NovelToon NovelToon
CINTA PRESDIR PILIHAN

CINTA PRESDIR PILIHAN

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:520.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: pp_poethree

Ahimsa Radeya Sanjaya adalah kandidat Presdir dari kerajaan bisnis milik kakeknya. Salah satu syarat yang harus dia penuhi sebelum menjadi seorang Presdir pilihan adalah menikahi perempuan pilihan kakeknya. Sevim Zehra Mahveen adalah perempuan yang harus dia nikahi.

Awalnya Ahimsa menyetujui syarat tersebut hanya untuk mendapatkan posisi sebagai Presdir. Namun, akhirnya dia jatuh cinta kepada Sevim. Sayangnya, meskipun saling mencintai, tapi mereka seringkali dibuat salah paham.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pp_poethree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berubah pikiran

" Se.., jam 9 ikut aku meeting ya..",

Bukannya menjawab, Sevim malah berdiri mematung.

" Harus ikut pak?"

" Iya..kamu cuma jadi notulen. Catat poin - poin penting dalam meeting nanti..."

" Hmmm, nggak bisa diganti ya sama yang lain?"

" Kenapa? Takut sama bang Harsa?"

" Nggak pak..",

" Kasih tau aja Se..",

" Iya.."

" Bang Harsa seharusnya juga ngasih izin, aku ngajak kamu meeting di luar, bukan kencan..",

" Iya..., tapi kan anda..",

" Mantan calon suami kamu?

Sevim mengangguk.

" Aku aja yang dulu jadi calon suami kamu, ngerti kok. Kalo kamu lagi pergi sama kakek, aku nggak ngelarang.."

Sevim melotot , bisa-bisanya Ahimsa berbicara seperti itu.

Masa iya, Ahimsa mau cemburu sama kakek? Yang benar saja.

Malas meladeni Ahimsa, Sevim memilih untuk keluar dari ruangan.

Tapi, apa yang dikatakan Ahimsa memang benar. Dulu, saat bersama Ahimsa dirinya tidak perlu repot-repot melaporkan semua kegiatannya. Hanya chat seadanya saja. Antara cuek atau memang Ahimsa yang percaya kepadanya. Hanya Ahimsa yang tau.

" Halo bang..",

" Iya Vim.., ada apa? Mau makan siang bareng?"

" Nggak bang, hari ini aku ikut pak Himsa meeting...",

" Dimana? ",

" Nggak tau bang, meeting di luar? "

" Cuma berdua..?"

" Iya bang..",

" Nggak bisa ya diganti sama yang lain gitu?"

" Nggak ada bang.., ya udah Sevim mau ngabari gitu aja.."

" Tunggu, emangnya aku udah ngizinin..?"

Izin? Perlu? Harsa saat ini masih menjadi calon suaminya, belum sah menjadi imamnya. Lagi pula, sekretaris juga bagian dari pekerjaannya. Sevim sudah dibayar mahal, sepatutnya di bersikap profesional.

" Sevim kerja bang bukan seneng-seneng. Nggak usah khawatir, Sevim nggak bakalan macem-macem..",

" Aku percaya sama kamu, tapi Himsa? Abang tau dia masih ada hati sama kamu..",

" Nggak..pak Himsa nggak pernah punya perasaan sama Sevim. Udah dulu ya Bang, mau siap-siap..

Ahimsa memang benar-benar mengajak Sevim untuk meeting di perusahaan klien. Sevim sebisa mungkin bersikap professional, layaknya sekretaris terhadap bossnya. Meskipun bossnya itu adalah mantan calon suaminya.

" Sebelum balik kantor.., kita makan siang dulu yuk Se..", ucapnya saat masuk ke dalam lift .

" Nggak pak, terima kasih.."

" Ini udah jam 1 siang, emangnya kamu nggak laper? ",

" Nggak pak.."

Kruk..kruk..kruk..

Bunyi perut Sevim keroncongan. Ahimsa langsung tersenyum melihat ke arah Sevim yang berdiri di sampingnya.

" Udah deh.., nggak usah bohong. Emangnya kak Harsa tega, ngebiarin calon istrinya kelaparan gitu? Pasti dia ngizinin kok.., nggak perlu ngasih tau dia, yang ada dia makin sewot..",

Tidak ada pilihan lain bagi Sevim selain menerima ajakan Ahimsa. Apalagi, keadaan perutnya yang memang sudah minta untuk segera diisi.

