NovelToon NovelToon
Kontrak Panas TUAN Steven

Kontrak Panas TUAN Steven

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Konglomerat
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Steven Grayson Addison seorang pengusaha muda yang sedang naik daun saat ini , hingga namanya di kenal di berbagai macam negara , tapi di balik kesuksesan nya itu Steven tidak mempunyai niat sedikit pun untuk menikah karena ia masih mencintai sosok wanita yang berasal dari masa lalunya .

hingga ia bertemu dengan seorang wanita cantik di sebuah club malam , wanita itu sangat membutuhkan bantuan karena di jebak oleh seseorang " aku akan membantumu tapi kau harus menikah dengan ku " ucap Steven kepada seorang wanita cantik yang terlihat sangat gelisah itu

" hhhmmm .... baik lah tuan ... aku menerima tawaran mu tapi tolong aku .... saat ini aku di jebak " ucap wanita itu penuh dengan permohonan tanpa berpikir sedikit pun, Steven tersenyum tipis seraya ia menatap wajah cantik wanita itu .

kira-kira seperti apa kelanjutan kisahnya ..!? yang penasaran mampir ya guysss 🤗🥰 .

.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Bisa Melupakannya

.

.

Di malam yang sunyi di ibukota terbesar yang ada di Negera Inggris seorang pria tampan yang berwajah datar duduk di kursi penumpang mobil mewah nya , tatapannya lurus wajah nya terlihat sangat tegas, bayangan-bayangan masa lalu nya selalu menghantui pikiran nya .

" aaarrgggghhhh ..... kenapa aku tidak bisa melupakan nya " teriak nya seraya menjambak rambutnya sendiri .

Asistennya yang sedang serius menyetir mobil itu tersendat kaget mendengar teriak tuan nya yang secara tiba-tiba , ia menghentikan mobil nya di tepi jalan .

" apa kepala anda sakit lagi tuan. ? " tanya pria itu menoleh kebelakang dengan wajah khawatir nya

Tetapi Steven masih menunduk dengan kedua tangannya menggenggam rambut nya " kenapa aku tidak bisa melupakan nya Julian ..... Padahal dia adikku ... Dia adikku .... " ucap Steven mengangkat wajah nya ia menatap asisten nya itu dengan wajah sedih nya .

Julian membuka laci mobil dan mengambil sebotol obat dari dari dalam sana , lalu memberikan nya kepada sang tuan " minum lah obat anda tuan .... Saya tidak ingin anda kembali di rawat di rumah sakit hanya karena sakit yang anda derita saat ini " ucap Julian penuh dengan perhatian .

Steven menatap botol obat yang berwarna putih itu yang ada di tangan Julian , perlahan ia meraih nya ia menatap botol obat itu dengan wajah datar nya matanya berkaca-kaca dan

Brak

Steven melempar botol obat itu ke kursi belakang mobil " aku tidak ingin mengkonsumsi nya lagi Julian .... Aku lelah mengkonsumsi obat penenang itu .... Aku ingin sembuh sepenuhnya , aku ingin melupakan nya .... dan menerima kenyataan ini " ucap Steven ia kembali menarik rambut nya dengan cukup kuat.

Julian menghela napasnya dengan cukup panjang bukan hanya satu kali atau dua kali ia melihat tuan nya depresi seperti saat ini tapi sudah berkali-kali selama ia menjadi asisten pribadi dari seorang Steven Grayson Addison , Julian sangat perhatian kepada tuan nya itu dan khawatir jika depresi tuan nya kembali kambuh lagi , Karana Steven sering kali menyakiti dirinya sendiri .

" bagaiman jika saat ini kita ke klub malam saja tuan , siapa tahu disana anda bisa melupakannya walaupun hanya sesaat , " ucap Julian ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan sekarang kecuali mengajak tuan nya itu untuk ke sebuah club malam .

" hhhhmmm .... aku butuh ketenangan " gumam Steven menahan rasa sakit di kepala nya itu

Julian menganggukkan kepalanya setelah nya ia kembali melajukan mobilnya di keheningan malam .

.

.

.

Seorang wanita cantik melangkah masuk ke dalam sebuah ruangan VIP yang ada di club malam , malam ini wanita itu tidak membawa asisten nya karena klien nya yang berasal dari negara Italia itu meminta ingin bertemu langsung dengan nya tanpa membawa asisten yang akan menganggu obrolan mereka .

" silahkan duduk Nona Pricilla " ucap pria berwajah Italia itu mempersilahkan seorang wanita cantik untuk duduk di kursi yang ada di hadapan nya .

wanita cantik yang bernama Pricilla Ify Geoffrey itu tersenyum simpul ia duduk di kursi kosong yang ada di hadapan pria itu , di dalam ruangan itu mereka hanya berdua saja .

suasana terlihat sunyi hanya ada sebuah lampu kristal gantung yang sangat indah menerangi ruangan itu .

" ternyata aslinya jauh lebih cantik , saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan anda Nona Pricilla " ucap pria itu sebut saja namanya Valentino Gerrard seorang pengusaha yang bersalah dari negara Italia dan saat ini sedang menawarkan kerja sama ke perusahaan yang sedang di kelola oleh seorang wanita yang bernama Pricilla Ify Geoffrey , dan Valentino menawarkan keuntungan yang sangat besar kepada perusahaan Pricilla .

