NovelToon NovelToon
Last Stop In Eden

Last Stop In Eden

Status: tamat
Genre:Misteri / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Balas Dendam / Vampire / Tamat
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: laliza_xiexie

"Kamu Kriminal" Ucap gadis itu ketus dengan tangan diikat.
" Saya bukan kriminal." Ucap Pria itu tegas.
Mereka saling bertatapan dalam situasi hening dan penuh ketegangan. Alih - alih merasa takut, Gadis itu terus menatapnya tajam.
"Kau monster." Celetuknya.
Senyum menyeringai. " Aku bukan monster,... Aku Vampir." Ucap pria itu pelan berbisik ditelinga gadis yang ia sekap.
Bukannya jeritan rasa takut yang didengar, Pria itu merasa heran gadis dihadapannya malah tertawa puas.
Kesal tak kunjung percaya, Pria itu menunjukan taring dan mata merahnya.
Sontak gadis itu terdiam mematung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laliza_xiexie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal Yang Baru

Edward menyuruh orang yang ada didalam ruangan untuk keluar dan Ia mengunci pintu serta menutup gorden.

“ Apa Kamu tidak bisa bicara baik – baik, dengan teriak seperti itu Kamu membahayakan keselamatan Kiara.” Ucap Edward tegas.

“ Kalo saja Kamu mengatakan sebelumnya Aku tidak akan semarah ini. Aku sangat mengkhawatirkannya, Aku takut masa lalu terulang lagi.” Ucap Eyden tegas.

“ Diam Kau, jangan bertingkah seperti anak kecil. Kiara sekarang dalam pengawasan Ryon dan Aku tidak bisa gegabah memberi taumu. Ingat ini, lusa Kiara Aku pastikan Ia akan kembali ke ruangannya dan Ryon tidak akan mencarinya lagi.” Ucap Edward tegas.

Eyden sedikit lega dan tersenyum pada Edward, namun Edward merasa jijik dan langsung menampar Eyden pelan lalu membuka pintu serta gorden.

Di ruangan penginapan Kiara tampak gelisah, Ia terus memikirkan dirinya, masalalunya dan Edward. Kiara mulai frustrasi dengan semua yang terjadi dan Ia tidak bisa terus – terusan mengandalkan Edward.

Kiara ingin pergi jauh tanpa ada satu orang pun disampingnya, hanya ada dirinya dan pemandangan yang menenangkan. Seketika Ia teringat dengan danau yang kerap muncul dimimpinya, Kiara penasaran dengan tempat itu. Apa hanya sekedar mimpi atau benar – benar ada.

“ Aku pulang.” Ucap Edward lembut.

Edward kini tidak harus mencari Kiara lagi, Dia berdiri dihadapannya.

Mereka tampak canggung, hanya menatap satu sama lain. Edward membuka jasnya dan Kiara hendak mengambilnya namun Edward melarangnya hingga akhirnya Kiara pergi ke dapur mengambilkan minum untuk Edward.

Edward yang duduk santai di sofa merasa senang diperlakukan lembut oleh Kiara. Jantung Edward berdetak kencang, nafasnya tidak beraturan.

“ Suara apa itu Edward?” Tanya Kiara bingung.

Edward yang tidak mendengar apa pun merasa bingung dengan tingkah Kiara.

Kiara mulai mencari suaranya dan Ia fokus pada dada Edward.

Edward yang melihatnya merasa panik dan jantungnya berdetak tak beraturan.

Kiara menempelkan telinganya didada Edward lalu menatapnya serius.

“ Mengapa detak jantungmu berdetak begitu cepat?” Tanya Kiara heran.

“ Ma – masa sih?” Tanya Edward balik.

Edward tampak gugup sekali, sedangkan Kiara mulai bingung dengan pendengarannya.

“ Aku mau mandi.” Ucap Edward pergi meninggalkan Kiara.

Kiara duduk di sofa, Ia masih merasa bingung dengan pendengarannya. Mana mungkin bisa detak jantung orang lain bisa didengar sejauh itu.

Edward yang selesai mandi langsung menghampiri Kiara yang tampak melamun.

“ Kiara.” Ucap Edward lembut.

Kiara yang melamun langsung menoleh ke arah Edward.

“ Aku pikir kita harus menyudahi semuanya. Kita harus memberitahu pengawal Ryon bahwa Kamu vampire dan mereka telah salah paham selama ini. Aku ingin Kamu hidup normal kembali, Kamu setuju?” Tanya Edward lembut.

Kiara tersenyum dan mengangguk. Kiara langsung membereskan barangnya dan bersiap menemui pengawal Ryon. Edward keluar terlebih dahulu dan disusul Kiara dari belakang, pengawal Ryon yang melihat Kiara langsung melesat dan tiba – tiba sudah berdiri dihadapannya. Edward terus melindungi Kiara dan berusaha menjelaskan segalanya.

“ Lancang sekali Kamu menyembunyikan manusia ini.” Ucap Pengawal tegas.

“ Manusia? Sepertinya kalian sudah salah paham.” Jawab Edward santai.

“ Jangan berusaha membodohi Kami, Kami tau karena banyak mata – mata yang memberitahu gadis ini adalah manusia.” Ucap Pengawal tegas.

“ Dia vampire. Kalian hanya membuang – buang waktu dengan berusaha menangkapnya.” Jelas Edward santai.

Pengawal nampak tak percaya dan terus menatap Kiara dengan tajam. Kiara akhirnya merubah wujud wajahnya dengan mata merah dan taring di mulutnya. Para pengawal terkejut dan sangat marah.

“ Pasti Kamu yang menggigitnya dan merubahnya jadi vampire.” Ucap Pengawal tegas.

“ Hei. Saya tidak pernah melakukan itu, yang ada gadis ini yang menggigit saya.” Ucap Edward sembari menunjukkan luka gigit dilehernya.

1
falea sezi
nyimak
xiexie
Selamat datang di cerita novel pertamaku, Happy reading guys.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!