NovelToon NovelToon
Raelynn, Wanita Malang Tuan Logan!

Raelynn, Wanita Malang Tuan Logan!

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:11.6k
Nilai: 5
Nama Author: Phopo Nira

Kini berbagai pertanyaan muncul ketika Raelynn terbaring di atas meja operasi. Mempertaruhkan nyawa, berjuang untuk bisa melahirkan bayinya dengan selamat … sendirian. Ya, dengan tubuhnya yang kurus, Raelynn menandatangani surat pernyataan untuk dilakukan operasi untuk dirinya sendiri.

Apakah semua kemalangan ini bermula ketika dia menerima pernikahan di atas kerta yang pria berikan? Ataukah semua ini berawal saat dia mengetahui tentang kehamilannya sekaligus penyakit mematikan yang tidak dia sadari sebelumnya? Atau semenjak malam itu … di saat keluarganya sendiri menyiksa dan menjadikannya pelayan dan bahkan menjualnya demi kepentingan bisnis mereka?

Raelynn rasa, tidak! Bahkan sebelum semua itu terjadi kemalangan mulai menjadi hari-harinya sejak saat itu. Ya … Raelynn ingat sekarang. Semenjak hari itu, dimana dia menolak perjodohan yang di atur oleh keluarga demi untuk mengejar cinta pertamanya.

Mampukah Raelynn bertahan dengan semua kemalangannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21. Kompensasi Untuk Semalam

Meski begitu Logan berusaha untuk mengabaikannya. Dia menyakinkan pada dirinya sendiri bahwa hanya Viola yang ada di dalam hatinya untuk saat ini maupun selamanya. Logan memilih memalingkan pandangannya dari sosok Raelynn agar bisa mengendalikan perasaannya sendiri.

“Maafkan aku! Hiks … Kumohon maafkan aku! Aku sungguh menyesal melakukan ini pada wanita sebaik dirimu, Nona Raelynn! Maafkan aku!”

Dr. Ava terus mengucapkan kata maaf berulang kali dalm tangisnya yang membuat Raelynn hampir goyah dan ikut menangis. Sungguh, Raelynn kira selain Bi Martha tidak ada orang lain yang akan menangis untuknya lagi. Rupanya Dr. Ava menjadi salah satunya, orang yang bersedia menangis untuknya.

“Iya, aku sudah memaafkanmu maupun Tuan Gavin! Jadi, tolong berhenti menangis,” ujar Raelynn menyembunyikan lukanya dibalik senyuman manisnya.

Namun, bukannya berhenti Dr. Ava malah semakin mengencangkan tangisannya. Melihat senyuman Raelynn entah mengapa membuat hatinya sangat sakit dan perasaan bersalah itu semakin besar dia rasakan.

Raelynn menghela napas cukup panjang, lalu dia mengalihkan perhatiannya pada Gavin seraya berkata, “Tuan Gavin, bisakah kau membawanya keluar sebentar dari sini! Ada sesuatu yang harus aku bicarakan berdua dengan Tuan Logan.”

“Baiklah, Nona!”

Gavin langsung menyetujuinya, dia jelas tahu memang banyak yang harus Raelynn bicarakan dengan Tuannya itu, terutama harus menuntut pertanggung jawaban yang setimpal. Bahkan jika bisa Raelynn harus meminta sebuah pernikahan sebagai bentuk pertanggung jawaban itu. Gavin lantas langsung membantu Ava berdiri dan membawanya pergi dari kamar itu.

Selepas kepergian mereka, kini hanya tersisa Logan dan Raelynn saja di dalam kamar hotel tersebut. Logan terus mengalihkan pandangannya dari sosok Raelynn, apalagi dia tahu bahwa wanita itu sudah mendengar semua perdebatannya dengan Gavin barusan. Jujur saja, Logan merasa tidak enak hati karena secara tidak langsung dirinya menolak Raelynn dengan kasar.

“Maaf untuk semalam! Apa yang Gavin katakan memang benar, seharusnya aku tidak menyentuhmu,” ucap Logan memulai pembicaraan, meminta maaf dengan setulus hatinya atas perbuatan yang dia lakukan.

