak Erick. "pulang sendiri dan jangan sampai anakku terluka."

Tut..Tut..Tut...Tut..

panggilan nya terputus. anisa mendesah kecewa. bagaimana bisa Erick bersikap begitu kejam.

"elson, sabar ya sayang. kita tunggu hujannya reda."

Elson terus meraih rambut Anisa yang tergerai. bocah itu terlihat bahagia saat tangannya berhasil menariknya dan membuat Anisa pura-pura kesakitan.

"Anisa..'

"ah..Alpin? kau dengan siapa?" Anisa melihat kebelakang Alpin. tak ada siapapun.

"kau cari siapa? aku selalu sendiri."

"ah.. tidak."

Alpin duduk di depan Anisa. tangannya mencubit pipi Elson dengan gemas. dia begitu suka anak-anak.

"kenapa kau murung?" Alpin memperhatikan wajah Anisa yang muram.

"aku lelah. kami terjebak disini karena hujan."

"dia tak menjemputmu.?"

"hahaha.. kau ini. jangan membuat ku tertawa. Erick mana mungkin menjemputku."

"aku antar kalian pulang. ayok.."

"tapi..nanti..."

Alpin tersenyum tipis. dia tahu apa yang dipikirkan Anisa. pasti dia tak mau membuat Erick marah lagi. gadis ini sungguh membuat nya selalu khawatir.

"salah sendiri kenapa dia tak menjemputmu."

anisa bangun dengan ragu. dia mengikuti Alpin dari belakang.

Alpin membuka jasnya untuk melindungi anisa dan Elson dari hujan. sementara dirinya sendiri terguyur hujan. mereka dengan cepat masuk kedalam mobil alpin yang terparkir tak jauh dari cafe.

"kalian...." Erick rupanya baru tiba saat Anisa keluar bersama Erick. dia menyuruh Anisa pulang sendiri hanya kata yang keluar dari mulutnya saja. hatinya kecilnya mendorong nya sampai dia kesini.

"kau menawarkan dirimu sendiri pada lelaki lain.." geramnya. Anisa semakin buruk saja di mata Erick.

"terimakasih, jika tak ada kau.. "

"kau akan bermalam di cafe." potong Alpin cepat. hujan mulai reda meninggalkan hawa yang dingin. membuat Elsa mengeratkan pelukannya pada Elson.

"masuklah. kasian Elson.."

brak...

Erick baru saja tiba. dia membanting pintu mobil dengan kesal.

"Erick.." Anisa merasa hatinya gusar. dia takut terjadi hal yang tak dinginkan.

"masuk..." Erick menarik Anisa dengan kasar. dia tak peduli dengan kaki Anisa yang tersandung kerikil.

"hentikan.. kenapa kau begitu kasar.." Alpin melepaskan cengkraman Erick di tangan anisa.

"jangan campuri kehidupan keluarga ku." Erick menarik kerah Alpin dengan kasar.

"hentikan.. ini salahku." Anisa merangkul lengan Erick dengan susah karena tangannya tengah menggendong elson.

"Alpin pergilah."

"ku biarkan kau kali ini karena Anisa. tapi jika ku lihat lagi kau menyakiti nya. tak akan ku biarkan begitu saja" Alpin pergi.

Anisa buru-buru masuk kedalam sebelum Erick kembali menarik nya lagi dengan paksa. dia sedikit meringis karena kakinya yang tersandung tadi akibat Erick menarik dengannya dengan kasar.

"hah.. sial." umpat Erick. ia tak mengerti kenapa begitu kesal setiap melihat Anisa bersama alpin.

1
Hera Edrina
cukup baca sampe disini

Anisa menjijikkan!!!
Hera Edrina
udah pada males komentar..karena tokoh utama wanitanya bucin...bodoh
oon tingkat tinggi
Hera Edrina
jadi males bacanya

istri bodoh..pantes disakiti
Hera Edrina
gw bukan jijik pada sasa

tapi pada Anisa...

ada ya istri yg oon begitu
Yane Kemal
Nanti Erick akan menyesal, salah sasaran
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
maacih tor
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
end jg
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
ceelbeka
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
haishh knp hrs kecelakaanya tor
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
good happy akhirnya
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
hareudang tor 😆
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
salah paham lg kah?
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
milea nya mn dilan
Sri Mulyawati
cinta itu gak hasus bodoohh kali yaaa hahaha
Suherni 123
sasa psikopat
Suherni 123
status nya anisa erick masih suami istri thor...kasian alvin thor
Shoey Ahmad
Suami sialan..
🦃fira yuniar wekwek🦃
pikiran q jdi traveling kmn2 thor😌😌
🦃fira yuniar wekwek🦃
q kog nyesek bngt y thor😭😭😭
🦃fira yuniar wekwek🦃
cinta dlm diam alphin membuat q seklain terkesan padamu alphin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!