NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Tuan Ares

Istri Rahasia Tuan Ares

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Aliansi Pernikahan / Pengganti / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:7.6k
Nilai: 5
Nama Author: SkySal

Kekasih Lyra tiba-tiba menghilang seminggu sebelum pernikahan, membuat Lyra frustrasi apalagi kedua keluarga sepakat mengganti pengantin pria demi mempertahankan keuntungan masing-masing.

Lyra ingin menolak apalagi pengantin prianya adalah Ares-Kakak kekasihnya yang terkenal arogan, licik, penuh tipu muslihat, orang-orang menyebutnya Pangeran kegelapan. Selain itu, Ares juga memiliki kekasih seorang model papan atas. Akan tetapi, baik perasaan Lyra ataupun Ares tidak penting di depan keuntungan kedua keluarga sehingga keduanya terpaksa menikah meski menjadi pernikahan rahasia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tetap Rahasia

“Nggak ada yang mau Papa bicarakan?” Ryan tak bisa menyembunyikan kekecewaannya melihat reaksi tenang sang ayah setelah ia memberitahu bahwa dirinya sudah mengingat Lyra dan rencana pernikahan mereka. Tak sedikit pun terlihat rasa bersalah di sorot mata ayah tercintanya itu.

“Papa Cuma bisa mengatakan semua ini demi masa perusahaan, Ryan. Papa harap kamu mengerti.”

“Mengerti?” Ryan tertawa sumbang. Ia sudah berusaha untuk mencari di mana keuntungan dari pernikahan Ares dan Lyra tapis ama sekali tidak menemukan apa pun. “Papa mau membodohi siapa? Meskipun perusahaan keluarga Lyra bergerak di bidang fashion dan perhiasan tapi kekuatan dan pengaruhnya nggak lebih besar dari perusahaan kita, Pa.”

“Siapa bilang nggak ada hasil dari pernikahan Lyra dan Ares? Menurutmu kenapa VC Group mau berinvestasi ke perusahaan kita? Kamu tahu sejak beberapa tahun yang lalu Papa selalu ingin masuk ke bidang pengembangan teknologi tapi untuk mencapai tujuan itu Papa butuh dana dan koneksi yang kuat. VC Group bersedia menyediakan semua itu untuk perusahaan kita, Ryan.”

“VC Group?” Ryan mengernyit bingung. Ingatannya kembali pada malam pesta ulang tahunnya.

Leo Valens-orang dari VC Group itu memang datang sebagai investor di perusahaan Jatmika tapi Ryan tidak mengerti apa hubungannya investasi mereka dengan pernikahan Lyra dan Ares. “Lalu apa hubungannya perusahaan itu sama pernikahan Ares Lyra dan Lyra?”

“Kamu nggak perlu tahu soal itu, yang perlu kamu lakukan sekarang diam saja, pulihkann kesehatanmu dan bekerjalah seperti biasa.”

“Mana bisa aku diam saja melihat wanita yang kucintai justru jadi kakak iparku, Pa?” sergah Ryan berapi-api. Saat ini ingatannya tentang Lyra memang masih samar tapi hatinya merasakan cinta yang begitu kuat terhadap wanita itu.

“Hanya untuk sementara, Ryan. Percaya sama Papa, ini hanya sementara.”

Ryan menggeleng, saat ini ia tidak bisa mempercayai siapa pun. “Semua yang Papa katakan nggak masuk akal jadi gimana aku bisa percaya? Aku bahkan nggak bisa menemukan kaitan antara perusahaan VC Group dengan pernikahan Lyra dan Ares. Apa ada yang Papa sembunyikan?”

Tuan Tama memalingkan wajah, ia menghindari kontak mata dengan Ryan membuat putranya itu semakin curiga ada informasi yang sengaja disembunyikan. Informasi yang menjadi penghubung dengan semua yang terjadi.

“Menurutmu kenapa pernikahan Ares dan Lyra disembunyikan?” tanya Tuan Tama yang membuat Ryan kembali mengerutkan dahi. “Karena mereka cepat atau lambat pasti akan bercerai, Ryan. Lyra juga merahasiakan identitasnya sebagai istri Ares karena sebenarnya dia masih ingin menikah denganmu.”

Ryan sangat ingin percaya dengan apa yang ayahnya katakan tapi mengingat bagaimana Lyra memandangnya menghapus sedikit harapan yang ada di hatinya.

“Oke, Pa!” seru Ryan dengan pasrah. Ia tahu, saat ayahnya membuat Keputusan maka tidak ada yang bisa menggoyahkan Keputusan tersebut. “Silakan simpan rahasia Papa tapi jangan salahkan aku kalau menghalalkan segala cara untuk membongkarnya. Oh ya, satu lagi ….” Ryan tersenyum miring lalu melanjutkan. “Aku selalu bertanya-tanya, orang lain mengadopsi anak yang masih bayi, balita atau setidaknya masih kecil tapi kenapa Papa justru mengadopsi anak SMA berusia 17 tahun? Aku selalu curiga, Ares itu sebenarnya anak kandung Papa, kan? Jangan sampai aku menemukan bukti dia anak haram Papa di luar sana.”