“Tidak apa! Sudah aku katakan, bukan? Bahwa aku tidak akan menyalahkan siapa pun dalam kejadian ini. Kita lupakan saja tentang kejadian semalam.”

Masih dengan dengan raut wajah yang sama, Raelynn tersenyum seakan apa yang sudah menimpa dirinya bukanlah masalah besar. Namun, dari senyuman itu Logan masih bisa merasakan kepahitan dari sorot mata wanita itu. Meskipun begitu, Logan tetap tidak bisa berbuat banyak. Dia tidak bisa menikahi Raelynn karena di hatinya masih tersimpan nama Viola. Logan tidak ingin menyakiti Raelynn lebih dari ini.

“Aku memang tidak bisa bertanggung jawab untuk menikahimu, Nona Raelynn! Akan tetapi, aku akan memberikan kompensasi atas kejadian ini kepadamu. Apapun itu akan aku berikan untukmu kecuali pernikahan,” ujar Logan dengan sungguh-sungguh.

“Aku tidak akan meminta apapun darimu, Tuan Logan! Kita sudahi saja pembicaraan kita tentang ini sekarang. Dan lupakan saja, apa yang telah terjadi di antara kita semalam.”

Raelynn bersungguh-sungguh saat mengatakannya, setidaknya bukan pria tua yang sudah memiliki banyak istri yang telah mengambil kesuciannya. Meski pun seharusnya dia tidak perlu mensyukuri hal itu, tapi entahlah … menyalahkan seseorang ataupun takdir sama sekali tidak ada gunanya. Nasi sudah menjadi bubur dan waktu tidak dapat terulang kembali.

Apalagi saat Logan menawarkan kompensasi atas hilangnya kehormatan dirinya sebagai wanita, Raelynn merasa dirinya sudah seperti seorang wanita murahan saja jika dia sampai menerimanya.

Rasanya ingin sekali Raelynn memaki Logan pada saat itu, karena secara tidak langsung telah memperlakukannya sebagai wanita murahan. Akan tetapi, dia sudah tidak memiliki energi lagi untuk melakukannya. Dia lelah dengan semuanya … dengan semua kemalangan yang menghampiri hidupnya.

Sementara Logan memilih diam atas penolakan Raelynn terhadap tawaran yang dia berikan. Jujur saja, Logan juga menyadari bahwa ucapannya barusan secara tidak langsung seakan ingin merendahkan Raelynn sebagai seorang wanita. Ingin meminta maaf, tapi Logan merasa yakin setelahnya mereka akan terjebak dalam kecanggung yang lebih parah lagi.

Tok … Tok … Tok ….

Suara ketukan pintu dari luar mengalihkan perhatian keduanya. Tanpa menunggu lama, Logan pun segera beranjak dari tempat duduknya untuk membuka pintu kamarnya itu. Sedangkan Raelynn masih setia duduk di kursinya sembari melihat kepergian Logan.

Awalnya Logan kira Gavin yang melakukannya untuk melakukan protes, rupanya itu hanya salah satu pengawalnya. Dapat Logan lihat dari kejauhan, Gavin dan Dokter gadungan itu tengah berdebat lebih sengit darinya tadi.

“Ada apa?” tanya Logan pada pengawalnya itu.

“Maaf mengganggu anda, Tuan Logan! Saya hanya ingin mengantar pakaian yang anda minta dan juga informasi tentang Nona Raelynn yang anda perintahkan untuk mencari tahunya.” Sang pengawal lantas menyerahkan tas belanjaan berisi sebuah gaun dan juga sebuah map coklat yang tertutup sangat rapat.

“Mmm, kerja bagus! Awasi juga mereka berdua jangan sampai melarikan diri,” ujar Logan menunjuk dengan pandangan matanya yang mengarah pada Gavin dan Ava.

“Baik, Tuan!” sahut sang pengawal.

Gavin mulai menyadari bahwa seseorang tengah memperhatikannya dari kejauhan. Dia lantas langsung menatap ke arah pintu kamar Tuannya, dimana disaat yang bersamaan Logan kembali menutup pintu kamarnya.

Logan jelas masih marah dan muak melihat tampang asistennya itu yang menyebabkan masalah semakin runyam. Sembari menentang sebuah tas pembelanjaan dan map coklat itu, Logan kembali berjalan ke tempat duduknya semula.