" Mau makan apa pak?", tanya Sevim ketika dia memegang buku menu.

" Bisa nggak Se.., kalo lagi diluar kayak gini, panggilnya Aa' atau Himsa gitu?",

" Maaf pak, lebih baik seperti ini..",

" Kenapa kamu jaga jarak kayak gini sih sama aku? "

" Anda mau makan apa? " tanya Sevim untuk mengalihkan pembicaraan.

" Samain aja sama kayak kamu..",

Ahimsa terus memperhatikan Sevim yang tampak menikmati makan siangnya. Sepertinya memang Sevim kelaparan.

" Tadi pagi nggak sarapan ya Se.."

" Nggak pak..", jawabnya dengan menggelengkan kepalanya.

" Kenapa? Yang jemput kepagian?"

" Bukan..saya nggak nafsu makan aja, Mama marah...",

" Tante marah? Sama kamu?"

" Iya sama saya, gara-gara kita batal nikah ..",

" Tante aja merasa kehilangan, ya udah kapan-kapan aku mau main kerumah, ketemu sama tante..Emangnya kamu nggak punya saudara perempuan lain ya Se..?",

" Kenapa?"

" Buat aku nikahin..",

" Nggak ada.., saudara saya cuma kak Fahmi. Nikahin aja tuh dia..",

" Ogah.., masa mau pedang-pedangan..",

" Hihihi.."

"Kamu bener-bener terima Bang Harsa?"

" Nggak ada pilihan lain..",

" Kalo kamu disuruh pilih antara aku sama Bang Harsa, kamu pilih mana?

" Nggak dua-duanya.., jujur saya masih mau menikmati masa muda. Tapi, apa mau dikata. Saya juga harus menunjukkan bakti saya sebagai seorang anak.."

" Se.., kalo boleh jujur.., aku masih mikirin cara buat menggagalkan pernikahanmu sama bang Harsa.."

" Anda mempunyai kepentingan apa lagi? Bukannya sudah jelas, anda bisa tetap jadi presdir?"

" Aku nggak suka aja..dari awal kamu dijodohin sama aku, kenapa sekarang sama bang Harsa..",

Aku kira kamu mau bilang kalo kamu memang menginginkan aku.

" Tolong jangan coba-coba menggagalkan pernikahan saya ya pak, saya nggak mau orang tua saya malu.."

" Percuma aku berusaha Se.., kakek nggak akan merubah keputusannya, kecuali kamu yang minta..",

" Maksudnya? "

" Kamu.., nggak akan pernah dilepasin sama kakek.., mau aku atau bang Harsa yang jadi suamimu, itu sama aja. Kakek mau kamu itu jadi menantu dan bagian dari keluarga Sanjaya..Kamu bisa memilih, aku atau bang Harsa yang jadi suamimu.."

" Sebegitu istimewanya aku di mata kakek?"

" Iya..,"

" Kenapa? "

" Kata kakek, kamu mirip sama nenek waktu muda. Wajah kamu, kepribadian kamu..semuanya mirip..",

" Kakek...nggak....",

" Naksir atau cinta sama kamu? Ya enggak lah..",

" Oh.., lega..",

" Sebenarnya aku bisa aja bilang sesuatu yang bisa bikin kamu berubah pikiran.."

" Maksudnya..?"

" Aku bisa bikin kamu mikir 1000x untuk menikah sama Bang Harsa.."

" Karena dia anak angkat?"

" No..bukan itu. Mau anak angkat atau bukan Bang Harsa diperlakukan layaknya anak dan cucu kandung. Mami, Papi, Kakek..nggak pernah membedakan..",

" Terus karena apa?"

" Aku juga shock.., tapi aku bener-bener baru tau tadi pagi.."

" Apa sih? jangan bikin orang penasaran deh..",

Lambat laun, Sevim berbicara non formal dengan Ahimsa. Tidak seperti tadi, yang kaku seperti penggaris.

" Biar Hyana sendiri aja yang cerita.., hari ini kayaknya dia mau kasih tau . Aku harap, kamu berubah pikiran..",

Sevim meminta izin kepada Ahimsa untuk langsung ke ruangan Harsa. Calon suaminya memintanya bertemu setelah Sevim tiba dikantor. Mungkin, Harsa ingin melanjutkan kemarahannya. Sevim bahkan sudah siap dengan pembelaan dirinya.