“Ryan!” bentak Tuan Tama tapi Ryan hanya menanggapinya dengan seringai tipis.

Tuan Tama hanya bisa menghela napas berat melihat punggung putra bungsunya yang melenggang pergi, saat Ryan menghilang di balik pintu, ia membuka brangkasnya lalu mengeluarkan selembar foto yang sudah usang.

“17 tahun ….” Ia menggumam dengan sedih seraya menyentuh foto wanita yang menggendong bayi itu. “Aku mengabaikannya selama 17 tahun, itu salahku. Tapi sekarang aku sudah membalas 17 tahun yang hilang itu. Aku memberi yang dia inginkan dan dia memberikan yang kuinginkan. Hubungan kami sebagai ayah dan anak kandung memang setara.”

***

“Bi?”

Lyra melempar sepatunya dengan kesal lalu melangkah masuk ke ruang tamu yang sepi tanpa mengenakan alas kaki, padahal biasanya Bi Mia selalu menunggunya di depan. “Bi?” panggilnya sekali lagi seraya melempar tasnya ke sofa.

Bukannya Bi Mia yang datang, ia justru melihat Ares turun dari tangga dengan senyum manis yang justru tampak mengerikan.

“Bi Mia pulang karena anaknya sakit. Ada apa, Lily?”

Lyra hanya mendelik kesal apalagi saat Ares mendekatinya dengan tenang. “Butuh sesuatu?”

“Nggak,” ketusnya. Lyra memang tidak memerlukan apa pun dari Bi Mia, ia memang menggil ART-nya itu hanya karena tak biasa pulang tapi tidak melihat siapa pun di rumah. “Katanya ada yang mau dibicarakan. Apa?”

Alih-alih menjawab pertanyaan Lyra, Ares justru langsung mengangkat pinggang wanita itu lalu membawanya ke sofa, membuat Lyra memekik terkejut. “Lantainya dingin.”

Ares mengambil sandal Lyra lalu memasangkannya dengan lembut, seperti pelayan yang sedang memakaikan sepatu seorang tuan Putri.

“Mau bicara apa?” ulang Lyra berusaha mengabaikan perhatian kecil Ares.

Ares menarik napas panjang lalu duduk di sisi Lyra. Jika biasanya pria itu memasang wajah datar atau wajah sedingin es, kali ini pria itu memasang wajah polos dan lemah seperti seekor anak kucing yang terlantar di jalanan.

“Kamu tahu pernikahan ini Keputusan Papa ….” Pria itu bahkan berbicara dengan nada rendah dan pelan, membuat Lyra mengernyit bingung. “Di satu sisi, aku nggak mau mengecewakan orang tua angkat yang sudah menganggapku anak kandung tapi di sisi lain aku juga nggak mau menyakiti Ryan yang sudah aku anggap adik sendiri. Sebagai anak pungut, posisiku benar-benar serba salah.”

Lyra memicingkan mata pada Ares yang tiba-tiba bicara panjang lebar, ia yakin semenjak mengenal pria itu, ini kali pertama Ares mengucapkan banyak kata sekaligus itu pun dengan ekspresi seperti orang terzalimi.

“Kalau gitu kita cerai aja. Aku juga nggak mau menjalani pernikahan Cuma demi keuntungan keluarga.” Lyra berkata serius tapi hal itu justru membuat Ares semakin terlihat muram. “Biar nanti aku yang bicara sama orang tuamu,” imbuhnya untuk menenangkan sang suami.

“Ryan aja sudah bicara tapi Papa nggak mau mendengarkan, apalagi kamu?”

Lyra menghela napas berat mendengar apa yang Ares katakan, apalagi dulu Ryan pernah mengatakan hal yang sama tentang ayahnya.

“Tapi yang menjalani pernikahan ini kita jadi apakah dilanjutkan atau dihentikan yang kita yang putuskan, Res.”

“Kalau begitu kita lanjutkan saja,” usul Ares dengan senyum manis dan mata berbinar, sedangkan Lyra yang mendengar itu langsung bergidik ngeri.

“Nggak, pernikahan ini Cuma hubungan semu. Aku nggak mau lanjut.” Ia menolak dengan tegas, apalagi saat teringat bagaimana ketika ia berada di antara Ares dan Ryan, sangat tidak nyaman.

“Anggap saja pernikahan kontrak, hanya satu tahun.”

Lyra menggeleng tegas sambil berkata, “Nggak, pokonya nggak!”

“Aku akan berinvestasi ke kantormu dan membantumu menjadi desainer terkenal.”

