NovelToon NovelToon
Mr. Morales, And Momy For Baby

Mr. Morales, And Momy For Baby

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action
Popularitas:260.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: penulis puisi

Biar asyik jangan lupa Follow akun aku ya !!

Yang sudah saya ucapkan terima kasih dan selamat membaca !!

Arzachio Mexram Morales adalah seorang pria yang berkedudukan sebagai pemimpin klan Mafia yang berada di, Meksiko. Bukan hanya Meksiko saja yang dapat dirinya kuasai. Hampir seluruh klan mafia yang ada di seluruh dunia berada di bawah kekuasaannya. Dirinya memiliki warna mata yang sangat indah sekaligus langka. Kenapa begitu ? karena dirinya memiliki 2 bola mata yang berbeda jenis, yang sebelah kiri berwarna biru dan yang sebelah kanan berwarna hijau zamrud. Semua wanita yang menatap matanya akan terpukau dan langsung jatuh cinta.

Tapi bagaimana jadinya jika seorang pemimpin mafia menjadi seorang ayah ? itulah yang dihadapi oleh Arzachio Mexram Morales yang tak sengaja bertemu seorang bayi laki-laki di markas besarnya. Entah bagaimana bocah laki-laki tersebut bisa sampai ke sana, yang jelas akibat kejadian tersebut dirinya memiliki status baru yaitu menjadi seorang Ayah yang terpaksa merawat seorang anak tanpa adanya dampingan seorang wanita disisinya. Hingga tanpa sengaja anak yang dirinya rawat memanggil seorang wanita dengan sebutan mama.

Lantas bagaimana kelanjutan kosah mereka ??

yang penasaran silahkan mampir dan tinggalkan jejak ya !!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon penulis puisi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 20

Votenya, coment, like, and ratenya jangan lupa ya !!

Axton pov

Setelah mendapatkan perintah dari sang Ama, membuat bocah bernama Al itu langsung bertindak untuk menyelesaikannya. Sesuai dengan arahan Xena, bocah itu telah sampai di dapur tempat dimana misinya berada. Dan kini dia harus bisa mengalihkan semua perhatian penghuni dapur agar mereka tidak curiga mengenai kedatangan dirinya.

" Ada apa tuan muda ?." tanya salah seorang maid yang melihat kedatangan sang tuan muda dan membungkuk hormat.

" Al au minum cucu, tapi Al au buat cendili !!." serunya lugu dan polos.

" Jangan tuan muda, nanti tuan muda bisa terluka biar kami saja yang membuatkannya ya." pinta maid itu pada Axton namun dijawab dengan gelengan kepala oleh dirinya.

" Ndak au, Al au uat cendili. Anti Al aduin ke Apa ya alo tamu ndak au nulutin pelintah Al." ketusnya menatap kesal sang maid membuat sang maid langsung dilanda gelisah antara menurutinya atau tidak.

" Ba--ik tuan muda, silahkan." serunya putus asa menuruti keinginan sang anak majikannya.

" Oce." ucapnya senang dan berjalan mendekati dapur tersebut.

" Hehehe, belhasil. Telnyata atu pintal juga ya." seru batin Al senang karena berhasil mengelabui sang maid.

" Tamu tunggu dicini, Al mau kecana dulu. Awas ikut Al aduin ke Apa anti." ucapnya mengancam tapi tetap saja terlihat sangat imut dan menggemaskan.

" Baik tuan muda tapi kalau ada apa-apa segera panggil saya. Saya takut terjadi sesuatu dengan anda." seru sang maid menunduk hormat dan berjalan meninggalkan dapur tersebut dengan Al yang berada disana.

" Hush, hush. Talo Al gagal anti Ama malah. Sana-sana." usirnya dan mulai menjalankan aksinya untuk mencampur minuman yang ada di dapur tersebut dengan bubuk yang Xena berikan padanya.

" Hemm, apa ya bingung Al ni. Mana ya ailnya, pucing Al ni. Ck, tugas Ama telnyata susah uga ya." serunya kesal dan berjalan mengelilingi dapur tersebut untuk mencari sumber airnya.

Dengan kaki mungilnya dirinya mulai menjelajahi setiap sudut ruangan tersebut. Mulai dari kolong meja, lemari, bahkan tempat-tempat dan sudut-sudut ruanganpun tak lupa dirinya periksa, namun dirinya sama sekali tidak menemukan dimana tempat yang Xena maksud.

" Huft, capek !!. Mana ni tempat ailnya. Capek Al, kesal, au ah Al malas." serunya kesal sambil menghentak-hentakkan kakinya dan memilih duduk di salah satu kursi yang berada tak jauh dari dapur tersebut.

