NovelToon NovelToon
Aku Bukan Anak Kuntilanak

Aku Bukan Anak Kuntilanak

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Balas Dendam
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

"Dasar anak Kunti!"
"Aku bukan anak Kunti! berhenti memanggilku anak Kunti! namaku Kalingga Arsana!"


Kalingga sering di panggil anak Kunti oleh teman temannya dan para warga di tempat dia tinggal, bukan tanpa alasan, itu karena dia lahir dari rahim seorang perempuan yang sudah di kubur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak bisa menahan diri

‎"Ini kan sudah di berikan pada Kinanti, jadi baju Kinanti, minggir!" bentak Kinanti pergi dari sana tapi pipinya terlihat memerah karena Kaelan hanya memakai handuknya saja.

‎"Galak sekali dia, tapi dia benar juga, kenapa aku tidak bisa mengenali Kinanti dan Maryani, mungkin karena tinggi badan dan bentuk tubuh mereka sama" gumam Kaelan memukul kepalanya sendiri.

‎"Tapi mana Maryani, harusnya dia yang menyiapkan pakaian untukku, kenapa malah jadi Kinanti, Maryani pasti sedang mengobrol lagi dengan lelaki barunya itu" kesal Kaelan segera memakai pakaiannya untuk bergabung dengan yang lain di depan.

‎°°°°°°°°°°

‎Di ruang depan.

‎"Kenapa nak? apa kamu melihat hantu? itu Maryani kalau iya" tanya Jamal

‎"Tidak paman, Kinanti tadi lihat kecoa tapi sudah di buang kak Kaelan" jawab Kinanti gugup

‎"Oh.. kami pikir kamu melihat hantu" ucap Saidah

‎Kinanti berusaha menenangkan detak jantungnya karena ulah Kaelan tadi cukup membuat Kinanti merasa terkejut sekaligus malu, jadi Kinanti menutupinya dengan menggendong Kalingga yang terlihat senang di gendong Kinanti.

‎"Kalian tadi tidak bertemu warga saat ke sini?" tanya Jamal

‎"Hanya ada beberapa dan mereka kebanyakan menyapa kak Kinanti paman" jawab Prawira

‎"Pastilah di sapa karena Kinanti banyak di inginkan orang orang di sini, hanya saja mereka malu dengan ayahnya" ucap Saidah

‎"Bibi ada ada saja, itu tidak benar bi, mereka pasti hanya menyapa karena Kinanti dekat dengan para tetua di kampung Mahoni saja" ucap Kinanti

‎"Jangan merendah Kinanti, kamu itu cantik nak, bahkan teman teman kamu sudah ada yang menggendong bayi, tapi kamu masih sibuk mengurus sekolah setelah lulus kuliah" ungkap Jamal

‎"Kinanti ingin jadi guru paman, tapi kebanyakan orang yang melamar Kinanti melarang Kinanti untuk bekerja, mereka lebih ingin Kinanti jadi ibu rumah tangga, padahal kan guru TK hanya sampai siang hari saja, Kinanti masih bisa mengurus suami Kinanti nanti setelah dia pulang kerja" jawab Kinanti

‎"Mereka juga minder dengan kamu Kinanti, kamu baru mau masuk usia dua puluh tapi sudah lulus kuliah, itu sebuah pencapaian" ungkap Kaelan yang ikut bergabung dan duduk di samping Kinanti sambil menggoda anaknya yang sedang memegang rambut Kinanti.

‎"Kenapa harus minder, Kinanti pasti tidak akan kurang ajar pada suami Kinanti nanti" jawab Kinanti

‎"Kamu saja galak begitu mirip Kakek Karman, orang pasti takut" ledek Kaelan

‎"Aakhh!"

‎Kaelan memekik saat Kinanti mencubit perutnya karena kesal di katai galak. di tambah Kinanti juga menjewer telinganya jadilah penderitaan Kaelan dua kali lipat.

‎"Rasakan! siapa suruh mengatai kak Kinanti galak, kak Kinanti itu bukan galak tapi menyeramkan" ledek Kaini langsung lari keluar rumah karena dia di kejar Kinanti sekarang.

"Kejar saja Kinanti, keponakan kamu itu memang kurang ajar" ucap Kaelan

‎Prama dan yang lain hanya tertawa di teras rumah panggung Jamal karena pemandangan itu sangat jarang mereka lihat di kampung cadas yang hampir semua warganya tidak menyukai mereka.