“Siapa?” tanya Raelynn begitu Logan sudah duduk kembali dihadapannya.

“Salah satu orangku, dia datang membawakan pakaian untukmu! Cobalah, kalau tidak pas aku memerintahkan mereka untuk mencari pakaian yang lain,” jawab Logan sembari menyerahkan tas belanjaan itu kepada Raelynn.

Dengan perasaan sedikit ragu Raelynn menerimanya dan berkata, “Terima kasih, Tuan Logan!”

“Emm … Bersihkan dirimu terlebih dahulu, setelah itu kita lanjutkan pembicaraan ini.”

Tanpa sadar Logan mengatakan itu sembari memperhatikan tubuh Raelynn yang masih hanya mengenakan jubah mandi saja. Raelynn awalnya tidak sadar bahwa Logan sedang memperhatikan penampilannya, karena dia terlalu fokus melihat pakaian yang Logan berikan untuknya.

Namun, tak lama kemudian Raelynn tak sengaja melihat arah tatapan Logan yang jelas tertuju padanya. Dan betapa terkejutnya Raelynn saat menyadari bahwa dirinya hanya mengenakan jubah tidurnya saja tanpa dalaman sama sekali.

“Astaga, maafkan aku!”

Setelah mengatakan itu, Raelynn langsung berlari menuju kamar mandi membawa tas belanjaan yang bersisi pakaian baru untuknya. Raelynn bahkan harus meringis menahan sakit pada area bawahnya, karena dipaksa untuk berlari demi menghindari tatapan Logan dari tubuhnya.

Melihat ekspresi Raelynn, Logan pun segera tersadar akan kesalahannya. Wajahnya seketika berubah merah bak tomat matang saat menyadari bahwa dirinya baru saja bersikap seperti pria mesum. Padahal Lgan bukan memperhatikan tubuh Raelynn, melainkan beberapa luka yang terlihat saat itu.

Dimana Logan ingin menanyakannya secara langsung dari mana semua luka itu berasal, tetapi dia ragu untuk melakukannya. Alhasil, dia hanya terus memperhatikannya sembari menimbang dalam hati apakah harus menanyakannya secara langsung atau tidak.

“Sial, dia pasti salah paham atas apa yang aku lakukan barusan.”

Bersambung ….

1
nizham muafa
lanjut
Mbak Rin
☕☕☕meluncur
Yena
The Best
Mbak Rin
wah Suho knp kamu JD salah paham awas Bae keno semprot tuan Gavin 😁
Mbak Rin
dah Vin sabar biarkanlah tuanmu dngn pemikirannya sendiri
Mbak Rin
dah Vin ngikut rencana bosmu az drpd kena marah
Mbak Rin
ku tunggu bucinnya logan dngn rael nih
eny agustina
❤❤❤❤
Desyi Alawiyah
Lah... Suho malah salah paham deh...

Lagian Gavin ngga bilang sih, siapa anak Edwin Cameron yang dimaksud...

Masa Suho ngga tahu sih, kalo Edwin punya 2 anak perempuan 🤔
Desyi Alawiyah
Bener-bener deh si Gavin ini...🤭
Desyi Alawiyah
Aku padamu Logan... Ayo desak terus si Frans dan babi tua itu...☺
nyaks 💜
bantu jawab Suho: Bukan..tpi kakak dari wanita itu 😅😅
nyaks 💜
gavinn 😅😅😅
nyaks 💜
dan kedepannya kau akan sangat menyesali keputusanmu ini Logan...
nyaks 💜
ngegas si Abang 🤣🤣🤣
nyaks 💜
gavin d lawan 🤣🤣🤣
nyaks 💜
mulaiii,,mulai gavin 😅
nyaks 💜
bingung ya Vin 🤭🤣🤣
Dwi Rustiana
Gavin jawab dong jangan diem2 bae ntar suho salah paham kan bisa berabe urusannya. apalagi kalo sampe kedengaran keluarga dajal bisa PD gila mereka
Dwi Rustiana
wes pokoke kamu diem2 bae ya Gavin jangan bkin bosmu tambah emosi jiwa terima beres ae kamu 🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!