Disaat dirinya sedang dilema memikirkan dimana tempat yang tepat untuk mencampurkan obat tersebut, tanpa dirinya sadari ada salah seorang bodyguard yang tengah memasuki dapur tersebut. Namun, dirinya belum menyadari kehadiran bocah itu disana. Dan saat itu pula mata Al tengah tertuju ke arah dirinya yang kini terlihat mendekati sebuah tempat yang tak jauh dari keberadaan dirinya disana.

" Huft, lelah sekali hari ini. Sepertinya minum yang segar-segar enak ni." serunya sambil bersiul mendekati ke tempat air minum berada.

" Huft, segar !!." ucapnya setelah menegak tandas air minum dalam wadah tersebut. Dan bergegas meninggalkan dapur tersebut tanpa menyadari kehadiran bocah yang kini tengah menatap bahagia ke arahnya.

" Yess, makasih uncle kalna uncle tugas Al selesai. Hehehe pasti Ama anti bangga ama Al, yes." serunya bergembira dan segera turun mendekati tempat dimana bodyguard tadi minum dan tanpa membuang banyak waktu dirinya langsung mencampurkan obat tetsebut ke dalam wadah itu tanpa mengetahui obat apa yang dirinya campurkan ke dalam Air tersebut.

" Yes, akhilnya selesai Ama pasti senang." cetusnya bahagia dengan raut wajah bangganya.

" Maaf tuan muda, apa tuan muda memerlukan sesuatu. Karena saya rasa tuan muda sudah terlalu lama di sini." tanya maid itu dengan cemas dan bertanya-tanya mengenai apa yang selama ini bocah kecil itu lakukan disana.

" Ck, Al tu mau buat cucu tapi Al bingung cala buatnya tayak mana." katanya merajuk dan menatap maid itu dengan wajah sedihnya.

" Haaa, selama itu dia disini hanya mau buat susu. Ck, dasar bocah untung saja kau ini tuan muda kalau bukan sudah saya marahin dari tadi." cibirnya di dalam hati sambil menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya menatap kelakuan tuan muda kecilnya.

" Kalau begitu biar saya saja yang menbuatnya, tuan tunggu disini sebentar ya." kata maid itu yang langsung diangguki mantap oleh Al yang kini terlihat sangat kehausan akibat terlalu banyak memikirkan dimana tempat air tadi berada dengan otak kecilnya yang masih terlalu muda untuk melakukan itu semua.

" Hmm." jawabnya acuh dan kembali ke tempat duduk yang telah dia duduki tadi.

" Ck, untung saja anak majikan kalau bukan sudah ku tenggelamkan di kolam ikan." cibirnya kesal namun tetap saja menuruti permintaan Al yang ingin meminum susu.

Lima belas menit kemudian, susu yang Al inginkan pun telah siap. Tanpa menunggu lama bocah tersebut langsung mengambilnya dengan cepat dari tangan sang maid dan menyedotnya dengan tandas masih bersisa setengah lagi. Dirinya kelihatan sangat kehausan membuat maid itu mengumpat dalam diam melihat tingkah anak majikannya yang membuat dirinya harus ekstra sabar dalam menghadapinya.

" Udah, Al antuk au tidul makacih susunya enak." celetuknya jujur dan pergi meninggalkan dapur tersebut dengan maid yang menatap kepergiannya sambil mengelus dadanya sabar.

" Huft, begini sekali nasib pembantu sepertiku memilki tuan yang sama sekali tidak menghargai jasaku."

...☘☘☘☘...

Aca pov

Disisi lain, kini terlihat Aca sedang menjalankan tugasnya ditangga sambil membawa boneka panda kesayangannya.

Dengan wajah polos dan lugunya dia berjalan dengan raut wajah ceria dan juga binar bahagia yang tercetak jelas dimatanya.

Bodyguard yang melihat tingkah Aca hanya diam dan kembali menjalankan tugasnya tanpa tahu bahwa dibalik wajah polos dan lugunya terdapat niat licik yang terselip di otak mungilnya membuat para bodyguard yang berada disana tidak menyadari bahwa anak kecil tersebut memiliki sebuah tugas tersembunyi.

Di balik boneka panda kesayangannya terdapat sebotol minyak goreng pemberian Xena yang akan dirinya oleskan di setiap anak tangga guna membuat para bodyguard yang akan mengejar mereka saat kabur nanti akan terpleset jatuh hingga membuat mereka kesulitan untuk menangkap mereka.