Lyra sudah membuka mulut untuk menolak tapi janji Ares terlalu manis untuknya yang sudah membangun perusahaan sendiri sejak dua tahun lalu tapi masih berjalan di tempat.

“Kamu punya bakat tapi nggak punya koneksi,” seru Ares dengan seringai kecilnya, senang karena menemukan kelemahan Lyra. “Selain itu, orang tuamu bukan Cuma nggak mendukung tapi juga membuat ruang gerakmu terbatas, bahkan Aran yang katanya sangat menyayangimu sama sekali nggak membantu perusahaanmu.”

Lyra memalingkan wajah, tak sanggup menatap mata Ares yang saat ini memandangnya dengan penuh kepuasan.

“Kamu juga tahu Lily Crown memiliki banyak model ternama. Kamu bisa pakai mereka untuk mempromosikan karya-karyamu tanpa mengeluarkan modal sepeserpun. Gratis, dari sesi pemotretan dan sebagainya. Perusahaanku yang akan tanggung. Selain itu, kita nggak perlu berbagi keuntungan, semuanya milikmu.”

“SERIUS?” pekik Lyra dengan mata bulat sempurna, jiwanya meronta kegirangan mendengar kata gratis yang begitu memanjakan telinga.

“Serius, Lily,” jawab Ares dengan senyum geli karena melihat ekspresi wajah Lyra yang berubah hanya dalam waktu beberapa detik.

“Oke, setuju!” Tanpa ragu, Lyra menyetujui permintaan Ares karena yang paling ia inginkan saat ini adalah membuat perusahaan kecilnya berkembang. Selain itu, ia berpikir jika pernikahannya bisa menguntungkan keluarga lalu kenapa ia tidak mengambil keuntungan juga?

Lyra mengulurkan tangan pada Ares yang langsung disambut dengan senang hati oleh suaminya itu. “Lalu apa pernikahan kita harus diumumkan?” tanyanya masih dengan senyum lebar.

“Tidak, pernikahan kita harus tetap menjadi rahasia. Jangan sampai ada yang tahu hubunganmu denganku.”

Seketika senyum Lyra musnah, ia tidak tahu mengapa jawaban Ares seperti pisau yang membelah hatinya yang baru saja berbunga.

“Ak-aku ngerti,” lirihnya dengan senyum getir. “Aku juga nggak mau semua orang tua kalau aku adalah janda setelah kita cerai nanti.”

1
Indra Kusuma
kayak nya si Ares ini pemilik dahar harta keluarga jatmika dehhh🤣
Arsyad Algifari.
jadi Ares anak kandung tuan tama
Mei 71
Apakah Ryan anak kandung juga?
Mei 71
Hubungan saling menguntungkan tapi tidak tulus...
🌺 Tati 🐙
wah ternyata ares anak kandung,...sampe sejauh ini belum ketebak alurnya,masih banyak pertanyaan😅
@ˢ⍣⃟ₛåÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝✰
nah kan Ares anak dari tuan Tama,

duh giliran ada gratisan langsung ok hehwhe
Nata Abas
lanjut kak penasaran lanjutan y
Arsyad Algifari.
seperti ada dendam pribadi Ares pada keluarga Ryan
yulithong
tambah penisirin kita....lanjut kak
Milla
Lanjut thorrr cerita mu bagus kok g banyak yang baca yaa ??? 🥺😔 apa belum tau aja para pemirsah pembaca ini yaaaa 😔
Mei 71
Keren Lyra 👍
Kudukung kamu..
@ˢ⍣⃟ₛåÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝✰
ada dendam apa kamu sama kluarga Ryan, kurasa bukan hanya kamu mencintai lyra ,, TPI ada hal lain di balik semua ini
Indra Kusuma
kayak nya novel ini bertema balas dendam yg tersebung dehh ,,, curiga nya GK habis"🤭
🌺 Tati 🐙
yang dikira baik belum tentu baik,yg dikira jahat blm tentu jahat...yg pasti aku penasaran di balik semua ini...lanjut
Arsyad Algifari.
gimana ini ly yang satu suamimu yang satu mantanmu .tapi sebaik baiknya Ryan dia tetap mantanmu
apa iya . hilangnya Ryan hari itu ulah ortunya lira
💥💚 Sany ❤💕
Jangan goyah ya Ly...., ingat apapun dan gimanapun sikap Ryan ke kamu tetap aja dia mantan.
💥💚 Sany ❤💕
Waduh... gawat ni, yang satu merasa masih kekasih Lyra dan yang satu emang suaminya.
💥💚 Sany ❤💕
Lyra dah mulai ada rasa ne ma Ares, cuma blom nyadar aja.
💥💚 Sany ❤💕
Balas aja Ly...., tangan ada nanti Ares rezeki banyak 😂😂😂
💥💚 Sany ❤💕
suka banget ma karakter Sena, enerjik dan lucu 😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!