‎Bruk.

‎"Aduh keningku!" pekik Kaini saat dia secara tidak sengaja menabrak seseorang sampai terjatuh.

‎"Kamu tidak apa apa Kaini?" tanya Beno yang sengaja datang ke sana karena mendengar kedatangan Kaini dan Kinanti, bahkan Narno juga ikut bersamanya karena dia ingin melihat Kinanti.

‎"Kak Beno, Mbah Narno, maaf Kaini tidak sengaja" kaget Kaini langsung mencium tangan keduanya

‎"Tidak apa apa, kenapa kalian kejar kejaran di depan rumah Jamal?" tanya Narno mengusap rambut Kaini dan Kinanti.

‎"Kaini menggoda Kinanti tadi Mbah" jawab Kinanti juga mencium tangan Narno tapi tidak dengan Beno karena usia Kinanti lebih tua dari Beno.

‎"Mari mampir Mbah" panggil Jamal sopan dan Narno mengangguk.

‎"Tumben dia mau mampir" bisik Kaelan

‎"Mungkin karena ada kami dan takut di sangka tidak ramah pada tamu" bisik Prawira

‎"Mungkin" jawab Kaelan tapi dia merasa ada yang aneh dengan Narno.

‎"Kamu tidak keluar kemanapun kan Kaelan?" tanya Narno

‎"Tidak Mbah, asal Salbiah tidak ke sini saya tidak akan melanggar apapun yang di perintahkan Mbah Narno" jawab Kaelan

‎"Dia sakit dan sampai sekarang belum sembuh karena ulah kamu" jawab Narno

‎"Bukan karena saya Mbah" keluh Kaelan

‎"Tapi dia bilang harusnya kamu bertanggung jawab" ucap Narno masih menatap Kinanti yang sedang menyiapkan teh untuk Narno dan Beno.

‎"Saya tidak mau bertanggung jawab karena bukan saya yang membuat dia terluka" jawab Kaelan tegas membuat Narno hanya bisa menghela nafasnya.

‎"Maafkan Kaelan Mbah, dia masih terlalu muda dan masih harus banyak belajar" ungkap Jamal memukul bahu Kaelan

‎"Iya, tidak apa apa" jawab Narno

‎"Kak Beno bawa apa?" hanya Kaini

‎"Ini, tadi kak Beno di berikan selendang di kampung Sukun, kamu mau?" tanya Beno

‎"Bagus kak, apa boleh Kaini minta?" tanya Kaini

‎"Tentu saja boleh" jawabnya tersenyum senang karena Kaini mau menerima hadiah darinya.

‎"Kinanti juga mau?" tanya Narno

‎"Tidak Mbah, Kinanti masih ada di rumah" jawab Kinanti

‎"Kalau kamu mau kamu bisa bawa yang ini, ini dari sutra dan katanya ini terbaik, kamu tahu kan di rumah kami tidak ada perempuan dan kamu bisa pakai ini ke acara pernikahan atau ke balai desa" ucap Narno menyimpan selendang yang dia beli di tangan Kinanti.

Kinanti tidak bisa menolak karena takut di sangka tidak sopan, jadi Kinanti hanya tersenyum dan mengucapkan terima kasih pada Narno yang juga senang Kinanti menerima hadiahnya.

"Mbah baru pulang dari kampung sukun?" tanya Kaelan

"Iya, aku mengurus pernikahan yang gagal antara Tirta dan putri dari Sadikin, katanya putrinya itu bersedia menunggu Tirta pulang setelah tiga tahun" jawab Narno

"Memangnya Tirta kenapa Mbah?" tanya Kinanti yang memang baru pulang dari kota

"Tirta menggendong Kalingga, dan hukum di kampung ini tidak memperbolehkan itu, jadi Tirta di asingkan selama tiga tahun sampai kesialan dalam tubuhnya hilang" jawab Narno

"Tadi Kinanti gendong Kalingga" celetuk Kinanti polos membuat Narno tertawa.

"Kamu kan bukan warga kampung ini, itu tidak berpengaruh untuk warga luar kampung, jadi tidak apa apa" jawab Narno mengusap rambut Kinanti lagi membuat Kaelan semakin curiga.