Untuk mempermudah aksinya, Aca yang lugu pura-pura bermain di setiap anak tangga dengan boneka panda kesayangannya dan tanpa mereka sadari minyak yang berada di tangannya ikut dirinya tumpakan di setiap dirinya turun satu tangga dan melangkahi satu tangga untuk menjadi tempat berpijaknya. Sehingga membuat yang lain tak curiga melihat apa yang Aca lakukan.

" Yes, berhasil !!." ujar Aca di dalam hati dan bergegas pergi menuju ke arah pintu utama untuk menaburkan kelereng yang berada di kantong saku celananya.

Seperti saat dirinya berada di tangga tadi, dengan raut wajah polos dan lugunya dirinya berjalan mendekati pintu utama. Dirinya bersenandung kecil sambil memainkan boneka pandanya dirinya berjalan mendekati pintu tersebut.

Bodyguard yang melihat tingkah Aca yang tidak menurigakan pun membiarkannya saja hingga tanpa mereka sadari kelereng yang berada di saku celananya perlahan mulai sedikit karena telah dirinya taburi sedikit demi sedikit di setiap sudut pintu utama, hingga saat pintu dibuka kelereng tersebut berhamburan keluar dan akan membuat mereka yang melewati pintu tersebut tergelincir.

Setelah berhasil menjalankan misi keduanya Aca dengan perlahan-lahan pergi meninggakan tempat tersebut dan kembali menuju kamar tempat dimana Xena berada. Membawa kabar bahagia yang akan membuat auntynya merasa bahagia karena tugas yang dirinya berikan telah dapat dirinya selesaikan dengan baik tanpa menimbulkan raut curiga dari setiap orang-orang berlalu lalang disana.

...☘☘☘☘...

" Beles Ama !!." ujar Al setelah memasuki kamar tersebut sambil meminum susunya dan berjalan mendekat ke arah Xena.

" Celecai aunty, dah Aca keljain." ucapnya lucu  sambil memperlihatkan tangannya yang terkena noda minyak dan memeluk boneka pandanya erat.

" Good job, kalian memang hebat sekali." bangga Xena memeluk kedua bocah itu erat.

" Makacih Ama." sahut Al.

" Makacih aunty." sahut Aca.

Setelah ini mereka hanya perlu menunggu waktu yang pas untuk menjalankan misi selanjutnya. Misi yang merupakan misi yang cukup sulit untuk mereka bertiga kerjakan namun dengan rencana yang matang akan dapat mereka selesaikan dengan mudah.

" Sekarang kalian siap-siap. Sebentar lagi misi paling sulitnya akan segera kita lakukan jadi kalian harus punya persiapan ya." sahut Xena dengan tenang dan diangguki oleh kedua bicah itu.

" Oce Ama !!." sahut Al.

" Oce aunty !!." sahut Aca.

Jangan lupa buat Follow akun author ya !!

Bila ada kesalahan mohon dimaklumi dan berikan kritik dan sarannya yang baik ya.

Terima Kasih !!

1
Desi Ramadani
udh lama gk up Thor ,mau di lanjutin apa gak Thor penasaran soalnya
Anonim
Up lg dong thor
Qiuuy
dari wp ke sini nge search judulnya gak temu pas ketemu seneng bgt bisa lanjut baca,,, ehhh seru jugaa bikin dehdeg jantung........



kak lanjut lagi, aku nungguin lohh
sinta ispalana
kapan mau di up lgi Thor udh lama g up
sinta ispalana
dih dasar lonthee
sinta ispalana
oh jdi si vanesa cuman manfaat in si Xena hadeh😂
sinta ispalana
jdi ini senernya gimana? kok sy bingung yg agen rahasia itu siapa sih Xena atau vanesa😭
Gea Ayu Lestari: nah, gw juga bingung
total 1 replies
Ari gatooo
thor up lagi dong thor
Aripin Ipin
kata" cadelnya GK ngerti sumpah
Ratna_1729
bukan anak kandung aja sayang banget apalagi sama anak kandung
Anita12
astaga. anakku umur 3 tahun tau ny nangis minta naik odong2
Linda nda
ni novel gx lanjut ea
V iu
Semangat kakakkk
RORO PUTRI
nie jg lma bnget up nya.kesal nungguin nya🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Aadhwa Naima Sofyan
next
Meilia Caroline
kayaknya Vanessa itu Xena
Meilia Caroline
gw bacanya pengap
Lp.Ww
lanjut
Laelatul Inayah Inayah
anak angkat x..masa anak tiri🙄
Rizky prasetyor862@gmail.com
apa cuma aku ya yg ngersa susah nyebuti nama nya,,,😅😅😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!