Pricilla tersenyum lembut " terima kasih tuan Valentino .... bagaiman kalo kita langsung ke inti pembahasan nya saja , karena saya harus segera pergi " ucap Pricilla ia merasa tidak nyaman dengan tatapan Valentino kepada saat ini

pria itu tersenyum setelah nya ia menuangkan wiski ke dalam gelas dan memberinya kepada Pricilla " kenapa buruh-buruh sekali Nona , cobalah dulu segelas wiski ini setelah itu kita akan langsung membahas kerja sama kita " ucap Valentino

Pricilla menatap gelas yang ada di tangan pria itu , ia adalah tipe seorang wanita yang tidak menyukai berbasa-basi , tampan berpikir panjang Pricilla merai gelas yang ada di tangan Valentino dan segera meminum wiski itu sampai habis .

Tak

pricillia meletakkan gelas yang sudah kosong itu di atas meja dengan sedikit kasar " anda puas tuan Valentino ... Kalo begitu langsung saja ke intinya , saya tidak mempunyai banyak waktu dan saya tidak menyukai membuang-buang waktu " ucap Pricilla ia menatap Valentino dengan wajah datar nya yang terlihat sangat tegas

Valentino tersenyum seraya berhitung dalam hati " satu .... Dua ... Tiga "

Pricilla merasa ada yang tidak beres kepada dirinya , wanita cantik itu sesekali memejamkan matanya " obat perangsang ... Sial pria ini ingin menjebak ku. " ucap Pricilla dalam hati tapi dengan cepat wanita cantik itu merubah ekspresi nya menjadi seperti tidak terjadi apapun kepada dirinya .

" anda kenapa Nona Pricilla ? " tanya Valentino yang memang sudah menyadari jika obat yang sudah ia campurkan ke dalam minuman itu sudah bereaksi karena ia sudah memberikan dosis yang sangat tinggi .

" oh saya .... Saya tidak apa-apa tuan Valentino ... Saya hanya ingin ke toilet sebentar " ucap Pricilla ia harus segera mencari alasan supaya ia bisa pergi dari ruangan ini sebelum obat itu semakin membuat dirinya hilang kendali .

Valentino beranjak berdiri ia menghampiri Pricilla dan mengelus lengan wanita itu dengan lembut " biar aku temani " ucap nya dengan senyuman yang penuh maksud

dengan kekuatan yang masih tersisa Pricilla segera menepis tangan pria itu dengan cukup kasar , ia berdiri dan menatap Valentino dengan tatapan yang terlihat dingin " tidak perlu tuan ... saya hanya sebentar ... " ucap Pricilla dan melangkah keluar dari ruangan itu dengan sangat buruh-buruh .

Brak

Valentino memukul meja dengan kuat " sial .... aku harus mendapatkan nya ... putri dari keluarga Geoffrey ... jangan sampai tuan marah " ucap Valentino dengan ambisi nya yang sangat besar , pria itu ikut keluar dari ruangan itu ia harus segera mencari Pricilla.

beda hal nya dengan Steve dan Julian kedua pria itu baru sampai di suatu club malam yang sangat besar yang ada di kota London , keduanya melangkah masuk , lantunan musik yang terdengar sangat bervariasi , di dominasi oleh genre elektronik berenergi tinggi Seperi house , techno drum and bass serta garage yang berakar pada budaya musik dansa inggris. tempat ikonik seperti Ministry of sound dan fabric sering menampilkan DJ internasional dengan sistem suara bass yang megah .

Steven melangka Kesebuah kursi sofa yang ada di pojok ruangan , pria itu duduk di atas sofa mahal itu dengan wajah datarnya " tunggulah sebentar tuan saya akan mengambilkan minuman untuk anda " ucap Julian

Steven hanya menganggukkan kepalanya setelah nya ia mengambil sekotak rokok yang ada di dalam saku jas mahal nya , ia membakar sebatang rokok itu dan menghisapnya lalu menghembuskan asapnya ke udara , pikiran nya sedikit cukup tenang .

Hingga dua orang wanita berpakaian seksi menghampiri nya dan salah satu dari mereka langsung duduk di pangkuan nya , tentu saja Steven tidak menyukai hal itu ia sangat tidak suka di sentuh oleh wanita yang sudah di sentuh oleh berbagai macam pria .

" minggir " Steven segera mendorong wanita itu dengan cukup kuat hingga membuat wanita itu terjatuh di atas lantai .

tanpa menoleh sedikit pun ia melangkah kearah toilet ia ingin membersihkan jas mahalnya yang sudah di sentuh oleh wanita itu .

Hingga Julian datang seraya membawa empat botol wiski untuk tuan nya tapi ia tidak melihat keberadaan Steven di tempat nya ia hanya melihat dua orang wanita yang berdiri di sana .

" dimana bosku ... dia tadi ada disini .? " tanya Julian

" dia sedang ke toilet tuan ... Maaf teman saya tidak sengaja menyentuh nya dan ternyata tuan itu tidak menyukai di sentuh " ucap salah satu wanita itu

Jualin menghela napasnya " pergi ... dan jangan lagi kalian datang kesini , bos saya anti wanita " ucap Julian mengusir kedua wanita itu .

.

.

.

Hallo guysss bertemu lagi dengan author, 🤗

Mana nih yang selalu bertanya kak kapan ceritanya Steven liris ?

Kak kok gak rilis-rilis sih , aku sudah menunggunya dari tahun lalu loh ?

Nah ini keinginan kalian author kabulkan guyss , jangan lupa Like , komen , vote dan berikan dukungan nya supaya author lebih semangat up nya 🤗🤗🥰 .

semoga kalian menyukainya 🥰🤗.

.

.

.

1
Alin Norshalsabilla Alkhatir
Bikin riweuh bacanya, klo ada anak cadel ky gtu.
Alin Norshalsabilla Alkhatir
Next
kas. maa29: aassiiaappp 🙏🤗
total 1 replies
kas. maa29
mana nih yang menunggu cerita Steven 🤗 sekarang sudah Rilis ya guysss , silahkan di baca 🙏🤗🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!