"Jamal, aku sudah bicara dengan Wisnu dan para tetua lain, kami sepakat untuk sementara ini memasang pembatas di lahan kamu karena menurut beberapa warga, tanaman mereka selalu di serang hama setelah melewati kebun dan sawah kamu" ucap Narno

"Mereka bukan melewati Mbah, tapi merusak tanaman padi dan kebun sayur saya, mungkin mereka kena karma karena berbohong" jawab Jamal

"Aku akan memeriksa kebenarannya nanti" ucap Narno

"Tidak apa apa Mbah, di pasang pembatas saja, tapi Mbah pasti tahu kan kalau lahan kami ini di jaga makhluk gaib, kalau ada yang usil mereka akan celaka" ucap Kaelan sengaja semakin menempel pada Kinanti dan itu membuat Narno menatapnya tajam.

"Baiklah, nanti Mbah langsung yang akan mengawasi pemagaran itu" jawab Narno

"Pakai kak selendangnya, bagus Kaini jadi terlihat cantik" ucap Kaini membuat Beno terkekeh

"Biar aku..."

Belum sempat Kaelan mengambil selendang itu, Narno sudah lebih dulu mengambilnya dan memakaikan itu pada Kinanti, membuat Kaelan tersenyum miring karena sepertinya dia sekarang tahu Narno menyukai Kinanti.

"Jangan buat selendangnya rusak, selendang ini mahal jadi Mbah saja yang pakaikan" ucap Narno datar tapi langsung tersenyum setelah menatap Kinanti.

"Terserah Mbah saja lah" jawab Kaelan malas

1
Nurr Tika
ketauan juga
neni nuraeni
aduh kakek nya kaget ma tu tawa cucunya,,,eeeh ayah nya mlh ngelawak aduuhhh seruuu ini lnjutt
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang 👍
total 1 replies
neni nuraeni
ayo bakar tu jasadnya biar mampus tu kuyang
neni nuraeni: ok... ok... ok... kak othorrr😁😁
total 2 replies
Sri rahayu
mungkin itu akan menjadi hari terahir Salbiah ada di muka bumi ini
Ridwan01: mungkin kak
total 1 replies
Nurr Tika
kebongkar sudah, bakar saja
Ridwan01: untung dunia Maya jadi boleh bakar bakaran ya kak🤭🙏
total 1 replies
neni nuraeni
dah jodohin aja thor... nanti juga lama" bkl suka dia ma Kinanti,,, lnjut atuhh
neni nuraeni: ok saya tunggu kak othor🤗🤗
total 2 replies
Nurr Tika
dah kaelan sama kinanti ja
Ridwan01: siap kak 👍
total 1 replies
neni nuraeni
semoga Ari" nya tidak di ketemukan oleh malak dan jayandanu,,, kasian klingga
neni nuraeni: sama" kak thor 😁😁😁
total 2 replies
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang 👍
total 1 replies
Nurr Tika
udah di bilangin suruh hati ati ,tuh kan kena pelet narno
Ridwan01: Kinanti terlalu positif thinking kak🤭🙏
total 1 replies
Ilham
panjut bg
Ridwan01: siap bang 👍
total 1 replies
neni nuraeni
iiih gemes deh moga aja Kinanti dan kaelan di satukan dlm ikatan suci,,,,, iiih dsr aki" peot untung keluarganya kinanti sakti semua
neni nuraeni: sama"🤗
total 2 replies
neni nuraeni
mending kaelan sama Kinanti buat mereka bersatu thor mnjdi psngn halal agar tidak di ggu si narno Mulu,, gedek aku ma aki" peot
neni nuraeni: 👍 deh... lnjut thorr💪💪😁
total 2 replies
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang 👍
total 1 replies
Nurr Tika
udah iklasin ja maryani ya kael
Ridwan01: Kaelan galau
total 1 replies
Sri rahayu
bapaknya suka sama Kinanti sementara neno suka sama Aini .ga sadar Luh marno udah tua nangka malah suka gadis belia
Ridwan01: Narno sedang puber kedua kak🤭🙏
total 1 replies
Sri rahayu
asik nih duda bisa peluk perawan 😁😁😁
Ridwan01: mantap 🤭🙏
total 1 replies
neni nuraeni
dsr Salbiah edan
neni nuraeni: betul... betul.. betull🤭🤭
total 2 replies
Nurr Tika
duh kunyang datang lagi
Ridwan01: kuyang masih penasaran dia
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!