Sekretaris Harsa sedang tidak berada di tempat. Sevim berinisiatif untuk masuk terlebih dahulu. Toh, sebelumnya memang Harsa yang meminta.

Tok..tok..tok..

Sevim mengetuk pintu ruangan Harsa. Tanpa mendapatkan jawaban, Sevim langsung masuk. Betapa terkejutnya Sevim ketika melihat calon suaminya berciuman mesra dengan seorang perempuan. Ini jelas bukan kesalahpahaman atau jebakan. Karena kedua tangan Harsa menangkup wajah perempuan itu. Sedangkan Perempuan yang menjadi lawan main dari Harsa, memeluk erat pinggang Harsa.

Bukan hanya saling melum*at, tapi bunyi decapan ciuman itu nyaring, terdengar jelas di telinga Sevim. Dua orang yang tengah dimabuk asmara itu, sepertinya menumpahkan kerinduannya, karena makin lama ciuman itu berubah menjadi ciuman liar.

" Bang Harsa..Hyana..apa yang kalian lakukan!!!!!!",

Tak tahan, akhirnya Sevim berteriak menghentikan aktivitas panas itu. Harsa langsung berbalik badan begitu mendengar namanya disebut dengan nyaring dan penuh kemarahan.

" Vim.., abang bisa jelasin..",

" Nggak perlu!! Sevim udah lihat semuanya..",

" Ini semua nggak seperti yang kamu lihat barusan..",

" Aku sakit hati Bang.., bukan karena aku cinta atau cemburu. Tapi, kamu udah ngelanggar sendiri apa yang pernah kamu ucapkan. Kamu nggak nganggep aku calon istrimu ya Bang, sampe-sampe kamu ngelakuin kayak tadi..",

Hyana hanya diam, dia sibuk merapikan dan mengancingkan 2 kancing kemejanya yang terbuka.

" Aku nggak butuh penjelasan Bang, ini semua udah cukup.., kamu keterlaluan. Aku aja, pergi sama Himsa karena pekerjaan. Kamu keberatan, tapi sekarang..kamu malah asyik ciuman sama Hyana..hiks hiks hiks..jahat kamu bang.. ",

" Se.., udah ya jangan nangis..", ucap Himsa yang tiba-tiba ada dibelakang Sevim. Dia langsung merengkuh tubuh Sevim dan membawa dalam pelukannya.

" Hiks hiks..Harsa jahat Him..",

" Ada apa sih.., kalian apain Sevim?", tanya Ahimsa.

" Kak Sevim, liat aku sama Bang Harsa ciuman Aa',..",

" Kalian sengaja..?",

" Nggak..,itu tadi ciuman perpisahan aku sama Hyana, sebelum aku nikah sama Sevim..",

" Keterlaluan kamu bang.., ini nggak adil tau nggak..",

" Kita keluar ya Se..",

Ahimsa mencoba menenangkan Sevim. Dia bahkan rela berlutut di depan Sevim yang duduk. Ahimsa tidak tega melihat Sevim yang menangis hingga tersedu.

" Udah.., nggak usah ditangisin..",

" Capek aku Him.., Bang Harsa beberapa hari ini ngekang aku, tapi dia sendiri? Aku liat jelas dengan mata kepalaku sendiri.., dia malah mesra-mesraan sama Hyana..",

" Kamu mau tau sesuatu?"

" Apa?"

" Hyana sama Bang Harsa emang pacaran.., udah 2 taun yang lalu..",

" Apa?"

" Aku baru tau pagi tadi waktu Na cerita sama aku. Cuma Mami yang tau hubungan mereka, tapi Mami masih sembunyiin dari Papi Kakek..",

" Kenapa Bang Harsa mau nikah sama aku..?"

" Bang Harsa yang tau alasannya..",

" Kenapa dia nggak terus terang sama aku?"

" Kamu tau nggak, siapa yang kasih tau surat perjanjian kita sama kakek? itu Hyana.., mungkin Bang Harsa marah, karena Hyana bertindak semaunya.., tanpa tanya dulu sama aku atau kamu. Akhirnya bang Harsa yang jadi korban..",

" Jadi ini yang kamu maksud tadi?"

" Iya.., gimana? masih mau nikah sama Bang Harsa? Kamu tega nyakitin hati Hyana?"

Sevim menggeleng.

" Kamu tau, kenapa Hyana selalu sinis sama kamu? itu karena dia cemburu, karena Bang Harsa deket sama kamu..",

" Kalo aku nolak nikah sama Harsa, berati kamu yang jadi calon suamiku?",

" Kemungkinan besar sih iya..",

" Kamu nggak keberatan kalo jadi calon suamiku lagi?"

" Nggak sama sekali.., "

" Aku bakal ngomong sama kakek..",

" Nggak perlu, bisa aja kakek nggak berubah pikiran dan masih maksa kamu buat nikah sama Bang Harsa. Biar aku yang ngomong sama kakek, Mami sama Papi, Papa sama Mama kamu..",

" Kalo masih ditolak..?"

" Yakin berhasil, tapi kamu janji ya..apapun cara yang udah aku rencanakan, kamu nggak keberatan?",

" Tapi jangan yang aneh-aneh ya..",

" Nggak kok..jadi sekarang mau nikah sama aku atau bang Harsa..??",

" Sama kamu..",

" Nah gitu dong, udah nangisnya..nanti cantiknya hilang..", hiburnya dengan mengusap-usap rambut Sevim.

Aa' bakal berjuang untuk mendapatkan kamu kembali Se.., tunggu ya.

Semoga suka ya..

Author bakal update lagi, kalo like di atas 100..

Makasih..😘

1
🦋
so sweet bang Harsa
🦋
setahun g baca ehhh udh banyak aja up nya lanjut baca makin seru
Malaika LAn MahEza
oo.. cinta Presdir ditamatin

semoga ad kelanjutan season 2nya
Saffa Almer: ada kak, ceritanya Barra
judulnya : Ayo Cerai
total 1 replies
Ayu Galih
Kak ada kisah kelanjutaanya kan season kedua ya...ttg anak2 & cucu mereka .🤗🤗🤗🤗😘😘😘😘😘😘
Malaika LAn MahEza: ap judulnyaq
total 3 replies
Ayu Galih
Yaaaa...TAMAT...gk rela siiih klau tamat msh suka sm kisah mereka btw is okey Makasih banyak kk Saffa author yg paling KEREEN...baik hati ,syantiik...SUKSES TERUS YAAA...dg karya2 mu yg lain....kak ada extra part yaaa🤗🤗😘😘😘😘😘😘😘
Al fathiya
akhirnya happy end, Presdir nya si Abang tertua, yeayy selamat ya bang ❤️❤️
Vtree Bona
makasih kak thor cerita novelnya sangat menghibur kami para ibu2 rumah tangga yg di kala cape ada obatnya,,,,,, semangat terus kak semoga ada lagi novel novel yg selanjutnya
Saffa Almer: sama-sama kak, makasih udah baca karya othor, wait the next novel ya
total 1 replies
erma irsyad
kok tamat,ad cerita lanjutan nggk nih thor🤭
Saffa Almer: ada kak, wait ya
total 1 replies
Suci Yati
yah kok tamat thor
Saffa Almer: iya kan udah happy ending semua kak
total 1 replies
Suci Yati
Alhamdulillah setelah sekian lama menunggu akhirnya update juga thor lanjut
Ayu Galih
Alhamdulillah..akhirnya updrate lg ..Selamat buat Sevim & Himsa sdh jd ortu pastine anak mereka syantiik ...makasih kk Saffa sdh updrate tetep Semangat ya ...🤗🤗😍😍😍😍😍
Evi Ristiani Ramdhani
makasih udah up kak Safa
Al fathiya
tau-tau lahiran aja sevim, selamat yaaa
Hearty💕💕
Sudah lama baru muncul lagiii.

Selamat ya Sevim untuk kelahiran baby girl
Vtree Bona
kemana aja kak thor libur nya lama banget
Suci Yati
lanjut thor gasss terus update nya
Ayu Galih
Alhamdulillah....akhirnya updrate hr ini stlh sekian purnama nungguin...mamaaciih kk Saffa syabtiiiik sayaangkuu....tetep SEMANGAT terus jgn kendor ...ku tunggu kelanjutannya pas pesta pernikahan Rizky sm Hyana...🤗🤗😘😘😘😘😘😘😘
Ayu Galih
Kak Daffa knp belum updrate lagiiii....😢😭 aqu kangeeen....hayooo Semangat kak...💪💪😘😘😘😘😘
Ayu Galih
Bagus semua karyamu kak Saffa emang IS THE BEST ....😘😘😘😘😘😘😘
Ayu Galih
Malam kak Saffa knp belum updrate ini KANGEEEN LOOOH 🤗🤗😘😘😘😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!